Tata Cara dan Niat Wudhu yang Benar Sesuai Sunnah Rasulullah

Tata Cara dan Niat Wudhu yang Benar Sesuai Sunnah Rasulullah

Anisa Rizki Febriani - detikHikmah
Kamis, 11 Jun 2026 09:30 WIB
Ilustrasi wudhu
Ilustrasi wudhu (Foto: Freepik/Freepik)
Jakarta -

Tata cara dan niat wudhu sesuai sunnah Rasulullah SAW perlu dipahami muslim. Sebagaimana diketahui, wudhu jadi syarat sah salat yang tak boleh ditinggalkan muslim.

Menurut buku 125 Masalah Thaharah karya Muhammad Anis Sumaji, wudhu dilakukan dengan menggunakan air bersih serta suci. Air ini disebut sebagai air mutlak.

Perintah wudhu termaktub dalam surah Al Maidah ayat 6,

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

يٰٓاَيُّهَا الَّذِيْنَ اٰمَنُوْٓا اِذَا قُمْتُمْ اِلَى الصَّلٰوةِ فَاغْسِلُوْا وُجُوْهَكُمْ وَاَيْدِيَكُمْ اِلَى الْمَرَافِقِ وَامْسَحُوْا بِرُءُوْسِكُمْ وَاَرْجُلَكُمْ اِلَى الْكَعْبَيْنِۗ

Artinya: "Wahai orang-orang yang beriman, apabila kamu berdiri hendak melaksanakan salat, maka basuhlah wajahmu dan tanganmu sampai ke siku serta usaplah kepalamu dan (basuh) kedua kakimu sampai kedua mata kaki."

ADVERTISEMENT

Dijelaskan dalam buku Sifat Wudhu & Shalat Nabi yang disusun Syekh Muhammad Fahd dan Syaikh bin Baz yang diterjemahkan Geis Umar Bawazier, secara syariat wudhu dimaknai sebagai menggunakan air suci atas anggota tubuh tertentu yang telah disyariatkan oleh Allah SWT.

Tata Cara Wudhu dari Awal hingga Akhir

Dikutip dari buku Fiqh as Sunnah li an-Nisa' susunan Abu Malik Kamal ibn Sayyid Salim terjemahan Firdaus, tata cara wudhu yang benar adalah sebagai berikut.

1. Membaca niat wudhu
2. Membaca basmalah
3. Basuhlah kedua telapak tangan tiga kali
4. Lanjutkan dengan berkumur tiga kali
5. Hirup air ke dalam hidung sebanyak tiga kali
6. Membasuh seluruh bagian wajah yang terlihat sampai tiga kali
7. Membasuh kedua tangan sampai siku, mulai dari kanan dan dilanjut ke kiri sampai tiga kali
8. Mengusap kepala tiga kali
9. Membasuh kedua telinga tiga kali dengan diawali yang kanan lalu ke kiri
10. Membasuh kedua kaki sampai mata kaki tiga kali, dari kanan ke kiri
11. Membaca doa setelah wudhu

Niat Wudhu: Arab, Latin dan Arti

نَوَيْتُ الْوُضُوْءَ لِرَفْعِ الْحَدَثِ اْلاَصْغَرِ فَرْضًا ِللهِ تَعَالَى

Nawaitul whuduua liraf'il hadatsil asghari fardal lillaahi ta'aalaa

Artinya: "Aku berniat berwudhu untuk menghilangkan hadats kecil karena Allah Ta'ala."

Doa Setelah Wudhu yang Bisa Diamalkan

Ada beberapa versi doa setelah wudhu yang dapat dibaca muslim. Dilansir dari buku Tuntunan Doa & Zikir untuk Segala Situasi & Kebutuhan tulisan Ali Akbar bin Aqil, berikut bacaannya.

1. Doa Setelah Wudhu Versi Pertama

أَشْهَدُ أَنْ لَا إِلَهَ إِلَّا اللهُ وَحْدَهُ لَا شَرِيكَ لَهُ وَأَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّدًا عبْدُهُ وَرَسُولُهُ اللَّهُمَّ اجْعَلْنِي مِنْ التَّوَّابِينَ وَاجْعَلْنِي مِنْ الْمُتَطَهِّرِينَ. سُبْحَانَكَ اللَّهُمَّ وَبِحَمْدِكَ لَا إِلَهَ إِلَّا أَنْتَ أَسْتَغْفِرُكَ وَأَتُوبُ إِلَيْكَ

Asyhadu an laa ilaaha illa Allah wahdahu laa syariika lahu, wa asyhadu anna muhammadan 'abduhu wa rasuuluhu. Allahummaj 'alnii minat tawwaabiina waj 'alnii minal mutathaahiriina subhaanaka Allahumma wa bihamdika laa ilaaha illa anta astaghfiruka wa atuubu ilaika.

Artinya: "Aku bersaksi bahwa tidak ada tuhan selain Allah semata yang tidak ada sekutu bagi-Nya dan aku pun bersaksi bahwa Muhammad adalah hamba sekaligus Rasul utusan-Nya. Ya Allah, jadikanlah aku termasuk orang-orang yang bertaubat dan jadikanlah aku termasuk orang-orang yang bersuci. Mahasuci Engkau wahai Tuhan kami dan segala puji bagi-Mu. Aku bersaksi bahwa tiada Tuhan selain Engkau. Aku memohon ampun dan bertaubat kepada-Mu."

2. Doa Setelah Wudhu Versi Kedua

اللَّهُمَّ اجْعَلْنِي مِنَ التَّوَّابِينَ وَاجْعَلْنِي مِنَ الْمُتَطَهِّرِينَ

Allahummaj 'alnii minattawwaabiina waj 'alnii minal mutathahhiriin.

Artinya: "Ya Allah, jagalah agar aku termasuk dalam golongan yang bertaubat dan yang menyucikan diri." (HR Tirmidzi)

3. Doa Setelah Wudhu Versi Ketiga

أَشْهَدُ أَنْ لَا إِلَهَ إِلَّا اللهُ وَحْدَهُ لَا شَرِيكَ لَهُ وَأَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّدًا عبْدُهُ وَرَسُولُهُ

Asyhadu an laa ilaaha illa Allah wahdahu laa syariika lahu, wa asyhadu anna muhammadan 'abduhu wa rasuuluhu.

Artinya: "Aku bersaksi bahwa tiada Tuhan selain Allah semata, tidak ada sekutu bagi-Nya, dan aku pun bersaksi bahwa Muhammad adalah hamba dan utusan-Nya."




(aeb/inf)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads