Ada Pohon Pisang Tak Biasa di Majalengka

Erick Disy Darmawan - detikJabar
Senin, 06 Jun 2022 17:09 WIB
Pohon pisang berbuah pada batang di Majalengka.
Pohon pisang berbuah pada batang di Majalengka. (Foto: Erick Disy Darmawan/detikJabar)
Majalengka -

Fenomena langka terjadi di Kabupaten Majalengka, Jawa Barat. Pohon pisan dengan tinggi sekitar 2 meter tumbuh tak lazim.

Pada umumnya, tandan pisang akan berbuah di bagian ujung batang pohonnya. Namun, pohon pisang yang berada di Desa Bantarwaru, Ligung ini justru berbuah pada bagian batang pohonnya.

Abes, warga setempat yang pertama kali melihat pohon pisang tersebut mengatakan, awalnya ia tak menyadari pohon pisang tersebut tumbuh tidak lazim.


Ia baru menyadari ada yang aneh setelah memperhatikan pohon-pohon pisang yang berada di kebun milik tetangganya itu.

"Awalnya enggak ngeuh, setelah dilihat-lihat kok serasa aneh gitu. Ternyata, buah pisangnya tumbuh di bagian batang pohon," kata Abes kepada detikJabar, Senin (6/6/2022).

Secara ukuran, menurutnya tandan pisang tersebut memiliki perbedaan. Pohon pisang tak terlihat lebih pendek dibanding tandan pisang pada umumnya.

"Jumlahnya (pisang) sedikit, ada tiga sisir. Karena tandannya juga kan pendek, enggak kayak pisang yang muncul di bagian ujung," ujar dia.

Pohon pisang berbuah pada batang di Majalengka.Pohon pisang berbuah pada batang di Majalengka. Foto: Erick Disy Darmawan/detikJabar

Selain ukuran tandan yang lebih kerdil, jantung pisang jenis Ambon itu juga terlihat lebih kecil. Buah pisang yang tumbuh tak lazim itu saat ini masih mentah.

"Iya, fisik buah pisangnya juga terlihat berbeda dengan yang lain. Terus ada bintik-bintik hitam di bagian buahnya. Enggak tahu, nanti bakal bisa matang atau tidak," ucap dia.

Dijelaskannya, bagian atas pohon pisang tersebut terlihat sudah sedikit layu. Bahkan, sudah tidak ada lagi daun pada bagian ujung pohon pisang tersebut.

"Mungkin penyebabnya itu. Bagian bawahnya masih bagus, tapi atasnya sudah layu. Sementara sudah ada calon jantung. Jadi, buahnya keluar dari bagian batang," pungkas Abes.

(ors/ors)