Salam Ziarah Kubur: Bacaan Lengkap dan Maknanya

Salam Ziarah Kubur: Bacaan Lengkap dan Maknanya

Devi Setya - detikHikmah
Senin, 16 Feb 2026 07:00 WIB
Ilustrasi makam
Foto: Getty Images/iStockphoto/HAYKIRDI
Jakarta -

Ziarah kubur merupakan salah satu amalan yang dianjurkan dalam Islam. Selain mengingatkan manusia pada kematian, ziarah juga menjadi momen untuk mendoakan keluarga, kerabat, dan kaum muslimin yang telah wafat.

Salah satu bagian penting dalam ziarah kubur adalah mengucapkan salam kepada penghuni kubur.

Salam ini bukan sekadar sapaan, melainkan doa dan bentuk penghormatan kepada mereka yang telah mendahului.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dalil Anjuran Ziarah Kubur

Pada awalnya, ziarah kubur pernah dilarang karena khawatir umat Islam masih terpengaruh kebiasaan jahiliah. Namun kemudian Rasulullah SAW membolehkannya.

ADVERTISEMENT

Mengutip dari buku 1500++ Hadis dan Sunnah Pilihan karya Syamsul Rizal Hamid, terdapat hadits riwayat Muslim, Rasulullah SAW bersabda:

"Dulu aku melarang kalian berziarah kubur. Sekarang berziarahlah, karena ziarah kubur dapat mengingatkan kalian kepada akhirat."

Hadits ini menunjukkan bahwa ziarah kubur menjadi amalan yang dianjurkan dalam Islam. Ziarah kubur membantu melembutkan hati dan menyadarkan manusia bahwa kehidupan dunia bersifat sementara.

Bacaan Salam Ziarah Kubur yang Diajarkan Nabi

Rasulullah SAW mengajarkan doa dan salam khusus ketika memasuki area pemakaman. Dalam hadits riwayat Muslim, beliau membaca:

Ø§Ų„ØŗŲ‘ŲŽŲ„ŲŽØ§Ų…Ų ØšŲŽŲ„ŲŽŲŠŲ’ŲƒŲŲ…Ų’ ØŖŲŽŲ‡Ų’Ų„ŲŽ Ø§Ų„Ø¯Ų‘ŲŲŠŲŽØ§ØąŲ Ų…ŲŲ†ŲŽ Ø§Ų„Ų…ŲØ¤Ų’Ų…ŲŲ†ŲŲŠŲ†ŲŽ ŲˆŲŽØ§Ų„Ų…ŲØŗŲ’Ų„ŲŲ…ŲŲŠŲ†ŲŽØŒ ŲˆŲŽØĨŲŲ†Ų‘ŲŽØ§ ØĨؐ؆ؒ Ø´ŲŽØ§ØĄŲŽ Ø§Ų„Ų„Ų‘ŲŽŲ‡Ų Ø¨ŲŲƒŲŲ…Ų’ Ų„ŲŽØ§Ø­ŲŲ‚ŲŲˆŲ†ŲŽØŒ Ų†ŲŽØŗŲ’ØŖŲŽŲ„Ų Ø§Ų„Ų„Ų‘ŲŽŲ‡ŲŽ Ų„ŲŽŲ†ŲŽØ§ ŲˆŲŽŲ„ŲŽŲƒŲŲ…Ų Ø§Ų„ØšŲŽØ§ŲŲŲŠŲŽØŠŲŽ

Latin: Assalāmu 'alaikum ahlad-diyāri minal mu'minÄĢna wal muslimÄĢn, wa innā in syā'aLlōhu bikum lāá¸ĨiqÅĢn, nas'alullāha lanā wa lakumul 'āfiyah.

Artinya: "Semoga keselamatan tercurah kepada kalian wahai penghuni kubur dari kaum mukminin dan muslimin. Sesungguhnya kami insya Allah akan menyusul kalian. Kami memohon kepada Allah keselamatan untuk kami dan kalian."

Salam ini menunjukkan bahwa hubungan antara yang hidup dan yang telah wafat tidak terputus. Kita mendoakan mereka, sekaligus menyadari bahwa suatu saat kita pun akan berada di tempat yang sama.

Dapat juga mengamalkan salam berikut,

Ø§Ų„ØŗŲ‘ŲŽŲ„Ø§Ų…Ų ØšŲ„Ų‰ ØŖŲ‡Ų’Ų„Ų Ø§Ų„Ø¯Ų‘ŲŠØ§ØąŲ Ų…ŲŲ†ŲŽ Ø§Ų„Ų…ŲØ¤Ų’Ų…Ų†ŲŠŲ†ŲŽ ŲˆŲŽØ§Ų„Ų…ŲØŗŲ’Ų„Ų…ŲŠŲ†ŲŽ ŲˆŲŽŲŠŲŽØąŲ’Ø­ŲŽŲ…Ų Ø§Ų„Ų„Ų‘ŲŽŲ‡Ų Ø§Ų„Ų…ŲØŗŲ’ØĒŲŽŲ‚Ų’Ø¯ŲŲ…ŲŲŠŲ†ŲŽ Ų…ŲŲ†Ų’ŲƒŲŲ…Ų’ ŲˆŲŽŲ…ŲŲ†Ų‘ŲŽØ§ ŲˆŲŽØ§Ų„Ų…ŲØŗŲ’ØĒØŖØŽŲØąŲŲŠŲ† ŲˆŲŽØĨŲ†Ų‘ŲŽØ§ ØĨŲ†Ų’ Ø´Ø§ØĄŲŽ Ø§Ų„Ų„Ų‘ŲŽŲ‡ Ø¨ŲŲƒŲŲ…Ų’ Ų„Ø§Ø­ŲŲ‚ŲŲˆŲ†ŲŽ

Latin: AssalÃĸmu 'alÃĸ ahlid diyÃĸr minal mu'minÃŽna wal muslimÃŽn yarhamukumullÃĸhul-mustaqdimÃŽn minkum wa minnÃĸ wal musta'khirÃŽn, wa wa innÃĸ insyÃĸ-AllÃĸhu bikum lÃĸhiqÃģn.

Artinya: Assalamu'alaikum, hai para mukmin dan muslim yang bersemayam dalam kubur. Semoga Allah melimpahkan rahmat kepada mereka yang telah mendahului dan yang akan menyusul kalian dan (yang telah mendahului dan akan menyusul) kami. Sesungguhnya kami insyaallah akan menyusul kalian.

Makna Salam Ziarah Kubur

Salam ziarah kubur mengandung beberapa makna penting, berikut diantaranya:

1. Menghormati Penghuni Kubur

Ucapan salam menjadi adab saat berziarah. Seseorang tidak datang dengan sikap sembarangan, melainkan dengan adab dan doa.

2. Mengingat Kematian

Kalimat "wa innā in syā'allōhu bikum lāá¸ĨiqÅĢn" (kami akan menyusul kalian) menjadi pengingat bahwa kematian adalah kepastian.

3. Mendoakan Ampunan dan Keselamatan

Bagian akhir doa berisi permohonan keselamatan dan kebaikan bagi yang hidup maupun yang telah wafat.

Salam ini bukan permohonan kepada penghuni kubur, melainkan doa kepada Allah untuk mereka.




(dvs/inf)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads