Sejarah Pembangunan Masjid Quba Saat Awal Hijrah ke Madinah

Sejarah Pembangunan Masjid Quba Saat Awal Hijrah ke Madinah

Devi Setya - detikHikmah
Senin, 10 Agu 2026 06:30 WIB
Masjid Quba di Madinah
Masjid Quba di Madinah, Arab Saudi. Foto: Getty Images
Jakarta -

Masjid Quba adalah masjid pertama yang dibangun Rasulullah SAW. Masjid ini berkaitan erat dengan perjalanan hijrah Rasulullah SAW dari Makkah menuju Madinah.

Ketika tiba di kawasan Quba, Nabi Muhammad SAW bersama para sahabat membangun masjid yang kemudian dikenal sebagai Masjid Quba. Masjid ini juga dikenal sebagai masjid pertama yang dibangun dalam sejarah Islam.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Rasulullah SAW Singgah di Quba dalam Perjalanan Hijrah

Peristiwa pembangunan Masjid Quba tidak dapat dipisahkan dari hijrah Rasulullah SAW.

Dirangkum dari buku Sejarah Ibadah karya Syahruddin El-Fikri, pada 622 M, Rasulullah SAW meninggalkan Makkah menuju Yatsrib, kota yang kemudian dikenal sebagai Madinah. Hijrah tersebut dilakukan setelah kondisi dakwah Islam di Makkah semakin berat dan kaum muslimin mendapatkan tekanan dari kaum Quraisy.

ADVERTISEMENT

Dalam perjalanan tersebut, Rasulullah SAW tidak langsung memasuki pusat Kota Madinah. Beliau terlebih dahulu singgah di wilayah Quba, sebuah kawasan yang berada di bagian selatan Madinah.

Rasulullah SAW tiba di Quba pada hari Senin, sebagaimana disebutkan dalam sejumlah riwayat. Beliau kemudian tinggal di sana selama beberapa hari sebelum melanjutkan perjalanan menuju Madinah.

Di tempat inilah Rasulullah SAW bersama para sahabat kemudian mendirikan Masjid Quba.

Masjid Quba Dibangun pada Awal Hijrah

Masjid tidak hanya berfungsi sebagai tempat salat. Sejak awal, masjid menjadi pusat kehidupan masyarakat muslim. Di dalamnya umat Islam dapat beribadah, berkumpul, belajar, dan memperkuat persaudaraan.

Karena itu, pembangunan masjid menjadi salah satu langkah penting yang dilakukan Rasulullah SAW setelah tiba di wilayah Madinah.

M. Ali Imron dalam bukunya Sejarah Terlengkap Agama-agama di Dunia menjelaskan Masjid Quba disebut sebagai masjid pertama yang dibangun Rasulullah SAW dalam perjalanan hijrah. Setelah itu, Rasulullah SAW melanjutkan perjalanan menuju Madinah dan kemudian membangun Masjid Nabawi.

Pembangunan Masjid Quba bukan hanya dilakukan oleh para sahabat. Rasulullah SAW juga turut terlibat dalam proses pembangunan. Dalam sejumlah riwayat disebutkan bahwa Rasulullah SAW ikut membawa batu dan material pembangunan bersama para sahabat.

Masjid Quba pada masa awal tentunya memiliki bentuk yang jauh lebih sederhana dibandingkan bangunan masjid yang berdiri saat ini. Bangunannya dibuat dengan material sederhana yang tersedia di lingkungan sekitar.

Disebut dalam Al-Qur'an

Keistimewaan Masjid Quba juga berkaitan dengan firman Allah SWT dalam Surat At-Taubah ayat 108.

لَا تَقُمْ فِيهِ أَبَدًا ۚ لَّمَسْجِدٌ أُسِّسَ عَلَى ٱلتَّقْوَىٰ مِنْ أَوَّلِ يَوْمٍ أَحَقُّ أَن تَقُومَ فِيهِ ۚ فِيهِ رِجَالٌ يُحِبُّونَ أَن يَتَطَهَّرُوا۟ ۚ وَٱللَّهُ يُحِبُّ ٱلْمُطَّهِّرِينَ

Artinya: Janganlah kamu bersembahyang dalam mesjid itu selama-lamanya. Sesungguhnya mesjid yang didirikan atas dasar takwa (mesjid Quba), sejak hari pertama adalah lebih patut kamu sholat di dalamnya. Di dalamnya mesjid itu ada orang-orang yang ingin membersihkan diri. Dan sesungguhnya Allah menyukai orang-orang yang bersih.

Para ulama tafsir mengaitkan ayat tersebut dengan Masjid Quba dan menjelaskan keutamaannya sebagai masjid yang dibangun atas dasar ketakwaan.

Keutamaan Salat di Masjid Quba

Masjid Quba juga memiliki keutamaan tersendiri berdasarkan hadits Rasulullah SAW.

Diriwayatkan dari Sahl bin Hunaif RA bahwa Rasulullah SAW bersabda, "Barang siapa keluar menuju masjid ini, Masjid Quba, lalu salat di dalamnya, maka baginya pahala seperti pahala umrah."
(HR Ibnu Majah)

Dalam riwayat lain disebutkan bahwa Rasulullah SAW biasa mendatangi Masjid Quba pada hari Sabtu, baik dengan berjalan kaki maupun berkendaraan.

Seiring perkembangan Islam, Masjid Quba mengalami berbagai renovasi dan perluasan. Bangunan sederhana yang didirikan pada masa Rasulullah SAW kemudian berkembang menjadi masjid yang jauh lebih besar.

Perluasan dilakukan pada berbagai masa pemerintahan Islam hingga akhirnya Masjid Quba menjadi salah satu masjid besar dan terkenal di Madinah.

Pada masa modern, Masjid Quba telah mengalami sejumlah pengembangan untuk memberikan kenyamanan kepada jamaah. Area masjid diperluas dan dilengkapi berbagai fasilitas sehingga mampu menampung jamaah dalam jumlah besar.



(dvs/kri)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini
Hide Ads