Kapan Maulid Nabi 2026? Ini Tanggal 12 Rabiul Awal 1448 H dan Hari Liburnya

Kapan Maulid Nabi 2026? Ini Tanggal 12 Rabiul Awal 1448 H dan Hari Liburnya

Devi Setya - detikHikmah
Selasa, 18 Agu 2026 11:00 WIB
Ilustrasi 25 Agustus 2026
Foto: Gemini AI
Jakarta -

Maulid Nabi Muhammad SAW menjadi salah satu waktu penting bagi umat Islam untuk mengenang kelahiran Rasulullah SAW. Kapan Maulid Nabi 2026 diperingati?

Dilansir dari laman Kementerian Agama (Kemenag) RI, merujuk Kalender Hijriah Indonesia, pada 2026 peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW jatuh pada Selasa, 25 Agustus 2026, yang bertepatan dengan 12 Rabiul Awal 1448 Hijriah.

Selain menjadi hari yang banyak diperingati umat Islam dengan berbagai kegiatan keagamaan, 25 Agustus 2026 ditetapkan sebagai hari libur nasional. Ketetapan tersebut tercantum dalam Keputusan Bersama Menteri Agama, Menteri Ketenagakerjaan, dan Menteri PANRB Nomor 1497 Tahun 2025, Nomor 2 Tahun 2025, dan Nomor 5 Tahun 2025 tentang Hari Libur Nasional dan Cuti Bersama Tahun 2026.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Maulid Nabi 2026 Tanggal Berapa?

Berikut informasi Maulid Nabi Muhammad SAW 2026:

ADVERTISEMENT

Hari: Selasa
Tanggal: 25 Agustus 2026
Tanggal Hijriah: 12 Rabiul Awal 1448 H
Peringatan: Maulid Nabi Muhammad SAW
Status: Hari libur nasional

Dengan demikian, masyarakat Indonesia dapat memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW pada Selasa, 25 Agustus 2026.

Peringatan Maulid Nabi SAW

Maulid Nabi menjadi momen untuk mengenang kelahiran Nabi Muhammad SAW. Secara bahasa, kata maulid atau maulud berasal dari bahasa Arab yang berkaitan dengan kelahiran. Dalam tradisi umat Islam, Maulid Nabi umumnya diperingati pada bulan Rabiul Awal.

Mengutip buku Telaga Cinta Rasulullah karya Fuad Bawazir dijelaskan, penyelenggara pertama Maulid Nabi SAW adalah Khalifah Sultan Muzhaffar dan pendapat lain menyebut Sholahuddin Al-Ayyubi.

Dalam satu versi dikatakan bahwa peringatan Maulid Nabi pertama kali dilakukan oleh Raja Irbil (wilayah Irak sekarang), bernama Muzhaffaruddin Al-Kaukabri, pada awal abad ke-7 Hijriah.

Peringatan Maulid Nabi bukan sekadar mengenang tanggal kelahiran Rasulullah SAW. Momentum tersebut dapat menjadi kesempatan bagi umat Islam untuk kembali mempelajari kehidupan, perjuangan, dan akhlak Nabi Muhammad SAW.



(dvs/kri)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini
Hide Ads