Neraka dalam Islam merupakan tempat pembalasan di akhirat berupa api siksaan pedih bagi golongan yang berbuat dosa dan melanggar perintah Allah SWT. Di dalamnya, setiap hal keji yang dilakukan selama hidup di dunia akan mendapatkan balasan tanpa celah untuk menghindarinya.
Bahkan, api neraka digambarkan sebagai laknat dahsyat yang panasnya berpuluh-puluh kali lipat dari api di dunia. Oleh karena itu, umat Islam hendaknya merasa takut dan memperbanyak amalan agar jasadnya kelak tidak akan tersentuh api neraka.
5 Amalan agar Jasad Tidak Tersentuh Api Neraka
Menurut buku Rahasia Selamat dari Siksa Kubur karya Junaidi Ahmad, ada beberapa amalan agar jasad tidak tersentuh api neraka, berikut di antaranya.
1. Menjaga Salat 5 Waktu
Salat merupakan perintah Allah SWT yang harus dikerjakan sesuai dengan syariat Islam. Syekh Zainudin al-Malibari dalam kitabnya yang berjudul Irsyad al-'Ibad menjelaskan bahwa ada 15 siksaan yang akan diberikan kepada orang yang meninggalkan salat fardhu.
Enam siksaan ketika di dunia, di antaranya adalah dicabut keberkahan umur, dihilangkan tanda-tanda kesalehan di wajah, amal salehnya tidak mendapat pahala, doanya tidak dikabulkan, tidak mendapat bagian dari doa orang saleh, dan akan dibenci oleh banyak orang. Selanjutnya adalah tiga siksaan ketika meninggal dunia, meliputi mati dalam kondisi terhina, lapar, dan haus.
Adapun tiga siksaan di alam kubur, meliputi kuburannya menyempit hingga tulang rusuk saling bersimpangan, kuburan dipenuhi api, dan di alam kuburnya ditemani ular besar utusan Allah SWT untuk menyiksa.
Sementara itu, tiga siksaan ketika dibangkitkan dari kubur menuju Padang Mahsyar adalah hisab yang berat, dibenci Allah SWT, dan dimasukkan ke dalam api neraka.
2. Mengamalkan Salat Sunah
Allah SWT menyerukan salat sunah untuk menyempurnakan amal manusia dan menutupi segala kekurangan dan kelalaian yang ada.
Allah SWT berfirman:
فَاِذَا فَرَغْتَ فَانْصَبْۙ وَاِلٰى رَبِّكَ فَارْغَبْ ࣖ
Artinya: "Apabila engkau telah selesai (dengan suatu kebajikan), teruslah bekerja keras (untuk kebajikan yang lain) dan hanya kepada Tuhanmu berharaplah!" (QS. Al-Insyirah: 7-8)
Salat sunah dikatakan sebagai amalan agar tidak tersentuh api neraka karena memiliki fadhilah atau manfaat yang cukup besar.
3. Berpuasa di Bulan Ramadan
Puasa di bulan Ramadan merupakan ibadah yang memiliki kedudukan mulia di sisi Allah SWT. Bahkan, amalan yang diperbuat ketika puasa akan mendapat pahala yang sangat besar. Rasulullah SAW bersabda, "Allah SWT berfirman, 'Setiap amal kebaikan memiliki balasan pahala sepuluh kali lipatnya sampai tujuh ratus kali lipat kecuali ibadah puasa, karena sesungguhnya puasa itu untuk-Ku dan Aku yang akan membalaskan pahalanya." (HR. Bukhari)
Orang yang mengerjakan puasa di bulan Ramadan memiliki fadhilah yang sangat dahsyat, yakni kelak ketika di alam kubur termasuk dalam golongan orang yang beruntung karena tidak merasakan siksaan.
4. Berpuasa Sunah Sesuai Syariat Islam
Puasa sejatinya merupakan amalan yang paling disenangi oleh Allah SWT, baik wajib maupun sunah. Bahkan, Allah SWT menjanjikan fadhilah yang besar bagi hamba yang mengamalkannya.
Rasulullah SAW bersabda, "Tidaklah seorang hamba berpuasa satu hari di jalan Allah kecuali Allah akan menjauhkan wajahnya dari api neraka (dengan puasa itu) sejauh 70 tahun jarak perjalanan." (HR. Bukhari dan Muslim)
Kendati demikian, umat Islam harus menunaikan puasa sunah dengan didasari niat semata-mata untuk beribadah kepada Allah SWT. Puasa sunah juga harus dikerjakan sesuai dengan tuntunan Rasulullah SAW.
5. Bersedekah
Selanjutnya, amalan yang dapat dilakukan agar terhindar dari siksa api neraka adalah dengan cara bershadaqah atau bersedekah. Rasulullah SAW bersabda, "Sedekah akan memadamkan api siksaan di dalam kubur." (HR. Thabrani)
Doa Terhindar dari Siksa Api Neraka
Selain melakukan amalan-amalan yang telah disebutkan di atas, umat Islam juga dapat berdoa memohon perlindungan dari siksa api neraka. Mengutip buku Amalan Ringan Berpahala Istimewa Seputar Doa dan Zikir karya Abdillah F. Hasan, bahkan Rasulullah SAW secara langsung menuntun umatnya agar senantiasa membentengi diri dari siksa neraka yang dahsyat dengan membaca doa perlindungan berikut ini.
Dari Anas bin Malik RA, ia berkata bahwa Rasulullah SAW bersabda, "Siapa saja yang di waktu pagi atau sore hari membaca,
اللَّهُمَّ إِنِّي أَصْبَحْتُ أُشْهِدُكَ وَأُشْهِدُ حَمَلَةَ عَرْشِكَ، وَمَلَائِكَتَكَ وَجَمِيعَ خَلْقِكَ، أَنَّكَ أَنْتَ اللَّهُ لَا إِلَهَ إِلَّا أَنْتَ، وَحْدَكَ لَا شَرِيكَ لَكَ، وَأَنَّ مُحَمَّدًا عَبْدُكَ وَرَسُولُكَ.
Arab-latin: Allahumma inni asbahtu usy'hiduka wa usy'hidu hamalata 'arsyika wa malaaikataka wa jamii'a khalqika annakaa Antallahu laa ilaha illa anta wahdaka laa syariika laka wa anna Muhammadan 'abduka wa Rasuuluka.
Artinya: '(Ya Allah, aku berada di waktu Subuh, aku bersaksi kepada-Mu dan bersaksi kepada pembawa Arsy-Mu dan malaikat-Mu serta seluruh makhluk-Mu bahwa Engkaulah Allah, tidak ada Allah yang berhak disembah melainkan Engkau semata, tidak ada sekutu bagi-Mu dan Muhammad itu adalah hamba-Mu dan Rasul-Mu).'
Maka Allah akan membebaskan seperempatnya dari api neraka, siapa saja yang mengucapkannya dua kali, maka Allah akan membebaskannya separuh dari api neraka, siapa saja yang mengucapkannya tiga kali, maka Allah akan membebaskannya tiga perempat dari api neraka dan siapa yang membacanya empat kali maka Allah akan membebaskannya penuh dari api neraka." (HR. Abu Dawud)
Simak Video "Ramadan dan Kesetaraan Gender di Era Digital"
(lus/lus)