Doa agar Hujan Reda dan Langit Cerah yang Bisa Dibaca Muslim

Doa agar Hujan Reda dan Langit Cerah yang Bisa Dibaca Muslim

Anisa Rizki Febriani - detikHikmah
Jumat, 30 Okt 2026 20:00 WIB
Ilustrasi hujan.
Ilustrasi hujan. Foto: Unsplash/AA
Jakarta -

Doa agar hujan reda dibaca agar hujan berhenti dan tidak menimbulkan bencana alam. Sejatinya, hujan adalah rahmat yang dilimpahkan oleh Allah SWT.

Sebagaimana firman-Nya dalam surah Asy-Syura ayat 28,

وَهُوَ الَّذِيْ يُنَزِّلُ الْغَيْثَ مِنْۢ بَعْدِ مَا قَنَطُوْا وَيَنْشُرُ رَحْمَتَهٗ ۗوَهُوَ الْوَلِيُّ الْحَمِيْدُ

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Artinya: "Dan dialah yang menurunkan hujan sesudah mereka berputus asa dan menyebarkan rahmat-Nya. Dan dialah yang maha pelindung lagi maha terpuji."

Menurut Tafsir Kementerian Agama (Kemenag RI), makna dari hujan sebagai rahmat pada surat Asy-Syura ayat 28 diperuntukkan kepada hamba-Nya. Allah SWT yang memberi berkah atas turunnya hujan hingga menjadikan tanah subur dan mendatangkan manfaat.

ADVERTISEMENT

"Hal lain yang menunjukkan kemurahan Allah adalah Dialah yang menurunkan hujan dari langit setelah mereka berputus asa untuk mendapatkan air bagi kebutuhan mereka," demikian bunyi Tafsir Kemenag RI.

Kemudian, dalam hadits dari Anas bin Malik RA turut dijelaskan juga terkait hujan. Berikut bunyinya:

"Suatu ketika kami kehujanan. Saat itu kami bersama Rasulullah SAW, beliau langsung membuka pakaiannya sehingga tubuhnya terkena guyuran air hujan. Melihat itu kami bertanya, 'Mengapa engkau melakukan hal ini ya Rasulullah?' Beliau menjawab, 'Karena hujan ini baru saja diciptakan oleh Allah'." (HR Muslim)

Doa agar Hujan Reda: Arab, Latin dan Arti

Menurut sebuah hadits yang dipaparkan Imam an-Nawawi dalam kitab Al-Adzkar, seorang laki-laki pernah memohon pada Rasulullah SAW untuk berdoa agar hujan berhenti. Rasulullah SAW mengangkat kedua tangannya dan membaca doa berikut:

اللَّهُمَّ حَوَالَيْنَا وَلَا عَلَيْنَا، اللَّهُمَّ عَلَى الْآكَامِ وَالظِّرَابِ وَبُطُونِ الْأَوْدِيَةِ وَمَنَابِتِ الشَّجَرِ

Allāhumma ḥawālainā wa lā 'alainā. Allāhumma 'alal-ākāmi waẓ-ẓirābi, wa buṭūnil-awdiyati, wa manābitish-syajar.

Artinya: "Ya Allah, turunkanlah hujan di sekitar kami, bukan di atas kami. Ya Allah, turunkanlah hujan di atas bukit-bukit, gunung-gunung, lembah-lembah, dan tempat tumbuhnya pepohonan." (HR Bukhari dan Muslim)

Doa tersebut terdapat dalam Shahih Bukhari dan Shahih Muslim dari riwayat Anas bin Malik. Berikut bunyi hadits lengkapnya:

"Ada seseorang masuk ke dalam masjid pada hari Jumat, sementara Rasulullah SAW sedang berdiri hendak berkhutbah. Dia (orang itu) mengatakan, 'Wahai Rasulullah, harta benda telah hancur, tanaman-tanaman telah rusak, berdoalah kepada Allah SWT agar menurunkan hujan kepada kami'

Kemudian Rasul SAW mengangkat kedua tangannya dan berdoa, 'Ya Allah, turunkanlah hujan kepada kami, turunkan hujan kepada kami, turunkanlah hujan kepada kami'."

Anas bin Malik berkata, "Demi Allah, aku tidak melihat sedikitpun awan di langit, sementara antara kami dan Bukit Sila' dan rumah kami tidak ada satu pun rumah atau bangunan. Dari belakang beliau tiba-tiba muncul awan seperti perisai. Kemudian setelah awan menjadi gelap menutupi langit dan turunlah hujan. Demi Allah, setelah itu seminggu lamanya kami tidak melihat matahari."

Anas melanjutkan, "Kemudian pada seminggu setelahnya orang (yang sama) tersebut masuk lewat pintu yang sama, sedangkan Rasulullah SAW akan berkhutbah. Dia menghadap beliau dengan berdiri dan mengatakan, 'Wahai Rasulullah, harta benda telah hancur dan tanaman telah menjadi rusak, berdoalah kepada Allah SWT supaya menghentikan hujannya.'

Maka Rasul SAW mengangkat kedua tangannya dan berdoa, 'Ya Allah, turunkanlah hujan kepada kami, bukan hujan di sekitar kami. Ya Allah, turunkanlah hujan di tanah yang gersang, lahan tandus, dasar lembah, dan tempat tumbuhnya pepohonan.' Hujan pun reda, kami pulang dan berjalan di bawah sinar matahari." (HR Bukhari & Muslim)

Kumpulan Doa Ketika Hujan

Dihimpun dari kitab Fiqh As Sunnah Sayyid Sabiq terjemahan Khairul Amru Harahap dan buku Doa dan Dzikir Sepanjang Tahun tulisan Hamdan Hamedan, berikut beberapa doa saat hujan yang bisa diamalkan muslim.

1. Doa Hujan Deras Disertai Petir

سُبْحانَ الَّذي يُسَبِّحُ الرَّعْدُ بِحَمْدِهِ وَالمَلائِكَةُ مِنْ خِيفَتِهِ

Subhaanal ladzii yusabbihur ra'du bihamdihii wal malaa-ikatu min khiifatih

Artinya: "Mahasuci Allah, Yang petir bertasbih dengan memuji kepada-Nya, dan para malaikat takut kepada-Nya."

2. Doa agar Hujan Tidak Jadi Bencana Alam

بِسْمِ اللَّهِ الَّذِى لاَ يَضُرُّ مَعَ اسْمِهِ شَىْءٌ فِى الأَرْضِ وَلاَ فِى السَّمَاءِ وَهُوَ السَّمِيعُ الْعَلِيمُ

Bismillāhilladzī lā yaḍurru ma'asmihī syai'un fil-arḍi wa lā fis-samā'i wa huwas-samī'ul 'alīm

Artinya: "Dengan menyebut nama Allah yang dengan sebab nama-Nya tidak ada sesuatu pun di bumi maupun di langit yang dapat membahayakan (mendatangkan mudharat), dan Dia Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui." (HR Abu Daud)

3. Doa agar Hujan Bermanfaat

اللَّهُمَّ اجْعَلْهُ صَيِّبًا نَافِعًا

Allahummaj'alhu shayyiban naafi'an.

Artinya: "Ya Allah, jadikanlah hujan ini bermanfaat."

4. Doa agar Hujan Jadi Rahmat

مُطِرْنَا بِفَضْلِ اللَّهِ وَرَحْمَتِهِ

Muthirnaa bi-fadhlillaahi wa rahmatih.

Artinya: "Kita diberi hujan karena karunia dan rahmat Allah."

Waktu Membaca Doa agar Hujan Reda

Doa agar hujan reda bisa diamalkan ketika hujan turun sangat deras, terus-menerus, dan khawatir menimbulkan bencana.

Umat Islam juga bisa memanjatkan doa-doa lainnya ketika hujan. Sebab, menurut hadits, saat turun hujan adalah waktu mustajab untuk berdoa.

Nabi Muhammad SAW bersabda, "Berdoalah pada waktu doa-doa diperkenankan Tuhan, yakni pada saat berjumpa dengan pasukan musuh, ketika akan melaksanakan salat dan ketika turun hujan." (Dikeluarkan Imam asy-Syafi'i dalam Al-Umm)

Adab Muslim Saat Turun Hujan

Dikutip dari buku 32 Doa dan Adab Sehari-hari tulisan Rifan dan Abu Kholil, ada beberapa adab yang harus diperhatikan muslim ketika turun hujan yaitu:

  1. Membaca doa ketika turun hujan
  2. Masuk ke rumah
  3. Jangan berkeluh kesah
  4. Tidak menolak hujan karena termasuk rahmat dari Allah SWT



(aeb/kri)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini
Hide Ads