Sholat Witir merupakan penutup dari seluruh rangkaian sholat malam, termasuk sholat Tahajud, Tarawih, atau Qiyamul Lail. Nabi Muhammad SAW sangat menekankan pentingnya melaksanakan sholat witir dan membaca doa setelahnya.
Doa setelah sholat witir menjadi bentuk permohonan hamba kepada Allah SWT setelah mengakhiri ibadah malamnya. Dalam doa ini terkandung makna permohonan ampun, rahmat, perlindungan, dan ridha Allah, sebagai wujud kesempurnaan ibadah dan ketundukan hati seorang mukmin di hadapan Tuhannya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dikutip dari Buku Pintar Shalat karya M. Khalilurrahman Al Mahfani, secara bahasa, "witir" berarti ganjil. Dalam istilah fikih, sholat Witir adalah sholat malam yang jumlah rakaatnya ganjil, bisa dilakukan sebanyak satu rakaat, tiga, lima, tujuh, sembilan, atau sebelas rakaat.
Rasulullah SAW bersabda,
"Jadikanlah akhir sholat malam kalian dengan Witir." (HR. Bukhari dan Muslim)
Hadits ini menunjukkan bahwa sholat Witir merupakan penutup ibadah malam, dan setelahnya dianjurkan berdoa dengan penuh keikhlasan.
Dalam hadits lain, Rasulullah SAW bersabda bahwa sholat Witir merupakan ibadah yang sangat dicintai oleh Allah SWT. Dalam sebuah hadits disebutkan:
ŲŲŲ Ø§ŲŲŲŲ ŲŲØĒŲØąŲ ŲŲØŲØ¨ŲŲ Ø§ŲŲŲŲØĒŲØąŲØ ŲŲØŖŲŲŲØĒŲØąŲŲŲØ§ ŲŲØ§ØŖŲŲŲŲŲ Ø§ŲŲŲŲØąŲØĸŲŲ
"Sesungguhnya Allah itu witir (ganjil) dan menyukai orang-orang yang melakukan salat witir, maka sholat Witir-lah, wahai para ahli Al-Qur'an." (HR. Tirmidzi dan Ibnu Majah)
Waktu pelaksanaan sholat Witir dimulai setelah sholat Isya hingga menjelang waktu subuh. Sebagian besar ulama berpendapat bahwa doa setelah sholat Witir dianjurkan untuk dibaca setelah salam terakhir.
Doa Setelah Sholat Witir
1. Sholat Witir
Menjalankan sholat witir dengan rakaat ganjil.
2. Baca Syahadat, Istigfar, Mohon Rida Allah
Setelah salam, membaca syahadat, istigfar dan permohonan ridho dan surga Allah SWT.
ØŖŲØ´ŲŲŲØ¯Ų ØŖŲŲŲ ŲŲØ§ ØĨŲŲŲŲŲ ØĨŲŲŲŲØ§ اŲŲŲŲ
ØŖŲØŗŲØĒŲØēŲŲŲØąŲ اŲŲŲŲ
ØŖŲØŗŲØŖŲŲŲŲ ØąŲØļŲØ§Ų ŲŲØ§ŲŲØŦŲŲŲŲØŠŲ ŲŲØŖŲØšŲŲØ°Ų بŲŲ Ų
ŲŲŲ ØŗŲØŽŲØˇŲŲ ŲŲØ§ŲŲŲŲØ§ØąŲ
Asyhadu an lÄ ilÄha illallÄh, AstaghfirullÄh, AllÄhumma innÄĢ as'aluka ridhÄka wal jannah, wa a'ÅĢdzu bika min sakhathika wan nÄr (3 kali)
Artinya: "Aku bersaksi bahwa tiada tuhan selain Allah. Aku memohon ampunan Allah. Tuhanku, aku memohon ridha dan surga-Mu. Aku juga berlindung kepada (rahmat)-Mu dari murka dan neraka-Mu."
3. Baca Tasbih
Membaca tasbih seperti ini:
ØŗŲØ¨ŲØŲاŲŲ Ø§ŲŲŲ ŲŲŲŲŲ Ø§ŲŲŲŲØ¯ŲŲŲØŗŲ
SubhÄnal malikil quddÅĢs (3 kali)
Artinya:
"Mahasuci Tuhan yang kudus," (HR An-Nasa'i dan Ibnu Majah).
4. Baca Pujian Kesucian
Membaca pujian kesucian seperti ini:
ØŗŲØ¨ŲŲŲŲØŲ ŲŲØ¯ŲŲŲŲØŗŲ ØąŲØ¨ŲŲŲŲØ§ ŲŲØąŲبŲŲ Ø§ŲŲ ŲŲŲØ§ØĻŲŲŲØŠŲ ŲŲØ§ŲØąŲŲŲŲØŲ
SubbÅĢhun, quddÅĢsun, rabbunÄ wa rabbul malÄ'ikati war rÅĢh
Artinya: "Suci dan qudus Tuhan kami, Tuhan para malaikat dan Jibril," (HR Al-Baihaqi dan Ad-Daruqutni).
5. Baca Pujian Keluasan Ampunan
اŲŲŲŲŲŲŲ ŲŲ ØĨŲŲŲŲ ØšŲŲŲŲŲ ŲŲØąŲŲŲ Ų ØĒŲØŲØ¨ŲŲ Ø§ŲŲØšŲŲŲŲŲ ŲŲØ§ØšŲŲŲ ØšŲŲŲŲŲ ŲŲØ§ ŲŲØąŲŲŲŲ Ų Ø¨ŲØąŲØŲŲ ŲØĒŲŲŲ ŲŲØ§ ØŖŲØąŲØŲŲ Ų Ø§ŲØąŲŲØ§ØŲŲ ŲŲŲŲŲ
AllÄhumma innaka 'afuwwun karÄĢmun tuhibbul 'afwa, fa'fu 'annÄĢ (3 kali)
YÄ karÄĢmu, bi rahmatika yÄ arhamar rÄhimÄĢna
Artinya: "Tuhanku, sungguh Kau maha pengampun lagi pemurah. Kau menyukai ampunan, oleh karenanya ampunilah aku. Wahai Zat yang maha pemurah, (aku memohon) atas berkat rahmat-Mu, wahai Zat yang paling penyayang dari segenap penyayang."
6. Mohon Ampun dan Keselamatan
اŲŲŲŲŲŲŲ ŲŲ ØĨŲŲŲŲ ØŖŲØšŲŲØ°Ų Ø¨ŲØąŲØļŲØ§Ų Ų ŲŲŲ ØŗŲØŽŲØˇŲŲ ŲŲØ¨ŲŲ ŲØšŲاŲŲØ§ØĒŲŲ Ų ŲŲŲ ØšŲŲŲŲØ¨ŲØĒŲŲ ŲŲØŖŲØšŲŲØ°Ų بŲŲ Ų ŲŲŲŲ ŲŲØ§ ØŖŲØŲØĩŲŲ ØĢŲŲŲØ§ØĄŲ ØšŲŲŲŲŲŲ ØŖŲŲŲØĒŲ ŲŲŲ ŲØ§ ØŖŲØĢŲŲŲŲŲØĒ ØšŲŲŲŲ ŲŲŲŲØŗŲŲ
AllÄhumma inÄĢ a'ÅĢdzu bi ridhÄka min sakhathika, wa bi mu'ÄfÄtika min 'uqÅĢbatika. Wa a'ÅĢdzu bika minka, lÄ uhshÄĢ tsanÄ'an alayka anta kamÄ atsnayta 'alÄ nafsika.
Artinya: "Tuhanku, aku berlindung kepada ridha-Mu dari murka-Mu dan kepada afiat-Mu dari siksa-Mu. Aku meminta perlindungan-Mu dari murka-Mu. Aku tidak (sanggup) membilang pujian-Mu sebanyak Kau memuji diri-Mu sendiri," (HR Abu Dawud, Tirmidzi, An-Nasa'i, dan Ibnu Majah).
7. Doa Sholat Witir
Selanjutnya membaca doa sholat Witir seperti ini:
ØŖŲŲŲŲŲŲŲŲ ŲŲ ØĨŲŲŲŲØ§ ŲŲØŗŲاŲŲŲŲŲ ØĨŲŲŲŲ ŲØ§ŲŲØ§ Ø¯ŲØ§ŲØĻŲ ŲØ§ ŲŲŲŲØŗŲØŖŲŲŲŲŲ ŲŲŲŲØ¨Ųا ØŽŲØ§Ø´ŲØšŲØ§ ŲŲŲŲØŗŲØŖŲŲŲŲŲ ØšŲŲŲŲ ŲØ§ ŲŲØ§ŲŲØšŲا ŲŲŲŲØŗŲØŖŲŲŲŲŲ ŲŲŲŲŲŲŲŲØ§ ØĩŲØ§Ø¯ŲŲŲØ§ ŲŲŲŲØŗŲØŖŲŲŲŲŲ ØšŲŲ ŲŲŲØ§ ØĩŲØ§ŲŲØŲØ§ ŲŲŲŲØŗŲØŖŲŲŲŲŲ Ø¯ŲŲŲŲŲØ§ ŲŲŲŲŲŲ ŲØ§ ŲŲŲŲØŗŲØŖŲŲŲŲŲ ØŽŲŲŲØąŲا ŲŲØĢŲŲŲØąŲا ŲŲŲŲØŗŲØŖŲŲŲŲŲ Ø§ŲŲØšŲŲŲŲŲ ŲŲØ§ŲŲØšŲاŲŲŲŲØŠŲ ŲŲŲŲØŗŲØŖŲŲŲŲŲ ØĒŲŲ ŲØ§Ų Ų Ø§ŲŲØšŲاŲŲŲŲØŠŲ ŲŲŲŲØŗŲØŖŲŲŲŲŲ Ø§ŲØ´ŲŲŲŲØąŲ ØšŲŲŲŲ Ø§ŲŲØšŲاŲŲŲŲØŠŲ ŲŲŲŲØŗŲØŖŲŲŲŲŲ Ø§ŲŲØēŲŲŲŲ ØšŲŲŲ Ø§ŲŲŲŲØ§ØŗŲ ØŖŲŲŲŲŲŲŲŲ ŲŲ ØąŲØ¨ŲŲŲŲØ§ ØĒŲŲŲØ¨ŲŲŲŲ Ų ŲŲŲŲØ§ ØĩŲŲŲØ§ØĒŲŲŲØ§ ŲŲØĩŲŲŲØ§Ų ŲŲŲØ§ ŲŲŲŲŲŲØ§Ų ŲŲŲØ§ ŲŲØĒŲØŽŲØ´ŲŲØšŲŲŲØ§ ŲŲØĒŲØļŲØąŲŲØšŲŲŲØ§ ŲŲØĒŲØšŲبŲŲØ¯ŲŲŲØ§ ŲŲØĒŲŲ ŲŲŲ Ų ØĒŲŲŲØĩŲŲŲØąŲŲŲØ§ ŲŲØ§ ØŖŲŲŲŲŲ ŲŲØ§ØŖŲØąŲØŲŲ Ų Ø§ŲØąŲŲØ§ØŲŲ ŲŲŲŲŲ ŲŲØĩŲŲŲŲŲ Ø§ŲŲŲŲ ØšŲŲŲŲ ØŽŲŲŲØąŲ ØŽŲŲŲŲŲŲŲ ØŗŲŲŲŲØ¯ŲŲŲØ§ Ų ŲØŲŲ ŲŲØ¯Ų ŲŲØšŲŲŲŲ ØĸŲŲŲŲ ŲŲØŖŲØĩŲØŲØ§Ø¨ŲŲŲ ØŖŲØŦŲŲ ŲØšŲŲŲŲŲ ŲŲØ§ŲŲØŲŲ ŲØ¯Ų ŲŲŲŲŲ ØąŲØ¨ŲŲ Ø§ŲŲØšŲاŲŲŲ ŲŲŲŲŲ
Allaahumma innaa nas-aluka iimaanan daa-iman. Wanas- aluka qalban khaasyi'an. Wanas-aluka 'ilman naafi'an. Wanas-aluka yaqiinan shaadiqan. Wanas-aluka 'amalan shaalihan. Wanas-aluka diinan qayyiman. Wanas-aluka khairan katsiiran. Wanas-alukal 'afwa wal 'aafiyah. Wanas-aluka tamaamal 'aafiyah. Wanas-alukasy syukra 'alal 'aafiyati, wanas-alukal ghinaa-a 'anin naas. Allaahumma rabbanaa taqabbal minnaa shalaatanaa washiyaamanaa waqiyaamanaa watakhassyu'anaa watadharru'anaa wata'abbudanaa watammim taqshiiranaa yaa allaah yaa allaah yaa allaah yaa arhamar raahimiin. Wasallallaahu 'alaa khairi khalqihii muhammadin wa 'alaa aalihii wasahbihii ajma'iina walhamdu lillaahi rabbil 'aalamiina
Artinya:
"Ya Allah, kami mohon kepada-Mu, iman yang langgeng, hati yang khusyuk, ilmu yang bermanfaat, keyakinan yang benar, amal yang saleh, agama yang lurus, kebaikan yang banyak. Kami mohon kepada-Mu ampunan dan kesehatan, kesehatan yang sempurna, kami mohon kepada-Mu bersyukur atas karunia kesehatan, kami mohon kepada-Mu kecukupan terhadap sesama manusia. Ya Allah, Tuhan kami terimalah dari kami: sholat, puasa, ibadah, kekhusyu'an, rendah diri dan ibadah kami, dan sempurnakanlah segala kekurangan kami. Ya Allah, Tuhan yang Maha Pengasih dari segala yang pengasih. Dan semoga kesejahteraan dilimpahkan kepada makhluk-Nya yang terbaik, Nabi Muhammad SAW, demikian pula keluarga dan para sahabatnya secara keseluruhan. Serta segala puji milik Allah Tuhan semesta alam."
9. Penutup
Setelahnya membaca surat Al-Fatihah.
(dvs/inf)












































Komentar Terbanyak
Waketum MUI Soroti Kesepakatan Dagang RI-AS: Ini Perjanjian atau Penjajahan?
MUI Sebut Perjanjian Dagang RI-AS Bertentangan dengan UU, Ini Poin yang Dikritik
Bule Protes Suara Tadarusan, Kemenag Tegaskan Aturan Toa Masjid