Dalam mengawali taubat nasuha, kaum muslimin bisa melaksanakan mandi taubat. Perintah taubat sendiri disebutkan oleh Rasulullah SAW dalam sebuah hadits yang berbunyi:
"Setiap anak Adam pasti pernah melakukan kesalahan, dan sebaik-baik orang yang berbuat salah adalah bertaubat." (HR. Tirmidzi dan Ibnu Majah)
Taubat harus dilaksanakan semata-mata memohon ampunan kepada Allah SWT atas dosa yang diperbuat. Ustaz Yazid al-Busthomi Lc melalui bukunya yang bertajuk Cerdas Intelektual dan Spiritual dengan Mukjizat Puasa mengatakan bahwa langkah awal betaubat bisa dimulai dengan mandi taubat. Nah, mandi ini tujuannya membersihkan diri dari dosa.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Mandi taubat tidak seperti mandi biasa, ada doa yang bisa dipanjatkan sebelum mulai membasuh tubuh. Antara lain sebagai berikut:
Niat Mandi Taubat: Arab, Latin dan Arti
Merujuk pada sumber yang sama, berikut niat mandi taubat yang bisa dipanjatkan secara lisan maupun dalam hati.
ÙÙÙÙÙÙØªÙ اÙÙØºÙسÙÙÙ ÙÙÙØªÙÙÙÙØšÙت٠عÙÙ٠جÙÙ ÙØ¹Ù Ø§ÙØ°ÙÙÙÙÙÙØšÙ
Arab latin: Nawaitul ghusla littaubati 'an jami'idzunuub.
Artinya: "Aku berniat mandi taubat dari segala dosa dhahir dan batin,"
Langkah-langkah Mandi Taubat
Merangkum arsip detikHikmah, tata cara mandi taubat pun terdiri atas beberapa langkah-langkah. Apa saja? Berikut urutannya.
- Membaca niat mandi taubat
- Mulai membasuh kedua telapak tangan sampai sela-sela jari
- Setelahnya, basuh kedua tangan sebanyak 3 kali
- Kemudian, basuhlah kemaluan dengan air hingga bersih menggunakan tangan kiri
- Jika sudah, basuh seluruh anggota tubuh dengan air lalu gunakan sabun dan bilas sampai bersih
- Lakukan wudhu seperti biasa
- Basuh sela-sela rambut dengan air, bersihkan menggunakan jari tangan
- Guyur bagian kepala sebanyak 3 kali
- Sesudahnya, guyur seluruh tubuh dimulai dari bagian kanan lalu kiri
- Basuh dan bersihkan kaki hingga sela-selanya
Sholat Taubat dan Doa yang Dipanjatkan
Setelah selesai melakukan mandi taubat, maka dapat dilanjutkan dengan salat taubat. Mengutip dari buku Panduan Shalat untuk Wanita: Panduan Bersuci untuk Sholat oleh Ria Khoirunnissa, tata cara sholat taubat ialah sebagai berikut:
Mengucapkan niat sholat taubat,
Ø£ÙØµÙÙÙÙ٠سÙÙÙÙØ©Ù Ø§ÙØªÙÙÙÙØšÙة٠رÙÙÙØ¹ÙتÙÙÙÙÙ ÙÙÙÙÙ ØªÙØ¹ÙاÙÙÙ
Arab latin: Ushallii sunnatat-taubati rak'ataini lillaahi ta'aalaa
Artinya: "Saya niat sholat sunnah taubat dua rakaat karena Allah Ta'ala.
Setelah membaca niat, berikut tata caranya.
- Takbiratul ihram
- Membaca doa iftitah
- Membaca surah Al Fatihah
- Membaca surah pendek dalam Al-Qur'an
- Rukuk
- Iktidal
- Sujud
- Duduk di antara dua sujud
- Sujud
- Bangun dari sujud dan melanjutkan rakaat kedua seperti rakaat pertama
- Tasyahud akhir
- Salam
- Membaca doa sholat taubat
Adapun, doa yang dipanjatkan ketika sholat taubat ialah:
Ø£ÙØ³ÙØªÙØºÙÙÙØ±Ù اÙÙÙ٠اÙÙØ¹ÙØžÙÙÙ٠اÙÙÙØ°ÙÙ ÙÙØ§ Ø¥ÙÙÙ٠إÙÙÙÙØ§ ÙÙÙ٠اÙÙØÙÙ٠اÙÙÙÙÙÙÙÙÙÙ Ù ÙÙØ£ÙتÙÙÙØšÙ Ø¥ÙÙÙÙÙÙÙ
Arab latin: Astaghfirullaahal'adziim, alladzii laa ilaaha illa huwal hayyul qayyuumu wa atuubu ilaiih
Artinya: "Saya mohon kepada Allah Yang Maha Agung, Dzat yang tiada Tuhan melainkan hanya Dia Yang Maha Hidup lagi Berdiri Sendiri. Aku bertaubat kepada-Nya,"
Kemudian, dianjurkan juga membaca doa setelah sholat taubat yang berbunyi:
اÙÙÙÙÙÙ Ù٠أÙÙÙØªÙ Ø±ÙØšÙÙÙ ÙØ¢Ø§ÙÙÙ٠اÙÙÙÙØ§Ø§ÙÙÙØªÙ Ø®ÙÙÙÙÙØªÙÙÙÙ ÙÙØ£ÙÙØ§Ù Ø¹ÙØšÙدÙÙÙ ÙÙØ£ÙÙØ§Ù عÙÙÙ٠عÙÙÙØ¯ÙÙÙ ÙÙÙÙØ¹ÙدÙÙÙ Ù ÙØ§ Ø§Ø³ÙØªÙØ·ÙØ¹ÙØªÙ Ø£ÙØ¹ÙÙÙØ°Ù ØšÙÙÙ Ù Ù ØŽÙØ±ÙÙÙ ÙØ§ØµÙÙÙØ¹ÙتÙ. Ø§ÙØšÙÙÙØ¡ÙÙÙÙÙ ØšÙÙÙØ¹ÙÙ ÙØªÙÙ٠عÙÙÙÙ ÙÙØ£ÙØšÙÙÙØ¡Ù ØšÙØ°ÙÙÙØšÙÙ ÙÙØ§ØºÙÙÙØ±ÙÙÙÙ ÙÙØ¥ÙÙÙÙÙÙ ÙØ§ÙÙÙØºÙÙÙØ±Ù Ø§ÙØ°ÙÙÙÙÙÙØšÙ اÙÙØ§Ù٠اÙÙÙØªÙ
Arab latin: Allaahumma anta rabbii laa ilaaha illaa anta khalaqtanii wa ana'abduka wa ana'alaa 'ahdika wa wa'dika mastatha'tu a'uudzubika min syarri maa shana'tu. abuu ulaka bini'matika 'alayya wa abuu u bidzanbi fahghfirlii fa innahu laa yaghfirudz dzunuuba illaa anta.
Artinya: "Wahai Tuhan, Engkau adalah Tuhanku, tiada yang patut disembah melainkan hanya Engkau, Engkaulah yang menjadikan aku dan aku adalah hamba-Mu, dan aku dalam ketentuan dan janji-Mu yang Engkau limpahkan kepadaku dan aku mengakui dosaku, karena itulah ampunilah aku, sebab tidak ada yang dapat memberi ampunan melainkan Engkau wahai Tuhanku, sesungguhnya aku berlindung kepada-Mu dari kejahatan apa yang telah aku perbuat,"
(aeb/nwk)












































Komentar Terbanyak
MUI: Nikah Siri Sah tapi Haram
Tolak Mundur dari Ketum PBNU, Gus Yahya Kumpulkan Ulama Malam Ini Tanpa Rais Aam
Gus Yahya Kumpulkan Alim Ulama di PBNU Malam Ini, Rais Aam & Sekjen Tak Diundang