Menunaikan ibadah haji dan umrah merupakan dambaan bagi setiap umat Islam. Tak jarang, banyak orang yang sudah memiliki kemampuan finansial tetapi belum mendapatkan panggilan untuk berangkat, atau sebaliknya, punya kesiapan fisik tapi belum kecukupan materi.
Islam mengajarkan bahwa ibadah ke Tanah Suci bukan sekadar soal harta, melainkan soal undangan dari Allah SWT. Selain ikhtiar menabung dan persiapan fisik, memperkuat jalur langit melalui doa adalah kunci utama.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Untuk itu, berikut kumpulan doa yang dapat diamalkan umat Islam agar impian menapakkan kaki di Makkah dan Madinah segera terwujud.
Kumpulan Doa agar Segera Dipanggil ke Tanah Suci
Berikut kumpulan doa yang dapat diamalkan umat Islam agar segera dipanggil ke Tanah Suci untuk menunaikan ibadah haji dan umrah:
1. Doa Nabi Ibrahim dan Nabi Ismail
Terdapat satu doa yang dipanjatkan oleh Nabi Ibrahim AS dan Nabi Ismail AS dalam Al-Qur'an surah Al-Baqarah ayat 128. Doa ini dapat diamalkan umat Islam agar segera dipanggil ke Tanah Suci. Berikut bacaan doanya:
رَبَّنَا وَاجْعَلْنَا مُسْلِمَيْنِ لَكَ وَمِنْ ذُرِّيَّتِنَآ اُمَّةً مُّسْلِمَةً لَّكَۖ وَاَرِنَا مَنَاسِكَنَا وَتُبْ عَلَيْنَا ۚ اِنَّكَ اَنْتَ التَّوَّابُ الرَّحِيْمُ
Rabbanā waj'alnā muslimaini laka wa min żurriyyatinā ummatam muslimatal lak(a), wa arinā manāsikanā wa tub 'alainā, innaka antat-tawwābur-raḥīm(u).
Artinya: "Ya Tuhan kami, jadikanlah kami berdua orang yang berserah diri kepada-Mu, (jadikanlah) dari keturunan kami umat yang berserah diri kepada-Mu, tunjukkanlah kepada kami cara-cara melakukan manasik (rangkaian ibadah) haji, dan terimalah tobat kami. Sesungguhnya Engkaulah Yang Maha Penerima Tobat lagi Maha Penyayang."
2. Doa agar Segera Haji dan Umrah
Selain doa di atas, terdapat doa lain agar segera diberangkatkan haji dan umrah. Dinukil dari buku Gus Dewa Menjawab oleh Gus Dewa, berikut bacaan doanya:
يَا رَبِّ بِالْمُصْطَفَى بَلِّغْ مَكَّةَ مَدِينَةَ * وَاغْفِرْ لَنَا مَا مَضَى يَا وَاسِعَ الْكَرَمِ
Yā Rabbi bil-Muṣṭafā balligh Makkata Madīnata, waghfir lanā mā maḍā yā wāsi'al-karami.
Artinya: "Wahai Rabb, dengan wasilah al-Musthofa (Nabi Muhammad) sampaikanlah (kami) ke Makkah dan Madinah, serta ampunilah dosa-dosa kami yang telah lalu, wahai Zat yang Maha Luas Kemuliaannya."
Selain itu, terdapat doa khusus yang dipanjatkan agar umat Islam segera menunaikan ibadah haji. Merujuk pada buku Doa-doa Seputar Ibadah oleh Tim Redaksi Kultum Media, berikut bacaan doanya:
اللَّهُمَّ بَلِّغْنَا مَكَّةَ وَالْمَدِينَةَ وَالْعَرَفَةَ وَارْزُقْنَا الْحَجَّ الْمَبْرُورَ وَارْضَ عَنَّا وَاغْفِرْ لَنَا وَارْحَمْنَا أَنْتَ مَوْلَانَا فَانْصُرْنَا عَلَى الْقَوْمِ الْكَافِرِينَ.
Allāhumma ballighnā Makkata wal-Madīnata wal-'Arafata, warzuqnal-ḥajjal-mabrūra, warḍa 'annā waghfir lanā warḥamnā, Anta maulānā fanṣurnā 'alal-qaumil-kāfirīn.
Artinya: "Ya Allah, sampaikanlah kami ke Kota Makkah dan Madinah serta padang Arafah. Anugerahilah kami haji yang mabrur, semoga Engkau ridha kepada kami dan mengampuni dosa-dosa kami, rahmatilah kami, sesungguhnya Engkau Penolong kami, tolonglah kami dari kaum yang kafir."
3. Sholawat Hajjiyah
Selain melalui untaian doa, umat Islam juga dapat membaca lantunan sholawat hajjiyah agar segera dipanggil ke Tanah Suci. Dinukil dari buku The Miracle of Shalawat karya Junaidi Ahmad, berikut bacaan sholawatnya:
اللَّهُمَّ صَلِّ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ صَلَاةً تُبَلِّغُنَا بِهَا حَجَّ بَيْتِكَ الْحَرَامِ وَزِيَارَةَ قَبْرِ نَبِيِّكَ عَلَيْهِ أَفْضْلُ الصَّلَاةِ وَالسَّلَامِ فِي لُطْفٍ وَعَافِيَةٍ وَسَلَامَةٍ وَبُلُوْغِ الْمَرَامِ وَعَلَى آلِهِ وَصَحْبِهِ وَبَارِكْ وَسَلَّمْ.
Allaahumma shalli 'alaa sayyidinaa Muhammadin shalatan tuballighunaa bihaa hajja baitikal haraam wa ziyaarata qabri nabiyyika alaihi afdhalus shalaatu was salaamu fi luthfin wa 'aafiyatin wa salaamatin wa bulughil maraam wa 'alaa aalihi wa shahbihi wa barik wa sallim.
Artinya: "Ya Allah, limpahkanlah rahmat atas junjungan kami Muhammad dengan berkah sholawat yang dapat menyampaikan kami dengannya untuk berkunjung ke rumah-Mu yang mulia dan mengunjungi makam nabi-Mu, atasnya sholawat dan salam yang paling utama dalam kelembutan, sehat, selamat, dan tercapai cita-citanya, serta berkahilah dan salam untuk keluarganya dan sahabat-sahabatnya."
(kri/kri)












































Komentar Terbanyak
Mengapa Nabi Isa Disebut Belum Wafat dalam Islam?
Jemaah Haji RI Ditangkap di Madinah Usai Videokan Wanita Tanpa Izin
Secara Hisab, Idul Adha 1447 H Jatuh pada 27 Mei 2026