Sesuai dengan namanya, puasa Daud adalah amalan puasa sunnah yang dikerjakan Nabi Daud AS semasa hidupnya. Ibadah ini dikenal sebagai puasa yang paling dicintai oleh Allah SWT.
Mengutip buku Sejarah Terlengkap 25 Nabi karya Rizem Aizid, puasa Daud adalah puasa sunnah yang dilakukan secara selang seling yakni dengan pola sehari berpuasa dan sehari tidak secara bergantian. Puasa ini dinisbatkan kepada Nabi Daud AS, seorang nabi yang dikenal sangat tekun beribadah sekaligus tetap menjalankan aktivitas dunia.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dalam hadits dari 'Abdullah bin 'Amr bin Al 'Ash, ia berkata bahwa Rasulullah SAW berkata,
أَحَبُّ الصَّلاَةِ إِلَى اللَّهِ صَلاَةُ دَاوُدَ - عَلَيْهِ السَّلاَمُ - وَأَحَبُّ الصِّيَامِ إِلَى اللَّهِ صِيَامُ دَاوُدَ ، وَكَانَ يَنَامُ نِصْفَ اللَّيْلِ وَيَقُومُ ثُلُثَهُ وَيَنَامُ سُدُسَهُ ، وَيَصُومُ يَوْمًا وَيُفْطِرُ يَوْمًا
Artinya: "Sebaik-baik shalat di sisi Allah adalah shalatnya Nabi Daud 'alaihis salam. Dan sebaik-baik puasa di sisi Allah adalah puasa Daud. Nabi Daud dahulu tidur di pertengahan malam dan beliau shalat di sepertiga malamnya dan tidur lagi di seperenamnya. Adapun puasa Daud yaitu puasa sehari dan tidak berpuasa di hari berikutnya." (HR. Bukhari).
Hukum Puasa Daud
Puasa Daud hukumnya sunnah (dianjurkan) bagi umat Islam. Namun, bagi orang yang mampu melakukannya secara konsisten, puasa ini sangat dianjurkan karena termasuk amalan yang paling utama.
Meski demikian, Rasulullah SAW juga mengingatkan agar tidak berlebihan dalam beribadah hingga melupakan hak tubuh dan kewajiban lainnya.
Dari 'Abdullah bin 'Amr, ia berkata bahwa ia telah menikahi wanita dari Quraisy, namun ia tidaklah mendatanginya (menyetubuhinya) karena sibuk puasa dan shalat (malam). Lalu ia menceritakan hal ini kepada Nabi SAW, kemudian beliau bersabda, "Berpuasalah setiap bulannya selama tiga hari". "Aku mampu lebih daripada itu", jawabnya. Lalu ia terus menjawab yang sama sampai Nabi SAW katakan padanya, "Puasalah sehari dan tidak berpuasa sehari". (HR Bukhari, Muslim)
Niat dan Tata Cara Puasa Daud
Berikut bacaan niat puasa Daud yang bisa dilafalkan sebelum mengerjakan puasa:
نَوَيْتُ صَوْمَ دَاوُدَ سَنَّةً لِلّٰهِ تَعَالَى
Arab latin: Nawaitu shauma dâwuda lillahi ta'âlâ
Artinya: "Saya berniat puasa Dawud, sunnah karena Allah ta'ala."
Jika seseorang lupa melafalkan niatnya di malam hari, maka masih ada kesempatan untuk melafalkannya di pagi sebelum melakukan hal yang membatalkan puasa. Berikut lafalnya:
نَوَيْتُ صَوْمَ هٰذَا اليَوْمِ عَنْ أَدَاءِ سُنَّةِ دَاوُدَ لِلّٰهِ تَعَالَى
Arab latin: Nawaitu shauma hâdzal yaumi 'an adâ'i sunnati dâwuda lillâhi ta'âlâ
Artinya: "Aku berniat puasa sunnah Dawud hari ini karena Allah ta'ala."
Secara umum, tata cara puasa Daud sama seperti puasa sunnah lainnya.
Keutamaan Puasa Daud
Dikutip dari buku Rahasia dan Keutamaan Puasa Sunah karya Abdul Wahid, berikut beberapa keutamaan yang bisa diraih seorang muslim ketika ia rutin mengerjakan puasa Daud.
1. Ibadah yang Dicintai Allah SWT
Salah satu keistimewaan utama puasa Daud adalah kedudukannya sebagai puasa yang sangat dicintai oleh Allah SWT. Hal ini sebagaimana dicontohkan oleh Nabi Daud, yang menjalankan puasa secara seimbang antara ibadah dan aktivitas dunia.
2. Menumbuhkan Ketakwaan dan Kesabaran
Puasa Daud melatih seseorang untuk memiliki tingkat ketakwaan yang lebih tinggi. Dengan menjalankan pola puasa selang-seling, seseorang dituntut untuk konsisten, sabar, dan disiplin.
3. Membuka Kemudahan dalam Kehidupan
Banyak yang meyakini bahwa puasa Daud dapat menjadi salah satu jalan datangnya kemudahan dari Allah SWT. Hal ini tidak terlepas dari kebiasaan memperbanyak doa saat berpuasa, yang merupakan waktu mustajab untuk bermunajat.
4. Menjadi Benteng dari Perbuatan Maksiat
Salah satu hikmah besar dari puasa adalah kemampuannya dalam menahan hawa nafsu. Dalam puasa Daud, proses ini terjadi secara berkelanjutan sehingga membentuk kebiasaan yang baik dalam diri seseorang.
Dengan berpuasa, seseorang lebih mampu menjaga lisan, pandangan, dan perilakunya. Hal ini menjadikan puasa Daud sebagai benteng yang kuat untuk menjauhkan diri dari berbagai bentuk maksiat.
(dvs/lus)












































Komentar Terbanyak
Dubes Saudi: Serangan Iran ke Negara Teluk Berdampak pada Solidaritas Umat Islam
Mengenang Thessaloniki, Kota Muslim di Yunani yang Hilang
Kisah Wanita Pemberani 'Sang Perisai Rasulullah' di Perang Uhud