Dzikir petang adalah amalan yang dianjurkan untuk dilakukan menjelang matahari terbenam. Dzikir ini bisa membuat hati lebih tenang dan membantu melindungi diri dari hal-hal buruk di malam hari. Dalam Al-Qur'an surah Al-Baqarah ayat 152 Allah SWT berfirman,
ŲŲØ§Ø°ŲŲŲØąŲŲŲŲŲŲŲŲ Ø§ŲØ°ŲŲŲØąŲŲŲŲ Ų ŲŲØ§Ø´ŲŲŲØąŲŲŲØ§ ŲŲŲŲ ŲŲŲŲØ§ ØĒŲŲŲŲŲØąŲŲŲŲŲ āŖ
Arab latin: FaÅŧkurÅĢnÄĢ aÅŧkurkum wasykurÅĢ lÄĢ wa lÄ takfurÅĢn(i).
Artinya: Maka, ingatlah kepada-Ku, Aku pun akan ingat kepadamu. Bersyukurlah kepada-Ku dan janganlah kamu ingkar kepada-Ku.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ayat ini mengingatkan bahwa Allah akan selalu mengingat hamba-Nya yang mau mengingat-Nya. Membaca dzikir petang adalah salah satu cara mudah untuk tetap dekat dengan Allah di akhir hari.
Bacaan Dzikir Petang
Dari buku Koleksi Lengkap Dzikir Pagi Petang susunan Ustad Abdul Wahhab, berikut bacaan dzikir petang.
1. Membaca Ayat Kursi
اŲŲŲŲŲ°ŲŲ ŲŲØ§Ų اŲŲŲ°ŲŲ Ø§ŲŲŲŲØ§ ŲŲŲŲÛ Ø§ŲŲŲØŲŲŲŲ Ø§ŲŲŲŲŲŲŲŲŲŲ Ų ÛÛ ŲŲØ§ ØĒŲØŖŲØŽŲØ°ŲŲŲ ØŗŲŲŲØŠŲ ŲŲŲŲŲØ§ ŲŲŲŲŲ ŲÛ ŲŲŲŲ Ų ŲØ§ ŲŲŲ Ø§ŲØŗŲŲŲ Ų°ŲŲ°ØĒŲ ŲŲŲ ŲØ§ ŲŲŲ Ø§ŲŲØ§ŲØąŲØļŲÛ Ų ŲŲŲ Ø°ŲØ§ اŲŲŲØ°ŲŲŲ ŲŲØ´ŲŲŲØšŲ ØšŲŲŲØ¯ŲŲŲŲ Ø§ŲŲŲŲØ§ Ø¨ŲØ§ŲذŲŲŲŲŲÛ ŲŲØšŲŲŲŲ Ų Ų ŲØ§ بŲŲŲŲŲ Ø§ŲŲŲØ¯ŲŲŲŲŲŲ Ų ŲŲŲ ŲØ§ ØŽŲŲŲŲŲŲŲŲ ŲÛ ŲŲŲŲØ§ ŲŲØŲŲŲØˇŲŲŲŲŲ Ø¨ŲØ´ŲŲŲØĄŲ Ų ŲŲŲŲ ØšŲŲŲŲ ŲŲŲŲ Ø§ŲŲŲŲØ§ بŲŲ ŲØ§ Ø´ŲØ§Û¤ØĄŲÛ ŲŲØŗŲØšŲ ŲŲØąŲØŗŲŲŲŲŲŲ Ø§ŲØŗŲŲŲ Ų°ŲŲ°ØĒŲ ŲŲØ§ŲŲØ§ŲØąŲØļŲÛ ŲŲŲŲØ§ ŲŲŲŲŲŲŲØ¯ŲŲŲ ØŲŲŲØ¸ŲŲŲŲ ŲØ§Û ŲŲŲŲŲŲ Ø§ŲŲØšŲŲŲŲŲŲ Ø§ŲŲØšŲظŲŲŲŲ Ų ŲĸŲĨŲĨ
Allahu laa ilaa haillaa huwa hayyul qoyyuum, laa ta'khudzu sinatuu wa laa naum, lahuu maa fissamaawaati wamaa fil ardhi, mandzalladzii yasyfa'u 'indahu illaa bi'idznihi ya'lamu maa baina aidiihim wa maa khalfahum, wa laa yukhiithuuna bi syai'im min 'ilmihi illa bi maa syaa', wa si'a kursiyyuhus samaawaati wal ardhi, wa laa yaudhuhu hifdzu humaa wa huwal aliyyul 'adhiim.
Artinya: "Allah tidak ada Ilah (yang berhak diibadahi dengan benar) melainkan Dia Yang Hidup Kekal lagi terus menerus mengurus (makhluk-Nya); tidak mengantuk dan tidak tidur. Kepunyaan-Nya apa yang ada di langit dan di bumi. Tidak ada yang dapat memberi syafa'at di sisi Allah tanpa izin-Nya. Allah mengetahui apa-apa yang (berada) dihadapan mereka, dan dibelakang mereka dan mereka tidak mengetahui apa-apa dari Ilmu Allah melainkan apa yang dikehendaki-Nya. Kursi Allah meliputi langit dan bumi. Dan Allah tidak merasa berat memelihara keduanya, Allah Mahatinggi lagi Mahabesar." (QS Surah Al Baqarah: 255)
2. Membaca Surah Al Ikhlas 3 Kali
ŲŲŲŲ ŲŲŲŲ Ø§ŲŲŲŲ°ŲŲ Ø§ŲØŲØ¯ŲÛ ŲĄ اŲŲŲŲŲ°ŲŲ Ø§ŲØĩŲŲŲ ŲØ¯ŲÛ Ųĸ ŲŲŲ Ų ŲŲŲŲØ¯Ų ŲŲŲŲŲ Ų ŲŲŲŲŲŲØ¯ŲÛ ŲŖ ŲŲŲŲŲ Ų ŲŲŲŲŲŲ ŲŲŲŲŲ ŲŲŲŲŲŲØ§ Ø§ŲØŲØ¯Ų āŖ Ų¤
Qul huwa allahu ahad, allahus shamad, lam yalid wa lam yuulad, wa lam ya kullahu kufuwan ahad.
Artinya: "Katakanlah, Dia-lah Allah Yang Maha Esa. Allah adalah (Rabb) yang segala sesuatu bergantung kepada-Nya. Dia tidak beranak dan tidak pula diperanakkan. Dan tidak ada seorang pun yang setara dengan-Nya."
3. Membaca Surah Al Falaq 3 Kali
ŲŲŲŲ Ø§ŲØšŲŲŲØ°Ų Ø¨ŲØąŲبŲŲ Ø§ŲŲŲŲŲŲŲŲÛ ŲĄ Ų ŲŲŲ Ø´ŲØąŲŲ Ų ŲØ§ ØŽŲŲŲŲŲÛ Ųĸ ŲŲŲ ŲŲŲ Ø´ŲØąŲŲ ØēŲØ§ØŗŲŲŲ Ø§ŲØ°Ųا ŲŲŲŲØ¨ŲÛ ŲŖ ŲŲŲ ŲŲŲ Ø´ŲØąŲŲ Ø§ŲŲŲŲŲŲŲ°ØĢŲ°ØĒŲ ŲŲŲ Ø§ŲŲØšŲŲŲØ¯ŲÛ Ų¤ ŲŲŲ ŲŲŲ Ø´ŲØąŲŲ ØŲØ§ØŗŲØ¯Ų Ø§ŲØ°Ųا ØŲØŗŲØ¯Ų āŖ ŲĨ
Qul a'uudzu birabbil falaq, min syarri maa khalaq, wa min syarri ghaasiqin idza waqab, wa min syarrin naffathaati fil 'uqad, wa min syarri haasidin idza hasad.
Artinya: Katakanlah: "Aku berlindung kepada Rabb Yang menguasai (waktu) Subuh dari kejahatan makhluk Nya. Dan dari kejahatan malam apabila telah gelap gulita. Dan dari kejahatan wanita-wanita tukang sihir yang menghembus pada buhul-buhul. Serta dari kejahatan orang yang dengki apabila dia dengki."
4. Membaca Surah An Nas 3 Kali
ŲŲŲŲ Ø§ŲØšŲŲŲØ°Ų Ø¨ŲØąŲبŲŲ Ø§ŲŲŲŲØ§ØŗŲÛ ŲĄ Ų ŲŲŲŲŲ Ø§ŲŲŲŲØ§ØŗŲÛ Ųĸ اŲŲŲ°ŲŲ Ø§ŲŲŲŲØ§ØŗŲÛ ŲŖ Ų ŲŲŲ Ø´ŲØąŲŲ Ø§ŲŲŲŲØŗŲŲŲØ§ØŗŲ ÛÛ Ø§ŲŲØŽŲŲŲŲØ§ØŗŲÛ Ų¤ اŲŲŲØ°ŲŲŲ ŲŲŲŲØŗŲŲŲØŗŲ ŲŲŲŲ ØĩŲØ¯ŲŲŲØąŲ اŲŲŲŲØ§ØŗŲÛ ŲĨ Ų ŲŲŲ Ø§ŲŲØŦŲŲŲŲØŠŲ ŲŲØ§ŲŲŲŲØ§ØŗŲ āŖ ŲĻ
Qul a'uudzu bi rabbin naas, malikin naas, ilahinaas, min syarril waswaasil khannaas, alladzii yuwaswisu fii shuduurin naas, minal jinnati wannaas.
Artinya: "Katakanlah, 'Aku berlindung kepada Rabb (yang memelihara dan menguasai) manusia. Raja manusia. Sembahan (Ilah) manusia. Dari kejahatan (bisikan) setan yang biasa bersembunyi. Yang membisikkan (kejahatan) ke dalam dada-dada manusia. Dari golongan jin dan manusia'."
5. Bacaan Dzikir Petang
ØŖŲŲ ŲØŗŲŲŲŲŲØ§ ŲŲØŖŲŲ ŲØŗŲŲ Ø§ŲŲŲ ŲŲŲŲŲ ŲŲŲŲØ ŲŲØ§ŲŲØŲŲ ŲØ¯Ų ŲŲŲŲØ ŲŲØ§ ØĨŲŲŲŲŲ ØĨŲŲØ§ŲŲ Ø§ŲŲŲŲ ŲŲØŲØ¯ŲŲŲ ŲØ§Ų Ø´ŲØąŲŲŲŲ ŲŲŲŲØ ŲŲŲŲ Ø§ŲŲŲ ŲŲŲŲŲ ŲŲŲŲŲŲ Ø§ŲŲØŲŲ ŲØ¯ŲØ ŲŲŲŲŲŲ ØšŲŲŲŲ ŲŲŲŲŲ Ø´ŲŲŲØĄŲ ŲŲØ¯ŲŲØąŲØ ØąŲØ¨ŲŲ ØŖŲØŗŲØŖŲŲŲŲŲ ØŽŲŲŲØąŲ Ų ŲØ§ ŲŲŲ ŲŲØ°ŲŲŲ Ø§ŲŲŲŲŲŲŲŲØŠŲ ŲŲØŽŲŲŲØąŲ Ų ŲØ§ Ø¨ŲØšŲدŲŲŲØ§Ø ŲŲØŖŲØšŲŲØ°ŲبŲŲŲ Ų ŲŲŲ Ø´ŲØąŲŲ Ų ŲØ§ ŲŲŲ ŲŲØ°ŲŲŲ Ø§ŲŲŲŲŲŲŲŲØŠŲ ŲŲØ´ŲØąŲŲ Ų ŲØ§ Ø¨ŲØšŲدŲŲŲØ§Ø ØąŲØ¨ŲŲ ØŖŲØšŲŲØ°ŲبŲŲŲ Ų ŲŲŲ Ø§ŲŲŲŲØŗŲŲŲ ŲŲØŗŲŲØĄŲ اŲŲŲŲØ¨ŲØąŲØ ØąŲØ¨ŲŲ ØŖŲØšŲŲØ°ŲبŲŲŲ Ų ŲŲŲ ØšŲØ°ŲØ§Ø¨Ų ŲŲŲ Ø§ŲŲŲŲØ§ØąŲ ŲŲØšŲØ°ŲØ§Ø¨Ų ŲŲŲ Ø§ŲŲŲŲØ¨Ų
Arab latin: Amsaynaa wa amsal mulku lillah walhamdulillah, laa ilaha illallah wahdahu laa syarika lah, lahul mulku walahul hamdu wa huwa 'ala kulli syai-in qodir.
Robbi as-aluka khoiro maa fii hadzihil lailah wa khoiro maa ba'dahaa, wa a'udzu bika min syarri maa fii hadzihil lailah wa syarri maa ba'dahaa.
Robbi a'udzu bika minal kasali wa suu-il kibar. Robbi a'udzu bika min 'adzabin fin naari wa 'adzabin fil qobri.
Artinya: "Kami telah memasuki waktu petang dan kerajaan hanya milik Allah, segala puji bagi Allah.
Tidak ada ilah (yang berhak disembah) kecuali Allah semata, tiada sekutu bagi-Nya. Milik Allah kerajaan dan bagi-Nya pujian. Dia-lah Yang Mahakuasa atas segala sesuatu.
Wahai Rabbku, aku mohon kepada-Mu kebaikan di malam ini dan kebaikan sesudahnya. Aku berlindung kepada-Mu dari kejahatan malam ini dan kejahatan sesudahnya.
Wahai Rabbku, aku berlindung kepada-Mu dari kemalasan dan kejelekan di hari tua. Wahai Rabbku, aku berlindung kepada-Mu dari siksaan di neraka dan siksaan di kubur."
6. Bacaan Doa Penutup Dzikir Petang
Ø§ØŗØĒØēŲØą Ø§ŲŲŲ ØØ§ØŗØĒØēŲØą Ø§ŲŲŲ Ø§ØŗØĒØēŲØą Ø§ŲŲŲ
اŲŲŲŲ
Ø§ŲØĒ Ø§ŲØŗŲاŲ
Ų Ų
ŲŲ Ø§ŲØŗŲاŲ
ØĒØ¨Ø§ØąŲØĒ ŲØ§ ذا Ø§ŲØŦŲØ§Ų Ų Ø§ŲØ§ŲØąØ§Ų
ŲØ§Ø§ŲŲ Ø§ŲØ§ اŲŲŲ ŲØØ¯Ų ŲØ§ Ø´ØąŲŲ ŲŲ. ŲŲ Ø§ŲŲ
ŲŲ ŲŲŲ Ø§ŲØŲ
د ŲŲŲ ØšŲŲ ŲŲ Ø´ŲØĄŲ ŲØ¯ŲØą. اŲŲŲŲ
ŲØ§Ų
Ø§ŲØš ŲŲ
ا Ø§ØšØˇŲØĒ ŲŲØ§ Ų
ØšØˇŲ ŲŲ
ا Ų
ŲØšØĒ ŲŲØ§ ŲŲب𠨰 Ø§ŲØŦد Ų
ŲŲ Ø§ŲØŦد
.
ŲØ§ اŲŲ Ø§ŲŲŲ ŲØØ¯Ų ŲØ§ Ø´ØąŲŲ ŲŲ Ø ŲŲŲ Ø§ŲØŲ Ø¯ ŲŲŲ ØšŲŲ ŲŲ Ø´ŲØĄŲ ŲØ¯ŲØąØ ŲØ§ ØŲŲ ŲŲØ§ ŲŲØŠ Ø§ŲØ§ باŲŲŲ Ø ŲØ§Ø§ŲŲ Ø§ŲØ§ اŲŲŲ ŲŲØ§ ب𨍨¯ Ø§ŲØ§ Ø§ŲØ§Ų Ø ŲŲ Ø§ŲŲØšŲ ØŠ ŲŲŲ Ø§ŲŲØļŲ ŲŲŲ Ø§ŲØĢŲØ§ØĄ Ø§ŲØØŗŲŲØ ŲØ§Ø§ŲŲ Ø§ŲØ§ اŲŲŲ Ų ØŽŲØĩŲŲ ŲŲ Ø§ŲØ¯ŲŲ ŲŲŲ ŲØąŲ اŲŲØ§ŲØąŲŲ ŲØ§ ØĸŲŲ ØĨŲØ§ اŲŲŲ ŲØØ¯Ų ŲØ§ Ø´ØąŲŲ ŲŲ Ø ŲŲ Ø§ŲŲ ŲŲ ŲŲŲ Ø§ŲØŲ Ø¯ ŲØŲŲ ŲŲŲ ŲØĒ ŲŲŲ ØšŲŲ ŲŲ Ø´ŲØĄŲ ŲØ¯ŲØą
Arab latin: Astaghfirullah, Astaghfirullah, Astaghfirullah, Allahuma anta salam wa minka salam tabaroqta Yaa Dzal jalali wal ikram.
Laa ilaha illallah wahdahu laa syarika lahu, lahul mulku wa lahul hamdu wahuwa ala kulli syaiin qodir. Allahuma laa maania lima a'thoita wa laa mu'thii limaaa mana'ta wa laaa yanfa'u dzal jaddi minkal jaddu.
Laa ilaha illallah wahdahu laa syarika lahu, lahul mulku wa lahul hamdu wahuwa ala kulli syaiin qodir. Laa haula wa laa quwwata illa billah.
Laa illaha illallah wa laa na'budu illa iyyahu. Lahu na'matu wa lahul fadhlu wa lhu tsanaaul husna. Laaa ilaaha illallah mukhlishina lahuddin walau karihal kaafiruuna.
Artinya: "Aku memohon ampun kepada Allah (3X), Ya Allah, Engkau Maha Sejahtera, dan dari-Mulah kesejahteraan, Maha Suci Engkau wahai Rabb pemilik keagungan dan kemuliaan.
Tidak ada illah yang berhak diibadahi dengan benar melainkan hanya Allah saja, tidak ada sekutu bagi-Nya segala pujian dan Dia Maha Kuasa atas segala sesuatu.
Ya Allah tidak ada yang dapat mencegah apa yang Engkau beri, dan tidak ada yang dapat memberi apa yang engkau cegah. Tidak berguna kekayaan dan kemuliaan itu bagi pemiliknya untuk menebus dari siksa-Mu.
Tidak ada Ilah yang berhak diibadahi dengan benar melainkan hanya Allah saja, tidak ada sekutu bagi-Nya.
Kepunyaan-Nya kerajaan dan bagi-Nya segala pujian dan Dia Maha Kuasa atas segala sesuatu. Tidak ada daya dan kekuatan kecuali (dengan pertolongan) Allah.
Tidak ada Ilah yang berhak diibadahi dengan benar melainkan hanya Allah. Kami tidak beribadah kecuali kepada-Nya. Baginya nikmat, anugerah, dan pujian yang baik.
Tidak ada Ilah yang berhak diibadahi dengan benar melainkan hanya Allah, dengan memurnikan ibadah hanya kepada-Nya, meskipun orang-orang kafir membencinya.
Tidak ada Ilah yang berhak diibadahi dengan benar melainkan hanya Allah saja, tidak ada sekutu bagi-Nya.
Kepunyaan-Nya kerajaan dan bagi-Nya segala pujian. Dialah yang menghidupkan dan yang mematikan. Dan Dialah Yang Maha Kuasa atas segala sesuatu."
(inf/lus)












































Komentar Terbanyak
Arab Saudi Resmi Tetapkan Idul Fitri 20 Maret 2026
Apakah Nanti Malam Takbiran? Ini Prediksinya
Hasil Sidang Isbat Lebaran Idul Fitri 2026 Diumumkan Jam Berapa?