- Dalil tentang Syarat Menjadi Imam Sholat Berjamaah
- Syarat-syarat Menjadi Imam Sholat Berjamaah 1.Beragama Islam 2. Sudah Baligh 3. Laki-laki 4. Berakal Sehat 5. Tidak Bungkuk dan Bebas Uzur 6. Suci dari Hadas dan Najis 7. Tidak Sedang Menjadi Makmum 8. Tidak Bermakmum pada Orang yang Sholatnya Batal
- Urutan Orang yang Berhak Jadi Imam
- Niat Menjadi Imam Sholat Berjamaah 1. Niat Sholat Subuh Berjamaah 2. Niat Sholat Zuhur Berjamaah 3. Niat Sholat Asar Berjamaah 4. Niat Sholat Magrib Berjamaah 5. Niat Sholat Isya Berjamaah
Menjadi imam sholat berjamaah ternyata tidak bisa dilakukan oleh sembarang orang. Ada beberapa syarat khusus yang harus dipenuhi, mulai dari kefasihan dalam bacaan Al-Qur'an hingga memiliki akhlak yang baik.
Imam bukanlah sekadar memimpin gerakan sholat, tapi juga sebagai teladan bagi jamaahnya. Ia harus mampu membaca surat Al-Fatihah dan surat pendek lain dengan lancar dan tartil, sehingga sholat terasa khusyuk bagi makmum.
Dikutip dari buku Dialog Lintas Mazhab: Fiqih Ibadah dan Muamalah karya Asmaji Muchtar, dalam pandangan mazhab Hambali, Hanafi, dan Maliki, sholat berjamaah dianggap makruh jika imam kurang mampu dibanding makmum.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dalil tentang Syarat Menjadi Imam Sholat Berjamaah
Dalil tentang syarat menjadi imam disebutkan dalam hadits Rasulullah SAW berikut ini,
"Yang mengimami suatu kaum (jemaah) itu hendaklah yang paling baik bacaan kitab Allah (Al Quran) nya. Jika di antara mereka itu sama, maka hendaklah yang paling tahu tentang sunnah, dan apabila di antara mereka sama pengetahuannya tentang as-Sunnah, hendaklah yang paling dahulu berhijrah, dan apabila di antara mereka sama dalam berhijrah, hendaklah yang paling dahulu memeluk Islam." (HR Muslim)
Dalam riwayat lain disebutkan bahwa, "Yang paling tua usianya. Janganlah seorang maju menjadi imam shalat di tempat kekuasaan orang lain, dan janganlah duduk di rumah orang lain di kursi khusus milik orang tersebut, kecuali diizinkan olehnya." (HR Muslim)
Syarat-syarat Menjadi Imam Sholat Berjamaah
Mengutip buku Sudah Benarkah Salat Kita karya Gus Arifin, berikut delapan syarat yang harus dipenuhi:
1.Beragama Islam
Imam sholat harus seorang muslim. Jika orang non-muslim memimpin sholat, sholat tersebut dianggap tidak sah dan harus diulang.
2. Sudah Baligh
Imam harus sudah baligh. Mazhab Syafi'i, Maliki, dan Hanbali menyatakan bahwa anak kecil yang mumayyiz bisa menjadi makmum. Sementara mazhab Hanafi berpendapat bahwa sholat tidak sah jika yang sudah baligh bermakmum pada anak kecil mumayyiz.
3. Laki-laki
Untuk sholat fardhu, imam diharuskan seorang laki-laki. Namun, menurut Mazhab Hanbali membolehkan wanita menjadi imam sholat tarawih dengan posisi agak mundur. Sementara itu, tiga mazhab lainnya menolak pendapat ini.
4. Berakal Sehat
Imam harus sehat akal agar bisa memimpin dengan benar dan memastikan jamaah mengikuti bacaan serta gerakan dengan tertib.
5. Tidak Bungkuk dan Bebas Uzur
Imam harus tegap secara fisik dan tidak memiliki uzur atau halangan serius yang bisa mengganggu gerakan sholat.
6. Suci dari Hadas dan Najis
Imam harus dalam keadaan suci, baik dari hadas maupun najis, agar sholatnya sah dan menjadi teladan bagi jamaah.
7. Tidak Sedang Menjadi Makmum
Seorang imam tidak bisa memimpin sholat jika sedang menjadi makmum untuk imam lain.
8. Tidak Bermakmum pada Orang yang Sholatnya Batal
Imam tidak boleh memimpin atau bermakmum pada orang yang sholatnya diketahui tidak sah, misal karena sedang berhadas.
Urutan Orang yang Berhak Jadi Imam
Mengutip buku Fiqh Bersuci dan Sholat Sesuai Tuntunan Nabi karya Abu Utsman Kharisman, ada beberapa urutan orang yang berhak menjadi imam sholat berjamaah:
- Penguasa muslim di wilayah tersebut.
- Imam rowatib (imam sholat wajib rutin di masjid).
- Orang yang paling banyak hafalan Al-Qur'an, dengan syarat bacaan tepat dan memahami hukum-hukum sholat.
- Orang yang lebih paham tentang sunnah Nabi SAW.
- Orang yang lebih dahulu berhijrah.
- Orang yang lebih tua usianya.
Niat Menjadi Imam Sholat Berjamaah
Berikut lafaz niat imam untuk setiap waktu sholat fardu yang bisa dibaca:
1. Niat Sholat Subuh Berjamaah
أُصَلِّى فَرْضَ الصُّبْح رَكَعتَيْنِ مُسْتَقْبِلَ الْقِبْلَةِ أَدَاءً إِمَامًا لله تَعَالَى
Ushalli fardhash-shubhi rok'ataini mustaqbilal qiblati ada'an imaaman lillaahi ta'aalaa.
Artinya: "Saya berniat mengerjakan shalat fardhu Subuh sebanyak dua rakaat dengan menghadap kiblat, saat ini, sebagai imam karena Allah Ta'ala."
2. Niat Sholat Zuhur Berjamaah
أُصَلِّ فَرْضَ الظُّهْرِ أَرْبَعَ رَكَعَاتٍ مُسْتَقْبِلَ الْقِبْلَةِ إِمَامًا لِلَّهِ تَعَالَى
Ushollii fardhozzhuhri arba'a roka'aatin mustaqbilal qiblati adaa-an imaaman lillaahi ta'aalaa.
Artinya: "Aku niat sholat fardu Zuhur empat rakaat menghadap kiblat sebagai imam karena Allah Ta'ala."
3. Niat Sholat Asar Berjamaah
أُصَلِّى فَرْضَ الْعَصْرِأَرْبَعَ رَكَعاَتٍ مُسْتَقْبِلَ الْقِبْلَةِ أَدَاءً اِمَامًا لِلّٰهِ تَعَالَى
Latin: Ushalli fardhal 'ashri arba'a raka'aatain mustaqbilal qiblati adaa-an imaaman lillahi ta'aala.
Artinya: "Aku niat melakukan salat fardhu Asar empat rakaat sambil menghadap kiblat saat ini sebagai imam karena Allah Ta'ala."
4. Niat Sholat Magrib Berjamaah
أُصَلِّى فَرْضَ المَغْرِبِ ثَلاَثَ رَكَعاَتٍ مُسْتَقْبِلَ الْقِبْلَةِ أَدَاءً إِمَامًا لله تَعَالَى
Usholli fardhol maghribi tsalaatsa raka'aatin mustaqbilal qiblati adaa'an imaman lillaahi ta'aala.
Artinya: "Saya niat melakukan sholat fardhu Magrib tiga rakaat menghadap kiblat sebagai imam, pada waktunya karena Allah Ta'ala."
5. Niat Sholat Isya Berjamaah
أُصَلِّى فَرْضَ العِشَاء ِأَرْبَعَ رَكَعاَتٍ مُسْتَقْبِلَ الْقِبْلَةِ أَدَاءً إِمَامًا لله تَعَالَى
Latin: Usholli fardlol i'syaa-i arba'a roka'aataim mustaqbilal qiblati adaa-an imaman lillahi ta'aala
Artinya: "Aku niat melakukan sholat fardu isya 4 rakaat, sambil menghadap kiblat, saat ini, sebagai imam karena Allah ta'ala"

Komentar Terbanyak
Konflik Iran-AS Memanas, Gus Yahya Serukan Perdamaian
Orang Miskin Masuk Surga 500 Tahun Lebih Dulu Sebelum Orang Kaya
Sedekah, Cara Ivan Gunawan Agar Terhindar dari Hati yang Kotor