Disindir Anji Gegara Konser Batal, Begini Reaksi Pemkot Bandung

Rifat Alhamidi - detikJabar
Selasa, 17 Mei 2022 19:45 WIB
Curhatan Anji di media sosial.
Curhatan Anji di media sosial. (Foto: Istimewa)
Bandung -

Anji curhat di media sosial usai gagal manggung di Bandung karena panitia belum mengantongi izin dari Satgas COVID-19 dan kepolisian. Dalam unggahannya, Anji sempat membandingkan konser musiknya yang batal digelar itu dengan event sebelumnya yang dilaksanakan di Balai Kota Bandung.

"Entah apa alasannya. Padahal ini acara untuk undangan TERBATAS. Jadi kalau ada alasan bakal mengumpulkan massa, jelas tidak. Lagian kalau alasannya itu, beberapa minggu sebelumnya DI TEMPAT SAMA diadakan acara yang didatangi massa banyak, dan tidak apa-apa," demikian penggalan curhatan Anji di Instagram pribadinya seperti dilihat detikJabar, Selasa (17/5/2022).

Jika merujuk curhatan Anji, acara yang dimaksud adalah Drumadhan di Balai Kota Bandung. Acara tersebut mengumpulkan para drummer band-band ternama di Indonesia seperti Sandy Pas Band, Hendy Gigi, hingga Ozom Rocket Rockers.


Satgas COVID-19 Kota Bandung merespons hal ini. Menurut Satgas, acara Drumadhan sudah mengantongi izin keramaian terlebih dahulu dari pihak kepolisian, sementara untuk konser Anji sama sekali belum mengantongi izin dari satgas maupun polisi.

"Kalau pas yang Ramadan itu jauh-jauh hari dia sudah melayangkan surat ke satgas, terus kami juga confirm ke polres, ada," kata Kasatgas COVID-19 Kota Bandung Asep Gufron saat berbincang dengan detikJabar via telepon, Selasa (17/5/2022).

Asep menegaskan, panitia konser Anji dengan tajuk DCDC for You Bersih-bersih Kota Bandung belum mengantongi izin. Padahal, satgas sudah menunggu izin tersebut sejak Jumat (13/5/2022).

"Nah, kalau ini kan ke kita juga sampai hari Jumat itu belum ada surat yg masuk ke kami (terkait konser Anji), bahwa misalnya pada hari Senin ada kegiatan itu di Balkot. Saya konfirmasi juga karena sampai hari itu belum memiliki izin keramaian dan izin dari satgas," ungkapnya.

Satgas juga punya assessment atau penilaian tersendiri mengenai dua acara musik tersebut. Bagi satgas, acara Drumadhan tidak termasuk konser musik, karena hanya berupa acara ngabuburit para drummer di Kota Bandung sembari menunggu waktu berbuka puasa. Sementara agenda Anji jelas merupakan konser musik dan mulai digelar pada malam hari.

"Kalau yang kemarin Ramadan, itu lebih bersifat tidak ada musiknya. Nah ini mah ada (konser Anji). Kan itu event atau konser-konser begitu lah bentuknya, walaupun ini dilakukan secara terbatas, kan kita tidak tahu terbatas seperti apa," terangnya.

Asep menegaskan, pihaknya tak nanti apabila acara itu digelar, nantinya malah menimbulkan kerumunan massa. Ditambah, lokasi di Balai Kota Bandung begitu terbuka dan bebas dimasuki siapapun.

"Kalau misalnya terus digelar musik, ya pastilah masyarakat mah akan datang. Nah siapa nanti yang akan mengendalikan itu kalau di luar. Kalau di dalam kan udah jelas pasti tidak sembarangan orang bisa masuk," tuturnya.

"Kalau terbuka ini siapa yang akan, misalkan masyarakat ujug-ujug banyak yang datang melihat, terus siapa yang akan mengendalikan? Karena kan dari segi pintu akses masuk kan bebas kalau di balkot," pungkasnya.

Diberitakan sebelumnya, senyanyi solo Anji curhat di media sosial (medsos) saat hendak menggelar acara musik di Bandung. Mantan vokalis Drive ini mengaku bingung karena malah dilarang manggung di Bandung, padahal semua persiapannya telah ditempuh.

Curhatannya itu ia sampaikan melalui Instagram pribadinya. Sembari mengunggah foto berlatar panggung musik, Anji diketahui batal manggung di Bandung bersama sejumlah pengisi acara lain seperti Eddi Brokoli hingga Melly Mono eks vocalis band She.

"ADA YANG ANEH DENGAN BANDUNG. Panggung sudah berdiri, semua pengisi acara sudah siap, tapi acara batal dapat izin di Hari H," tulis Anji seperti dilihat detikJabar dalam unggahan Instagram pribadinya, Selasa (17/5/2022).

Menurutnya, jika memang alasannya terkait kerumunan, pihak yang melarang acara ini perlu melihat gelaran acara seperti Joyland Festival hingga Bingbang Fest di Indonesia. Sebab menurutnya, acara yang digagas kemarin salah satunya sebagai bentuk apresiasi terhadap petugas kebersihan di Kota Bandung.

"Kalau alasannya kerumunan, yang melarang acara ini perlu melihat JOYLAND, BIGBANG FEST dan banyak acara lain di Indonesia. Padahal lagi, ini acara apresiasi untuk petugas kebersihan Kota Bandung. Bakal ada santunan juga. Bukan untuk umum. Sebuah acara yang punya tujuan mulia," tulisnya.



Simak Video "Begal Dikeroyok Warga di Bandung, Disebut Sempat Todongkan Pistol"
[Gambas:Video 20detik]
(ral/ors)