Round-Up

Anji dan Daftar Musisi yang Batal Manggung di Bandung

Rifat Alhamidi - detikJabar
Rabu, 18 Mei 2022 07:00 WIB
Curhatan Anji di media sosial.
Curhatan Anji di media sosial. (Foto: Istimewa)
Bandung -

Anji menambah daftar musisi yang batal menggelar konser di Bandung, Jawa Barat. Sebelumnya, ada musisi beken tanah Tanah Air yang juga batal menggelar konser musik di Bandung seperti solois Tulus hingga Dewa 19. Alasannya terkait perizinan saat pandemi COVID-19.

Dewa 19 menjadi band pertama yang gagal manggung di Bandung. Sedianya, band yang digawangi Ahmad Dhani cs itu akan konser di The House Convention Hall Bandung pada 19 Maret 2022 dalam perayaan 30 tahun hari jadinya.

Mengutip dari unggahan Dewa 19 di akun Instagram-nya, grup band rock itu menjelaskan alasan pembatalan konser. Hal itu karena tak mendapatkan izin manggung.


Dalam unggahannya, Dewa 19 menjelaskan kejadian ini di luar prediksi mereka. Padahal, mereka telah mempersiapkan konsernya itu secara matang.

"Halo Baladewa, kami Dewa 19 memohon maaf atas pembatalan performance kami yang seharusnya dilaksanakan pada hari (Sabtu) ini di The House Convention Hall Bandung tanggal 19 Maret 2022," tulis Dewa 19 dalam keterangan unggahannya, dikutip detikcom, Senin (21/3/2022).

Setelah Dewa 19, solois Tulus juga menambah daftar musisi yang gagal manggung di Bandung. Penyanyi yang ngehits dengan lagu Monokrom itu sedianya bakal manggung di Critical 11 yang berada di wilayah Cicendo, Kota Bandung, Selasa (29/3/2022).

Ironisnya, konser Tulus sampai dibubarkan Satgas COVID-19. Satgas membubarkan acara tersebut karena tak mengantongi izin, ditambah panitia penyelenggara tetap mengadakan konser meski tak ada izin dari kepolisian dan satgas.

Tadinya, konser bertajuk Soundfest Bersua 2022 itu sudah mulai dipadati penonton sejak pukul 15.00 WIB tepat saat loket penjualan tiket dibuka. Namun sekitar pukul 18.15 WIB, kepolisian mendatangi lokasi konser.

Petugas lalu meminta acara tersebut dibubarkan karena tak mengantongi izin. Penonton yang datang pun lalu membubarkan diri sekitar pukul 21.00 WIB.

Teranyar, Anji menambah daftar musisi yang gagal manggung di Bandung. Anji bahkan turut menuliskan curhatannya itu di Instagram pribadinya usai gagal mengisi acara bertajuk DCDC for You Bersih-bersih Kota Bandung.

Sedianya, Anji akan manggung bersama publik figur lain seperti Melly Mono (eks She), Pidi Baiq, hingga Eddi Brokoli di Balai Kota Bandung, Senin (16/5) kemarin. Namun karena tak mengantongi izin, konser tersebut dibubarkan petugas.

Anji lantas curhat lewat Instagramnya. Ia menuliskan keheranannya karena malah dilarang manggung di Bandung, padahal semua persiapannya telah ditempuh.

"ADA YANG ANEH DENGAN BANDUNG. Panggung sudah berdiri, semua pengisi acara sudah siap, tapi acara batal dapat izin di Hari H," tulis Anji seperti dilihat detikJabar dalam unggahan Instagram pribadinya, Selasa (17/5/2022).

Anji mengaku, acara tersebut sebetulnya terbatas dan tidak mengumpulkan banyak orang. Ditambah, acara tersebut menghadirkan Mini Talkshow dengan mengundang Wali Kota Bandung Yana Mulyana.

"Entah apa alasannya. Padahal ini acara untuk undangan TERBATAS. Jadi kalau ada alasan bakal mengumpulkan massa, jelas tidak. Lagian kalau alasannya itu, beberapa minggu sebelumnya DI TEMPAT SAMA diadakan acara yang didatangi massa banyak, dan tidak apa-apa," tuturnya.

Menurut Anji, jika alasannya terkait kerumunan, pihak yang melarang acara ini perlu melihat gelaran acara seperti Joyland Festival hingga Bingbang Fest di Indonesia. Sebab menurutnya, acara yang digagas kemarin salah satunya sebagai bentuk apresiasi terhadap petugas kebersihan di Kota Bandung.

"Kalau alasannya kerumunan, yang melarang acara ini perlu melihat JOYLAND, BIGBANG FEST dan banyak acara lain di Indonesia. Padahal lagi, ini acara apresiasi untuk petugas kebersihan Kota Bandung. Bakal ada santunan juga. Bukan untuk umum. Sebuah acara yang punya tujuan mulia," tulisnya.

Mengakhiri tulisannya, Anji sebagai talent pada acara kemarin sebetulnya tidak mempermasalahkan jika memang event di Kota Bandung masih dilarang. Namun demikian, ia merasa bingung karena menurut informasi yang dia terima, acara itu dilarang bukan karena tak adanya izin dari pihak kepolisian.

"Saya sih sebagai Talent baik-baik saja karena urusan fee bisa didiskusikan. Tapi saya paham bagaimana kekecewaan penyelenggara dan letihnya tim produksi. Semua sudah set. Panggung, sound, tata lampu, tenda-tenda, bazaar dll," ungkapnya.

"Menurut info, bukan Polisi yang tidak memberi izin. Tapi ada pihak lain. Entah apa alasannya. Ada sesuatu yang aneh dengan Kota Bandung," tutup Anji.

Satgas COVID-19 pun merespons curhatan Anji yang batal manggung di Bandung. Menurut satgas, insiden itu terjadi karena panitia acara belum mengantongi izin dari Satgas COVID-19 Kota Bandung dan izin keramaian dari pihak kepolisian.

"Yang kemarin itu prinsipnya belum memiliki izin keramaian polisi dan izin dari Satgas COVID Kota Bandung," kata Kasatgas COVID-19 Kota Bandung Asep Gufron saat berbincang dengan detikJabar via telepon, Selasa (17/5/2022).

Menurut Asep, pihaknya baru mengetahui Wali Kota diundang dalam acara musik Anji pada hari H pelaksanaan. Setelah ia cek, kegiatan itu ternyata belum mengantongi surat izin dari satgas maupun kepolisian.

"Saya tahu agendanya Pak Wali Kota pada hari H kegiatannya itu, pas saya cek belum ada surat yang masuk ke satgas. Terus dari pihak polres juga sama, bahwa itu belum memiliki surat izin keramaian," terangnya.

Hingga akhirnya, satgas dan kepolisian kata Asep, terpaksa membubarkan acara konser musik tersebut. Panggung yang sudah disusun rapi di Balai Kota pun terpaksa dibongkar kembali karena memang satgas dan kepolisian tak mengizinkan acara itu digelar.

"Event itu kan kalau enggak salah, malamnya ada musik, ada menghadirkan artis dari Jakarta. Di perwal itu sudah jelas, event outdoor itu belum boleh, kita masih mengizinkan yang indoor saja," ucapnya.

"Ini juga mengenai kegiatan konser-konser yang di dalam ruangan itu harus didukung oleh izin keramaian kepolisian. Kita tidak berbicara ada kerumunan dan tidak ada kerumunan, karena itu harus dipenuhi hal semacam itunya (izin keramaian)," pungkasnya.



Simak Video "Begal Dikeroyok Warga di Bandung, Disebut Sempat Todongkan Pistol"
[Gambas:Video 20detik]
(ral/ors)