Monica Subastia Pimpin Nasyiatul Aisyiyah 2026-2030

Monica Subastia Pimpin Nasyiatul Aisyiyah 2026-2030

Hanif Hawari - detikHikmah
Minggu, 09 Agu 2026 16:02 WIB
Monica Subastia, Ketua Umum Pimpinan Pusat Nasyiatul Aisyiyah (PPNA) masa bakti  2026-2030.
Monica Subastia, Ketua Umum Pimpinan Pusat Nasyiatul Aisyiyah (PPNA) masa bakti 2026-2030. (Foto: Dok. Muhammadiyah)
Jakarta -

Muktamar ke-15 Nasyiatul Aisyiyah resmi menetapkan Monica Subastia sebagai ketua umum yang baru. Ia akan memimpin organisasi perempuan muda Muhammadiyah itu selama empat tahun, periode 2026-2030.

Dalam sambutan perdananya, Monica menekankan bahwa jabatan yang ia emban bukanlah ajang selebrasi, melainkan sebuah amanah berat yang berdampak pada moral dan keumatan. Ia mengajak seluruh elemen organisasi untuk memikul tanggung jawab ini secara kolektif.

"BerNasyiah adalah berMuhammadiyah. BerMuhammadiyah adalah berIslam. Dan berIslam yang sebenar-benarnya adalah memastikan kebaikan tidak berhenti pada diri kita," tegas Monica, dikutip dari laman Muhammadiyah, Minggu (9/8/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Monica juga menyuarakan pentingnya gerakan masif yang mampu menjangkau hingga ke tingkat akar rumput. Menurutnya, peran Nasyiatul Aisyiyah harus dirasakan manfaatnya oleh seluruh lapisan masyarakat luas.

ADVERTISEMENT

"Sebab tugas Nasyiah bukan hanya menyalakan obor, tapi kita harus memastikan cahaya itu sampai kepada semua umat di semesta ini," ucapnya.

Di sisi lain, Ketua Umum PP 'Aisyiyah, Salmah Orbayinah-yang akrab disapa Bu Bayin-memberikan tiga poin arahan penting terkait pengkaderan, tanggung jawab, serta arah gerakan organisasi. Ia menggarisbawahi pentingnya kedisiplinan dan usaha ekstra untuk mencapai target-target Nasyiah ke depan.

"Tentunya ini memerlukan kedisiplinan dan ikhtiar yang luar biasa," kata Bu Bayin.

Ia pun mendorong para kader muda untuk tidak sekadar bersikap pasif atau menjadi pengikut arus perubahan semata. Kader Nasyiatul Aisyiyah diharapkan mampu menjadi penggerak utama yang melahirkan inovasi dan gagasan baru.

"Maka kita harus senantiasa aktif bukan hanya mengikuti perubahan atau sekadar beradaptasi dari perubahan. Namun, buatlah juga perubahan," pesannya.

Mengusung tema besar "Perempuan Muda Berkemajuan untuk Peradaban Berkelanjutan", Muktamar ke-15 NA ini menjadi wadah konsolidasi strategis bagi para kader perempuan muda Muhammadiyah. Estafet kepemimpinan baru ini diharapkan semakin memperkokoh peran Nasyiatul Aisyiyah dalam dakwah, pemberdayaan perempuan muda, dan pengabdian nyata di tengah masyarakat.



(hnh/kri)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads