11 Tokoh Potensial Diprediksi Bakal Ramaikan Pilgub Jabar 2024

11 Tokoh Potensial Diprediksi Bakal Ramaikan Pilgub Jabar 2024

Tim detikJabar - detikJabar
Kamis, 07 Apr 2022 23:30 WIB
Ilustrasi Pilgub Jabar
Foto: Ilustrasi Pilgub Jabar. (Andhika Akbarayansyah/detikcom)
Bandung -

Sejumlah tokoh diperkirakan akan meramaikan pertarungan politik pada Pilgub Jabar 2024 mendatang. Nama Wali Kota Bogor Bima Arya hingga Ketum PSSI Mochamad Iriawan diprediksi akan mencoba peruntungan untuk menjadi orang nomor satu di Jawa Barat.

Nama-nama tersebut muncul dari focus group discusion (FGD) yang dilakukan INSTRAT bersama sejumlah tokoh. Dalam FGD itu para tokoh membahas sejumlah nama potensial yang diperkirakan bakal maju meramaikan Pilgub Jabar 2024.

"Ini berdasarkan hasil FGD yang kami laksanakan. Peserta dari berbagai kalangan, ada politisi, akademisi, pengamat politik, pegiat ekonomi kreatif, mahasiswa, pengusaha, perwakilan pemuda, hingga aktivis sosial," kata Direktur Eksekutif Indonesia Strategic Institute (INSTRAT) Ridwansyah Yusuf Achmad, Kamis (7/4/2022).


Dia menyebut nama-nama seperti Dedi Mulyadi, Bima Arya, Saan Mustopa diprediksi maju dalam kontestasi politik Jawa Barat pada 2024 mendatang. Apalagi mereka merupakan politis aktif.

"Bahkan ada beberapa yang menjadi ketua partai tingkat provinsi. Posisi ini bisa dibilang tiket untuk maju dalam pilgub," ujarnya.

Selain itu, Wakil Gubernur Jabar Uu Ruzhanul Ulum juga kemungkinan besar akan kembali diusung PPP pada Pilgub mendatang. Dia dinilai masih memiliki potensi besar untuk maju apalagi belum terlihat sosok lain di PPP selain mantan Bupati Tasikmalaya itu.

"Kang Uu di mata masyarakat Jawa Barat sudah tidak asing lagi. Maka Kang Uu berpeluang besar untuk melanjutkan kepemimpinannya," kata dia.

Dedi Mulyadi diprediksi masih berambisi untuk maju dalam ajang tersebut. Popularitas mantan bupati Purwakarta ini pun semakin bertambah dibanding saat mengikuti Pemilu Gubernur Jawa Barat 2018.

"Saat pilgub 2018 beliau mendapatkan suara 5,6 juta. Kang Dedi berpeluang besar untuk maju kembali karena aktivitasnya di dunia maya yang dianggap berhasil menjangkau pemilih menengah bawah di Jawa Barat," ujarnya.

Sementara itu, Saan Mustopa dianggap berpeluang besar untuk maju dalam ajang tersebut. Terlebih, Partai NasDem sudah resmi mendeklarasikan politisi asal Karawang itu untuk diusung dalam Pilgub Jawa Barat 2024.

"Dari pemberitaan di media massa, NasDem sudah meresmikan Kang Saan sebagai calon gubernur (Jawa Barat 2024). Ditambah dengan pergerakan Kang Saan saat ini ke masyarakat, semakin mengindikasikan beliau akan maju," ujarnya.

Hal serupa pun terjadi pada Ono Surono (PDIP) dan Taufik Hidayat (Gerindra). Meski partainya belum menetapkan sebagai calon gubernur, mereka diprediksi kuat akan menjadi pemilik tiket tersebut.

"Keduanya ketua partai di tingkat Jawa Barat. Keduanya juga aktif menjadi anggota dewan. Jadi sangat logis kalau mereka dicalonkan," ujarnya.

Selain itu, FGD inipun memprediksi tiga kandidat perempuan akan maju dalam pemilihan tersebut. Nama Atalia Praratya (istri gubernur Ridwan Kamil), Cellica N (bupati Karawang), dan Netty Prasetyani (anggota DPR RI) disebut memiliki potensi untuk maju.

"Melihat aktivitas mereka saat ini, apalagi Bu Cellica dan Bu Netty yang memiliki partai, sangat logis untuk dicalonkan," katanya.

Menurut dia, calon pemimpin Jawa Barat ini harus siap menyelesaikan segala permasalahan yang ada. "Ekonomi, lingkungan, jadi persoalan yang harus dicarikan solusinya," kata dia.

Berikut nama yang diprediksi maju dalam Pilgub Jawa Barat 2024 versi FGD INSTRAT:

1. Atalia Praratya (istri gubernur Jawa Barat)

2. Bima Arya (Wali Kota Bogor)

3. Cellica Nurrachadiana (Bupati Karawang)

4. Dedi Mulyadi (Anggota DPR RI/Golkar)

5. Mochamad Iriawan (Ketua Umum PSSI)

6. Netty Prasetiyani (Anggota DPR RI/PKS)

7. Ono Surono (DPR RI/Ketua PDIP Jabar)

8. Saan Mustopa (DPR RI/Ketua NasDem Jabar)

9. Setiawan Wangsaatmaja (Sekretaris Daerah (Sekda) Jawa Barat)

10. Taufik Hidayat (Ketua DPRD Jabar/Ketua Gerindra Jabar)

11. Uu Ruzhanul Ulum (Wagub Jawa Barat)

(mso/bbn)