Uniknya Masjid Al Irsyad Padalarang, Berbentuk Kubus Terinspirasi Kakbah

Whisnu Pradana - detikJabar
Sabtu, 09 Apr 2022 14:00 WIB
Masjid Al Irsyad di Padalarang Kabupaten Bandung Barat.
Masjid Al Irsyad di Padalarang Kabupaten Bandung Barat. (Foto: Whisnu Pradana)
Bandung Barat -

Masjid Al Irsyad di kawasan Kota Baru Parahyangan, Padalarang, Kabupaten Bandung Barat (KBB) jadi salah satu masjid destinasi wisata religi pada bulan Ramadan kali ini.

Masjid tersebut memiliki keunikan tersendiri, utamanya karena bentuk bangunan masjid yang tak seperti masjid pada umumnya. Masjid Al Irsyad berbentuk persegi atau kubus dengan fasad berongga pada dinding yang membentuk lafaz dua kalimat syahadat.

Masjid Al Irsyad di Padalarang Kabupaten Bandung Barat.Masjid Al Irsyad di Padalarang Kabupaten Bandung Barat. Foto: Whisnu Pradana

Dikutip dari laman resmi Kota Baru Parahyangan, Masjid Al-Irsyad yang berdiri di atas lahan 1 hektare itu dibangun pada 7 September 2009 atau bertepatan dengan Nuzulul Quran, 17 Ramadan 1430 Hijriyah. Pembangunan masjid selesai dan diresmikan pada bulan Agustus 2010.


Sosok yang merancang masjid monumental di Bandung Barat itu ialah Ridwan Kamil, Gubernur Jawa Barat saat ini. Arsitektur masjid tersebut mengadopsi gaya bangunan Masjidil Haram dan Kakbah.

Ridwan Kamil juga mengusung konsep green mosque atau masjid hijau pada bangunan Masjid Al Irsyad. Hal itu terproyeksikan dari banyaknya ruang terbuka di bagian dalam masjid. Paling mencolok yakni mihrab dan mimbar yang terbuka lebar dengan bentangan gunung dan pepohonan hijau. Bagian itu juga memperlihatkan sebuah bola beton berukuran besar dengan lafaz Allah.

"Masjid ini memang konsepnya green mosque, bangunannya terinspirasi Masjidil Haram dan juga Kakbah. Makanya dinding sekeliling masjid tampak tulisan kaligrafi dua kalimah sahadat," ungkap Ketua DKM Al Irsyad Ahmad Hairuddin kepada detikjabar beberapa waktu lalu.

Masjid Al Irsyad di Padalarang Kabupaten Bandung Barat.Masjid Al Irsyad di Padalarang Kabupaten Bandung Barat. Foto: Whisnu Pradana

Di bagian atap masjid terdapat 99 kotak persegi yang merupakan lampu penerang. Uniknya tepat di ujung setiap kotak membentuk asma Allah. Jika suasana mulai gelap kotak persegi itu akan tersorot cahaya yang lantas memancarkan Asmaul Husna.

Asri dan sejuknya masjid tersebut kian terasa dengan rimbunnya pepohonan yang ditanam di sekeliling masjid. Meskipun agak menutupi arsitektur Masjid Al Irsyad, namun pepohonan itu tak sepenuhnya menghalangi keindahan masjid yang menyihir mata jemaah kala hendak beribadah.

Masjid Al Irsyad mampu menampung 1.000 jemaah pada hari biasa. Namun lantaran pandemi COVID-19, pada bulan Ramadan ini jemaah yang bisa menjalani ibadah di masjid tersebut dibatasi hanya 700 orang.

"Kapasitas masjid ini 1.000 orang, nah untuk salat tarawih sekarang dibatasi 600 sampai 700 jemaah. Jadi tetap kita ikut aturan apalagi kan KBB masih PPKM Level 3," kata Ahmad.

Masjid Al Irsyad di Padalarang Kabupaten Bandung Barat.Masjid Al Irsyad di Padalarang Kabupaten Bandung Barat. Foto: Whisnu Pradana

Pada tahun 2010 National Frame Building Association memilih Masjid Al-Irsyad sebagai salah satu dari lima besar 'Building of The Year 2010' kategori arsitektur religius. Masjid Al Irsyad juga diganjar penghargaan FuturArc Green Leadership Award 2011 oleh Building Construction Information (BCI) Asia karena konsep bangunannya yang ramah lingkungan.

Hilman Kamal, salah seorang jemaah asal Cimahi yang sedang menunaikan salat zuhur di masjid tersebut mengakui nyaman dan sejuknya masjid rancangan Ridwan Kamil tersebut.

"Memang beda dari masjid lainnya. Kalau salat di sini terasanya lebih adem, terus lebih khusyuk. Saya pribadi betah lama-lama di masjid ini," ujar Hilman.



Simak Video "Begal Dikeroyok Warga di Bandung, Disebut Sempat Todongkan Pistol"
[Gambas:Video 20detik]
(yum/tey)