Kehilangan barang berharga di tengah ribuan jemaah haji tentu menjadi mimpi buruk. Namun, jemaah haji Indonesia tak perlu panik berlebihan. Ada tim "pemburu" barang hilang bentukan Daerah Kerja (Daker) Bandara yang siap siaga 24 jam menyisir setiap sudut bandara.
Kepala Daker Bandara, Abdul Basir, mengungkapkan bahwa tim yang dikenal sebagai Tim Lost and Found ini merupakan unit khusus yang dibentuk secara mandiri untuk memberikan perlindungan maksimal bagi jemaah.Tim ini diisi oleh personel Perlindungan Jemaah (Linjam) dan dibantu oleh para mukimin sebagai penghubung.
"Tim lost and found ini sebetulnya tim yang kita bentuk sendiri, tidak ada struktur baku dari Jakarta. Cara kerjanya, kita menyisir berbagai titik kedatangan jemaah, mulai dari area X-ray, ruang tunggu, hingga ke dalam bus," ujar Abdul Basir kepada tim Media Center Haji di Madinah, Senin (4/5/2026).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menurut Basir, barang yang paling sering tertinggal adalah telepon seluler (HP). Lokasinya pun beragam, mulai dari tertinggal di area pemeriksaan imigrasi hingga masih berada di dalam kabin pesawat.
"Paling banyak sekarang itu HP. Kadang ketinggalan di X-ray, bahkan ada yang belum keluar dari area X-ray barangnya sudah ditinggal. Ada juga koper kecil yang tertinggal di dalam bus. Mestinya turun di hotel, tapi mungkin lupa, jadi ikut muter-muter bersama bus sampai beberapa hari," terangnya.
Mekanisme penemuannya pun cukup detail. Jika ada laporan kehilangan, tim akan melakukan pencocokan data dengan barang-barang yang sudah diamankan. Koordinasi dilakukan secara lintas sektoral, termasuk dengan kru maskapai jika barang diduga tertinggal di pesawat, hingga mengecek kembali ke embarkasi asal jika barang tidak ditemukan di bandara.
"Kalau ditemukan, kami buatkan berita acara dan kita serah terimakan ke Daker Madinah untuk kemudian diantarkan langsung ke jemaah di hotelnya," tambah Basir.
(alj/inf)












































Komentar Terbanyak
Wamenhaj Dahnil Anzar Nilai Presiden Prabowo Layak Jadi Bapak Haji Indonesia
Mengapa Nabi Isa Disebut Belum Wafat dalam Islam?
Secara Hisab, Idul Adha 1447 H Jatuh pada 27 Mei 2026