- Keutamaan Menghafal Al-Qur'an 1. Menjadi Bekal Terbaik Saat Kembali kepada Allah 2. Menjadi Pedoman Hidup Manusia 3. Menjaga Mukjizat Terbesar Nabi Muhammad SAW 4. Mendapat Pertolongan Setelah Meninggal Dunia 5. Memberi Syafaat pada Hari Kiamat 6. Mendapat Tempat yang Istimewa di Sisi Allah 7. Dinaikkan Derajatnya di Surga 8. Dipakaikan Baju Kemuliaan dan Mahkota di Hari Kiamat 9. Akan Bersama Malaikat yang Mulia
Menghafal Al-Qur'an merupakan salah satu amalan mulia yang memiliki banyak keutamaan dalam Islam. Allah SWT menjanjikan berbagai kemuliaan bagi orang-orang yang menjaga dan menghafal kitab suci-Nya.
Al-Qur'an adalah petunjuk hidup yang diturunkan Allah SWT kepada Rasulullah SAW untuk membimbing manusia menuju jalan yang benar. Petunjuk dalam ayat-ayat Al-Qur'an ini menjadi pembeda antara yang baik dan buruk.
Hal ini sebagaimana dijelaskan dalam firman Allah SWT dalam surah Al-Baqarah ayat 185,
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
شَهْرُ رَمَضَانَ الَّذِيْٓ اُنْزِلَ فِيْهِ الْقُرْاٰنُ هُدًى لِّلنَّاسِ وَبَيِّنٰتٍ مِّنَ الْهُدٰى وَالْفُرْقَانِۚ
Artinya : "Bulan Ramadan adalah (bulan) yang di dalamnya diturunkan Al-Qur'an, sebagai petunjuk bagi manusia dan penjelasan-penjelasan mengenai petunjuk itu dan pembeda (antara yang benar dan yang batil)..."
Umat Islam dianjurkan untuk membaca, mengamalkan, dan menghafal Al-Qur'an karena di dalamnya terdapat banyak keutamaan.
Lalu, apa saja keutamaan menghafal Al-Qur'an yang dijanjikan Allah SWT? Berikut penjelasannya.
Keutamaan Menghafal Al-Qur'an
Berikut beberapa keutamaan menghafal Al-Qur'an yang dijelaskan dalam hadits Rasulullah SAW.
1. Menjadi Bekal Terbaik Saat Kembali kepada Allah
Sebagaimana sabda Rasulullah SAW berikut ini:
"Sesungguhnya kamu tidak akan kembali menghadap Allah dengan membawa sesuatu yang paling baik daripada sesuatu yang berasal dari-Nya, yaitu Al-Qur'an." (HR At-Tirmidzi)
Hadits ini menjelaskan bahwa Al-Qur'an merupakan amalan yang sangat mulia dan menjadi bekal terbaik bagi seorang muslim di akhirat.
2. Menjadi Pedoman Hidup Manusia
Al-Qur'an juga menjadi petunjuk agar manusia tetap berada di jalan yang benar dalam menjalani kehidupan.
Dalam sebuah hadits, Rasulullah SAW bersabda:
"Telah aku tinggalkan untuk kalian dua perkara yang kalian tidak akan pernah sesat selama kalian berpegang teguh kepada keduanya; Kitabullah dan sunnah Nabi-Nya." (HR Malik)
Dengan membaca, memahami, dan menghafal Al-Qur'an bisa menjadi salah satu cara berpegang teguh kepada Kitabullah.
3. Menjaga Mukjizat Terbesar Nabi Muhammad SAW
Rasulullah SAW bersabda, "Tidak ada satu nabi pun dari semua nabi-nabi kecuali telah diberi sesuatu (mukjizat) yang menyebabkan manusia beriman kepadanya. Dan yang telah diberikan kepadaku adalah wahyu yang Allah wahyukan kepadaku, maka aku berharap menjadi nabi yang paling banyak pengikutnya pada hari kiamat." (HR Al-Bukhari)
Artinya, orang yang menghafal Al-Qur'an ikut menjaga wahyu Allah agar tetap terpelihara di dalam hati manusia. Oleh karena itu, para penghafal Al-Qur'an memiliki kedudukan yang mulia dalam Islam.
4. Mendapat Pertolongan Setelah Meninggal Dunia
Orang yang rajin membaca, menghafal, dan menjaga Al-Qur'an akan mendapatkan pertolongan setelah meninggal dunia. Rasulullah SAW bersabda:
"Al-Qur'an akan datang menghampiri pembacanya dalam bentuk manusia, lalu ia berkata, 'Apakah kamu mengenaliku?' Ia menjawab, 'Aku tidak mengenalimu.' Lalu Al-Qur'an berkata, 'Aku adalah temanmu, Al-Qur'an, yang membuatmu kehausan di siang hari dan membuatmu tidak tidur di malam hari. Sesungguhnya setiap pedagang ada di belakang dagangannya, dan saat ini engkau berada di belakang tiap dagangan itu.' Maka ia pun diberi kerajaan di sebelah kanannya dan kekekalan di sebelah kirinya." (HR Ahmad)
Al-Qur'an-sebagaimana diungkapkan Rasulullah SAW, akan berkata kepada Rabb-nya, "Ya Rabb, sesungguhnya akulah yang membuatnya tidak tidur di malam hari, maka berilah aku izin agar aku dapat menjadi penolongnya," maka Allah pun mengizinkannya memberikan syafaat kepada pembacanya." (HR Ahmad)
5. Memberi Syafaat pada Hari Kiamat
Keutamaan membaca dan menghafal Al-Qur'an lainnya adalah mendapatkan syafaat atau pertolongan pada hari kiamat. Diriwayatkan dari Abu Umamah RA, Rasulullah SAW bersabda:
"Bacalah Al-Qur'an, sesungguhnya ia akan datang pada hari kiamat sebagai pemberi syafaat bagi pembacanya." (HR Muslim)
Syafaat berarti pertolongan yang diberikan kepada seseorang agar mendapatkan kebaikan atau terhindar dari kesulitan. Ini menunjukkan bahwa Al-Qur'an dapat menjadi penolong bagi pembacanya di hari kiamat.
6. Mendapat Tempat yang Istimewa di Sisi Allah
Dalam buku Menjadi Hafizh Mandiri karya Dr Rachmat Morado Sugiarto, terdapat hadits dari Anas RA, ia berkata, Rasulullah SAW bersabda:
"Sesungguhnya Allah memiliki banyak keluarga dari manusia." Mereka bertanya: "Wahai Rasulullah SAW siapakah mereka? Rasulullah SAW menjawab: "Mereka adalah ahli Al-Qur'an, keluarga Allah dan orang-orang istimewa di sisi-Nya." (HR Ibnu Majah dan Ahmad)
7. Dinaikkan Derajatnya di Surga
Orang yang menghafal Al-Qur'an akan mendapatkan kedudukan yang tinggi di surga. Derajatnya akan naik sesuai dengan ayat-ayat Al-Qur'an yang pernah ia baca dan hafalkan semasa hidup di dunia.
Dari Abdullah bin Amr berkata, Rasulullah SAW bersabda:
"Dikatakan kepada orang yang hafal Al-Qur'an bacalah! Naiklah! Bacalah dengan tartil! Sebagaimana engkau membacanya dulu di dunia, karena kedudukanmu ada di akhir ayat yang engkau baca." (HR Imam Ahmad, Abu Daud, at-Tirmidzi, Ibnu Majah, Ibnu Hibban, al-Baihaqi, dan al-Hakim)
8. Dipakaikan Baju Kemuliaan dan Mahkota di Hari Kiamat
Keutamaan lain bagi orang yang menghafal Al-Qur'an adalah mendapatkan kemuliaan pada hari kiamat. Mereka akan dipakaikan mahkota dan pakaian kehormatan sebagai bentuk penghargaan dari Allah SWT.
Dari Abu Hurairah RA, Rasulullah SAW bersabda:
"Al-Qur'an datang di hari kiamat, ia mengatakan: "Tuhanku pakaikanlah kepadanya." Maka ia dipakaikan mahkota kemuliaan. Kemudian Al-Qur'an berkata: "Tuhanku tambahkan untuknya." Maka ia dipakaikan baju kemuliaan. Al-Qur'an mengatakan lagi: "Tuhanku ridhai darinya. Maka Allah ridha darinya. Maka dikatakan kepadanya (penghafal Al-Qur'an): "Bacalah dan naiklah." Dan ia ditambahkan kebaikan pada setiap ayatnya."
9. Akan Bersama Malaikat yang Mulia
Orang yang membaca dan menghafal Al-Qur'an juga akan mendapatkan kedudukan yang istimewa di sisi Allah SWT, bahkan disamakan dengan para malaikat safarah yang mulia.
Dari Aisyah, Rasulullah SAW bersabda:
"Perumpamaan orang yang membaca Al-Qur'an dan ia hafal Al-Qur'an tersebut ia bersama para malaikat utusan yang mulia. Dan perumpamaan orang yang membaca Al-Qur'an dan mengulang-ulang membacanya dan hal itu berat baginya maka untuknya dua pahala."
Artinya, penghafal Al-Qur'an derajatnya lebih tinggi di sisi Allah SWT seperti malaikat safarah. Sedangkan orang yang belum menguasai Al-Qur'an namun ia berusaha keras menjaganya ia akan diberikan dua pahala.
Wallahu a'lam.
Baca juga: Bolehkah Membaca Al Matsurat Tanpa Wudhu? |
(kri/kri)












































Komentar Terbanyak
Eks Menag Kritik Rencana War Tiket Haji Kemenhaj
Kemenhaj Wacanakan War Tiket Jadi Mekanisme Naik Haji Tanpa Antre
Prabowo Ingin Hapus Antrean Haji, Kemenhaj Kaji Sistem "War Ticket"