Tata Cara Sholat Hajat Lengkap dengan Niat, Doa, dan Waktu Terbaik

Tata Cara Sholat Hajat Lengkap dengan Niat, Doa, dan Waktu Terbaik

Anisa Rizki Febriani - detikHikmah
Sabtu, 14 Mar 2026 09:00 WIB
Seorang pria muslim sujud di atas sajadah. Ilustrasi sholat Tahajud.
Ilustrasi sholat hajat (Foto: Michael Burrows/Pexels)
Jakarta -

Sholat hajat adalah ibadah yang dikerjakan muslim untuk memohon kepada Allah SWT agar hajatnya dikabulkan. Pelaksanaan sholat hajat merujuk pada surah Al Baqarah ayat 45.

Allah SWT berfirman,

وَاسْتَعِيْنُوْا بِالصَّبْرِ وَالصَّلٰوةِ ۗ وَاِنَّهَا لَكَبِيْرَةٌ اِلَّا عَلَى الْخٰشِعِيْنَۙ

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Artinya: "Mohonlah pertolongan (kepada Allah) dengan sabar dan sholat. Sesungguhnya (sholat) itu benar-benar berat, kecuali bagi orang-orang yang khusyuk."

Selain itu, dalam hadits Rasulullah SAW dijelaskan juga terkait sholat hajat. Beliau bersabda,

ADVERTISEMENT

"Barang siapa mempunyai hajat (kebutuhan) kepada Allah, atau kepada salah seorang anak Adam, hendaklah ia berwudhu dan menyempurnakan wudhunya, sholat dua rakaat, kemudian hendaklah dia mengucapkan pujian kepada Allah dan mengucapkan sholawat kepada Nabi SAW, kemudian hendaklah berdoa." (HR Tirmidzi dan Ibnu Majah)

Tata Cara Sholat Hajat dari Awal hingga Akhir

Berikut tata cara sholat hajat yang dikutip dari buku Menjemput Berkah Lewat Shalat Hajat karya Abu Khansa Al Harits.

  1. Membaca niat sholat hajat
  2. Takbiratul ihram
  3. Membaca doa iftitah, dilanjutkan membaca surah Al Fatihah dan salah satu surah di Al-Qur'an
  4. Rukuk
  5. Iktidal
  6. Sujud yang pertama
  7. Duduk di antara dua sujud
  8. Sujud yang kedua
  9. Bangkit dari sujud lalu lakukan rakaat kedua seperti rakaat pertama
  10. Tasyahud akhir
  11. Salam

Apabila sholat hajat dikerjakan empat rakaat satu salam berarti setelah rakaat kedua muslim langsung berdiri tanpa tasyahud awal. Kemudian, dilanjut sampai rakaat keempat dan ditutup dengan tasyahud akhir lalu salam.

Niat Sholat Hajat: Arab, Latin dan Arti

Ada dua macam niat sholat hajat. Bacaannya tergantung pada rakaat yang dikerjakan, entah itu dua atau empat rakaat.

1. Niat Sholat Hajat 2 Rakaat

اُصَلِّى سُنَّةَ الْحَاجَةِ رَكْعَتَيْنِ لِلهِ تَعَالَى

Ushollii sunnatal haajati rok'aataini lillahi ta'ala.

Artinya: "Aku berniat sholat sunnah hajat 2 rakaat karena Allah SWT."

2. Niat Sholat Hajat 4 Rakaat

أُصَلِّيْ سُنَّةَ الْحَاجَةِ أَرْبَعَ رَكَعَاتٍ لِلَّهِ تَعَالَى

Ushalli sunnatal-hajaati arba'a raka'aatin lillaahi ta'aalaa.

Artinya: "Aku niat sholat sunnah hajat 4 rakaat karena Allah SWT."

Doa Sholat Hajat

Doa sholat hajat diamalkan setelah selesai sholat hajat. Diterangkan dalam buku Panduan Sholat Wajib & Sunnah Sepanjang Masa Rasulullah SAW oleh Ustaz Arif Rahman, doa tersebut terdiri dari beberapa rangkaian.

1. Beristighfar

Pertama-tama, amalkan istighfar hingga 100 kali. Bacaannya sebagai berikut,

أَسْتَغْفِرُ اللَّهَ الْعَظِيمَ رَبِّ مِنْ كُلِّ ذَنْبٍ وَأَتُوبُ إِلَيْه

Astaghfirullahal 'azhim rabbi min kulli dzanbin wa atubu ilaih

Artinya: "Aku memohon ampun kepada Allah Yang Maha Agung dari setiap dosa dan aku bertobat kepada-Nya."

2. Membaca Sholawat

Selanjutnya, amalkan sholawat kepada Rasulullah SAW minimal 100 kali.

اَللّهُمَّ صَلِّ عَلى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ صَلاةَ الرِّضا وَارْضَ عَنْ اَصْحَابِه رِضَاءَ الرِّضا

Allahumma shalli 'ala Sayyidina Muhammadin shalatar-ridha wardha'an ashhabihir riddhar-ridha

Artinya: "Wahai Tuhanku, limpahkan kesejahteraan kepada junjungan kami, Nabi Muhammad SAW, kesejahteraan yang diridai, dan ridailah sahabat-sahabat beliau semuanya."

3. Membaca Doa Pertama

Jika sudah beristighfar dan mengamalkan sholawat, lanjutnya dengan bacaan doa berikut,

لَا إِلَهَ إِلَّا اللهُ الحَلِيْمُ الكَرِيْمُ ، سُبْحَانَ اللهِ رَبِّ العَرْشِ العَظِيْم ، الحَمْدُ لِلَّهِ رَبِّ العَالَمِيْنَ ، أَسْأَلُكَ مُوْجِبَاتِ رَحْمَتِكَ ، وَعَزَائِمَ مَغْفِرَتِكَ ، وَالغَنِيْمَةَ مِنْ كُلِّ بِرٍّ ، وَالسَّلَامَةَ مِنْ كُلِّ إِثْمٍ ، لَا تَدَعْ لِي ذَنْبًا إِلَّا غَفَرْتَهُ ، وَلَا هَمًّا إِلَّا فَرَّجْتَهُ ، وَلَا حَاجَةً هِيَ لَكَ رِضًا إِلَّا قَضَيْتَهَا يَا أَرْحَمَ الرَّاحِمِيْنَ

La ilaha illallahul halimul karim. Subhanallahi rabbil 'arsyil karimil 'azhim. Alhamdulillahi rabbil 'alamin. As'aluka mujibati rahmatik, wa 'aza'ima maghfiratik, wal ghanimata min kulli birrin, was salamata min kulli itsmin. La tada' li dzanban illa ghafartah, wa la hamman illa farrajtah, wa la hajatan hiya laka ridhan illa qadhaitaha ya arhamar rahimin.

Artinya: "Tidak ada Tuhan melainkan Allah yang Maha Lembut dan Maha Penyantun, Mahasuci Allah Tuhan Pemelihara Arsy' yang Mahaagung. Segala puji bagi Allah Tuhan seru sekalian alam. Kepada-Mu-lah aku memohon sesuatu yang mewajibkan rahmat-Mu dan sesuatu yang mendatangkan ampunan-Mu, serta memperoleh keuntungan pada tiap-tiap kebaikan dan keselamatan dari segala dosa. Janganlah Engkau biarkan dosa pada diriku melainkan Engkau ampuni, dan tidak ada suatu kesulitan melainkan Engkau memberi jalan keluar, dan tidak pula suatu hajat/keinginan yang mendapat kerelaan-Mu melainkan Engkau kabulkan. Wahai Tuhan yang Maha Pengasih dan Penyayang." (HR Tirmidzi dan Ibnu Abu Aufa)

4. Membaca Doa Kedua

Doa kedua ini dibaca ketika muslim menyampaikan hajat sambi bersujud. Berikut bunyinya,

لَا إِلَٰهَ إِلَّا أَنْتَ سُبْحَانَكَ إِنِّي كُنْتُ مِنَ الظَّالِمِينَ

Laa ilaaha illaa anta subhaanaka innii kuntu minazh-zhaalimiin

Artinya: "Tiada Tuhan yang patut disembah melainkan hanya Engkau, Maha Suci Engkau, sesungguhnya aku ini adalah dari golongan orang-orang yang berbuat aniaya."

Waktu Terbaik Mengerjakan Sholat Hajat

Menurut buku Penuntun Mengerjakan Shalat Hajat yang disusun Ali Akbar bin Aqil, sholat hajat bisa dikerjakan kapan saja entah itu pagi, siang atau malam. Sholat bisa dilakukan tanpa batas waktu, kecuali waktu yang diharamkan oleh Allah SWT.

Meski demikian, waktu terbaik mengerjakan sholat hajat adalah sepertiga malam, momen-momen pengerjaan sholat tahajud yang biasanya berlangsung pukul 01.00 dini hari hingga menjelang subuh. Perlu dipahami, sepertiga malam jadi waktu mustajab berdua seperti tertuang dalam surah Az Zariyat ayat 18.

وَبِالْاَسْحَارِ هُمْ يَسْتَغْفِرُوْنَ

Artinya: "dan pada akhir malam mereka memohon ampunan (kepada Allah)."

Selain itu, Allah SWT disebut turun ke langit dunia pada sepertiga malam sebagaimana dijelaskan dalam hadits berikut.

"Rabb kita turun ke langit dunia pada sepertiga malam yang akhir pada setiap malamnya. Kemudian berfirman, 'Orang yang berdoa kepada-Ku akan Kukabulkan, orang yang meminta sesuatu kepada-Ku akan kuberikan, orang yang meminta ampunan dari-Ku akan Kuampuni." (HR Bukhari dan Muslim).

Mengamalkan sholat hajat pada momen tersebut harapannya hajat yang diselipkan dalam doa lebih mustajab. Wallahu a'lam.




(aeb/inf)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads