Memiliki rumah baru, kendaraan baru, atau memulai usaha baru merupakan nikmat besar yang patut disyukuri. Dalam Islam, rasa syukur tidak hanya diwujudkan dengan ucapan, tetapi juga dengan doa agar nikmat tersebut membawa kebaikan, keberkahan, dan keselamatan.
Doa selamat adalah permohonan kepada Allah SWT agar diberikan perlindungan dari bahaya, dijauhkan dari keburukan, serta dianugerahi keberkahan. Dalam konteks rumah, kendaraan, atau usaha, doa selamat bertujuan agar apa yang dimiliki tidak hanya bermanfaat secara duniawi, tetapi juga mendatangkan kebaikan di akhirat.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Memiliki rumah, kendaraan atau memulai usaha baru adalah bentuk rezeki dari Allah SWT. Mengutip buku Sedekah Mahabisnis dengan Allah karya Amirulloh Syarbini, istilah rezeki dalam bahasa Indonesia berasal dari bahasa Arab, yaitu dari akar kata razaqa, yarquzu, rizqan, yang berarti kekayaan, nasib, harta warisan, upah dan anugerah atau pemberian. Kata razaka disebutkan dalam Al-Qur'an tidak kurang 124 kali dengan memiliki arti dan makna yang berbeda-beda.
Islam mengajarkan agar setiap aktivitas diawali dengan doa, sebagai bentuk tawakal sekaligus bentuk syukur bahwa segala sesuatu datangnya dari Allah SWT dan terjadi atas izin-Nya.
Doa Selamat untuk Rumah Baru
Ketika seorang muslim menempati rumah baru, dianjurkan untuk disertai doa agar rumah tersebut menjadi tempat yang penuh ketenangan, ibadah, dan keberkahan, serta dijauhkan dari gangguan dan marabahaya.
Dikutip dari Buku Panduan Sholat Lengkap oleh Saiful Hadi El Sutha, berikut ini bacaan doa menempati rumah baru yang dapat diamalkan:
رَبِّ أَنْزِلْنِي مُنْزَلًا مُبَارَكًا وَأَنْتَ خَيْرُ الْمُنْزِلِينَ
Rabbi anzilnii munzalan mubaarakan wa anta khairul munziliin
Artinya: "Ya Tuhanku, tempatkanlah aku pada tempat yang diberkati, dan Engkau adalah sebaik-baik Yang memberi tempat."
Selain doa versi pendek, bisa juga mengamalkan doa dalam versi panjang. Dikutip dari buku Doa-Doa dalam Acara Resmi, Keagamaan, dan Kemasyarakatan yang disusun Drs M Ali Chasan Umar, berikut ini adalah doa yang dapat dibacakan saat selamatan menempati rumah baru.
بِسْمِ اللهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيمِ
الْحَمْدُ لِلَّهِ رَبِّ الْعَالَمِينَ، حَمْدًا يُوَافِي نِعَمَهُ وَيُكَافِئُ مَزِيدَهُ يَا رَبَّنَا لَكَ الْحَمْدُ كَمَا يَنْبَغِي لِجَلَالِ وَجْهِكَ وَعَظِيمٍ سُلْطَانِكَ. اللَّهُمَّصَلِّ وَسَلَّمْ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ. اَللَّهُمَّ إِنَّا نَسْأَلُكَ خَيْرَ الْمَوْلَ وَخَيْرَ الْمَخْرَجِ بِسْمِ اللَّهِ وَلَجْنَا وَ بِسْمِ اللَّهِ خَرَجْنَا وَعَلَى رَبِّنَا تَوَكَّلْنَا . اللَّهُمَّ اغْفِرْ لَنَا ذُنُوبَنَا وَوَسِعْ لَنَا فِي دَارِنَا هَذَا وَبَارِكْ لَنَا في رِزْقِنَا اللَّهُمَّ سَلَّمْنَا وَسَلَّمْ دِينَنَا وَسَلَّمْ أَجْسَادَنَا وَسَلَّمْ أَمْوَالَنَا مِنْ بَلَاءِ الدُّنْيَا وَعَذَابِ الْآخِرَةِ، رَبَّنَا أَدْخِلْنَا مُدْخَلَ صِدْقٍ وَأَخْرِجْنَا مُخْرَجَ صِدْقٍ وَاجْعَلْ لَنَا مِنْ لَدُنْكَ سُلْطَانًا نَصِيرًا. رَبَّنَا آتِنَا فِي الدُّنْيَا حَسَنَةً وَفِي الْآخِرَةِ حَسَنَةً وَقِنَا عَذَابَ النَّارِ، وَالْحَمْدُ لِلَّهِ رَبِّ الْعَالَمِيْنَ.
Bismillāhir-Raḥmānir-Raḥīm
Al-ḥamdu lillāhi Rabbil-'Ālamīn, ḥamdan yuwāfī ni'amahu wa yukāfi'u mazīdah. Yā Rabbana lakal-ḥamdu kamā yanbaghī lijalāli wajhika wa 'aẓīmi sulṭānik. Allāhumma ṣalli wa sallim 'alā sayyidinā Muḥammad. Allāhumma innā nas'aluka khayral-mawla wa khayral-makhraj. Bismillāhi walajnā wa bismillāhi kharajnā wa 'alā Rabbina tawakkalnā. Allāhumma ighfir lanā dhunūbanā wa wasi' lanā fī dārinā hādhā wa bārik lanā fī rizqinā. Allāhumma sallimnā wa sallim dīnanā wa sallim ajsādanā wa sallim amwālanā min balā'id-dunyā wa 'adhābil-ākhirah.
Rabbana adkhilnā mudkhala ṣidqin wa akhrijnā mukhraja ṣidqin wa aj'al lanā min ladunka sulṭānan naṣīrā.
Rabbana ātinā fid-dunyā ḥasanah wa fil-ākhirati ḥasanah wa qinā 'adhāban-nār. Wal-ḥamdu lillāhi Rabbil-'Ālamīn.
Artinya: "Dengan nama Allah yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang. Segala puji bagi Allah Tuhan semesta alam dengan puji yang menetapi dan menambah nikmat-Nya, ya Tuhan kami, bagi-Mulah segala puji, sebagaimana yang layak bagi keagungan Dzat kerajaan-Mu. Ya Allah, limpahkanlah rahmat dan kesejahteraan atas junjungan kami Nabi Muhammad. Ya Allah, kami mohon kepada-Mu sebaik- baik tempat masuk dan sebaik-baik tempat keluar. Dengan nama Allah kami masuk dan dengan nama Allah kami keluar, dan kepada Tuhan kami berserah diri. Ya Allah, ampunilah kami, dosa-dosa kami, dan lapangkanlah kami dalam rumah ini serta berkahilah rezeki kami. Ya Allah, selamatkanlah kami, agama kami, fisik-fisik kami, dan harta benda kami dari bencana dunia dan siksa akhirat. Ya Tuhan kami, masukkanlah kami dengan cara yang baik dan keluarkanlah kami dengan cara yang baik dan berikanlah kepada kami di sisi Engkau kekuasaan yang menolong. Ya Tuhan kami, berilah kami kebaikan di dunia dan kebaikan di akhirat serta peliharalah kami dari siksa api neraka. Dan segala puji bagi Allah Tuhan semesta alam."
Doa Selamat untuk Kendaraan
Kendaraan merupakan sarana penting dalam aktivitas sehari-hari. Islam mengajarkan doa khusus saat menaiki kendaraan baru sebagai bentuk syukur agar dalam setiap perjalanan diberi keselamatan dan terhindar dari musibah.
Imam An-Nawawi melalui riwayat dalam Kitab Al-Adzkar berkata, "Seseorang dianjurkan untuk pertama kali memegang jambul (bagian depan kepala unta) dan berdoa, 'Tuhanku, kepada-Mu aku memohon kebaikannya (kendaraan ini) dan kebaikan sifat yang diciptakan untuknya. Aku berlindung kepada-Mu dari keburukannya (kendaraan ini) dan keburukan sifat yang diciptakan untuknya.' Hadits serupa ini sudah disebut telah lalu pada bab nikah di Sunan Abu Dawud dan selainnya,"
Doa berikut ini bisa dibaca sambil memegang bagian depan kendaraan baru tersebut:
اَللَّهُمَّ إِنِّي أَسْأَلُكَ خَيْرَهُ وَخَيْرَ مَا جُبِلَ عَلَيْهِ، وَأَعُوْذُ بِكَ مِنْ شَرِّهِ وَشَرِّ مَا جُبِلَ عَلَيْهِ
Allâhumma innî as'aluka khairahû wa khaira mâ jubila alaih. Wa a'ûdzubika min syarrihî wa syarri mâ jubila alaih.
Artinya: "Tuhanku, kepada-Mu aku memohon kebaikannya (kendaraan ini) dan kebaikan sifat yang diciptakan untuknya. Aku berlindung kepada-Mu dari keburukannya (kendaraan ini) dan keburukan sifat yang diciptakan untuknya."
Doa Selamat untuk Usaha
Memulai usaha atau pekerjaan baru juga dianjurkan untuk disertai doa agar usaha tersebut membawa keberkahan, rezeki yang halal, serta dijauhkan dari kerugian dan perbuatan yang tidak diridhai Allah SWT. Berikut bacaan doa memulai usaha yang dapat diamalkan setiap muslim:
اللَّهُمَّ إِنِّي أَسْأَلُكَ الثَّبَاتَ فِي الْأَمْرِ وَالْعَزِيمَةَ عَلَى الرُّشْدِ وَأَسْأَلُكَ مُوجِبَاتِ رَحْمَتِكَ وَعَزَائِمَ مَغْفِرَتِكَ وَأَسْأَلُكَ شُكْرَ نِعْمَتِكَ وَحُسْنَ عِبَادَتِكَ وَأَسْأَلُكَ قَلْبًا سَلِيمًا وَلِسَانًا صَادِقًا وَأَسْأَلُكَ مِنْ خَيْرِ مَا تَعْلَمُ وَأَعُوذُ بِكَ مِنْ شَرِّ مَا تَعْلَمُ وَأَسْتَغْفِرُكَ لِمَا تَعْلَمُ إِنَّكَ أنْتَ عَلَّامُ الْغُيُوبِ
Allaahumma innii as-alukats tsabaata fil amri wal 'aziimata 'alar-rusydi wa as-aluka muujibaati rahmatika wa 'azaa-ima maghfiratika wa as-aluka syukra ni'matika wa husna 'ibaadatika wa as-aluka qalban saliiman wa lisaanan shaadiqan wa as-aluka min khairi maa ta'lamu wa a-'uudzubika min syar-ri maa ta'lamu wa astaghfiruka limaa ta'lamu innaka anta 'al-laamul-ghuyuub
Artinya: "Ya Allah, aku mohon kepada-Mu keteguhan dalam semua urusan dan keteguhan hati di atas kebenaran. Aku juga mohon kepada-Mu segala hal yang mendatangkan kasih sayang dan ampunan-Mu. Aku juga mohon kepada-Mu rasa syukur atas semua nikmat yang Engkau berikan dan beribadah dengan baik kepada-Mu. Aku juga mohon kepada-Mu hati yang selamat dan lisan yang jujur. Aku juga mohon kepada-Mu segala kebaikan yang Engkau ketahui, aku berlindung kepada-Mu dari segala keburukan yang Engkau ketahui, dan aku mohon ampunan-Mu atas dosa yang Engkau ketahui. Sesungguhnya Engkau Maha Mengetahui semua perkara yang gaib."
(dvs/kri)












































Komentar Terbanyak
Mojtaba Khamenei Jadi Pemimpin Tertinggi Iran, MUI: Kehancuran bagi AS-Israel
Kisah Turunnya Malaikat yang Menjabat Tangan Manusia di Malam Lailatul Qadar
Perkiraan Lebaran 2026 Menurut NU, Muhammadiyah, Pemerintah, BMKG dan BRIN