Membaca sholawat kepada Nabi Muhammad SAW merupakan salah satu amalan paling mulia sekaligus bukti cinta seorang muslim kepada sang suri teladan. Perintah ini bahkan termaktub langsung dalam Al-Qur'an Surah Al-Ahzab ayat 56:
اِنَّ اللّٰهَ وَمَلٰۤىِٕكَتَهٗ يُصَلُّوْنَ عَلَى النَّبِيِّۗ يٰٓاَيُّهَا الَّذِيْنَ اٰمَنُوْا صَلُّوْا عَلَيْهِ وَسَلِّمُوْا تَسْلِيْمًا
"Sesungguhnya Allah dan para malaikat-Nya berselawat untuk Nabi. Wahai orang-orang yang beriman, berselawatlah kamu untuk Nabi dan ucapkanlah salam dengan penuh penghormatan kepadanya."
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Namun, di tengah kesibukan harian, kerap muncul pertanyaan di benak umat: sebenarnya, berapa kali sebaiknya kita membaca sholawat Nabi dalam sehari semalam? Apakah ada patokan hitungan tertentu yang dianjurkan oleh syariat dan para ulama?
Tidak Ada Batasan Jumlah Membaca Sholawat
An-Nabhani dalam kitab Afdhalus Shalawat 'ala Sayyidis Sadat menjelaskan sabda Nabi SAW tentang anjuran bersholawat,
"Perbanyaklah membaca sholawat kepadaku. Sesungguhnya yang pertama kali ditanyakan kepada kalian di kubur adalah tentang aku."
Nabi SAW juga bersabda tentang beberapa manfaat daripada bersholawat kepadanya, di antaranya adalah dapat menyingkap keresahan, kegundahan, serta memperbanyak rezeki dan dicukupi segala kebutuhan. Sholawat juga akan memberikan cahaya di hari kiamat ketika gelapnya shirat.
Pada dasarnya, melantunkan sholawat tidak memiliki batas maksimal. Semakin banyak dibaca, tentu semakin besar curahan berkahnya. Namun, bagi seseorang yang ingin mengkategorikan dirinya sebagai orang yang "memperbanyak sholawat", para ulama memiliki rujukan hitungan minimal.
Terdapat beberapa pandangan ulama mengenai jumlah ideal wirid sholawat harian. Dalam kitabnya Kasyful Ghummah, Imam Asy-Sya'rani menuturkan bahwa sebagian ulama menetapkan bilangan minimal memperbanyak sholawat Nabi adalah 700 kali pada siang hari dan 700 kali pada malam hari.
Sementara itu, kelompok ulama lainnya memandang cukup dengan 350 kali di waktu siang dan 350 kali di waktu malam. Syekh Abu Thalib Al-Makki dalam kitab Qutul Qulub menerangkan bahwa jumlah minimal seseorang dianggap memperbanyak sholawat, khususnya pada hari dan malam Jumat, sebanyak 300 kali.
Keutamaan Membaca Sholawat dan Jumlah Anjurannya
Dalam buku Rahasia Shalawat Nabi karya Muhammad Syukron Maksum, dijelaskan beberapa anjuran jumlah bacaan sholawat setiap hari berdasarkan hadits Nabi SAW, beserta faedah yang diperoleh.
1. Membaca Sholawat Satu Kali
Anjuran paling ringan yang bisa dilakukan umat Islam adalah membaca sholawat Nabi sebanyak satu kali setiap hari. Mengingat sabda Nabi SAW tentang keutamaan dan anjuran untuk bersholawat kepadanya, alangkah mudahnya untuk mengucapnya sebanyak satu kali.
Meskipun terbilang sedikit, tetapi ganjaran yang didapat sungguh mulia. Allah SWT tidak pernah abai akan apa pun amalan yang dilakukan hamba-Nya. Nabi SAW bersabda,
"Barangsiapa yang bersholawat untukku sekali, maka Allah SWT akan bersholawat kepadanya sepuluh kali." (HR. Muslim)
2. Membaca Sholawat Tiga Kali Siang dan Malam
Anjuran paling ringan selanjutnya bagi muslim, yakni melafalkan sholawat sebanyak tiga kali setiap siang dan tiga kali setiap malam. Rasulullah SAW bersabda kepada Abu Kahil RA,
"Barangsiapa membacakan sholawat untukku setiap malam tiga kali dan siang tiga kali karena cinta dan rindu kepadaku, maka Allah SWT mengampuni dosanya pada hari tersebut."
3. Membaca Sholawat 100 Kali Sehari
Membaca sholawat sebanyak 100 kali dalam sehari mendapat beberapa keutamaan, yaitu Allah SWT akan menuliskan di antara kedua matanya bebas dari kemunafikan dan bebas dari api neraka, serta Allah SWT akan tempatkan baginya bersama para syuhada di hari kiamat.
Selain itu, merujuk buku Rahasia Dahsyat Shalawat Keajaiban Lafadz Rasulullah SAW karya Ustad M. Kamaludin, orang yang membaca sholawat 100 kali setiap hari akan dikabulkan 100 macam hajat oleh Allah SWT dengan 70 macam kepentingan akhirat dan 30 macam kepentingan dunia.
4. Keutamaan Memperbanyak Sholawat
Masih dari sumber yang sama, dijelaskan bahwa memperbanyak sholawat tanpa batas hitungan memiliki faedah yang dahsyat. Sebagaimana sabda Rasulullah SAW,
"Sesungguhnya manusia yang paling utama disisi-ku pada hari Qiyamah adalah mereka yang paling banyak bacaan sholawatnya kepadaku. Yang paling banyak bersholawat, dialah paling dekat denganku besok di hari kiamat."
Sholawat juga dapat menjadikan wasilah untuk beristighfar dan memperoleh maghfirah dari Allah SWT. dalam hadits riwayat Ibnu Abi 'Ashim dari Anas bin Malik RA, Nabi SAW bersabda,
"Bacalah kamu sekalian sholawat kepadaku, maka sesungguhnya bacaan sholawat kepadaku itu menjadi penebus dosa dan pembersih bagi kamu sekalian."
Wallahu a'lam.
(inf/inf)
