Sentil Menag Yaqut, Maman Imanulhaq: Pembantu Presiden Jangan Jadi Beban!

Erick Disy Darmawan - detikJabar
Kamis, 24 Feb 2022 21:26 WIB
Direktur Relawan TKN Jokowi Maruf Amin, Maman Imanulhaq
Maman Imanulhaq (Foto: Nur Azizah Rizki/detikcom).
Majalengka -

Pernyataan Menteri Agama (Menag) Yaqut Cholil Qoumas jadi sorotan beberapa tokoh usai mengumpamakan toa masjid dengan gonggongan anjing.

Salah satu tokoh yang ikut mengomentari pernyataan kontroversi Menag Yaqut, adalah Wakil Sekretaris Dewan Syuro DPP PKB Maman Imanulhaq. Dia menyayangkan statement tersebut.

Maman menyarankan agar Menag tidak membuat gaduh dengan pernyataan-pernyataannya yang kontroversi. Tokoh PKB ini meminta agar Menag Yaqut fokus membantu Presiden dalam menyelenggarakan urusan pemerintahan di bidang agama.


"PKB meminta Menteri Agama untuk mengurusi hal yang substansial daripada sekedar toa apalagi bicara yang ngawur," kata Maman dalam keterangan yang diterima detikJabar, Kamis (24/2/2022).

"PKB minta agar Menteri Agama bisa membatasi pernyataan-pernyataannya agar tidak menimbulkan kegaduhan di tengah masyarakat," ujar politisi asal Majalengka itu.

Dia menilai, pernyataan-pernyataan dengan tanpa menimbang sensitivitas kemajemukan publik Tanah Air justru kontra-produktif terhadap upaya kerja yang digaungkan pemerintahan saat ini.

Apalagi, lanjut dia, Presiden Joko Widodo berkali-kali mengingatkan kepada jajarannya agar menggunakan cara-cara komunikasi yang baik.

"Jangan malah pembantu presiden membebani pemerintahan dengan urusan-urusan atau isu yang tidak esensi, kontra-produktif dan kontroversial," tandas Maman.



Simak Video "Heboh Konvoi Khilafah di Cawang, Menag: Tidak Boleh di Indonesia!"
[Gambas:Video 20detik]
(mso/bbn)