Dalam ajaran Islam, hati (qalb) memiliki kedudukan yang sangat penting. Rasulullah SAW bersabda:
"Ketahuilah bahwa dalam tubuh ada segumpal daging. Jika ia baik, maka baiklah seluruh tubuh. Jika ia rusak, maka rusaklah seluruh tubuh. Ketahuilah, itu adalah hati." (HR. Bukhari dan Muslim)
Mengutip buku Pergilah ke Dalam Diri Sendiri untuk Mengenal Allah karya Labib Syarief, hati adalah raja atau pengatur stabilitas bagi seluruh anggota tubuh manusia.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Hati adalah pusat iman dan ketaatan. Namun, hati juga bisa dipenuhi dengan penyakit yang berbahaya. Penyakit hati bukanlah sakit fisik, melainkan sifat buruk yang merusak iman, menjauhkan dari Allah SWT, dan mendekatkan pada dosa.
Penyakit Hati
Menurut Imam al-Ghazali dalam kitab Bidayat al-Hidayah, dijelaskan bahwa ada penyakit hati yang buruk dan jahat. Penyakit hati yang buruk tersebut adalah hasad, riya dan ujub. Namun, masih ada lagi deretan penyakit hati lainnya yang bisa merusak keimanan.
Berikut adalah sembilan penyakit hati yang harus diwaspadai:
1. Riya (Pamer Ibadah)
Riya adalah melakukan ibadah dengan tujuan ingin dipuji manusia, bukan ikhlas karena Allah SWT. Amal yang tercampur riya tidak akan diterima di sisi-Nya. Allah berfirman dalam surat Al-Maun ayat 4-7:
ŲŲŲŲŲŲŲŲ ŲŲŲŲŲ ŲØĩŲŲŲŲŲŲŲ (4) اŲŲŲØ°ŲŲŲŲ ŲŲŲ Ų ØšŲŲŲ ØĩŲŲŲØ§ØĒŲŲŲŲ Ų ØŗŲØ§ŲŲŲŲŲ (5) اŲŲŲØ°ŲŲŲŲ ŲŲŲ Ų ŲŲØąŲØ§ØĄŲŲŲŲ (6)
"Maka celakalah bagi orang-orang yang shalat, yaitu orang-orang yang lalai dari shalatnya, orang yang berbuat riya'.
2. Ujub (Bangga Diri)
Ujub adalah merasa kagum dan bangga pada diri sendiri atas amal, ilmu, atau kekayaan yang dimiliki. Padahal semua nikmat berasal dari Allah. Rasulullah SAW bersabda:
"Tiga hal yang membinasakan: sifat kikir yang ditaati, hawa nafsu yang diikuti, dan ujub seseorang terhadap dirinya sendiri." (HR. Thabrani)
Orang yang ujub merasa tidak butuh pertolongan Allah, sehingga imannya bisa melemah.
3. Hasad (Dengki)
Hasad adalah iri terhadap nikmat orang lain dan berharap nikmat itu hilang darinya. Penyakit ini pertama kali muncul pada Iblis yang dengki kepada Nabi Adam. Rasulullah SAW bersabda:
"Janganlah kalian saling hasad, jangan saling membenci, dan jangan saling membelakangi. Jadilah kalian hamba-hamba Allah yang bersaudara." (HR. Bukhari dan Muslim)
Hasad bisa menghancurkan persaudaraan dan mengikis pahala kebaikan.
4. Takabbur (Sombong)
Sombong adalah menolak kebenaran dan merendahkan orang lain. Rasulullah SAW bersabda:
"Tidak akan masuk surga orang yang di dalam hatinya terdapat kesombongan sebesar biji sawi."
(HR. Muslim)
Kesombongan adalah sifat Iblis yang menolak perintah Allah SWT untuk sujud kepada Adam.
5. Cinta Dunia Berlebihan
Hati yang terlalu cinta dunia akan melupakan akhirat. Rasulullah SAW mengingatkan:
"Cinta dunia adalah pangkal segala kesalahan." (HR. Baihaqi)
Harta, jabatan, dan kesenangan duniawi bukanlah tujuan utama hidup, melainkan ujian. Jika terlalu mencintainya, iman akan terkikis.
6. Lalai dari Zikir dan Ibadah
Hati yang jauh dari mengingat Allah menjadi keras dan gelap. Allah SWT berfirman dalam Surat Thaha ayat 124,
ŲŲŲ ŲŲŲ ØŖŲØšŲØąŲØļŲ ØšŲŲ Ø°ŲŲŲØąŲŲ ŲŲØĨŲŲŲŲ ŲŲŲŲÛĨ Ų ŲØšŲŲØ´ŲØŠŲ ØļŲŲŲŲØ§ ŲŲŲŲØŲØ´ŲØąŲŲŲÛĨ ŲŲŲŲŲ Ų ŲąŲŲŲŲŲŲŲ°Ų ŲØŠŲ ØŖŲØšŲŲ ŲŲŲ°
Artinya: Dan barangsiapa berpaling dari peringatan-Ku, maka sesungguhnya baginya penghidupan yang sempit, dan Kami akan menghimpunkannya pada hari kiamat dalam keadaan buta".
Kelalaian membuat hati mudah dikuasai hawa nafsu dan godaan syaitan.
7. Dendam
Menyimpan dendam akan menutup pintu kebaikan. Allah memerintahkan hamba-Nya untuk memaafkan dan menahan amarah. Firman Allah dalam surat Ali 'Imran ayat 134,
ŲąŲŲŲØ°ŲŲŲŲ ŲŲŲŲŲŲŲŲŲŲ ŲŲŲ ŲąŲØŗŲŲØąŲŲØ§ŲØĄŲ ŲŲŲąŲØļŲŲØąŲŲØ§ŲØĄŲ ŲŲŲąŲŲŲŲŲ°Ø¸ŲŲ ŲŲŲŲ ŲąŲŲØēŲŲŲØ¸Ų ŲŲŲąŲŲØšŲاŲŲŲŲŲ ØšŲŲŲ ŲąŲŲŲŲØ§ØŗŲ Û ŲŲŲąŲŲŲŲŲŲ ŲŲØŲØ¨ŲŲ ŲąŲŲŲ ŲØŲØŗŲŲŲŲŲŲ
Artinya: (yaitu) orang-orang yang menafkahkan (hartanya), baik di waktu lapang maupun sempit, dan orang-orang yang menahan amarahnya dan memaafkan (kesalahan) orang. Allah menyukai orang-orang yang berbuat kebajikan.
Dendam hanya menambah kebencian, mengotori hati, dan menjauhkan dari kasih sayang Allah.
8. Munafik
Munafik adalah penyakit hati yang sangat berbahaya karena menipu diri sendiri dan orang lain. Allah berfirman dalam surat An-Nisa ayat 142,
ØĨŲŲŲŲ ŲąŲŲŲ ŲŲŲŲ°ŲŲŲŲŲŲŲ ŲŲØŽŲŲ°Ø¯ŲØšŲŲŲŲ ŲąŲŲŲŲŲŲ ŲŲŲŲŲŲ ØŽŲŲ°Ø¯ŲØšŲŲŲŲ Ų ŲŲØĨŲØ°Ųا ŲŲØ§Ų ŲŲŲØ§Û ØĨŲŲŲŲ ŲąŲØĩŲŲŲŲŲŲ°ØŠŲ ŲŲØ§Ų ŲŲØ§Û ŲŲØŗŲاŲŲŲŲ° ŲŲØąŲØ§ŲØĄŲŲŲŲ ŲąŲŲŲŲØ§ØŗŲ ŲŲŲŲØ§ ŲŲØ°ŲŲŲØąŲŲŲŲ ŲąŲŲŲŲŲŲ ØĨŲŲŲŲØ§ ŲŲŲŲŲŲŲØ§
Artinya: Sesungguhnya orang-orang munafik itu menipu Allah, dan Allah akan membalas tipuan mereka. Dan apabila mereka berdiri untuk shalat mereka berdiri dengan malas. Mereka bermaksud riya (dengan shalat) di hadapan manusia. Dan tidaklah mereka menyebut Allah kecuali sedikit sekali.
Munafik memiliki ciri: berdusta, mengingkari janji, dan berkhianat. Sifat ini bisa menghancurkan iman hingga ke akar-akarnya.
9. Putus Asa dari Rahmat Allah
Putus asa membuat seseorang kehilangan harapan akan ampunan Allah. Padahal, Allah Maha Pengampun dan Maha Penyayang. Allah menegaskan dalam surat Az-Zumar ayat 53,
Û ŲŲŲŲ ŲŲŲ°ØšŲØ¨ŲادŲŲŲ ŲąŲŲŲØ°ŲŲŲŲ ØŖŲØŗŲØąŲŲŲŲØ§Û ØšŲŲŲŲŲ°Ų ØŖŲŲŲŲØŗŲŲŲŲ Ų ŲŲØ§ ØĒŲŲŲŲŲØˇŲŲØ§Û Ų ŲŲ ØąŲŲØŲŲ ŲØŠŲ ŲąŲŲŲŲŲŲ Û ØĨŲŲŲŲ ŲąŲŲŲŲŲŲ ŲŲØēŲŲŲØąŲ ŲąŲØ°ŲŲŲŲŲØ¨Ų ØŦŲŲ ŲŲØšŲا Û ØĨŲŲŲŲŲŲÛĨ ŲŲŲŲ ŲąŲŲØēŲŲŲŲØąŲ ŲąŲØąŲŲØŲŲŲ Ų
Artinya: Katakanlah: "Hai hamba-hamba-Ku yang malampaui batas terhadap diri mereka sendiri, janganlah kamu berputus asa dari rahmat Allah. Sesungguhnya Allah mengampuni dosa-dosa semuanya. Sesungguhnya Dialah Yang Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.
(dvs/lus)












































Komentar Terbanyak
Arab Saudi Resmi Tetapkan Idul Fitri 20 Maret 2026
Apakah Nanti Malam Takbiran? Ini Prediksinya
Hasil Sidang Isbat Lebaran Idul Fitri 2026 Diumumkan Jam Berapa?