Bolehkah Membaca Ayat Kursi Tanpa Wudhu?

Bolehkah Membaca Ayat Kursi Tanpa Wudhu?

Anisa Rizki Febriani - detikHikmah
Rabu, 14 Jan 2026 18:30 WIB
Bolehkah Membaca Ayat Kursi Tanpa Wudhu?
Ilustrasi membaca Ayat Kursi (Foto: Getty Images/iStockphoto/LV4260)
Jakarta -

Ayat Kursi adalah salah satu bacaan dalam Al-Qur'an yang memiliki banyak keutamaan. Karenanya muslim dianjurkan untuk mengamalkan bacaan ini.

Ali Akbar bin Aqil dalam bukunya 5 Amalan Penyuci Hati menyebut Ayat Kursi jadi ayat yang paling agung. Hal ini sesuai dengan hadits Nabi Muhammad SAW dari Asma binti Yazid.

"Di dalam dua ayat ini, 'Allahu la ilaha illa huwal hayyul qayyum, dan 'Alif lam mim. Allahu la ilaha illa huwal hayyul-qayyum', terdapat asma Allah yang agung." (HR Ahmad)

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Bacaan Ayat Kursi diambil dari surah Al Baqarah ayat 255. Allah SWT berfirman,

ŲąŲ„Ų„Ų‘ŲŽŲ‡Ų Ų„ŲŽØ§Ų“ ØĨŲŲ„ŲŽŲ°Ų‡ŲŽ ØĨŲŲ„Ų‘ŲŽØ§ Ų‡ŲŲˆŲŽ ŲąŲ„Ų’Ø­ŲŽŲ‰Ų‘Ų ŲąŲ„Ų’Ų‚ŲŽŲŠŲ‘ŲŲˆŲ…Ų ۚ Ų„ŲŽØ§ ØĒŲŽØŖŲ’ØŽŲØ°ŲŲ‡ŲÛĨ ØŗŲŲ†ŲŽØŠŲŒ ŲˆŲŽŲ„ŲŽØ§ Ų†ŲŽŲˆŲ’Ų…ŲŒ ۚ Ų„Ų‘ŲŽŲ‡ŲÛĨ Ų…ŲŽØ§ ؁ؐ؉ ŲąŲ„ØŗŲ‘ŲŽŲ…ŲŽŲ°ŲˆŲŽŲ°ØĒؐ ŲˆŲŽŲ…ŲŽØ§ ؁ؐ؉ ŲąŲ„Ų’ØŖŲŽØąŲ’Øļؐ ۗ Ų…ŲŽŲ† Ø°ŲŽØ§ ŲąŲ„Ų‘ŲŽØ°ŲŲ‰ ŲŠŲŽØ´Ų’ŲŲŽØšŲ ØšŲŲ†Ø¯ŲŽŲ‡ŲÛĨŲ“ ØĨŲŲ„Ų‘ŲŽØ§ Ø¨ŲØĨŲØ°Ų’Ų†ŲŲ‡ŲÛĻ Ûš ŲŠŲŽØšŲ’Ų„ŲŽŲ…Ų Ų…ŲŽØ§ Ø¨ŲŽŲŠŲ’Ų†ŲŽ ØŖŲŽŲŠŲ’Ø¯ŲŲŠŲ‡ŲŲ…Ų’ ŲˆŲŽŲ…ŲŽØ§ ØŽŲŽŲ„Ų’ŲŲŽŲ‡ŲŲ…Ų’ ۖ ŲˆŲŽŲ„ŲŽØ§ ŲŠŲØ­ŲŲŠØˇŲŲˆŲ†ŲŽ Ø¨ŲØ´ŲŽŲ‰Ų’ØĄŲ ؅ؑؐ؆ؒ ØšŲŲ„Ų’Ų…ŲŲ‡ŲÛĻŲ“ ØĨŲŲ„Ų‘ŲŽØ§ Ø¨ŲŲ…ŲŽØ§ Ø´ŲŽØ§Ų“ØĄŲŽ ۚ ŲˆŲŽØŗŲØšŲŽ ŲƒŲØąŲ’ØŗŲŲŠŲ‘ŲŲ‡Ų ŲąŲ„ØŗŲ‘ŲŽŲ…ŲŽŲ°ŲˆŲŽŲ°ØĒؐ ŲˆŲŽŲąŲ„Ų’ØŖŲŽØąŲ’ØļŲŽ ۖ ŲˆŲŽŲ„ŲŽØ§ ŲŠŲŽŲ€Ų”ŲŲˆØ¯ŲŲ‡ŲÛĨ Ø­ŲŲŲ’Ø¸ŲŲ‡ŲŲ…ŲŽØ§ ۚ ŲˆŲŽŲ‡ŲŲˆŲŽ ŲąŲ„Ų’ØšŲŽŲ„ŲŲ‰Ų‘Ų ŲąŲ„Ų’ØšŲŽØ¸ŲŲŠŲ…Ų

ADVERTISEMENT

Allāhu lā ilāha illā huw, al-á¸Ĩayyul-qayyáģĨm, lā ta`khuÅŧuháģĨ sinatuw wa lā na`áģĨm, laháģĨ mā fis-samāwāti wa mā fil-arḍ, man ÅŧallaÅŧÄĢ yasyfa'u 'indahÅĢ illā bi`iÅŧnih, ya'lamu mā baina aidÄĢhim wa mā khalfahum, wa lā yuá¸ĨÄĢáš­áģĨna bisyai`im min 'ilmihÄĢ illā bimā syā`, wasi'a kursiyyuhus-samāwāti wal-arḍ, wa lā ya`áģĨduháģĨ á¸Ĩifáē“uhumā, wa huwal-'aliyyul-'aáē“ÄĢm

Artinya: Allah, tidak ada Tuhan (yang berhak disembah) melainkan Dia Yang Hidup kekal lagi terus menerus mengurus (makhluk-Nya); tidak mengantuk dan tidak tidur. Kepunyaan-Nya apa yang di langit dan di bumi. Tiada yang dapat memberi syafa'at di sisi Allah tanpa izin-Nya? Allah mengetahui apa-apa yang di hadapan mereka dan di belakang mereka, dan mereka tidak mengetahui apa-apa dari ilmu Allah melainkan apa yang dikehendaki-Nya. Kursi Allah meliputi langit dan bumi. Dan Allah tidak merasa berat memelihara keduanya, dan Allah Maha Tinggi lagi Maha Besar.

Dalam Islam, muslim dianjurkan berwudhu sebelum membaca Al-Qur'an termasuk Ayat Kursi sebagai adab terhadap kitab suci. Lalu bolehkah membaca Ayat Kursi tanpa berwudhu?

Hukum Membaca Ayat Kursi Tanpa Wudhu

Menurut buku Dialog Lintas Mazhab Fiqh Ibadah dan Muamalah yang disusun Asmaji Muchtar, muslim boleh membaca Al-Qur'an tanpa wudhu selama tidak menyentuh mushafnya. Misalnya, membaca hafalan surah atau murojaah, seperti mengamalkan Ayat Kursi tanpa menyentuh mushafnya.

Bisa juga membaca Al-Qur'an lewat gadget ponsel, tablet dan semacamnya. Ulama fikih Syaikh Khalid Al Musyaiqih melalui buku Selalu Ada Jalan susunan Ninih Muhmainnah menyebut aplikasi Al-Qur'an digital tidak dihukumi sebagai mushaf sehingga boleh membacanya meski belum berwudhu.

Hal senada disebutkan oleh Ahli Fiqih Ustazah Aini Aryani melalui kajian Khazanah TRANS 7. Dia mengatakan perkara tersebut dibagi ke dalam dua jenis, keadaan hadats besar dan kecil. Kebolehan berlaku bagi yang berhadats kecil.

"Kalau berhadats besar, tidak boleh melafadzkan Al-Qur'an atau menyentuhnya. Tapi dalam keadaan berhadats kecil, boleh melafadzkan Al Quran tetapi tidak boleh menyentuhnya. Misalnya, hafalan atau muroja'ah," terangnya, dikutip dari YouTube Khazanah TRANS7 Official, Rabu (14/1/2026).

Menurut Ustazah Aini Aryani, tak ada larangan menyentuh Al-Qur'an digital di ponsel tanpa didahului berwudhu. Dia menilai pelarangan berlaku pada mushaf Al-Qur'an bagi orang yang berhadats besar.

Buya Yahya dalam ceramahnya juga menyebut hal demikian. Dia menjelaskan orang yang berhadats kecil belum berwudhu maka boleh membaca Al-Qur'an, tapi tidak boleh memegang mushafnya.

"Hadats besar Anda junub jelas nggak boleh, tapi kalau orang berhadats kecil tidak punya wudhu Anda boleh membaca Al-Qur'an yang nggak boleh memegang Al-Qur'an," katanya dalam YouTube Al Bahjah TV. detikHikmah telah mendapat izin mengutip channel tersebut.

Dengan begitu, dapat disimpulkan muslim boleh membaca Ayat Kursi meski belum wudhu tanpa memegang mushaf Al-Qur'an. Jika ingin memegang mushafnya, maka hendaknya berwudhu terlebih dahulu karena menjadi adab terhadap kitab suci.

Wallahu a'lam.




(aeb/lus)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads