Doa dan Zikir Setelah Sholat Dhuha, Lengkap dengan Keutamaannya

Doa dan Zikir Setelah Sholat Dhuha, Lengkap dengan Keutamaannya

Daffa Ichyaul Majid Sarja - detikHikmah
Senin, 11 Mei 2026 07:15 WIB
Doa dan Zikir Setelah Sholat Dhuha, Lengkap dengan Keutamaannya
Ilustrasi dzikir. Foto: Freepik
Jakarta -

Sholat dhuha adalah salah satu ibadah sunnah yang sangat dianjurkan dalam Islam. Sholat sunnah yang dikerjakan pagi hari ini memiliki banyak keutamaan bagi siapa saja yang melaksanakannya, mulai dari urusan rezeki hingga ampunan dosa.

Setelah melaksanakan sholat dhuha, umat Islam juga sangat dianjurkan untuk melengkapinya dengan zikir dan doa. Berikut adalah bacaan zikir, doa setelah sholat dhuha, serta keutamaannya yang dirangkum oleh detikHikmah.

Zikir Setelah Sholat Dhuha

Dikatakan oleh Huriyah Huwaida dalam buku Penuntun Mengerjakan Shalat Dhuha, setelah selesai sholat dhuha umat Islam dianjurkan untuk membaca zikir berikut sebanyak 100 kali.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

رَبِّ اغْفِرْ لِي وَتُبْ عَلَيَّ إِنَّكَ أَنْتَ التَّوَّابُ الْغَفُورُ

Robbighfirlii watub 'alayya `innaka antat tawwaabul ghofuur.

ADVERTISEMENT

Artinya: "Ya Robbi, ampunilah aku dan terimalah tobatku. Sesungguhnya Engkau Maha Penerima tobat dan ampunan."

Doa Setelah Sholat Dhuha

Dinukil dari buku Sholat Dhuha Dulu, Yuk oleh Imron Mustofa, setelah selesai membaca zikir di atas, umat Islam dapat melanjutkannya dengan membaca doa sesuai kemampuan masing-masing.

Meski begitu, terdapat doa yang lebih dianjurkan untuk dibaca setelah selesai sholat dhuha. Berikut bacaan doanya:

اللَّهُمَّ إِنَّ الضُّحَاءَ ضُحَاءُكَ وَالْبَهَاءَ بَهَاءُكَ وَالْجَمَالَ جَمَالُكَ وَالْقُوَّةَ قُوَّتُكَ وَالْقُدْرَةَ قُدْرَتُكَ وَالْعِصْمَةَ عِصْمَتُكَ. اللَّهُمَّ إِنْ كَانَ رِزْقِي فِي السَّمَاءِ فَأَنْزِلْهُ وَإِنْ كَانَ فِي الْأَرْضِ فَأَخْرِجْهُ وَإِنْ كَانَ مُعَسِّرًا فَيَسِّرْهُ وَإِنْ كَانَ حَرَامًا فَطَهِّرْهُ وَإِنْ كَانَ بَعِيدًا فَقَرِّبْهُ بِحَقِّ ضُحَاءِكَ وَبَهَاءِكَ وَجَمَالِكَ وَقُوَّتِكَ وَقُدْرَتِكَ أُتِنِي مَا أَتَيْتَ عِبَادَكَ الصَّالِحِينَ.

Allaahumma innadh dhuhaa-a dhuhaa-uka, wal bahaa-a bahaa-uka, wal jamaala jamaaluka, wal quwwata quwwatuka, wal qudrata qudratuka, wal 'ishmata ishmatuka. Allaahumma in kaana rizqii fissamaa-i fa anzilhu, wa in kaana fil ardhi fa akhrijhu, wa in kaana mu'assiran fayassirhu, wa in kaana haraaman fathahhirhu, wa in kaana ba'iidan fa qarribhu, bi haqqi dhuhaa-ika, wa bahaa-ika, wa jamaalika, wa quwwatika, wa qudratika, aatinii maa aataita 'ibaadakash shaalihiin.

Artinya: "Ya Allah, sesungguhnya waktu dhuha adalah waktu-Mu, keagungan adalah keagungan-Mu, keindahan adalah keindahan-Mu, kekuatan adalah kekuatan-Mu, dan perlindungan ialah perlindungan-Mu. Ya Allah, jika rezekiku masih di atas langit maka turunkanlah. Jika di dalam bumi maka keluarkanlah. Jika masih sukar maka mudahkanlah. Jika (ternyata) haram maka sucikanlah. Jika masih jauh maka dekatkanlah. Berkat waktu dhuha, keagungan, keindahan, kekuatan, dan kekuasaan-Mu, limpahkanlah kepada kami segala nikmat yang telah Engkau limpahkan kepada hamba-hamba-Mu yang shalih."

Hadits Keutamaan Sholat Dhuha

Dikutip dari buku Amalan Pembuka Rezeki oleh Karya Haris Priyatna dan Lisdy Rahayu, sholat dhuha memiliki banyak keutamaan bagi setiap muslim yang melaksanakannya. Keutamaan sholat dhuha antara lain sebagai berikut:

1. Termasuk Golongan Orang-Orang yang Bertobat

Umat Islam yang melakukan sholat dhuha, maka ia termasuk golongan orang-orang yang bertobat. Hal ini sebagaimana dijelaskan dalam sebuah hadits berikut:

Abu Hurairah RA berkata, bahwa Rasulullah SAW bersabda, "Tidaklah seseorang melakukan sholat dhuha kecuali dia adalah orang yang bertobat." (HR Ath-Thabrani)

Dalam riwayat lain dikatakan, "Sholat dhuha adalah sholatnya orang-orang yang bertobat." (HR Al-Hakim)

2. Dapat Menghapus Dosa-Dosa

Keutamaan sholat dhuha berikutnya adalah, bagi yang melakukannya, maka akan Allah SWT hapuskan segala dosa-dosanya yang telah lampau.

Abu Hurairah RA berkata, bahwa Rasulullah SAW bersabda, "Barangsiapa menjaga dua rakaat sholat dhuha, dosa-dosanya akan diampuni walaupun sebanyak buih di lautan." (HR At-Tirmidzi)

3. Memiliki Pahala Seperti Ibadah Umrah

Bagi siapa saja yang terbiasa melaksanakan sholat dhuha, maka pahalanya seperti pahala menunaikan ibadah umrah. Hal ini sebagaimana dijelaskan dalam hadits berikut:

Abu Hurairah RA berkata bahwa Rasulullah SAW bersabda,

"Barangsiapa keluar dari rumahnya dalam keadaan suci untuk melaksanakan sholat wajib, pahalanya seperti pahala haji, dan barangsiapa melakukan sholat dhuha, pahalanya seperti pahala umrah, dan melaksanakan sholat setelah sholat tanpa ada kesia-siaan antara keduanya, ia akan mendapat tempat yang tinggi." (HR Abu Dawud)

4. Termasuk Golongan Ahli Ibadah

Umat Islam yang melaksanakan sholat dhuha, maka ia termasuk dalam golongan orang ahli ibadah. Hal ini bersandar pada sebuah hadits berikut:

Abu Darda' berkata bahwa Nabi Muhammad SAW bersabda,

"Barang siapa melaksanakan sholat dhuha dua rakaat, ia tidak termasuk dalam golongan orang-orang yang lalai. Barang siapa melaksanakannya empat rakaat, ia akan tercatat sebagai seorang ahli ibadah. Barang siapa melaksanakannya enam rakaat, akan dicukupkan rezeki baginya hari itu. Dan barangsiapa melaksanakannya dua belas rakaat, Allah akan membangunkan rumah untuknya di surga. Tidak ada siang dan malam kecuali Allah memberi ilham kepada hamba-Nya untuk berzikir kepada-Nya." (HR Ath-Thabrani)

5. Dicukupi Kebutuhannya

Umat Islam yang terbiasa dan konsisten dalam melaksanakan sholat dhuha, maka Allah SWT akan menjamin segala kebutuhannya akan terpenuhi tanpa kekurangan sedikit pun.

Abu Darda' dan Abu Dzar RA berkata bahwa Rasulullah SAW bersabda, "Allah berfirman, 'Wahai anak Adam, sholatlah untukku empat rakaat pada permulaan siang, Aku akan mencukupi pada penghabisannya." (HR At-Tirmidzi)

6. Masuk Surga Melalui Pintu Dhuha

Bagi umat Islam yang melaksanakan sholat dhuha, maka kelak akan diarahkan oleh Allah SWT untuk masuk surga melalui pintu dhuha. Hal ini sebagaimana dijelaskan dalam hadits berikut:

Rasulullah SAW bersabda, "Sesungguhnya, di dalam surga terdapat pintu yang bernama Pintu Dhuha. Jika tiba Hari Kiamat, maka berserulah seorang penyeru, 'Manakah mereka yang terus-menerus melakukan sholat Dhuha? Inilah pintu kalian, masukilah surga dengan rahmat Allah Taala." (HR Ath-Thabrani)

7. Mendapat Istana di Surga

Sholat dhuha dapat menjadi penyempurna sedekah bagi semua anggota tubuh orang yang melakukannya. Hal ini sebagaimana dijelaskan dalam hadits berikut:

Abu Dzar RA berkata bahwa Rasulullah SAW bersabda, "Setiap persendian anggota tubuh di antara kalian harus disedekahi. Setiap tasbih adalah sedekah, setiap tahmid adalah sedekah, setiap tahlil adalah sedekah, setiap takbir adalah sedekah. Begitu pula mengajak pada kebaikan adalah sedekah dan mencegah kemungkaran adalah sedekah. Yang akan mencukupi semua itu adalah sholat Dhuha dua rakaat." (HR Muslim)




(inf/inf)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads