Nabi Isa AS adalah salah satu dari 25 nabi dan rasul yang kisahnya tercantum di dalam Al-Qur'an. Beliau disebut sebagai sosok yang akan membunuh Dajjal pada akhir zaman nanti, benarkah demikian?
Dilansir dari buku Asyrath As Sa'ah Al Alamat Al Kubra oleh Mahir Ahmad Ash Shufiy terjemahan Tim Love Pustaka, kehadiran Nabi Isa AS ketika akhir zaman disebutkan dalam Al-Qur'an maupun hadits Nabi Muhammad SAW. Sang nabi ditakdirkan untuk menegakkan syariat Islam kembali pada akhir zaman.
Allah SWT berfirman dalam surah Az Zukhruf ayat 61,
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
وَاِنَّهٗ لَعِلْمٌ لِّلسَّاعَةِ فَلَا تَمْتَرُنَّ بِهَا وَاتَّبِعُوْنِۗ هٰذَا صِرَاطٌ مُّسْتَقِيْمٌ
Artinya: "Sesungguhnya dia (Isa) itu benar-benar menjadi pertanda akan datangnya hari kiamat. Oleh karena itu, janganlah sekali-kali kamu ragu tentang (kiamat) itu dan ikutilah (petunjuk)-Ku. Ini adalah jalan yang lurus."
Adapun dalam hadits Nabi Muhammad SAW yang berasal dari Abu Hurairah RA, sang rasul bersabda:
"Demi Allah yang jiwaku berada di genggaman-Nya, Ibnu Maryam akan turun di tengah kalian sebagai pemimpin yang adil. Dia akan mematahkan salib, membunuh babi, dan menghapus jizyah. Harta akan melimpah ruah sehingga tidak seorang pun menerimanya (karena tidak ada lagi yang miskin), sampai-sampai satu kali sujud lebih baik dari dunia dan seisinya." Selanjutnya Abu Hurairah berkata, "Kalau kalian mau, bacalah firman Allah SWT, "Tidak ada seorang pun dari ahli kitab, kecuali akan beriman kepadanya (Isa) sebelum kematiannya. Dan di hari kiamat nanti Isa AS itu akan menjadi saksi terhadap mereka. (QS An-Nisa: 159)" (HR Bukhari dan Muslim)
Apa Benar Nabi Isa AS Akan Membunuh Dajjal pada Akhir Zaman?
Menurut buku Kiamat: Tanda-tandanya Menurut Islam, Kristen dan Yahudi tulisan Manshur Abdul Hakim, Rasulullah SAW bercerita terkait Nabi Isa AS yang akan membunuh Dajjal. Diriwayatkan dari Ibnu Asakir dia berkata,
"Ketika malam yang gelap menyelimuti bumi, kaum mukminin saling berkata satu sama lain, 'Apa lagi yang kalian tunggu untuk menyusul saudara-saudara kalian ke keridhaan Allah SWT? Siapa pun yang mempunyai kelebihan makanan hendaknya memberikannya kepada saudaranya. Salatlah hingga fajar terbit, lalu segera tunaikan salat Subuh. Setelah itu, serbulah musuh kalian, raih mati syahid atau kemenangan.'
Kemudian datanglah malam yang pekat, sehingga seseorang tidak dapat melihat tangannya sendiri. Saat itulah Isa bin Maryam turun. Saat seorang lelaki berbaju besi tiba-tiba muncul, orang-orang bertanya, 'Siapa kamu?'
Dia menjawab, 'Aku adalah hamba Allah dan kalimah-Nya: Isa.'
Isa bin Maryam lalu menyeru kaum muslimin, 'Wahai manusia, apa yang menghalangi kalian untuk keluar menyerbu si pendusta jahat itu?'
Orang-orang berkata, 'Ini adalah jin.' Mereka pun berlarian. Tetapi ternyata mereka berhadapan dengan Isa bin Maryam.
Kemudian ketika salat dilaksanakan, Isa AS diminta menjadi imam, tapi dia berkata, 'Biar imam kalian saja yang maju dan mengimami kalian.'
Setelah melaksanakan salat Subuh, kaum muslimin menyerbu Dajjal. Melihat itu, si pendusta terbesar ini mencair seperti garam yang larut di dalam air. Isa bin Maryam mengejarnya lalu membunuhnya.
Bahkan pohon dan bebatuan pun memanggil-manggil, 'Wahai ruh Allah, ini ada Yahudi bersembunyi di sini.'
Tidak ada seorang pun yang dahulu mengikuti Dajjal yang tidak dibunuh oleh Isa AS." (HR Ahmad)
Berdasarkan hadits itu, dapat diketahui Nabi Isa AS dengan pasukannya akan menyerbu Dajjal beserta bala tentaranya setelah salat Subuh hingga akhirnya beliau membunuh Dajjal.
Lokasi Dajjal Terbunuh oleh Nabi Isa AS
Terkait lokasi terbunuhnya Dajjal oleh Nabi Isa AS diterangkan dalam hadits dari An Nawwas bin Sam'an, Nabi SAW bersabda:
"Setiap kafir yang mencium bau nafasnya pasti mati. Dan napasnya mencapai jarak sejauh pandang matanya. Dia mengejarnya (Dajjal) hingga berhasil menemukannya di Bab Lud, lalu membunuhnya." (HR Muslim)
Kemudian dalam hadits lainnya Rasulullah SAW juga mengatakan hal serupa,
"Ibnu Maryam membunuh Dajjal di Bab Lud." (HR Ahmad & Tirmidzi)
Wallahu a'lam.
(aeb/lus)












































Komentar Terbanyak
Mengapa Nabi Isa Disebut Belum Wafat dalam Islam?
Jemaah Haji RI Ditangkap di Madinah Usai Videokan Wanita Tanpa Izin
Secara Hisab, Idul Adha 1447 H Jatuh pada 27 Mei 2026