Aa Gym dan Cucu Pendiri NU: Almarhum Eril Syahid

Sudirman Wamad - detikJabar
Minggu, 05 Jun 2022 15:10 WIB
Aa Gym.
Aa Gym (Foto: Mukhlis Dinillah)
Bandung -

Tamu yang bertakziah di Gedung Pakuan, Kota Bandung, terus berdatangan. Salah satunya cucu dari pendiri Nahdlatul Uama (NU), KH Ghozi Wahab Hasbullah.

Ghozi menyampaikan ucapan belasungkawa atas musibah yang menimpa keluarga Gubernur Jabar Ridwan Kamil. Ghozi juga mengingatkan agar Ridwan Kamil tak larut dalam dukacita yang berlebih.

Ghozi menegaskan anak sulung Ridwan Kamil, Emmeril Kahn Mumtadz alias Erik meninggal secara syahid. "Karena Eril itu milik Allah. Dan, meninggalnya pun syahid. Syahid ukhrawi. Orang yang tenggelam syahid ukhrawi. Harus dimandikan, harus dikafani, disalati (salat jenazah), kalau bisa," kata Ghozi kepada awak media di Gedung Pakuan, Minggu (5/6/2022).


Ghozi menerangkan syahid jihad berbeda dengan ukhrawi. Orang yang meninggal secara syahid jihad dilarang untuk dimandikan, disalati dan ganti pakaian, atau langsung dimakamkan.

"Indonesia membutuhkan orang yang kuat, adil dan jujur seperti Pak Ridwan Kamil," ucap cucu dari KH Wahab Cahasbullah itu.

Sementara itu, Pendiri Pondok Pesantren Daarut Tauhid KH Abdullah Gymnastiar alias Aa Gym mengatakan takdir kematian seseorang adalah rahasia Allah SWT.

"Waallahualam. Ajal itu ada tiga yang Allah rahasiakan. Satu, Allah merahasiakan waktu. Dan setiap orang akan wafat pada waktu yang ditetapkan Allah. Tidak bisa diundur maju kan sedetik. Yang kedua tempat kita akan mendatangi tempat wafatnya kita, kematian kita. Dan ketiga, cara," katanya kepada detikJabar.

Senada dengan Ghozi, Aa Gym juga mengatakan orang yang tenggelam termasuk meninggal secara syahid.

"Tenggelam kalau melihat rujukan Rasulullah SAW dalam keadaan iman adalah bagian dari syahid. Semoga demikianlah adanya karunia Allah bagi yang beriman. Semoga Allah mengaruniakan petunjuknya dan jalan keluar yang terbaik dunia dan akhirat," kata Aa Gym.

Aa Gym juga berpesan agar bisa mengambil hikmah dari musibah yang menimpa keluarga Ridwan Kamil.

(sud/yum)