Sedang Banyak Utang? Amalkan Doa Ini Sesuai dengan Ajaran Rasulullah

Sedang Banyak Utang? Amalkan Doa Ini Sesuai dengan Ajaran Rasulullah

Lusiana Mustinda - detikHikmah
Senin, 06 Okt 2025 11:45 WIB
Sedang Banyak Utang? Amalkan Doa Ini Sesuai dengan Ajaran Rasulullah
Ilustrasi membaca doa (Foto: Getty Images/iStockphoto/mkitina4)
Jakarta -

Utang merupakan hal yang wajib dibayar dan jika tidak terbayar atau diselesaikan di dunia, maka utang ini akan dibawa sampai akhirat. Akan tetapi utang ini ada karena keadaan ekonomi seseorang.

Memberi utang diperbolehkan dalam Islam. Akan tetapi, orang yang meminjamkan harus paham dengan kewajiban untuk melunasinya. Dilansir dalam buku Keuangan Publik Islami yang ditulis Nurul Huda dkk, dijelaskan bahwa utang piutang adalah memberikan sesuatu kepada seseorang dengan perjanjian dia akan membayar yang sama dengan itu. Makna dari 'sesuatu' ini selain dalam bentuk uang juga bisa dalam bentuk barang, asalkan barang itu habis karena pemakaian.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Allah SWT berfirman dakam surah Al Hadid ayat 11:

Ų…Ų‘ŲŽŲ† Ø°ŲŽØ§ ŲąŲ„Ų‘ŲŽØ°ŲŲ‰ ŲŠŲŲ‚Ų’ØąŲØļŲ ŲąŲ„Ų„Ų‘ŲŽŲ‡ŲŽ Ų‚ŲŽØąŲ’ØļŲ‹Ø§ Ø­ŲŽØŗŲŽŲ†Ų‹Ø§ ŲŲŽŲŠŲØļŲŽŲ°ØšŲŲŲŽŲ‡ŲÛĨ Ų„ŲŽŲ‡ŲÛĨ ŲˆŲŽŲ„ŲŽŲ‡ŲÛĨŲ“ ØŖŲŽØŦŲ’ØąŲŒ ŲƒŲŽØąŲŲŠŲ…ŲŒ

ADVERTISEMENT

Artinya: "Siapakah yang mau meminjamkan kepada Allah pinjaman yang baik, maka Allah akan melipat-gandakan (balasan) pinjaman itu untuknya, dan dia akan memperoleh pahala yang banyak."

Namun, terdapat hadits yang berasal dari Ibnu Mas'ud RA dikatakan bahwa Nabi SAW bersabda:

"Seorang muslim yang mempiutangi seorang muslim dua kali, seolah-olah ia telah bersedekah kepadanya satu kali." (HR Ibnu Majah)

Membayar utang jadi satu kewajiban dan hukumnya wajib. Jika seseorang sudah memiliki rezeki untuk membayarnya, jangan ditunda.

Rasulullah SAW mengajarkan doa pelunas utang yang bisa diamalkan muslim. Selain berusaha, umat Islam juga bisa membaca doa yang diajarkannya.

Doa yang Bisa Diamalkan untuk Lunasi Utang

1. Doa Mohon Dibebaskan dari Utang

Dalam buku Majmu' Syarif: Amalan dan Doa Mujarab untuk Berbagai Keperluan Sehari-hari oleh M. Raya Fahreza, berikut doa yang dapat diamalkan agar terbebas dari utang:


ØŗŲØ¨Ų’Ø­ŲŽØ§Ų†ŲŽ Ø§Ų„Ų’Ų…ŲŲ†ŲŽŲŲ‘ŲØŗŲ ØšŲŽŲ†Ų’ ŲƒŲŲ„Ų‘Ų Ų…ŲŽØ¯Ų’ŲŠŲŲˆŲ’Ų†Ų. ØŗŲØ¨Ø­ŲŽØ§Ų†ŲŽ Ø§Ų„Ų’Ų…ŲŲŲŽØąŲ‘ŲØŦؐ ØšŲŽŲ†Ų’ ŲƒŲŲ„Ų‘Ų Ų…ŲŽØ­Ų’Ø˛ŲŲˆŲ’Ų†Ų. ØŗŲØ¨Ų’Ø­ŲŽØ§Ų†ŲŽ Ø§Ų„Ų‘ŲŽØ°ŲŲŠ ØŦŲŽØšŲŽŲ„ŲŽ ØŽŲŽØ˛ŲŽØ§ØĻŲŲ†ŲŽŲ‡Ų Ø¨ŲŽŲŠŲ’Ų†ŲŽ Ø§Ų„Ų’ŲƒŲŽØ§ŲŲ ŲˆŲŽØ§Ų„Ų†Ų‘ŲŲˆŲ’Ų†Ų. ØŗŲØ¨Ų’Ø­ŲŽØ§Ų†ŲŽ Ø§Ų„Ų‘ŲŽØ°ŲŲŠ ØĨŲØ°ŲŽØ§ ØŖŲŽØąŲŽØ§Ø¯ŲŽ Ø´ŲŽŲŠŲ’ØĻŲ‹Ø§ ØŖŲŽŲ†Ų’ ŲŠŲŽŲ‚ŲŲˆŲ’Ų„ŲŽ Ų„ŲŽŲ‡Ų ŲƒŲŲ†Ų’ ŲŲŽŲŠŲŽŲƒŲŲˆŲ’Ų†Ų

Subhaanal munaffisi 'an kulli madyuun. Subhanal mufarriji 'an kulii mahzuun. Subhanalladzi ja'ala khozaainahu bainal kaafi wannuun. Subhaanalladzi idzaa arooda syai-an ayyaquula lahu kun fayakuun.

Artinya: "Maha Suci Engkau yang memberi nafas untuk orang yang memiliki hutang. Maha Suci Engkau yang membuka kesusahan orang yang susah. Maha Suci Engkau yang menjadikan gudangnya di antara Kaf dan Nun. Maha Suci Engkau yang jika berkehendak maka tinggal mengatakan "jadilah" maka akan jadi."

2. Doa Saat Keadaan Sulit Melunasi Utang

Dikutip dari buku Majmu' Syarif Qolbu oleh Ahmad Fahmi Kamil, berikut merupakan doa yang dapat diamalkan.

Ø§Ų„Ų„Ų‘ŲŽŲ‡ŲŲ…Ų‘ŲŽ Ø§ŲƒŲ’ŲŲŲ†ŲŲ‰ Ø¨ŲØ­ŲŽŲ„Ø§ŲŽŲ„ŲŲƒŲŽ ØšŲŽŲ†Ų’ Ø­ŲŽØąŲŽØ§Ų…ŲŲƒŲŽ ŲˆŲŽØŖŲŽØēؒ؆ؐ؆ؐ؉ Ø¨ŲŲŲŽØļŲ’Ų„ŲŲƒŲŽ ØšŲŽŲ…Ų‘ŲŽŲ†Ų’ ØŗŲŲˆŲŽØ§ŲƒŲŽ

Allahumak-finii bi halaalika 'an haroomik, wa agh-niniy bi fadhlika 'amman siwaak.

Artinya: "Ya Allah cukupkanlah aku dengan yang halal dan jauhkanlah aku dari yang haram, dan cukupkanlah aku dengan karunia-Mu dari bergantung pada selain-Mu."

3. Doa Saat Dilanda Musibah

ØĨŲ†Ų‘Ø§ŲŽ ؄؄؇ؐ ؈ØĨŲ†Ų‘ŲŽØ§ ØĨŲŲ„ŲŽŲŠŲ’Ų‡Ų ØąŲŽØ§ØŦŲØšŲŲˆŲ†ŲŽ Ø§Ų„Ų„Ų‘ŲŽŲ‡ŲŲ…Ų‘ŲŽ ØŖØŦŲØąŲ’Ų†ŲŲŠ ؁ؐ؊ Ų…ŲØĩŲŲŠØ¨ŲŽØĒ؊ ŲˆØŖŲŽØŽŲ’Ų„ŲŲŲ’ Ų„ŲŲŠ ØŽŲŽŲŠŲ’ØąØ§Ų‹ Ų…ŲŲ†Ų’Ų‡Ø§

InnÃĸ lillÃĸhi wa innÃĸ ilaihi rÃĸji'un. AllÃĸhumma ajirnÃŽ fÃŽ mushÃŽbatÃŽ wa akhlif lÃŽ khairan minhÃĸ.

Artinya: "Sesungguhnya kami adalah milik Allah, dan sungguh hanya kepada-Nya kami akan kembali. Ya Allah, karuniakanlah padaku pahala dalam musibah yang menimpaku dan berilah aku ganti yang lebih baik daripadanya."




(aeb/erd)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads