- Syarat Sholat Jenazah
- Niat Sholat Jenazah 1. Niat Sholat Jenazah Laki-laki 2. Niat Sholat Jenazah Perempuan
- Tata Cara Sholat Jenazah 1. Takbir Pertama Membaca Surah Al-Fatihah 2. Takbir Kedua Membaca Sholawat Nabi Muhammad 3. Takbir Ketiga Membaca Doa untuk Jenazah 4. Takbir Keempat Membaca Doa untuk Diri Sendiri dan Jenazah
Sholat jenazah adalah kewajiban seorang muslim atas sesamanya yang meninggal dunia. Sholat jenazah terdiri dari empat takbir yang masing-masing berisi doa untuk mayit.
Dikutip dalam buku Ringkasan Fikih Sunnah Sayyid Sabiq susunan Syaikh Sulaiman Ahmad Yahya Al-Faifi, para ulama fiKih sepakat sholat jenazah hukumnya adalah fardhu kifayah.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Melihat dasar kewajibannya, setiap muslim dianjurkan untuk memahami secara dalam akan sholat jenazah. Untuk itu, simak penjelasan berikut mengenai syarat, niat, hingga tata cara sholat jenazah sesuai dengan ajaran Rasulullah SAW.
Syarat Sholat Jenazah
Masih dikutip dalam sumber sebelumnya, sama halnya dengan sholat wajib, syarat sholat jenazah adalah suci dari hadats besar dan kecil, menghadap kiblat, dan menutup aurat.
Untuk waktu pelaksanaannya terdapat perbedaan pendapat di kalangan ulama. Menurut mazhab Abu Hanifah dan Imam Syafi'i, sholat jenazah dapat dilaksanakan kapan saja ketika jenazah sudah siap untuk disholati, meskipun dalam waktu-waktu terlarang.
Sementara itu, menurut Imam Ahmad bin Hanbal, Ibnul Mubarak, dan Ishaq, sholat jenazah makruh untuk dilakukan pada waktu terbitnya matahari, saat matahari di tengah-tengah, dan saat matahari terbenam, kecuali jika dikhawatirkan jenazah akan segera berubah (membusuk) sehingga tidak makruh sholat pada waktu tersebut.
Niat Sholat Jenazah
Tata cara sholat jenazah diawali dengan niat. Mengutip buku Merayakan Khilafiyah Menuai Rahmat Ilahiah karya Zikri Darussamin dan Rahman, berikut bacaan niat sholat jenazah laki-laki dan perempuan, untuk makmum dan imam.
1. Niat Sholat Jenazah Laki-laki
ØŖŲØĩŲŲŲŲŲ ØšŲŲ ŲŲØ°Ųا اŲŲ ŲŲŲŲØĒŲ ØŖŲØąŲØ¨ŲØšŲ ØĒŲŲØ¨ŲŲØąŲاØĒŲ ŲŲØąØļŲ ŲŲŲŲØ§ŲŲØŠŲ )ØĨŲŲ ŲØ§Ų ŲØ§ / Ų ŲØŖŲŲ ŲŲŲ ŲØ§( ØąŲŲŲØšŲØĒŲŲŲŲŲ Ø§ŲŲŲŲŲŲ ØĒŲØšŲاŲŲŲ
Ushalli 'alÄ hÄdzal mayyiti arba'a takbÄĢrÄtin fardhal kifÄyati (imÄman/ma'mÅĢman) lillÄhi ta'ÄlÄ.
Artinya: "Saya berniat sholat untuk mayat ini empat takbir karena menjalankan fardhu kifayah sebagai (imam/makmum) karena Allah Ta'ala."
2. Niat Sholat Jenazah Perempuan
ØŖŲØĩŲŲŲŲŲ ØšŲŲ ŲŲØ°ŲŲŲ Ø§ŲŲ ŲŲŲØĒŲØŠŲ ØŖŲØąŲØ¨ŲØšŲ ØĒŲŲØ¨ŲŲØąŲاØĒŲ ŲŲØąØļŲ ŲŲŲŲØ§ŲŲØŠŲ )ØĨŲŲ ŲØ§Ų ŲØ§ Ų ŲØŖŲŲ ŲŲŲ Ø§Ų( ØąŲŲŲØšŲØĒŲŲŲŲŲ Ø§ŲŲŲŲŲŲ ØĒŲØšŲاŲŲŲ
Ushalli 'alÄ hÄdzihi-l-mayyitati arba'a takbÄĢrÄtin fardhal kifÄyati (imÄman/ma'mÅĢman) lillÄhi ta'ÄlÄ.
Artinya: "Saya berniat sholat untuk mayat ini empat takbir karena menjalankan fardhu kifayah sebagai (imam/makmum) karena Allah Ta'ala."
Tata Cara Sholat Jenazah
Terdapat beberapa hal yang harus diperhatikan ketika hendak melakukan sholat jenazah. Jika jenazah adalah laki-laki, posisi imam berdiri ke arah kepala. Sementara jika jenazah perempuan, posisi imam berdiri ke arah perut.
Berikut tata cara sholat jenazah dari takbir pertama hingga keempat mengacu sumber sebelumnya.
1. Takbir Pertama Membaca Surah Al-Fatihah
Ø¨ŲØŗŲŲ Ų Ø§ŲŲŲŲ°ŲŲ Ø§ŲØąŲŲØŲŲ Ų°ŲŲ Ø§ŲØąŲŲØŲŲŲŲ Ų ŲĄ اŲŲŲØŲŲ ŲØ¯Ų ŲŲŲŲŲ°ŲŲ ØąŲØ¨ŲŲ Ø§ŲŲØšŲ°ŲŲŲ ŲŲŲŲŲÛ Ųĸ Ø§ŲØąŲŲØŲŲ Ų°ŲŲ Ø§ŲØąŲŲØŲŲŲŲ ŲÛ ŲŖ Ų Ų°ŲŲŲŲ ŲŲŲŲŲ Ų Ø§ŲØ¯ŲŲŲŲŲŲÛ Ų¤ اŲŲŲŲØ§ŲŲ ŲŲØšŲØ¨ŲØ¯Ų ŲŲØ§ŲŲŲŲØ§ŲŲ ŲŲØŗŲØĒŲØšŲŲŲŲŲÛ ŲĨ اŲŲŲØ¯ŲŲŲØ§ Ø§ŲØĩŲŲØąŲØ§ØˇŲ Ø§ŲŲŲ ŲØŗŲØĒŲŲŲŲŲŲ ŲÛ ŲĻ ØĩŲØąŲØ§ØˇŲ Ø§ŲŲŲØ°ŲŲŲŲŲ Ø§ŲŲŲØšŲŲ ŲØĒŲ ØšŲŲŲŲŲŲŲŲ Ų ÛÛ ØēŲŲŲØąŲ اŲŲŲ ŲØēŲØļŲŲŲØ¨Ų ØšŲŲŲŲŲŲŲŲ Ų ŲŲŲŲØ§ Ø§ŲØļŲŲØ§Û¤ŲŲŲŲŲŲŲ āŖ Ų§
BismillÄhir-raá¸ĨmÄnir-raá¸ĨÄĢm(i). Al-á¸Ĩamdu lillÄhi rabbil-'ÄlamÄĢn(a). Ar-raá¸ĨmÄnir-raá¸ĨÄĢm(i). MÄliki yaumid-dÄĢn(i). IyyÄka na'budu wa iyyÄka nasta'ÄĢn(u), IhdinaášŖ-ášŖirÄášal-mustaqÄĢm(a). ášĸirÄášal-laÅŧÄĢna an'amta 'alaihim, gairil-magá¸ÅĢbi 'alaihim wa laá¸-á¸ÄllÄĢn(a).
Artinya: "Dengan nama Allah Yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang. Segala puji bagi Allah, Tuhan semesta alam. Yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang, Pemilik hari Pembalasan. Hanya kepada Engkaulah kami menyembah dan hanya kepada Engkaulah kami memohon pertolongan. Bimbinglah kami ke jalan yang lurus. Yaitu jalan orang-orang yang telah Engkau beri nikmat, bukan (jalan) mereka yang dimurkai dan bukan (pula jalan) orang-orang yang sesat."
2. Takbir Kedua Membaca Sholawat Nabi Muhammad
اŲŲŲŲ ØĩŲ ØšŲŲ ØŗŲØ¯Ųا Ų ØŲ د ŲØšŲŲ ØĸŲ ØŗŲØ¯Ųا Ų ØŲ د ŲŲ Ø§ ØĩŲŲØĒ ØšŲŲ ØŗŲØ¯Ųا ØĨØ¨ØąØ§ŲŲŲ ŲØšŲŲ ØĸŲ ØŗŲØ¯Ųا ØĨØ¨ØąØ§ŲŲŲ ŲØ¨Ø§ØąŲ ØšŲŲ ØŗŲØ¯Ųا Ų ØŲ د ŲØšŲŲ ØĸŲ ØŗŲØ¯Ųا Ų ØŲ د ŲŲ Ø§ Ø¨Ø§ØąŲØĒ ØšŲŲ ØŗŲØ¯Ųا ØĨØ¨ØąØ§ŲŲŲ ŲØšŲŲ ØĸŲ ØŗŲØ¯Ųا ØĨØ¨ØąØ§ŲŲŲ ŲŲ Ø§ŲØšØ§ŲŲ ŲŲ ØĨŲŲ ØŲ ŲØ¯ Ų ØŦŲØ¯
AllÄhumma shalli 'alÄ sayyidinÄ Muhammad wa 'alÄ Äli sayyidinÄ Muhammad, kamÄ shallaita 'alÄ sayyidinÄ IbrÄhÄĢm wa 'alÄ Äli sayyidinÄ IbrÄhim, wa bÄrik 'alÄ sayyidinÄ Muhammad, wa 'alÄ Äli sayyidinÄ Muhammad, kamÄ bÄrakta 'alÄ sayyidina IbrÄhÄĢm wa 'alÄ Äli sayyidinÄ IbrÄhÄĢm fil 'ÄlamÄĢna innaka hamÄĢdun majÄĢd.
Artinya: "Ya Allah, limpahkanlah rahmat kepada junjungan kami Nabi Muhammad dan kepada keluarga junjungan kami Nabi Muhammad, sebagaimana Engkau telah melimpahkan rahmat kepada junjungan kami Nabi Ibrahim dan keluarga junjungan kami Nabi Ibrahim. Dan berikanlah keberkahan kepada junjungan kami Nabi Muhammad dan keluarga junjungan kami Nabi Muhammad, sebagaimana Engkau telah memberikan keberkahan kepada junjungan kami Nabi Ibrahim dan keluarga junjungan kami Nabi Ibrahim, di seluruh alam semesta. Sesungguhnya Engkau Maha Terpuji lagi Maha Mulia."
3. Takbir Ketiga Membaca Doa untuk Jenazah
اŲŲŲŲŲŲŲ ŲŲ Ø§ØēŲŲŲØąŲ ŲŲŲŲ ŲŲØ§ØąŲØŲŲ ŲŲŲ ŲŲØšŲاŲŲŲŲ ŲŲØ§ØšŲŲŲ ØšŲŲŲŲŲ ŲŲØŖŲŲŲØąŲŲ Ų ŲŲØ˛ŲŲŲŲŲ ŲŲŲŲØŗŲŲØšŲ Ų ŲØ¯ŲØŽŲŲŲŲŲ ŲŲØ§ØēŲØŗŲŲŲŲŲ Ø¨ŲŲ ŲØ§ØĄŲ ŲŲØĢŲŲŲØŦŲ ŲŲØ¨ŲØąŲØ¯Ų ŲŲŲŲŲŲŲŲ Ų ŲŲŲ Ø§ŲŲØŽŲØˇŲØ§ŲŲØ§ ŲŲŲ ŲØ§ ŲŲŲŲŲŲŲŲ Ø§ŲØĢŲŲŲŲØ¨Ų اŲŲØŖŲبŲŲŲØļŲ Ų ŲŲŲ Ø§ŲØ¯ŲŲŲŲØŗŲ ŲŲØŖŲØ¨ŲØ¯ŲŲŲŲŲ Ø¯ŲØ§ØąŲا ØŽŲŲŲØąŲا Ų ŲŲŲ Ø¯ŲØ§ØąŲŲŲ ŲŲØŖŲŲŲŲØ§Ų ØŽŲŲŲØąŲا Ų ŲŲŲ ØŖŲŲŲŲŲŲŲ ŲŲØ˛ŲŲŲØŦŲØ§ ØŽŲŲŲØąŲا Ų ŲŲŲ Ø˛ŲŲŲØŦŲŲŲ ŲŲŲŲŲŲ ŲŲØĒŲŲŲØŠŲ اŲŲŲŲØ¨ŲØąŲ ŲŲØšŲØ°ŲØ§Ø¨Ų اŲŲŲŲØ§ØąŲ.
Allahummaghfir lahu warhamhu wa 'aafihi wa'fu 'anhu wa akrim nuzulahu wa wassi' mudkhalahu waghsilhu bi maa-in wa tsaljin wa baradin wa naqqihi minal khathaayaa kamaa yunaqqats tsaubul abyadu minad danas. Wa abdilhu daaran khairan min daarihi wa ahlan khairan min ahlihi wa zaujan khairan min zaujihi wa qihi fitnatal qabri wa 'adzaaban naar.
Artinya: "Ya Allah, ampunilah dia (yang meninggal), berilah rahmat kepadanya, dan berilah keselamatan kepadanya, maafkanlah dia. Tempatkanlah dia di tempat yang mulia, luaskan tempat kuburnya, mandikan dia dengan air, salju, dan air dingin. Bersihkan dia dari kesalahan-kesalahan seperti Engkau bersihkan baju putih dari kotoran. Gantikan baginya rumah yang lebih baik dari rumahny, berikanlah keluarga yang lebih baik dari keluarganya, pasangan hidup yang lebih baik dari pasangannya, dan masukkan dia ke surga; dan lindungi dia dari fitnah kubur dan siksa neraka." (HR Muslim)
Apabila jenazah merupakan seorang perempuan, kata "hu" bisa diganti dengan "hÄ".
4. Takbir Keempat Membaca Doa untuk Diri Sendiri dan Jenazah
اŲŲŲŲŲŲŲ ŲŲ Ø§ØēŲŲŲØąŲ ŲŲØŲŲŲŲŲŲØ§ ŲŲŲ ŲŲŲŲØĒŲŲŲØ§ ŲŲØ´ŲاŲŲØ¯ŲŲŲØ§ ŲŲØēŲØ§ØĻŲØ¨ŲŲŲØ§ ŲŲØĩŲØēŲŲØąŲŲŲØ§ ŲŲŲŲØ¨ŲŲØąŲŲŲØ§ ŲŲØ°ŲŲŲØąŲŲŲØ§ ŲŲØŖŲŲŲØĢŲØ§ŲŲØ§ اŲŲŲŲŲŲŲ ŲŲ Ų ŲŲŲ ØŖŲØŲŲŲŲŲØĒŲŲŲ Ų ŲŲŲŲØ§ ŲŲØŖŲØŲŲŲŲŲ ØšŲŲŲŲ Ø§ŲŲØĨŲØŗŲŲŲØ§Ų ŲŲŲ ŲŲŲ ØĒŲŲŲŲŲŲŲŲØĒŲŲŲ Ų ŲŲŲŲØ§ ŲŲØĒŲŲŲŲŲŲŲŲ ØšŲŲŲŲ Ø§ŲŲØĨŲŲŲ ŲØ§ŲŲ Ø§ŲŲŲŲŲŲŲ ŲŲ ŲŲØ§ ØĒŲØŲØąŲŲ ŲŲŲØ§ ØŖŲØŦŲØąŲŲŲ ŲŲŲŲØ§ ØĒŲØļŲŲŲŲŲŲØ§ Ø¨ŲØšŲدŲŲŲ
Allahummaghfir lihayyina wa mayyitina, wa syahidina wa gha-ibina, wa saghirina wa kabirina, wa dakarina wa unthana. Allahumma man ahyaytahu minna fa-ahyihi 'alal-islam, wa man tawaffaytahu minna fatawaffahu 'alal-iman. Allahumma la tahrimna ajrahu wa la tudillana ba'dahu.
Artinya: "Ya Allah ampunilah kepada orang yang hidup di antara kami dan telah wafat, yang hadir di antara kami dan yang tidak hadir, yang kecil maupun besar, yang laki-laki maupun wanita. Ya Allah, siapa yang Engkau hidupkan di antara kami hidupkan dia di atas jalan Islam; dan yang Engkau wafatkan di antara kami, wafatkanlah di atas iman. Ya Allah, jangan Engkau haramkan kami untuk tidak memperoleh pahala darinya dan jangan Engkau sesatkan kami sepeninggal dia." (HR Ahmad, Abu Dawud, At-Tirmidzi, Ibnu Majah, dan An-Nasa'i)
Bisa juga membaca doa yang lebih singkat dengan lafaz berikut:
اŲŲŲŲŲ°ŲŲŲ ŲŲ ŲØ§ØĒŲØØąŲŲ ŲŲØ§ ØŖŲØŦŲØąŲŲŲ ŲŲØ§ØĒŲŲŲØĒŲŲŲŲØ§ Ø¨ŲØšØ¯ŲŲŲ ŲŲØ§ØēŲŲŲØąŲ ŲŲŲŲØ§ ŲŲŲŲŲŲ
AllÄhumma lÄ tahrimnÄ ajrahu wa la taftinna ba'dahu waghfir lanÄ wa lahu
Artinya: "Ya Allah, jangan haramkan kami dari pahalanya dan jangan beri fitnah (cobaan) bagi kami sepeninggalnya. Ampunilah kami dan ampunilah dia."
Apabila jenazah merupakan seorang perempuan, kata "hu" bisa diganti dengan "hÄ".
(kri/kri)












































Komentar Terbanyak
Arab Saudi Resmi Tetapkan Idul Fitri 20 Maret 2026
Apakah Nanti Malam Takbiran? Ini Prediksinya
Hasil Sidang Isbat Lebaran Idul Fitri 2026 Diumumkan Jam Berapa?