Raja Charles III menyambangi Cambridge Central Mosque yang juga disebut sebagai masjid ramah lingkungan pertama kali di Eropa. Kunjungan itu dilakukan usai pelantikan Andy Burnham yang menjadi Perdana Menteri Inggris Baru, Senin (20/7/2026) waktu setempat.
Dilansir dari Anadolu, momen kunjungan Raja Charles III itu juga diunggah lewat platform media sosial X.
"Hari ini di Cambridge, Raja mengunjungi Masjid Ramah Lingkungan pertama di Eropa. Masjid Pusat Cambridge terkenal karena kualitas arsitekturnya, kepemimpinan lingkungan, dan perannya sebagai tempat ibadah dan keterlibatan masyarakat." tulis akun resmi kerajaan @RoyalFamily, dikutip detikHikmah pada Rabu (22/7/2026).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Selama kunjungan tersebut, Raja Charles III bertemu dengan perwakilan komunitas muslim. Dia juga menemui para imam, pengurus, dan anggota komunitas muslim di Cambridge.
Salah satu yang menghadiri kunjungan Raja Charles III itu adalah Duta Besar Turki untuk London Osman Koray Ertas, anggota Dewan Pengurus Masjid Cambridge Zeynep Coskun Koc dan Selim Argun, peneliti dan penulis Inggris Abdulhakim Murad yang memeluk Islam pada usia 19 tahun serta sejumlah tamu undangan.
Agenda tersebut diselenggarakan untuk mendukung keragaman agama di Inggris, Raja Charles mengunjungi berbagai bagian masjid yang dibangun dengan kontribusi dari Yayasan Diyanet Turki dan menerima informasi dari para pejabat.
Selama kunjungan tersebut, Raja Charles menerima hadiah berupa pemberat kertas kaca yang diproduksi oleh Pasabahce yang terinspirasi oleh arsitektur kubah Masjid Selimiye, salinan edisi terbatas karya Fuat Sezgin berjudul Warisan Ilmiah Peradaban Islam, dan buku bergengsi yang menjelaskan proses pembangunan, pendekatan arsitektur, dan 23 penghargaan yang diterima oleh Masjid Pusat Cambridge.
Menurut laporan GB News, kunjungan Raja Charles itu disambut dengan sorak sorai warga ketika turun dari mobil Bentley berwarna maroon di depan masjid.
"Kalau boleh saya katakan, saya sangat terkesan dengan kualitas desainnya dengan segala perhatian dan ketelitian yang telah dicurahkan padanya," ujar Raja Charles.
Menurutnya, keberadaan masjid tersebut berkontribusi besar bagi komunitas muslim serta masyarakat umum di Cambridge. Raja Charles turut menandatangani plakat yang menandai status masjid tersebut sebagai masjid ramah lingkungan pertama di Eropa.
"Saya yakin, tidak hanya bagi komunitas muslim tapi juga bagi Cambridge itu sendiri," sambung Raja Charles.
