Bacaan sujud dalam sholat perlu diketahui dan dipahami oleh setiap muslim agar pelaksanaan ibadah berjalan sesuai tuntunan. Sujud menjadi salah satu rukun sholat yang menunjukkan ketundukan dan kepasrahan seorang hamba kepada Allah SWT.
Dalam berbagai hadits, Rasulullah SAW mencontohkan bacaan sujud yang dapat diamalkan oleh umat Islam. Bacaan tersebut diriwayatkan oleh para sahabat dan dijelaskan dalam berbagai kitab fikih sebagai panduan dalam melaksanakan sholat dengan benar.
Bacaan Sujud Sholat Lengkap Arab, Latin, dan Artinya
Dikutip dari buku Membentuk Akhlakul Karimah Peserta Didik Dilengkapi dengan Juz Amma, Doa-Doa Sholat, dan Doa-Doa Harian karya Titi Suwarni, terdapat beberapa bacaan sujud yang dapat diamalkan saat sholat. Bacaan-bacaan ini diriwayatkan dalam berbagai hadits dan dapat dibaca sebagai bentuk dzikir serta doa ketika bersujud kepada Allah SWT.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
1. Bacaan Sujud Sholat Pertama
Bacaan sujud ini diriwayatkan oleh Imam Muslim, Abu Dawud, Ibnu Majah, dan Thabrani. Berikut bacaannya:
سُبْحَانَ رَبِّيَ الْأَعْلَى
Latin: Subhaana robbiyal 'a'la (3x)
Artinya: Mahasuci Tuhanku yang Mahatinggi
2. Bacaan Sujud Sholat Kedua
Bacaan sujud ini diriwayatkan oleh Abu Dawud, Ahmad, Baihaqi, Thabrani, dan Daruquthi. Perbedaannya dengan bacaan sebelumnya adalah adanya tambahan wabihamdih. Berikut lafaznya:
سُبْحَانَ رَبِّيَ الْأَعْلَى وَبِحَمْدِهِ
Latin: Subhaana robbiyal 'a'la wabihamdih (3x)
Artinya: Mahasuci Tuhanku yang Mahatinggi dan segala puji bagi-Nya (dibaca tiga kali).
3. Bacaan Sujud Sholat Ketiga
Bacaan ini diriwayatkan oleh Imam Bukhari dan Imam Muslim. Rasulullah SAW sering membaca doa ini saat ruku dan sujud sebagai bentuk pelaksanaan perintah Allah dalam Surah An-Nashr ayat 3.
سُبْحَانَكَ اللَّهُمَّ رَبَّنَا وَبِحَمْدِكَ اللَّهُمَّ اغْفِرْ لِي
Latin: Subḥānaka Allāhumma rabbanā wa biḥamdika, Allāhummaghfirlī.
Artinya: Mahasuci Engkau, ya Allah Tuhan kami dan segala puji bagi-Mu. Ya Allah, ampunilah aku.
4. Bacaan Sujud Sholat Keempat
Bacaan ini diriwayatkan oleh Imam Muslim dan dapat dibaca sebagai doa ketika sujud.
سُبُوحٌ قُدُّوسٌ رَبُّ الْمَلَائِكَةِ وَالرُّوحِ
Latin: Subbūḥun quddūs, rabbul-malā'ikati war-rūḥ.
Artinya: Maha Suci, Maha Kudus, Tuhan kami dan Tuhan para malaikat serta ruh (Jibril)
5. Bacaan Sujud Sholat Kelima
Bacaan ini diriwayatkan oleh Imam Muslim, Abu Dawud, An-Nasa'i, Tirmidzi, dan Ahmad. Doa ini berisi ungkapan ketundukan seorang hamba kepada Allah SWT.
اللَّهُمَّ لَكَ سَجَدْتُ وَبِكَ آمَنْتُ وَلَكَ أَسْلَمْتُ خَشَعَ لَكَ سَمْعِي وَبَصَرِي وَمُخَى وَعَظْمِي وَعَصَبِي
Latin: Allāhumma laka sajadtu wa bika āmantu wa laka aslamtu, khasha'a laka sam'ī wa baṣarī wa mukhkhī wa 'aẓmī wa 'aṣabī.
Artinya: Ya Allah, hanya kepada-Mu aku sujud, hanya kepada-Mu aku beriman, dan hanya kepada-Mu aku berserah diri. Kepada-Mu pula pendengaranku, penglihatanku, otakku, tulangku, dan sarafku tunduk.
Bacaan Sujud Lain dalam Islam
Selain sujud yang dilakukan dalam rangkaian sholat, Islam juga mengenal beberapa jenis sujud lain yang dapat diamalkan dalam kondisi tertentu. Setiap sujud memiliki tujuan dan ketentuan tersendiri, baik yang berkaitan dengan ibadah sholat maupun sebagai bentuk rasa syukur dan ketundukan kepada Allah SWT.
1. Sujud Sahwi
Sujud sahwi adalah sujud yang dilakukan ketika seseorang lupa dalam pelaksanaan sholat. Sujud ini disunahkan sebagai bentuk penyempurna ibadah apabila terjadi kekeliruan, seperti lupa jumlah rakaat atau meninggalkan bagian tertentu dalam sholat.
Rasulullah SAW juga pernah mengalami lupa dalam sholat. Hal ini dijelaskan dalam sebuah hadits berikut:
عَنْ عَبْدِ اللهِ قَالَ رَسُولُ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ إِنَّمَا أَنَا بَشَرٌ أَنْسَى كَمَا تَنْسَوْنَ فَإِذَا نَسِيْتُ فَذَكِّرُونِي رواه مسلم
Latin: An 'Abdillahi qāla rasūlullahi şallallahu 'alaihi wa sallama innamā anā basyarun ansa kama tansauna fa iza nasītu fażakkirūnī.
Artinya: Dari Abdullah, Rasulullah SAW, bersabda, "Aku ini hanyalah manusia biasa sebagaimana kalian lupa. Oleh karena itu, jika aku lupa maka ingatkanlah." (HR. Muslim)
Hadits tersebut menunjukkan bahwa sifat lupa merupakan hal yang manusiawi, sehingga Islam memberikan tuntunan sujud sahwi sebagai penyempurna sholat ketika terjadi kelupaan.
Adapun salah satu bacaan yang dapat dibaca ketika sujud sahwi adalah sebagai berikut:
سُبْحَانَ مَنْ لَأَيَنَامُ وَلَا يَسْهُو
Latin: "Subhaana man laa yanaamu wa laa yashuu."
Artinya: "Maha Suci Allah yang tidak pernah tidur dan tidak pernah lupa."
2. Sujud Tilawah
Sujud tilawah merupakan sujud yang dianjurkan ketika seorang muslim membaca atau mendengar ayat sajdah dalam Al-Qur'an. Sujud ini dilakukan sebagai bentuk ketundukan, pengagungan, dan penghormatan kepada Allah SWT atas firman-Nya.
Penjelasan mengenai sujud tilawah dapat ditemukan dalam buku 1/2 Jam Sehari Bisa Baca dan Hafal Al-Qur'an: Plus Tabel Ayat Mutasyabih (Mirip) & Rasm Utsmani (Kaidah Menulis Ayat Al-Qur'an) karya Ustadz Arif Rahman.
Dalam riwayat sahabat 'Ali bin Abi Thalib RA, disebutkan bahwa Rasulullah SAW membaca doa tertentu ketika melaksanakan sujud. Bacaan sujud tilawah yang dianjurkan antara lain sebagai berikut:
اللَّهُمَّ لَكَ سَجَدْتُ وَبِكَ آمَنْتُ وَلَكَ أَسْلَمْتُ سَجَدَ وَجْهِي لِلَّذِي خَلَقَهُ وَصَوَّرَهُ وَشَقَّ سَمْعَهُ وَبَصَرَهُ تَبَارَكَ اللَّهُ أَحْسَنُ الْخَالِقِينَ
Latin: Allahumma laka sajadtu, wa bika aamantu wa laka aslamtu, sajada wajhi lilladzi khalaqahu, wa shawwarahu, wa syaqqa sam'ahu wa basharahu, tabarakallahu ahsanul khaliqin.
Artinya: "Ya Allah, kepada-Mu aku bersujud, kepada-Mu aku beriman, dan kepada-Mu aku berserah diri. Wajahku bersujud kepada Zat yang menciptakannya, membentuknya, serta memberikan pendengaran dan penglihatannya. Mahasuci Allah, sebaik-baik Pencipta." (HR. Muslim)
Sujud tilawah disunahkan untuk dilakukan baik di dalam maupun di luar sholat. Pelaksanaannya dianjurkan dalam keadaan suci dari hadas dan menghadap kiblat. Sujud ini dapat diawali dari posisi berdiri maupun duduk, serta boleh dilakukan dengan atau tanpa takbiratul ihram.
Bagi seseorang yang belum menghafal doa sujud tilawah secara lengkap, ia tetap dapat melaksanakan sujud dengan membaca tasbih sebagaimana bacaan sujud dalam sholat, seperti Subhana Rabbiyal A'la.
3. Sujud Syukur
Dinukil dalam buku Fikih Madrasah Tsanawiyah Kelas VIII karya H. Ahmad Ahyar dan Ahmad Najibullah, sujud syukur merupakan bentuk ungkapan terima kasih seorang hamba kepada Allah SWT atas nikmat dan karunia yang telah diberikan. Sujud ini dilakukan sebagai wujud rasa syukur ketika memperoleh kabar gembira atau merasakan kenikmatan tertentu dalam kehidupan.
Salah satu hadits yang berkaitan dengan sujud syukur adalah sebagai berikut:
عَنْ أَبِي بَكْرَةَ أَنَّ النَّبِيَّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ كَانَ إِذَا أَتَاهُ أَمْرٌ يَسُرُّهُ أَوْ يُسَرُّ بِهِ خَرَّ سَاجِدًا شُكْرًا لِلَّهِ تَعَالَى رواه ابن ماجه
Latin: An Abi Bakrah annan-nabiyya şallallahu 'alaihi wa sallama kāna ižā atāhu amrun yasurruhu au yusarru bihi kharra sājidan syukran lillāhi ta 'älä.
Artinya: Dari Abu Bakrah, sesungguhnya Nabi SAW, apabila mendapatkan sesuatu yang disenangi atau diberi kabar yang menggembirakan, segeralah beliau tunduk bersujud sebagai tanda syukur kepada Allah Ta'ala. (HR. Ibnu Majah)
hadits tersebut menunjukkan bahwa Rasulullah SAW mencontohkan pelaksanaan sujud syukur ketika memperoleh kebahagiaan atau nikmat dari Allah SWT. Sujud ini menjadi salah satu bentuk ibadah yang mencerminkan ketundukan dan rasa syukur seorang hamba.
Ketika melaksanakan sujud syukur, dianjurkan membaca doa yang terdapat dalam Al-Qur'an Surah An-Nahl ayat 19. Selain itu, terdapat beberapa bacaan doa yang dapat diamalkan saat sujud syukur, di antaranya sebagai berikut:
سَجَدَ وَجْهِي لِلَّذِي خَلَقَهُ وَصَوَّرَهُ وَشَقَ سَمْعَهُ وَبَصَرَهُ تَبَارَكَ اللَّهُ أَحْسَنُ الْخَالِقِينَ رواه أبو داود والترمذي والنسائي
Latin: Sajada wajhī lillaži khalagahu wa sawwarahu wa syaqqa sam ahu wa başarahu tabārakallahu ahsanul khaliqin.
Artinya: Wajahku bersujud kepada Penciptanya, yang Membentuknya, yang Membentuk pendengaran dan penglihatannya. Mahasuci Allah sebaik-baik pencipta. (HR. Abu Daud, Tirmizi, dan An Nasa-i)
Selain doa tersebut, seseorang juga dapat membaca doa berikut ketika sujud syukur:
سُبْحَانَكَ اللَّهُمَّ رَبَّنَا وَبِحَمْدِكَ، اللَّهُمَّ اغْفِرْ لِي
Latin: Subhānakallahumma rabbanā wa bihamdika, allahummagfirli.
Artinya: Mahasuci Engkau Ya Allah Pemelihara kami, lagi Maha Terpuji, ampunilah bagi kami.
(inf/inf)












































Komentar Terbanyak
Arab Saudi Resmi Tetapkan Idul Fitri 20 Maret 2026
Apakah Nanti Malam Takbiran? Ini Prediksinya
Hasil Sidang Isbat Lebaran Idul Fitri 2026 Diumumkan Jam Berapa?