6 Doa Sebelum Operasi, Amalkan agar Diberi Kelancaran

6 Doa Sebelum Operasi, Amalkan agar Diberi Kelancaran

Anisa Rizki Febriani - detikHikmah
Selasa, 13 Okt 2026 07:15 WIB
Ilustrasi Operasi
Ilustrasi operasi. Foto: Getty Images/mihailomilovanovic
Jakarta -

Doa sebelum operasi bisa diamalkan oleh keluarga, tenaga kesehatan, atau pasien yang akan menjalani operasi. Bacaan ini jadi bentuk ikhtiar memohon kelancaran.

Selai itu, doa sebelum operasi juga diamalkan untuk menenangkan pasien agar tidak cemas atau takut. Diterangkan dalam buku Hukum Kesehatan Tentang Tenaga Medis Jilid 2 yang disusun Sultan Remy Sjahdeini, operasi bedah jadi salah satu metode yang sering digunakan di dunia medis dan kedokteran.

Dengan mengamalkan doa sebelum operasi, niscaya muslim memohon kepada Allah SWT agar operasi yang dijalani memberinya kesembuhan. Umat Islam juga diperintahkan untuk berdoa kepada Allah SWT sebagaimana firman-Nya dalam surah Gafir ayat 60,

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

وَقَالَ رَبُّكُمُ ادْعُوْنِيْٓ اَسْتَجِبْ لَكُمْ ۗاِنَّ الَّذِيْنَ يَسْتَكْبِرُوْنَ عَنْ عِبَادَتِيْ سَيَدْخُلُوْنَ جَهَنَّمَ دَاخِرِيْنَ ࣖࣖࣖ ٦٠

Artinya: "Tuhanmu berfirman, "Berdoalah kepada-Ku, niscaya akan Aku perkenankan bagimu (apa yang kamu harapkan). Sesungguhnya orang-orang yang menyombongkan diri tidak mau beribadah kepada-Ku akan masuk (neraka) Jahanam dalam keadaan hina dina."

ADVERTISEMENT

Doa Sebelum Operasi: Arab, Latin dan Arti

Dinukil dari buku Kitab Doa Mustajab Terlengkap (Bahasa Arab. Latin, dan Terjemahnya) yang disusun Ustadz H. Amrin Ali Al-Kasyaf dan buku Ladang-Ladang Pahala bagi Wanita karya Umi Hasunah Ar-Razi, berikut beberapa doa sebelum operasi yang bisa diamalkan muslim.

1. Doa Sebelum Operasi Versi Pertama

رَبَّنَا مَا خَلَقْتَ هَذَا بَاطِلاً سُبْحَانَكَ فَقِنَا عَذَابَ النَّارِ، رَبَّنَا إِنَّكَ مَنْ تُدْخِلَ النَّارَ فَقَدْ أَخْزَيْتَهُ وَمَا لِظَّالِمِينَ مِنْ أَنْصَارِ. رَبَّنَا إِنَّنَا سَمِعْنَا مُنَادِيًا يُنَادِى لِلْإِيْمَانِ أَنْ أَمِنُوا بِرَبِّكُمْ فَآمَنَّا رَبَّنَا فَاغْفِرْ لَنَا ذُنُوبَنَا وَكَفِّرْ عَنَّا سَيِّئَاتِنَا وَتَوَفَّنَا مَعَ الْأَبْرَارِ، رَبَّنَا آتِنَا مَا وَعَدْتَنَا عَلَى رُسُلِكَ وَلَا تُحْزِنَا يَوْمَ الْقِيَامَةِ إِنَّكَ لَا تُخْلِفُ الْمِيعَادَ.

Rabbanaa maa khalaqta hadzaa baathila. Subhanaka faqinaa 'adzaaban naar. Rabbanaa innaka man tudkhilin naar. Faqad akhzaitahu wa maa lizhaalimina min anshar. Rabbanaa innanaa sami'naa munaadiyay yunadii lil-imani an aminuu birabbikum fa aamanna. Rabbana faghfir lanaa dzunubanaa wa kafir 'annaa sayyi'aatinaa wa tawaffanaa ma'alabrar. Rabbana aatina maa wa'adtanaa 'alaa rusulika wa laa tuhzinaa yaumil qiyaama. Innaka laa tukhliful mi'aad.

Artinya: "Ya Tuhan kami, tiadalah Engkau menciptakan ini dengan sia-sia. Maha Suci Engkau maka peliharalah kami dari siksa neraka. Ya Tuhan kami, sesungguhnya barang siapa yang Engkau masukkan ke dalam neraka maka sungguh telah Engkau hinakan dia dan tak ada satu orang penolong pun bagi kaum yang zalim. Ya Tuhan kami, sesungguhnya kami mendengar (seruan) yang menyeru kepada iman, (yaitu): 'Berimanlah kamu kepada Tuhanmu' maka kami pun beriman. Ya Tuhan kami, ampunilah bagi kami dosa-dosa kami dan hapuskanlah dari kami kesalahan-kesalahan kami. Matikanlah kami bersama orang-orang yang berbakti. Ya Tuhan kami, berilah kami apa yang telah Engkau janjikan kepada kami dengan perantaraan."

2. Doa Sebelum Operasi Versi Kedua

أللَّهُمَّ إِنَّكَ تَعْلَمُ مَانَحْنُ فِيْهِ وَمَا نَطْلُبُـهُ وَنَرْتَجِيْـهِ مِنْ رَحْمَتِكَ فِي أَمْرِنَا كُلِّهِ فَيَسِّرْ لَنَا مَا نَحْنُ فِيْهِ مِنْ سَفَرِنَا وَمَا نَطْلُبُهُ مِنْ حَوَائِجِـنَا وَقَرِّبْ عَلَيْنَا الْمَسَافَاتِ وَسَلِّمْنَا مِنَ الْعِلَلِ وَاْلآفَاتِ وَلاَ تَجْعَلِ الدُّنْيَا أَكْبَرَ هَمِّـنَا وَلاَ مَبْلَغَ عِلْمِنَا وَلاَ تُسَلِّطْ عَلَيْنَا مَنْ لاَ يَرْحَمُنَا بِرَحْمَتِكَ يَاأَرْحَمَ الرَّاحِمِيْنَ وَصَلَّى الله عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَآلِهِ وَصَحْبِهِ وَسَلَّمَ.

Allahumma innaka taqlamu maanahnu fiihi wamaa natlubuhu wanartajiihi min rahmatika fii amrinaa kullihi fayassir lanaa maa nahnu fiihi min safarinaa wamaa natlubuhu min hawaa ijinaa wa qarrib alainaal masaa faati wa sallimnaa minal ilali wal agaati walaa tajala dunyaa akbara himmanaaa walaa mablagha ilminaa wa laa tusallit alainaa man laa yar hamunaa birohmatika yaa arhamarrohimiina wa sholallahu alaa sayyidina muhammadiin wa alihi wa sohbihi wasalam.

Artinya: "Ya Allah, sesungguhnya Engkau mengetahui keadaan yang tengah kami hadapi, permintaan dan harapan kami dari rahmat-Mu dalam semua urusan kami. Maka permudahkanlah urusan kami di dalam perjalanan kami dan apa yang kami minta dari keperluan-keperluan kami. Dekatkanlah jarak perjalanan kami, selamatkanlah kami dari segala penyakit dan kerusakan. Janganlah Engkau jadikan dunia ini sebesar-besar keinginan kami dan setinggi-tinggi harga ilmu kami. Janganlah Engkau kuasakan ke atas kami orang yang tidak menyayangi kami dengan rahmat-Mu, wahai Tuhan Yang Maha Pengasih sebaik-baik yang mengasihani! Semoga Allah swt mencurahkan rahmat dan keselamatan atas junjungan kami, Nabi Muhammad saw, keluarganya dan sahabat-sahabatnya."

3. Doa Sebelum Operasi Versi Ketiga

اللَّهُمَّ رَبَّ النَّاسِ أَذْهِبِ الْبَأْسَ وَاشْفِهُ وأَنْتَ الشَّافِي لاَ شِفَآءَ إِلاَّ شِفَاؤُكَ شِفَاءً لاَ يُغَادِرُ سَقَمًا

Allahumma rabbannaasi adzhibil ba'sa isyfihu wa antas syafi laa syifaa'a ilaa syifaauka syifa'an laa yughaadiru saqamaa

Artinya: "Hilangkanlah kesukaran atau penyakit itu, wahai Tuhan manusia. Sembuhkanlah, Engkaulah Yang Maha Menyembuhkan. Tak ada kesembuhan, kecuali kesembuhan-Mu. Kesembuhan yang tidak meninggalkan penyakit lain." (HR Ahmad, Bukhari, Muslim, Abu Dawud, Ibnu Majah)

4. Doa Sebelum Operasi Versi Keempat

حَسْبُنَا اللَّهُ وَنِعْمَ الْوَكِيلُ

Hasbunallaah wani'mal wakiil

Artinya: "Cukuplah Allah penolong bagi kami, karena Dia sebaik-baiknya penolong."

5. Doa Sebelum Operasi Versi Kelima

Surah Al Fatihah juga bisa dibaca sebelum melangsungkan operasi. Berikut bacaannya,

بِسْمِ اللّٰهِ الرَّحْمٰنِ الرَّحِيْمِ - ١ اَلْحَمْدُ لِلّٰهِ رَبِّ الْعٰلَمِيْنَۙ - ٢ الرَّحْمٰنِ الرَّحِيْمِۙ - ٣ مٰلِكِ يَوْمِ الدِّيْنِۗ - ٤ اِيَّاكَ نَعْبُدُ وَاِيَّاكَ نَسْتَعِيْنُۗ - ٥ اِهْدِنَا الصِّرَاطَ الْمُسْتَقِيْمَ ۙ - ٦ صِرَاطَ الَّذِيْنَ اَنْعَمْتَ عَلَيْهِمْ ەۙ غَيْرِ الْمَغْضُوْبِ عَلَيْهِمْ وَلَا الضَّاۤلِّيْنَ ࣖ - ٧

Bismillahir rahmanir rahim. Alhamdu lillahi rabbil alamin. Ar rahmanir rahim. Maliki yaumid din. Iyyaka na'budu wa iyyaka nasta'in. Ihdinas siratal mustaqim. Siratal lazina an'amta 'alaihim ghairil maghdubi 'alihim wa lad dallin.

Artinya: "Dengan menyebut nama Allah Yang Maha Pemurah lagi Maha Penyayang. Segala puji bagi Allah, Tuhan semesta alam. Maha pemurah lagi Maha Penyayang. Yang menguasai Hari Pembalasan. Hanya Engkaulah yang kamu sembah, dan hanya kepada Engkaulah kami meminta perolongan. Tunjukilah jalan yang lurus. (yaitu) Jalan orang-orang yang Engkai beri nikmat kepada mereka; bukan (jalan) mereka yang dimurkai dan bukan (pula jalan) mereka yang sesat."

6. Doa Sebelum Operasi Versi Keenam

Selain surah Al Fatihah, muslim juga bisa membaca Ayat Kursi. Berikut bacaannya,

اَللّٰهُ لَآ اِلٰهَ اِلَّا هُوَۚ اَلْحَيُّ الْقَيُّوْمُ ەۚ لَا تَأْخُذُهٗ سِنَةٌ وَّلَا نَوْمٌۗ لَهٗ مَا فِى السَّمٰوٰتِ وَمَا فِى الْاَرْضِۗ مَنْ ذَا الَّذِيْ يَشْفَعُ عِنْدَهٗٓ اِلَّا بِاِذْنِهٖۗ يَعْلَمُ مَا بَيْنَ اَيْدِيْهِمْ وَمَا خَلْفَهُمْۚ وَلَا يُحِيْطُوْنَ بِشَيْءٍ مِّنْ عِلْمِهٖٓ اِلَّا بِمَا شَاۤءَۚ وَسِعَ كُرْسِيُّهُ السَّمٰوٰتِ وَالْاَرْضَۚ وَلَا يَـُٔوْدُهٗ حِفْظُهُمَاۚ وَهُوَ الْعَلِيُّ الْعَظِيْمُ

Allaahu Laailaaha illa huwal hayyul qayyuum. Laa ta'khudzuhu sinatuw walaa nauum. Lahuu maa fissamaawaati wamaa fil ardhi. Mangdzalladzii yasyfa'u 'indahuu illai bi idznih. Ya'lamu maa baina aiydiihim wamaa kholfahum walaa yukhiithuuna bisyayin min 'ilmihii illaa bimaa syaaa a. wasi'a kursiyyuhus samaawaati wal ardho. Walaa yauduhuu khifdhuhumaa wa huwal'aliyyul 'adhiim.

Artinya: "Allah, tidak ada Tuhan melainkan Dia Yang Hidup kekal lagi terus-menerus mengurus (makhluk-Nya), tidak mengantuk, dan tidak tidur. Kepunyaan-Nya apa yang di langit dan di bumi. Tiada seorang pun yang dapat memberi syafaat di sisi Allah melainkan dengan seizin-Nya. Allah mengetahui semua apa yang di hadapan mereka dan di belakang mereka, dan mereka tidak mengetahui apa-apa dari ilmu Allah melainkan apa yang dikehendaki-Nya. Kursi Allah meliputi langit dan bumi. Dan Allah tidak merasa berat memelihara keduanya, dan Allah Mahatinggi lagi Mahabesar." (QS Al Baqarah: 255)



(aeb/kri)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini
Hide Ads