Tempat yang Tidak Bisa Dimasuki Yajuj Majuj di Mana?

Tempat yang Tidak Bisa Dimasuki Yajuj Majuj di Mana?

Daffa Ichyaul Majid Sarja - detikHikmah
Minggu, 29 Mar 2026 06:00 WIB
ilustrasi kiamat
Foto: Lucas Pezeta/Pexels
Jakarta -

Munculnya Yajuj Majuj menjadi salah satu tanda besar kiamat yang sangat mengerikan. Kaum perusak ini dikisahkan akan membawa kerusakan hebat di muka bumi. Keberadaan mereka menjadi ujian besar bagi umat manusia di akhir zaman kelak.

Meski dikenal sangat kuat dan berjumlah banyak, ternyata terdapat tempat yang tidak akan pernah bisa mereka masuki. Tempat ini dijaga ketat oleh para malaikat sehingga menjadi benteng perlindungan bagi Nabi Isa AS dan orang-orang beriman.

Lantas, dimanakah tempat yang tidak bisa dimasuki Yajuj Majuj tersebut? Simak ulasan selengkapnya berikut ini.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Tempat yang Tidak Bisa Dimasuki Yajuj Majuj

Saat Yajuj Majuj keluar dan merusak bumi, allah SWT memerintahkan Nabi Isa AS untuk membawa orang beriman ke Gunung Thur, dimana mereka tidak bisa mencapai tempat tersebut.

Dikisahkan dalam buku Keluarnya Dajjal oleh Firzatullah Dwiko, ketika Yajuj dan Majuj keluar dari sarangnya, Nabi Isa AS dan orang-orang shalih merasa panik ketika menghadapinya.

ADVERTISEMENT

Salah satu dari mereka bertanya kepada Nabi Isa, "Wahai Isa, ke manakah kita mengungsi? Sedangkan setiap tanah berpijak telah kotor oleh tinja Yajuj dan Majuj. Kita tidak lagi punya rumah karena telah dirusak oleh mereka. Sudah banyak di antara saudara kita yang mati kelaparan dan mati karena penyakit."

Orang shalih lain menambahkan, "Kita tidak punya apa-apa lagi. Hanya punya ketakwaan dan keimanan saja. Hanya kepada Allah kita berharap. Sedangkan sawah ladang, perkebunan dan peternakan telah ludes sama sekali."

Nabi Isa terdiam sejenak, kemudian ia berkata, "Tiada tempat yang dapat dijadikan berlindung kecuali Makah dan Gunung Thur. Untuk pergi ke Makah tak mungkin karena jaraknya terlalu jauh. Sebaiknya kita mengungsi ke gunung Thur saja!"

Kemudian salah satu dari orang shalih bertanya, "Apakah mungkin Ya'juj dan Ma'juj tidak menjamah tempat itu?" Nabi Isa AS menjawab, "Insya Allah tidak, karena Gunung Thur dijaga oleh para malaikat. Mereka tak akan bisa memasuki wilayah gunung tersebut. Ayolah segera mengungsi!"

Mereka kemudian pergi ke Gunung Thur. Sesampainya disana, mereka heran karena seluruh permukaan bumi kotor oleh tinja dan rusak berantakan. Namun di Gunung Thur tampaknya sama sekali belum terjamah oleh Yajuj dan Majuj.

Mereka pun berlindung di sana. Namun, jutaan makhluk perusak itu mengetahui kepergian mereka. Yajuj dan Majuj pun mengejarnya. Tapi makhluk itu tidak dapat memasuki gunung tersebut karena terhalang oleh para malaikat. Mereka hanya bertahan di kaki Gunung Thur.

Semakin hari, persediaan makan mereka semakin berkurang. Buah-buahan dan air telah habis. Sehingga pada saat itu, air sangat berharga bagi kehidupan mereka dibandingkan dengan uang.

Gambaran terkait kisah di atas dijelaskan dalam sebuah hadits dari An-Nawwas bin Sam'an RA, bahwa Rasulullah SAW bersabda:

وَيَحْصُرُ نَبِيُّ اللَّهِ عِيسَى بْن مَرْيَمَ عَلَيْهِ السَّلَامُ وَأَصْحَابُهُ ، حَتَّى يَكُونَ رَأْسُ النُّورِ الأَحَدِهِمْ خَيْرًا مِنْ مِائَةِ دِينَارٍ لأَحَدِكُمُ الْيَوْمَ ، فَيَرْغَبُ نَبِيُّ اللَّهِ عِيسَى بنُ مَرْيَمَ وَأَصْحَابُهُ ، فَيُرْسِلُ اللَّهُ عَلَيهِم النَّغَفَ فِي رِقَابِهِمْ، فَيُصِحُونَ فَرْسَ كَمَوتِ نَفْسٍ وَاحِدَةٍ

Artinya: "Nabi Isa bin Maryam dan para sahabat terkepung, sehingga pada saat itu sebuah kepala sapi lebih berharga bagi mereka daripada yang seratus dinar sekarang ini. Nabi Isa bin Maryam dan para sahabat beliau berdoa agar Allah menghancurkan Yajuj dan Majuj beserta pengikutnya. Lalu Allah menimpakan kepada mereka penyakit hidung seperti yang melanda hewan, sehingga mereka mati semuanya. (HR Muslim)

Tempat Keluarnya Yajuj Majuj

Dinukil dari Asyrath As-Sa'ah Al-Alamat Al-Kubra karya Mahir Ahmad Ash-Shufiy, kemunculan Yajuj dan Majuj diawali dari bebasnya mereka dari tempat kurangan diantara dua gunung di wilayah Turki.

Setelah berhasil keluar, mereka langsung menuju wilayah laut mati, kemudian mereka meminum seluruh air yang ada di laut tersebut. Kemudian mereka menuju Baitul Maqdis di Palestina.

Dengan begitu, tempat keluarnya Yajuj Majuj berada di dekat kawasan laut mati.

Waktu Keluarnya Yajuj Majuj Saat Akhir Zaman

Masih merujuk pada sumber sebelumnya, Yajuj Majuj akan keluar saat Nabi Isa AS turun ke bumi setelah mengalahkan Dajjal. Nabi Isa diketahui tinggal selama beberapa lama setelah membinasakan Dajjal. Dalam kurun waktu tersebutlah Yajuj Majuj keluar atas seizin Allah SWT.

Setelah beberapa lama tinggal di bumi, Yajuj Majuj dibinasakan oleh Allah SWT dalam satu malam atas berkah doa dari Nabi Isa AS. Allah SWT mengirim wabah ulat yang kemudian menyerang dan membinasakan Yajuj Majuj.

Wallahu'alam.




(lus/lus)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads