Doa Sebelum Baca Yasin: Arab, Latin, Arti, dan Urutannya Lengkap

Doa Sebelum Baca Yasin: Arab, Latin, Arti, dan Urutannya Lengkap

Salsa Dila Fitria Oktavianti - detikHikmah
Sabtu, 02 Mei 2026 17:00 WIB
Doa Sebelum Baca Yasin: Arab, Latin, Arti, dan Urutannya Lengkap
Al-Qur'an. Foto: Freepik
Jakarta -

Doa sebelum baca Yasin menjadi amalan yang sering dibaca umat Islam sebelum memulai surah Yasin, baik saat tahlilan, malam Jumat, maupun acara doa bersama. Membaca doa ini bertujuan agar bacaan Al-Qur'an menjadi lebih khusyuk dan penuh keberkahan.

Selain itu, doa sebelum membaca Yasin juga menjadi bentuk permohonan kepada Allah SWT agar pahala bacaan dapat disampaikan kepada diri sendiri maupun orang lain, terutama keluarga atau ahli kubur yang telah meninggal dunia.

Doa Sebelum Membaca Yasin Lengkap Arab, Latin dan Artinya

Selain memperhatikan adab, terdapat pula bacaan tawasul yang dapat diamalkan. Dikutip dari buku Sejarah Syekh Maulana Maghribi Ujungnegoro oleh Muchamad Fauyan, tawasul Yasin adalah sebutan lain untuk doa yang dibaca sebelum memulai membaca surah Yasin.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Doa ini umumnya terbagi menjadi tiga bagian, yaitu tawasul pembuka, tawasul yang ditujukan kepada para nabi, serta tawasul untuk ahli kubur. Berikut bacaan lengkapnya.

Doa Tawasul Pembuka

إِلَى حَضْرَةِ النَّبِيِّ الْمُصْطَفَى رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَالِٰهِ وَأَصْحَابِهِ وَأَزْوَاجِهِ وَأَوْلَادِهِ وَذُرِّيَّاتِهِ أَجْمَعِينَ شَيْءٌ لِلَّهِ لَهُمُ الْفَاتِحَةُ

ADVERTISEMENT

Arab latin: Ilaa hadhratin nabiyyil mushthafaa rasuulillaahi shallallahu 'alaihi wa sallam wa aalihi wa ashhaabihii wa azwaajihii wa aulaadihi wa dzurriyyaatihi ajma-'iin, syai-ul lillaahi lahum Al-Fatihah.

Artinya: "Ditujukan kepada yang terhormat Nabi yang terpilih Rasulullah SAW, keluarganya, sahabat-sahabatnya, istri-istrinya, putra putrinya, dan seluruh keturunannya. Bacaan Al-Fatihah ini ditujukan kepada Allah dan pahalanya untuk mereka semua, Al-Fatihah."

Doa Tawasul kepada Para Nabi

اِلَى حَضْرَةِ النَّبِيِّ صَلَّى اللهُ عَلَيهِ وَسَلَّمَ وَاٰلِهِ وإِخْوَانِهِ مِنَ الأَنْبِيَاءِ وَالمُرْسَلِيْنَ وَالأَوْلِيَاءِ وَالشُّهَدَاءِ وَالصَّالِحِيْنَ وَالصَّحَابَةِ وَالتَّابِعِيْنَ وَالْعُلَمَاءِ الْعَامِلِيْنَ وَالْمُصَنِّفِيْنَ الْمُخْلِصِيْنَ وَجَمِيْعِ الْمَلَائِكَةِ المُقَرَّبِيْنَ، ثُمَّ اِلَى جَمِيْعِ أَهْلِ القُبُوْرِ مِنَ المُسْلِمِيْنَ وَالمُسْلِمَاتِ وَالمُؤْمِنِيْنَ وَالمُؤْمِنَاتِ مِنْ مَشَارِقِ الأَرْضِ إِلَى مَغَارِبِهَا بَرِّهَا وَبَحْرِهَا خُصُوْصًا إِلَى آبَائِنَا وَأُمَّهَاتِنَا وَأَجْدَادِنَا وَجَدَّاتِنَا وَمَشَايِخِنَا وَمَشَايِخِ مَشَايِخِنَا وَأَسَاتِذَتِنَا وَأَسَاتِذَةِ أَسَاتِذَتِنَا وَلِمَنْ أَحْسَنَ إِلَيْنَا وَلِمَنْ اجْتَمَعْنَا هَهُنَا بِسَبَبِهِ شَيْءٌ لِلَّهِ لَهُمُ الْفَاتِحَةُ

Arab latin: Ilaa hadhratin nabiyyi shalallahu 'alaihi wasallama wa aalihi wa ikhwanihi wa minal anbiya-i wal mursalin wal auliyaa-i wasy syuhada-i wash shalihin wash shabati wat tabi'in wal 'ulamaa-i wal mushonnifinal mukhlashiin wa jami'il malaa-ikatil muqarrabin. Tsumma ilaa jamii'il ahlil kubur minal muslimiina wal muslimati wal mu'minina wal mu'minati min masyariqil ardhi ilaa magharibiha barrihaa wa bahriha khushuushon ila aaabaa-inaa wa ummahaatinaa wa ajdaadinaa wa jaddaatina wa masyaayikhana wa masyaayikhi masyaayikhinaa wa asatidzatina wa asatidzati asatidzatina wa liman ahsana ilaina wa limanij tama'naa hahunaa bisababihi, syaiul lillahi lahum Al-Fatihah.

Artinya: "Untuk yang terhormat Nabi Muhammad SAW, segenap keluarga, dan saudaranya dari kalangan pada nabi dan rasul, para wali, para syuhada, orang-orang saleh, sahabat, tabi'in, ulama al-amilin, ulama penulis yang ikhlas, semua malaikat Muqarrabin, kemudian semua ahli kubur Muslimin, Muslimat, Mukminin, Mukminat dari Timur ke Barat, baik di laut dan di darat, khususnya bapak kami, ibu kami, kakek kami, nenek kami, guru kami, pengajar dari guru kami, ustadz kami, pengajar ustadz kami, mereka yang telah berbuat baik kepada kami, dan bagi ahli kubur atau arwah yang menjadi sebab kami berkumpul di sini. Bacaan Al-Fatihah ini kami tujukan kepada Allah dan pahalanya untuk mereka semua, Al-Fatihah."

Doa Tawasul kepada Ahli Kubur

اِلَى حَضْرَةِ النَّبِيِّ صَلَّى اللهُ عَلَيهِ وَسَلَّمَ وَاَلِهِ وصَحْبهِ شَيْءٌ لِلَّهِ لَهُمُ الْفَاتِحَةُ

ثُمَّ إلَى حَضْرَةِ إِخْوَانِهِ مِنَ اْلأَنْبِيَاءِ وَالْمُرْسَلِيْنَ وَاْلأَوْلِيَاءِ وَالشُّهَدَاءِ وَالصَّالِحِيْنَ وَالصَّحَابَةِ وَالتَّابِعِيْنَ وَاْلعُلَمَاءِ وَاْلمُصَنِّفِيْنَ وَجَمِيْعِ اْلمَلاَئِكَةِ اْلمُقَرَّبِيْنَ خُصُوْصًا سَيِّدنَا الشَّيْخِ عَبْدِ اْلقَادِرِ الجَيْلاَنِي رَضِيَ اللهُ عَنْهُ شَيْءٌ لِلَّهِ لَهُمُ الْفَاتِحَةُ

ثُمَّ إلَى جَمِيْعِ أَهْلِ اْلقُبُوْرِ مِنَ الْمُسْلِمِيْنَ وَالْمُسْلِمَاتِ وَالْمُؤْمِنِيْنَ وَالْمُؤْمِنَاتِ مِنْ مَشَارِقِ اْلاَرْضِ إلَى مَغَارِبِهَا بَرِّهَا وَبَحْرِهَا خُصُوْصًا أبَاءَنَا وَأُمَّهَاتِنَا وَأَجْدَادَنَا وَجَدَّاتِنَا وَمَشَايِخَنَا وَمَشَايِخَ مَشَايِخِنَا وَلِمَنِ اجْتَمَعْنَا هَهُنَا بِسَبَبِهِ وَخُصُوْصً إلَى ... . شَيْءٌ لِلَّهِ لَهُمُ الْفَاتِحَةُ

Arab latin: Ilaa hadhratin nabiyyi shalallahu 'alaihi wasallama wa aalihi wa shahbihi, syaiul lillaahi lahum Al-Fatihah.

Tsumma ilaa hadrati ikhwaa nihi minal anbiyaa-i wal mursalin wal awliya-i wasy-syuhadaa-i wash shalihina wash shahabati wattaabi'ina wal 'ulamaa-i wal mushonnifina wa jami'il malaaikatil muqorrobin, khushuson sayyidnaa syaikhi a'bdil qodir aljailani radhiyallahu 'anhu, syaiul lillaahi lahum Al-Fatihah.

Tsumma ilaa jamii'i ahlil kuburi minal muslimiina wal muslimati wal mu'minina wal mu'minati min masyariqil ardhi ilaa magharibiha barrihaa wa bahriha khushuushon abaaanaa wa ummahaatinaa wa ajdaadanaa wa jaddaatina wa masyaayikhana wa masyaayikha masyaayikhinaa wa limanij tama'naa hahunaa bisababihi wa khushuson ila ... (sebutkan nama arwah orang yang akan dikirimi), syaiul lillaahi lahum Al-Fatihah.

Artinya: "Dengan menyebut nama Allah yang maha pengasih lagi maha penyayang. Untuk yang terhormat Nabi Muhammad SAW, segenap keluarga, dan para sahabatnya. Bacaan Al-Fatihah ini kami tujukan kepada Allah dan pahalanya untuk mereka semua, Al-Fatihah."

"Kemudian untuk seluruh saudaranya dari kalangan pada nabi dan rasul, para wali, para syuhada, orang-orang sholeh, sahabat-sahabat nabi dan generasi sesudahnya, para ulama, pengarang-pengarang yang ikhlas, serta para malaikat yang selalu mendekat kepada Allah. Dan terutama kami menghaturkan kepada Syekh Abdul Qodir Al Jailani. Bacaan Al-Fatihah ini ditujukan kepada Allah dan pahalanya untuk mereka semua, Al-Fatihah."

"Kemudian untuk semua ahli kubur dari kalangan kaum muslimin, baik laki-laki maupun perempuan. Dan kepada kaum mukminin, baik laki-laki maupun perempuan, yang tersebar dari wilayah timur hingga barat, baik di darat maupun di laut. Khususnya, untuk bapak-bapak kami, para ibu kami, nenek-nenek kami baik yang laki-laki maupun perempuan, juga untuk para guru besar kami dan para guru besar mereka, guru-guru kami, para gurunya guru kami, serta kepada semua yang telah menyebabkan kami berkumpul di sini. Dan khususnya untuk ...(sebutkan nama arwah yang akan dikirimi). Bacaan Al-Fatihah ini ditujukan kepada Allah dan pahalanya untuk mereka semua, Al-Fatihah."

Keutamaan Surah Yasin

Keutamaan surah Yasin terdapat dalam hadits Nabi berikut:

سَمِعْتُ عَبْدَ اللَّهِ بْنِ مَسْعُودٍ يَقُوْلُ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ ﷺ : مَنْ قَرَأَ حَرْفًا مِنْ كِتَابِ اللَّهِ فَلَهُ بِهِ حَسَنَةٌ وَالْحَسَنَةُ بِعَشْرِ أَمْثَالِهَا لَا أَقُوْلُ الم حَرْفٌ وَلَكِنْ أَلِفٌ حَرْفٌ وَلَامٌ حَرْفٌ وَمِيمٌ حَرْفٌ (رواه الترمذي. قال أبو عيسى هذا حديث حسن صحيح).

"Aku mendengar dari 'Abdullah bin Mas'ûd, ia berkata, Rasûlullâh bersabda, "Barang siapa membaca satu huruf dari bacaan al-Qur'an, maka baginya ada kebaikan sebanyak sepuluh kebaikan, aku tidak mengatakan alif lâm lîm satu huruf, tapi alif satu huruf dan lâm satu huruf dan mîm satu huruf." (HR at-Tirmidzî ia mengatakan hadîts hasan sahîh)

Dalam buku Doa-Doa Lengkap Istigasah karya Agus Arifin dijelaskan bahwa apabila hadis tersebut diterapkan pada pembacaan surah Yasin, maka setiap orang yang membacanya berpotensi memperoleh sebanyak (3000 x 10 = 30.000) kebaikan atau hasanat.

Selain itu, membaca surah Yasin juga diyakini sebagai salah satu wasilah untuk dikabulkannya hajat. Hal ini didasarkan pada hadis berikut.

عن عطاء ابن أبي رباح قال : بلغي أن رسول الله صلى الله عليه وسلم قال : (من قرأ يس في صدر النهار قضيت حوائجه) . (أخرجه الدارمي).

Artinya: "Diriwayatkan dari 'Atha bin Abi Rabah, bahwa Rasulullah SAW bersabda, 'Barang siapa yang membaca surah Yasin di permulaan harinya, maka semua hajatnya akan dikabulkan'." (HR Ad Darimi)

Keutamaan lain membaca surah Yasin adalah Allah SWT akan mempermudah segala urusan sepanjang hari. Dikatakan dalam sebuah hadits,

وعن ابن عباس رضي الله عنهما قال : (من قرأ يس حين يصبح أعطي يسر يومه حتى يمسي ، ومن قرأ ها في صدر ليلة أعطي يسر ليلته حتى يصبح) . (أخرجه الدارمي).

Artinya: "Diriwayatkan dari Ibnu Abbas ra beliau berkata, 'Barang siapa membaca surah Yasin di waktu pagi, maka akan dipermudah (urusannya) siang harinya hingga sore, dan barang siapa yang membacanya di waktu malam, maka akan dimudahkan (urusannya) malam harinya hingga pagi'." (HR Ad Darimi)

Urutan Bacaan Doa Yasin dan Tahlil

  1. Acara diawali dengan menyampaikan niat serta tujuan pelaksanaan tahlil, misalnya untuk mendoakan almarhum atau almarhumah tertentu.
  2. Pimpinan tahlil mengajak jemaah bertawasul kepada Nabi Muhammad SAW, para rasul, sahabat, wali, syuhada, dan orang-orang saleh.
  3. Tawasul dilanjutkan kepada keluarga yang telah wafat serta arwah yang diniatkan untuk dikirimi doa.
  4. Jemaah kemudian dipimpin membaca surah Yasin ayat 1 sampai 83.
  5. Setelah itu, jemaah membaca Surah Al-Ikhlas sebanyak tiga kali.
  6. Jemaah diajak mengulang bacaan tahlil dan takbir.
  7. Selanjutnya, Surah Al-Falaq dibaca sebanyak tiga kali.
  8. Jemaah kembali membaca tahlil dan takbir.
  9. Kemudian dilanjutkan dengan membaca Surah An-Nas sebanyak tiga kali.
  10. Jemaah kembali mengulang bacaan tahlil dan takbir.
  11. Jemaah membaca Surah Al-Fatihah.
  12. Dilanjutkan dengan membaca Surah Al-Baqarah ayat 1 sampai 5.
  13. Jemaah membaca Surah Al-Baqarah ayat 163.
  14. Setelah itu, dibacakan Ayat Kursi (QS. Al-Baqarah: 255).
  15. Jemaah membaca dua ayat terakhir Surah Al-Baqarah.
  16. Dilanjutkan dengan doa memohon rahmat dan keselamatan bagi Ahlul Bait.
  17. Jemaah diajak membaca istighfar sebanyak tiga kali.
  18. Pimpinan mengajak jemaah merenungkan keutamaan bacaan tahlil.
  19. Jemaah dipimpin membaca tahlil sebanyak 33 kali.
  20. Selanjutnya, jemaah membaca dua kalimat syahadat.
  21. Jemaah diajak membaca sholawat kepada Nabi Muhammad SAW.
  22. Pimpinan memimpin bacaan tasbih sebanyak 10 kali.
  23. Jemaah kembali membaca sholawat.
  24. Jemaah membaca Surah Al-Ahzab ayat 56.
  25. Setelah itu, dibacakan Surah Al-Fatihah.
  26. Jemaah kembali membaca tahlil.
  27. Surah Al-Fatihah dibaca sebagai penutup rangkaian bacaan.
  28. Seluruh rangkaian Yasin dan tahlil ditutup dengan doa penutup tahlil.

Selama pelaksanaan, seluruh bacaan dianjurkan dilakukan dengan penuh kekhusyukan.




(inf/inf)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads