Tata Cara Sholat di Pesawat untuk Jemaah Haji

Tata Cara Sholat di Pesawat untuk Jemaah Haji

Daffa Ichyaul Majid Sarja - detikHikmah
Rabu, 22 Apr 2026 15:30 WIB
Tata Cara Sholat di Pesawat untuk Jemaah Haji
Pesawat Foto: Getty Images/iStockphoto/npstockphoto
Jakarta -

Menempuh perjalanan selama 9 hingga 10 jam menuju Tanah Suci tentunya membuat jemaah haji melewati satu atau beberapa waktu sholat fardhu. Sholat di pesawat dapat jemaah haji lakukan dengan cara duduk di kursi penumpang dan bersuci dengan cara tayamum.

Meskipun terdapat perbedaan pandangan di antara para ulama mengenai keabsahannya, sholat di pesawat tetap menjadi jalan bagi jemaah untuk menjaga hubungan dengan Allah SWT agar tepat pada waktunya.

Lantas, bagaimana hukum sholat di pesawat menurut pandangan empat mazhab? Bagaimana pula tata cara melakukan sholat dan tayamum ketika dalam pesawat? Simak penjelasan selengkapnya berikut ini.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Hukum Sholat di Pesawat

Dijelaskan dalam buku Panduan Shalat Lengkap & Juz 'Amma karya Ahmad Najibuddin, hukum sholat dalam kendaraan seperti pesawat atau mobil selama dalam perjalanan, terbagi menjadi dua pendapat menurut para ulama.

Pendapat pertama, mengatakan bahwa sholat tidak sah jika dilakukan di kendaraan dengan alasan, sulit mendapatkan air untuk berwudhu ataupun debu yang memenuhi syarat tayamum. Selain itu, sholat di kendaraan dilakukan tanpa menapak ke bumi, karena pesawat tidak menyentuh bumi.

ADVERTISEMENT

Adapun ulama yang mengatakan tidak sah sholat di kendaraan adalah Imam Hanafi dan Imam Malik. Menurut Imam Hanafi, seseorang harus mengqadha sholat di lain waktu atau setibanya di tempat tujuan.

Sementara itu, pendapat kedua mengatakan, bahwa sholat di kendaraan diperbolehkan dengan alasan, kewajiban sholat dibebankan sesuai dengan waktu yang telah ditentukan.

Selain itu, kondisi darurat juga tidak menghilangkan kewajiban sholat sesuai kemampuan, baik tanpa wudhu atau tayamum, maupun tempat dan situasinya.

Adapun ulama yang mengatakan sah sholat di kendaraan adalah Imam Ahmad dan Imam Syafi'i. Meski begitu, Imam Syafi'i mewajibkan mengulang sholat fardhu tersebut ketika sampai di tempat tujuan.

Tata Cara Sholat di Pesawat

Dinukil dari buku Fiqih karya Hasbiyallah, sholat dalam kendaraan jika memungkinkan untuk dilakukan secara sempurna, maka lebih baik. Namun, jika tidak memungkinkan, maka cukup dengan duduk di atas kursi saja. Pandangan tidak harus menghadap kiblat, tetapi tetap dengan niat menghadap kiblat.

Berikut tata cara sholat di kendaraan (pesawat) selengkapnya:

  • Takbiratul ihram, dilakukan sambil duduk di kursi
  • Tangan bersedekap, sambil membaca doa iftitah
  • Membaca Al-Fatihah dan salah satu surah dalam Al-Qur'an
  • Rukuk, dilakukan sambil duduk di kursi dengan badan dicondongkan ke depan
  • Sujud, dilakukan dengan posisi badan lebih dicondongkan ke bawah dibanding rukuk
  • Duduk di antara dua sujud dengan cara duduk pada kursi
  • Lakukan gerakan yang sama pada rakaat berikutnya
  • Sholat diakhiri dengan salam

Tata Cara Tayamum di Pesawat

Dikutip dari buku Panduan Shalat untuk Wanita karya Ria Khoirunnisa, berikut tata cara tayamum di kendaraan (pesawat):

  • Membaca basmalah
  • Letakkan telapak tangan pada permukaan yang ada debunya. Orang yang sedang dalam pesawat, dapat meletakkan kedua telapak tangan pada kursi di depan atau jendela dan tempat lain yang diyakini terdapat debu bersih.
  • Meniup debu pada kedua telapak tangan
  • Mengusap wajah
  • Mengusap punggung telapak tangan kanan dengan telapak tangan kiri, dan mengusap punggung telapak tangan kiri dengan telapak tangan kanan.
  • Mengusap tangan hanya sampai pergelangan saja.




(inf/inf)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads