Niat Sholat Tasbih: Bacaan Lengkap dan Cara Mengerjakannya

Niat Sholat Tasbih: Bacaan Lengkap dan Cara Mengerjakannya

Anisa Rizki Febriani - detikHikmah
Jumat, 06 Feb 2026 20:45 WIB
Niat Sholat Tasbih: Bacaan Lengkap dan Cara Mengerjakannya
Ilustrasi sholat (Foto: Freepik)
Jakarta -

Niat sholat tasbih dibaca sebelum mengerjakan sholat. Pada dasarnya, amalan sholat tasbih termasuk sunnah dan bukan wajib.

Dikutip dari buku Panduan Sholat Wajib & Sunnah Sepanjang Masa Rasulullah SAW karya Ustaz Arif Rahman, sholat atsbih adalah sholat yang di dalamnya banyak membaca tasbih. Terdapat hadits yang menyebutkan terkait sholat tasbih, dari Ibnu Abbas RA dikatakan Nabi Muhammad SAW berkata kepada Abbas bin Abdul Muthalib,

"Wahai Abbas, wahai pamanku, sukakah paman, aku beri, aku karuniai, aku beri hadiah istimewa, aku ajari sepuluh macam kebaikan yang dapat menghapus sepuluh macam dosa? Jika paman mengerjakan hal itu, maka Allah akan mengampuni dosa-dosa paman, baik yang awal dan yang akhir, baik yang telah lalu atau yang akan datang, yang di sengaja ataupun tidak, yang kecil maupun yang besar, yang samar-samar maupun yang terang-terangan.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Sepuluh macam kebaikan itu ialah; "Paman mengerjakan shalat empat raka'at, dan setiap raka'at membaca Al Fatihah dan surat, apabila selesai membaca itu, dalam raka'at pertama dan masih berdiri, bacalah; "Subhanallah wal hamdulillah walaa ilaaha illallah wallahu akbar (Maha suci Allah, segala puji bagi Allah, tidak ada ilah selain Allah dan Allah Maha besar) " sebanyak lima belas kali, lalu ruku', dan dalam ruku' membaca bacaan seperti itu sebanyak sepuluh kali, kemudian mengangkat kepala dari ruku' (i'tidal) juga membaca seperti itu sebanyak sepuluh kali, lalu sujud juga membaca sepuluh kali, setelah itu mengangkat kepala dari sujud (duduk di antara dua sujud) juga membaca sepuluh kali, lalu sujud juga membaca sepuluh kali, kemudian mengangkat kepala dan membaca sepuluh kali, Salim bin Abul Ja'd jumlahnya ada tujuh puluh lima kali dalam setiap rakaat, paman dapat melakukannya dalam empat rakaat. Jika paman sanggup mengerjakannya sekali dalam sehari, kerjakanlah. Jika tidak mampu, kerjakanlah setiap Jumat, jika tidak mampu, kerjakanlah setiap bulan, jika tidak mampu, kerjakanlah setiap tahun sekali. Dan jika masih tidak mampu, kerjakanlah sekali dalam seumur hidup." (HR Abu Daud)

Al-Bujairimi melalui kitab Hasyiyah Al-Bujairimi menyebut sholat tasbih bisa diamalkan pada malam hari. Amalan ini dianjurkan dikerjakan setiap malam, jika tidak bisa tiap malam maka bisa dilakukan sekali tiap seminggu.

ADVERTISEMENT

Kalau tidak bisa dilakukan pada tiap minggu, maka dilakukan sekali tiap bulan, kalau tidak bisa dilakukan pada tiap bulan, maka dilakukan sekali tiap tahun. Jika tidak bisa juga dilakukan pada tiap tahun, maka setidak-tidaknya sekali seumur hidup.

Meski demikian, Imam Ahmad sebagaimana dikatakan Wahbah az-Zuhaili melalui Fiqhul Islam wa Adillatuhu menyebut sholat tasbih tidak termasuk sholat sunnah karena tidak ada hadits yang menerangkan tentang amalan itu. Namun, sholat tasbih tetap bisa dilaksanakan.

Niat Sholat Tasbih: Arab, Latin dan Arti

Berikut bacaan niat sholat tasbih dua rakaat yang dikutip dari buku Panduan Sholat Wajib & Sunnah Sepanjang Masa Rasulullah SAW.

1. Niat Sholat Tasbih Dua Rakaat

أُصَلِّي سُنَّةَ صَلَاةِ التَّسْبِيحِ رَكْعَتَيْنِ مُسْتَقْبِلَ الْقِبْلَةِ لِلّٰهِ تَعَالَى

Ushollī sunnata shalātit tasbīḥ rak'ataini mustaqbilal qiblati lillāhi ta'ālā.

Artinya: "Saya niat sholat sunnah tasbih dua rakaat dengan menghadap kiblat karena Allah Ta'ala."

2. Niat Sholat Tasbih Empat Rakaat

أُصَلِّي سُنَّةَ صَلَاةِ التَّسْبِيحِ أَرْبَعَ رَكَعَاتٍ مُسْتَقْبِلَ الْقِبْلَةِ لِلّٰهِ تَعَالَى

Ushollī sunnata shalātit tasbīḥ arba'a rak'ātin mustaqbilal qiblati lillāhi ta'ālā.

Artinya: "Saya niat sholat sunnah tasbih empat rakaat dengan menghadap kiblat karena Allah Ta'ala."

Tasbih yang Dibaca pada Sholat Tasbih

Mengacu pada sumber yang sama, bacaan tasbih yang diamalkan ketika sholat tasbih yaitu:

سُبْحَانَ اللّٰهِ وَالْحَمْدُ لِلّٰهِ وَلَا إِلٰهَ إِلَّا اللّٰهُ وَاللّٰهُ أَكْبَرُ

Subḥānallāhi wal-ḥamdu lillāhi wa lā ilāha illallāhu wallāhu akbar.

Artinya: "Maha Suci Allah, segala puji bagi Allah, tidak ada Tuhan selain Allah, dan Allah Maha Besar."

Cara Mengerjakan Sholat Tasbih

1. Cara Sholat Tasbih 2 Rakaat

Dilansir dari buku Praktis Ibadah tulisan Irwan dkk, sholat tasbih bisa dilakukan dengan dua rakaat dan empat rakaat. Berikut cara mengerjakan sholat tasbih dua rakaat,

  1. Berniat sholat tasbih dua rakaat.
  2. Rakaat pertama diawali dengan membaca doa iftitah, kemudian membaca bacaan tasbih 15 kali.
  3. Membaca surah Al-Fatihah, kemudian dilanjutkan dengan membaca surah Al-Kafirun. Setelah itu, membaca bacaan tasbih sebanyak 10 kali. Dianjurkan membaca surah Al-Kafirun, dan lebih utama lagi apabila membaca surah-surah Al-
  4. Qur'an yang diawali dengan bacaan tasbih, seperti surah Al-Hadid, Al-Hasyr, Ash-Shaff, Al-Jumu'ah, dan At-Taghabun.
  5. Rukuk, kemudian membaca tasbih 10 kali.
  6. Bangkit dari rukuk (iktidal), lalu membaca tasbih 10 kali.
  7. Sujud pertama, membaca doa sujud, lalu membaca tasbih 10 kali.
  8. Duduk di antara dua sujud, kemudian membaca tasbih 10 kali.
  9. Sujud kedua, lalu membaca tasbih 10 kali.
  10. Berdiri untuk rakaat kedua dan membaca tasbih 15 kali.
  11. Membaca surah Al-Fatihah dan surah Al-Ikhlas, kemudian membaca tasbih 10 kali.
  12. Rukuk dan membaca tasbih 10 kali.
  13. Iktidal, lalu membaca tasbih 10 kali.
  14. Sujud pertama dan membaca tasbih 10 kali.
  15. Duduk di antara dua sujud, lalu membaca tasbih 10 kali.
  16. Sujud kedua dan membaca tasbih 10 kali.
  17. Membaca tahiyat akhir, kemudian salam.

2. Cara Sholat Tasbih 4 Rakaat

  1. Berniat sholat tasbih empat rakaat.
  2. Pada setiap rakaat membaca surah Al-Fatihah dan salah satu surah dari Al-Qur'an.
  3. Setelah membaca Al-Fatihah dan surah, membaca kalimat Subhanallah wal hamdu lillah wa la ilaha illallah wallahu akbar sebanyak 15 kali.
  4. Rukuk dan membaca tasbih 10 kali.
  5. Iktidal lalu membaca tasbih 10 kali.
  6. Sujud pertama membaca tasbih 10 kali.
  7. Duduk di antara dua sujud membaca tasbih 10 kali.
  8. Sujud kedua membaca tasbih 10 kali.
  9. Duduk sebentar sebelum berdiri ke rakaat berikutnya sambil membaca tasbih 10 kali.
  10. Tata cara ini dilakukan pada setiap rakaat hingga rakaat keempat.
  11. Pada rakaat keempat, setelah sujud kedua, dilanjutkan membaca tahiyat akhir dan salam.




(aeb/lus)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads