Doa Saat Menjenguk Orang Sakit: Arab, Latin, dan Artinya

Doa Saat Menjenguk Orang Sakit: Arab, Latin, dan Artinya

Salsa Dila Fitria Oktavianti - detikHikmah
Senin, 11 Mei 2026 17:00 WIB
Asian muslim girl worried of her father being sick in hospital, she holds her fathers hand and pray for his health, family health insurance concept
Ilustrasi mendoakan orang sakit. Foto: Getty Images/iStockphoto/airdone
Jakarta -

Doa saat menjenguk orang sakit menjadi salah satu amalan yang dianjurkan dalam Islam. Menjenguk orang sakit bukan hanya bentuk perhatian dan silaturahmi, tetapi juga termasuk perbuatan yang bernilai pahala.

Dalam ajaran Islam, terdapat beberapa doa yang dapat dibaca ketika menjenguk orang sakit. Doa tersebut dipanjatkan sebagai harapan agar orang yang sakit diberikan kesembuhan, kekuatan, dan keberkahan oleh Allah SWT.

Kumpulan Doa Menjenguk Orang Sakit

Dinukil dari buku Doa-doa Terbaik Sepanjang Masa oleh Ust. Ahmad Zacky El-Syafa dan buku Akidah Akhlak susunan H. Aminudin dan Harjan Syuhada, berikut kumpulan doa-doa yang dapat dilafalkan ketika menjenguk orang sakit.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

1. Doa Menjenguk Orang Sakit agar Diangkat Penyakitnya

Nabi Muhammad SAW telah mencontohkan melalui beberapa doa yang dapat diamalkan saat menjenguk orang sakit. Berikut salah satu doa yang dapat dibaca.

اللَّهُمَّ رَبَّ النَّاسِ أَذْهِبِ الْبَأْسَ اِشْفِ أَنْتَ الشَّا فِي لَا شِفَاءَ إِلَّا شِفَاؤُكَ شِفَاءً لَا يُغَادِرُ سَقَمًا

ADVERTISEMENT

Arab latin: Allahumma rabban-nāsi ażhibil ba'sa isyfi antasy syafi là syifa'a illä syifa'uka syifa'an là yugadiru saqama.

Artinya: "Ya Allah, wahai Tuhan seluruh manusia, hilangkanlah penyakitnya, sembuhkanlah ia, (hanya) Engkaulah yang dapat menyembuhkannya. Tidak ada kesembuhan melainkan kesembuhan dari-Mu, kesembuhan yang tidak kambuh lagi."

2. Doa Saat Menjenguk Orang Sakit agar Sembuh Bahagia

Doa ini adalah doa Nabi Muhammad SAW ketika menjenguk Sa'ad bin Abi Waqqash yang tengah terbaring sakit:

اللَّهُمَّ اشْفِ سَعْدًا ، اَللَّهُمَّ اشْفِ سَعْدًا، اللَّهُمَّ اشْفِ سَعْدًا

Arab latin: Allaahumma isyfi sa'dan. allaahumma isyfi sa'dan, allaahumma isyfi sa'dan

Artinya: "Ya Allah... sembuhkanlah ia dalam keadaan bahagia. Ya Allah... sembuhkanlah ia dalam keadaan bahagia. Ya Allah... sembuhkanlah ia dalam keadaan bahagia." (HR. Muslim)

3. Doa Saat Menjenguk Orang Sakit Mohon Kesembuhan

أَسْأَلُ الله رَبَّ الْعَرْشِ الْعَظِيمِ أَنْ يَشْفِيكَ

Arab latin: As-Alullaaha rabbal 'arsyil 'adziimi an-yasyfiyaka (7 x)

Artinya: "Aku memohon kepada Allah Tuhan Yang Maha Agung Penguasa 'Arasy agar berkenan menyembuhkanmu (7x)." (HR Abu Dawud dan Tirmizi)

Menurut hadits Rasulullah SAW., "Barang siapa yang menjenguk orang sakit yang belum datang ajalnya, kemudian membaca doa "As-Alullaaha rabbal 'arsyil 'adziimi an-yasyfiyaka" sebanyak tujuh kali, maka Allah akan menyembuhkan dari penyakit tersebut.

4. Doa Rasulullah untuk Sahabat Salman yang Sakit

Berikut ini salah satu doa Rasulullah SAW ketika beliau menjenguk sahabat Salman yang tengah berbaring sakit:

يَا سَلْمَانُ، شَفَى اللَّهُ سَقَمَكَ، وَغَفَرَ ذَنْبَكَ، وَعَافَاكَ فِي دِينِكَ وَجِسْمِكَ إِلَى مُدَّةِ أَجَلِكَ

Arab latin: Ya salmaanu syafallaahu saqamaka, waghafara dzanbaka, wa 'aafaaka fii dii-nika wa jismika ila muddati ajalika

Artinya: "Wahai Salman... semoga Allah menyembuhkan penyakitmu dan mengampuni dosamu, memberikan kesehatan dalam agamamu, juga badanmu sampai kelak tiba ajalmu." (HR Ibnu Sunni)

5. Doa Imam Syafi'i untuk Kesembuhan Semua Penyakit

بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيمِ، وَبِاللَّهِ وَلَا حَوْلَ وَلَا قُوَّةَ إِلَّا بِاللَّهِالْعَلِيِّ الْعَظِيمِ، أَسْكُنْ أَيُّهَا الْوَجَعُ سَكَنْتُكَ بِالَّذِي يُمْسِكُ السَّمَاءَ أَنْ تَقَعَ عَلَى الْأَرْضِ إِلَّا بِإِذْنِهِ، إِنَّ اللَّهَ بِالنَّاسِ لَرَءُوْفٌ الرَّحِيمُ، بِسْمِ اللهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيمِ، وَبِاللَّهِ وَلَا حَوْلَ وَلَا قُوَّةَ إِلا بِاللهِ الْعَلِيِّ الْعَظِيمِ، أَسْكُنْ أَيُّهَا الْوَجَعُ سَكَنْتُكَ بِالَّذِي يُمْسِكُ السَّمَوَاتِ وَالْأَرْضَ أَنْ تَزُوْلاً وَلَئِنْ زَالَتَا إِنْ أَمْسَكَهُمَا مِنْ أَحَدٍ مِنْ بَعْدِهِ، أَنَّهُ كَانَ حَلِيْمًا غَفُوْرًا

Arab latin: Bismillaahirrahmanirrahiim, wabillaahi walaa haula walaa quwwata illa bil-laahil 'aliyyil 'adziim, uskun ayyuhal waja' sakantuka billadzii yumsikus samaa-a 'an taqa'a 'alal ardhi illaa biidznihi, innallaaha bin naasi larauufur rahiimu. bismillaahir-rahmanirrahiim. wabillaahi walaa haula walaa quwwata illa bil-laahil 'aliyyil 'adziim, uskun ayyuhal waja' sakantuka billadzii yumsikus samaa-wati wal ardha an tazuulaa, walain zaalataa in amsakahuma min ahadim mim ba'dihi, innahu kaana haliiman ghafuura

Artinya: "Dengan menyebut nama Allah Yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang. Demi Allah, tiada daya upaya dan kekuatan kecuali datang dari Allah Zat Yang Maha Tinggi dan Maha Agung, diamlah wahai penyakit. Aku menahanmu dengan nama Zat Yang menahan langit untuk jatuh di atas bumi kecuali atas izin-Nya. Sesungguhnya Allah kepada manusia adalah Tuhan yang Maha Belas Kasih dan Maha penyayang. Dengan menyebut nama Allah Yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang. Demi Allah, tiada daya upaya dan kekuatan kecuali datang dari Allah Zat Yang Maha Tinggi dan Maha Agung, diamlah wahai penyakit. Aku menahanmu dengan nama Zat Yang menahan langit dan bumi supaya jangan lenyap. Dan sungguh jika keduanya akan lenyap tidak ada seorangpun yang dapat menahan keduanya selain Allah. Sesungguhnya Dia adalah Tuhan Yang Maha Bijaksana lagi Maha Pengampun."

Adab Saat Menjenguk Orang Sakit

Masih mengacu sumber sebelumnya, terdapat beberapa adab yang dianjurkan ketika menjenguk orang sakit. Berikut penjelasannya:

1. Meluruskan Niat

Menjenguk orang sakit merupakan amalan yang dianjurkan dalam Islam. Agar bernilai ibadah, kegiatan tersebut hendaknya dilakukan dengan niat yang tulus dan ikhlas karena Allah SWT.

2. Menanyakan Kondisi Orang Sakit

Menanyakan keadaan orang yang sakit dapat membuatnya merasa diperhatikan dan tidak sendirian dalam menghadapi sakit yang dialami.

3. Menghibur dan Memberi Semangat

Orang sakit sering kali merasa sedih, lemah, atau putus asa. Karena itu, orang yang menjenguk dianjurkan memberikan dukungan, hiburan, dan motivasi agar pasien tetap sabar serta berpikir positif.

4. Mendoakan dan Meruqyah Orang Sakit

Saat menjenguk, seorang muslim dianjurkan untuk membacakan doa kesembuhan bagi orang yang sakit. Hal ini dicontohkan oleh Malaikat Jibril ketika mendoakan Rasulullah SAW sebagaimana disebutkan dalam hadits riwayat Muslim.

عَنْ أَبِي سَعِيدٍ أَنَّ جِبْرِيلَ أَتَى النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَقَالَ يَا مُحَمَّدُ اشْتَكَيْتَ فَقَالَ نَعَمْ قَالَ بِاسْمِ اللَّهِ أَرْقِيكَ مِنْ كُلِّ شَيْءٍ يُؤْذِيكَ مِنْ شَرِّ كُلِّ نَفْسٍ أَوْعَيْنِ حَاسِدٍ اللَّهُ يَشْفِيكَ بِاسْمِ اللَّهِ أَرْقِيكَ رواه مسلم

Artinya: Dari Abu Sa'id sesungguhnya Jibril datang menemui Nabi SAW dan bertanya, "Apakah engkau sakit?" Nabi SAW, menjawab, "Ya." Maka Jibril pun berdoa, "Dengan nama Allah aku meruqyahmu dari segala yang mengganggumu, dari keburukan setiap jiwa atau kedengkian mata, semoga Allah menyembuhkanmu, dengan nama Allah aku meruqyahmu." (HR Muslim)

5. Tidak Mencela Penyakit

Islam mengajarkan agar tidak mencela penyakit yang diderita seseorang. Penyakit dapat menjadi penghapus dosa dan memiliki hikmah tersendiri. Rasulullah SAW bahkan melarang umatnya mencaci demam sebagaimana disebutkan dalam hadis riwayat Muslim.

6. Menjenguk Anak yang Sakit

Menjenguk orang sakit tetap dianjurkan meskipun yang sakit adalah anak kecil. Dalam beberapa riwayat, ulama juga membahas anjuran menjenguk anak-anak yang sedang sakit.

7. Menjaga Adab Saat Menjenguk Lawan Jenis

Seorang muslim diperbolehkan menjenguk muslimah atau sebaliknya meskipun bukan mahram, selama tetap menjaga adab, menahan pandangan, dan menghindari fitnah.

8. Memperhatikan Waktu Berkunjung

Saat menjenguk orang sakit, penting untuk memperhatikan waktu yang tepat. Jangan sampai datang ketika pasien sedang beristirahat atau dalam kondisi yang tidak memungkinkan untuk menerima tamu.




(kri/kri)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads