Ajaib! Sumber Air dari Situs Sumurtama yang Tak Pernah Kering

Erick Disy Darmawan - detikJabar
Jumat, 15 Apr 2022 08:33 WIB
Situs Sumurtama di Surawangi, Majalengka
Situs Sumurtama di Surawangi, Majalengka (Foto: Erick Disy Darmawan/detikJabar)
Majalengka -

Sumurtama merupakan salah satu situs warisan yang berada di Desa Surawangi, Kecamatan Jatiwangi, Kabupaten Majalengka. Situs Sumurtama konon dianggap sakral oleh sebagian masyarakat.

Sumur yang terletak di tengah-tengah jalan pedesaan atau lebih tepatnya di depan kantor Desa Surawangi itu, sekilas terlihat seperti tugu atau monumen yang berada di tengah-tengah bunderan jalan desa.

Namun ada kearifan lokal yang melekat dengan sumur tersebut. Menurut sesepuh desa setempat Caski (89), sumur ini dipercaya bisa menaikkan pangkat dan jabatan, menyembuhkan penyakit, hingga mengusir hama sawah.


Situs Sumurtama di Surawangi, MajalengkaSitus Sumurtama di Surawangi, Majalengka Foto: Erick Disy Darmawan/detikJabar

Meski begitu, hal ini dianggap berdasarkan kepercayaan masing-masing individu. "Suka ada aja yang minta itu semua. Dan, sampai sekarang juga suka dimanfaatkan sama warga sini," kata Caski kepada detikJabar, Kamis (14/4/2022).

Selain dianggap sakral, Caski juga menyampaikan bahwa Sumurtama ini tidak pernah kehabisan air meski pergantian cuaca sekalipun.

"Nah, ajaibnya sumur ini tidak pernah kehabisan air sekalipun saat musim kemarau atau kering. Saya juga kurang tahu kenapa ini bisa tidak pernah kekeringan," ujar dia.

Dijelaskan dia, sumur ini merupakan sumur pertama di desanya, dengan begitu tertanamlah penamaan Sumurtama atau yang artinya sumur pertama.

Walaupun diklaim jadi sumur pertama di desanya. Caski mengaku tidak mengetahui secara persis sejak kapan sumur tersebut ada di desanya.

"Saya enggak tau persisnya kapan sumur itu ada, cuma pas saya lahir juga udah ada sumur itu mah," ujarnya.

Situs Sumurtama di Surawangi, MajalengkaSitus Sumurtama di Surawangi, Majalengka Foto: Erick Disy Darmawan/detikJabar

Kendati kental dengan hal-hal kearifan lokal. Tak sedikit juga masyarakat dari luar daerah sering mengunjungi sumur tersebut. Tujuannya beragam, ada yang berkunjung sekedar ziarah, adapun yang berkunjung demi tujuan hal-hal 'khusus'.

"Dari daerah luar seperti daerah Indramayu, Bandung suka ada aja yang ke sini entah sekedar berziarah atau minta sesuatu ada aja. Dan, biasanya itu saya yang nganternya," ucap dia.

Sementara, setiap setahun sekali di desanya itu ada semacam tradisi 'guar bumi' untuk persembahan sumur tersebut.

"Setiap tanggal 10 Oktober suka ada tradisi guar bumi, tapi pelaksanaannya itu di makam keramat Buyut Mbah Lontang Jaya. Tapi, sejak ada COVID-19 tradisi guar bumi nggak dilaksanakan, karena gak dapet izin dari aparat sini," tandasnya.



Simak Video "Desa di Majalengka Dijuluki Kampung Domba Gegara Ini..."
[Gambas:Video 20detik]
(yum/bbn)