Batas Waktu Sholat Qobliyah Subuh, Jangan Sampai Terlewat

Batas Waktu Sholat Qobliyah Subuh, Jangan Sampai Terlewat

Aulia Retno Utami - detikHikmah
Kamis, 24 Sep 2026 20:00 WIB
Shot of a Muslim young man worshiping in a mosque
Ilustrasi mengerjakan sholat qobliyah Subuh. Foto: Getty Images/Hammarby Studios
Jakarta -

Sholat qobliyah Subuh merupakan salah satu sholat sunnah rawatib yang sangat utama dan dianjurkan oleh Rasulullah SAW. Bagi hamba yang mengamalkan sholat qobliyah Subuh, Allah SWT menghadiahi ganjaran yang bahkan nilainya lebih baik dari dunia dan seisinya.

Batas waktu pelaksanaan sholat qobliyah Subuh dapat dibilang sangat singkat. Agar tidak terlewat waktu sholat qobliyah Subuh, simak penjelasannya berikut ini.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Batas Waktu Sholat Qobliyah Subuh

Sholat sunnah qobliyah Subuh disebut juga dengan sholat fajar lantaran waktu pelaksanaannya. Menurut Sa'id bin 'Ali bin Wahf Al-Qahthani dalam Shalatul Mu'min, sholat qobliyah Subuh dapat dilaksanakan setelah azan Subuh berkumandang dan sebelum ikamah.

Batas waktu tersebut bersandar pada hadits yang termuat dalam Shahih Bukhari. Menurut riwayat Hafshah, apabila muazin selesai mengumandangkan azan Subuh dan waktu benar-benar sudah jelas, biasanya Rasulullah SAW mengerjakan sholat qobliyah Subuh sebelum melaksanakan sholat Subuh.

ADVERTISEMENT

Anjuran Melaksanakan Sholat Qobliyah Subuh di Rumah

Sholat qobliyah Subuh lebih utama dilaksanakan di rumah lantaran termasuk sholat sunnah. Hal ini mengacu pada sabda Rasulullah SAW, "Jadikanlah sholat (sunnah) kalian di rumah kalian. Janganlah jadikan rumah kalian seperti kuburan." (HR Bukhari)

Hal serupa juga tercatat dalam hadits bahwa Rasulullah SAW bersabda, "Sebaik-baiknya sholat seseorang adalah sholat di rumahnya kecuali sholat wajib." (HR Bukhari dan Ahmad)

Bacaan Niat Sholat Qobliyah Subuh Lengkap: Arab, Latin, dan Artinya

Berikut adalah bacaan niat sholat qobliyah Subuh lengkap dalam tulisan Arab, latin, dan terjemahan Indonesia yang dikutip dari Buku Praktis Ibadah karya Irwan dkk.

أُصَلَّى سُنَّةَ قَبْلِيَّةَ الصُّبْحِ رَكْعَتَيْنِ مُسْتَقْبِلَ الْقِبْلَةِ اللَّهِ تَعَالَى

Arab-latin: Ushalli sunnatal-qabliyyatis-subḥi rak'ataini mustaqbilal-qiblati lillahi ta'ala.

Artinya: "Aku niat melakukan sholat sunnah sebelum Subuh dua rakaat, sambil menghadap kiblat karena Allah ta'ala."

Bacaan Surat Pendek Sholat Qobliyah Subuh yang Dianjurkan Ulama

Sebagaimana disebutkan dalam buku Fikih Salat Sunah oleh Ali Musthafa Siregar dan Nurhadi, terdapat surat-surat pendek yang dianjurkan dibaca ketika melaksanakan sholat qobliyah Subuh.

Pada rakaat pertama dianjurkan membaca surat Al-Kafirun atau surat Al-Insyirah, sedangkan pada rakaat kedua dianjurkan membaca surat Al-Ikhlas atau surat Al-Fiil.

Dalam kitab I'anah ath-Thalibin terdapat pendapat Imam al-Ghazali yang menjelaskan keutamaan membaca surat-surat tersebut.

"Orang yang membaca surat Al-Insyirah dan Al-Fiil pada sholat sunnah qobliyah Subuh, maka terjagalah ia dari kejahatan orang orang yang jahat. Allah SWT tidak memberi jalan kepada orang jahat untuk menyakiti seseorang tadi dan ini adalah benar lagi sudah teruji tanpa ada keraguan."

Keistimewaan Sholat Qobliyah Subuh

Berikut adalah keutamaan-keutamaan mengamalkan sholat qobliyah Subuh yang dihimpun dari buku 23 Shalat Sunnah Penjelasan dan Tata Cara Pelaksanaannya karya Arief Rachman Badrudin.

1. Menyempurnakan Kekurangan Sholat Fardu Saat Hari Hisab

Rasulullah SAW bersabda, "Sesungguhnya amal hamba yang pertama kali dihisab pada hari kiamat adalah sholat fardu. Itu pun jika sang hamba menyempurnakannya. Jika tidak, maka disampaikan, "Lihatlah oleh kalian, apakah hamba itu memiliki amalan (sholat) sunnah?" Jika memiliki amalan sholat sunnah, sempurnakan amalan sholat fardu dengan amal sholat sunnahnya. Kemudian, perlakukanlah amal-amal fardu lainnya seperti tadi." (HR Ibnu Majah)

2. Bekal Membangun Rumah di Surga

Dari Ummu Habibah, Rasulullah SAW bersabda, "Dua belas rakaat yang ditunaikan seseorang maka sebuah rumah di surga akan dibangunkan untuknya, yakni empat rakaat sebelum Zuhur, dua rakaat setelah Zuhur, dua rakaat sebelum Asar, dua rakaat setelah Magrib, dan dua rakaat sebelum Subuh." (HR Nasa'i)

3. Bernilai Lebih Baik dari Dunia dan Seisinya

ركعتا الفجر خير من الدُّنْيَا وَمَا فِيهَا

Artinya: "Dua rakaat fajar lebih baik dari dunia dan seisinya."



(kri/kri)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini
Hide Ads