Islam sangat memuliakan anak yatim. Perintah menjaga dan menyantuni anak yatim termaktub dalam Al-Qur'an dan dijelaskan Rasulullah SAW dalam banyak sabda beliau.
Rasulullah SAW memberikan perhatian besar kepada anak-anak yatim dan mendorong umatnya untuk mencintai, membantu, serta memperlakukan mereka dengan penuh kasih sayang.
Salah satu bentuk kasih sayang yang sering dilakukan adalah mengusap kepala anak yatim.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pengertian Anak Yatim dalam Islam
Mengutip buku Jangan Baca Buku Ini Jika Masih Senang Berbuat Dosa: 101 Fakta Dosa yang Pasti Membuatmu Takut Melakukannya karya Ibnu Abdul Hafidh, dalam Islam, anak yatim adalah anak yang ditinggal wafat oleh ayahnya sebelum ia mencapai usia baligh.
Allah SWT memberikan perhatian khusus kepada anak yatim karena mereka termasuk golongan yang membutuhkan perlindungan, dan kasih sayang. Anak yatim dalam Islam menjadi salah satu golongan yang sangat dimuliakan Allah SWT.
Dalam surat Al-Baqarah ayat 220, Allah SWT berfirman,
فِى ٱلدُّنْيَا وَٱلْءَاخِرَةِ ۗ وَيَسْـَٔلُونَكَ عَنِ ٱلْيَتَٰمَىٰ ۖ قُلْ إِصْلَاحٌ لَّهُمْ خَيْرٌ ۖ وَإِن تُخَالِطُوهُمْ فَإِخْوَٰنُكُمْ ۚ وَٱللَّهُ يَعْلَمُ ٱلْمُفْسِدَ مِنَ ٱلْمُصْلِحِ ۚ وَلَوْ شَآءَ ٱللَّهُ لَأَعْنَتَكُمْ ۚ إِنَّ ٱللَّهَ عَزِيزٌ حَكِيمٌ
Artinya: Tentang dunia dan akhirat. Dan mereka bertanya kepadamu tentang anak yatim, katakalah: "Mengurus urusan mereka secara patut adalah baik, dan jika kamu bergaul dengan mereka, maka mereka adalah saudaramu; dan Allah mengetahui siapa yang membuat kerusakan dari yang mengadakan perbaikan. Dan jikalau Allah menghendaki, niscaya Dia dapat mendatangkan kesulitan kepadamu. Sesungguhnya Allah Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana
Kemudian dalam surat ad-Dhuha ayat 9 menegaskan larangan berlaku sewenang-wenang pada anak yatim,
فَأَمَّا ٱلْيَتِيمَ فَلَا تَقْهَرْ
Artinya: Sebab itu, terhadap anak yatim janganlah kamu berlaku sewenang-wenang.
Rasulullah SAW juga mengingatkan umatnya untuk senantiasa menjaga anak yatim, Beliau bersabda:
"Aku dan orang yang memelihara anak yatim akan berada di surga seperti ini."
Lalu Rasulullah SAW mengisyaratkan jari telunjuk dan jari tengahnya serta merenggangkan sedikit keduanya. (HR Bukhari)
Doa Mengusap Kepala Anak Yatim
Dalam sebuah hadits, Rasulullah SAW mengajarkan,"Usaplah kepala anak yatim..." (HR Ahmad) sebagai salah satu wujud dari memuliakan mereka.
Meskipun secara eksplisit tidak terdapat hadits shahih yang secara khusus menetapkan satu bacaan doa tertentu saat mengusap kepala anak yatim. Namun para ulama membolehkan membaca doa-doa kebaikan untuk anak yatim ketika mengusap kepalanya.
Imam Nawawi dalam kitabnya, Faidul Qadir menganjurkan umat Islam untuk membaca doa berikut tatkala mengusap kepala anak yatim.
جَبرَ اللهُ يُتْمَكَ وَجَعَلَكَ خَلْفًا مِنْ أَبِيْكَ
Artinya: "Semoga Allah menutup keyatimanmu dan menjadikanmu pengganti yang baik dari ayahmu."
Hadits tentang Mengusap Kepala Anak Yatim
Rasulullah SAW menganjurkan umat Islam untuk menunjukkan kasih sayang kepada anak yatim, termasuk dengan mengusap kepalanya.
Dari Abu Hurairah RA, seorang laki-laki mengadu kepada Rasulullah SAW tentang kerasnya hati yang ia rasakan. Maka Rasulullah SAW bersabda, "Jika engkau ingin hatimu menjadi lembut, berilah makan orang miskin dan usaplah kepala anak yatim." (HR Ahmad)
Kemudian dalam hadits lain yang dikutip dari Kitab Tanbihul Ghafilin karya Abu Laits as-Samarqandi, Rasulullah SAW bersabda,
"Barangsiapa berpuasa para hari Asyura (tanggal 10) Muharram, niscaya Allah akan memberikan seribu pahala malaikat dan pahala 10.000 pahala syuhada. Dan barangsiapa mengusap kepala anak yatim pada hari Asyura, niscaya Allah mengangkat derajatnya pada setiap rambut yang diusapnya."
(dvs/erd)

Komentar Terbanyak
Kemenag Tanggapi Hoaks Bolehkan Korupsi Asal Sesuai Syariat
MUI Minta Koruptor Dihukum Mati, Jangan Berlindung di Balik HAM
1.000 Hari Genosida Israel di Gaza: 1.047 Masjid Hancur, 312 Imam Tewas