Bacaan Doa sebelum Bekerja agar Dipermudah Segala Urusan

Bacaan Doa sebelum Bekerja agar Dipermudah Segala Urusan

Indah Fitrah Yani - detikHikmah
Selasa, 08 Apr 2025 13:16 WIB
Bacaan Doa sebelum Bekerja agar Dipermudah Segala Urusan
Ilustrasi doa. Foto: Freepik/freepik
Jakarta -

Dalam menjalani aktivitas harian, membaca doa sebelum bekerja menjadi langkah awal yang mencerminkan sikap tawakal dan keikhlasan. Sebelum terjun ke rutinitas yang menuntut tenaga dan pikiran, seorang muslim diajarkan untuk memohon pertolongan dan keberkahan dari Allah SWT.

Islam memandang aktivitas mencari nafkah sebagai amal mulia. Bahkan Allah SWT secara khusus memuji orang-orang yang menjelajah bumi dalam rangka mencari rezeki. Dalam Al-Qur'an surah Al-Muzammil ayat 20 disebutkan:

"Dan orang-orang yang berjalan di muka bumi mencari sebagian karunia Allah."

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Ayat ini menunjukkan bahwa keluar rumah untuk bekerja merupakan bentuk usaha yang diridhai oleh Allah. Hal ini semakin ditegaskan dalam perintah-Nya kepada Rasulullah SAW, dalam surah Al Insyirah ayat 7-8, agar terus berikhtiar:

"Maka apabila kamu telah selesai (dari sesuatu urusan), kerjakanlah dengan sungguh-sungguh (urusan) yang lain. Dan hanya kepada Tuhanmulah hendaknya kamu berharap."

ADVERTISEMENT

Melalui ayat ini, Allah SWT mengajarkan pentingnya semangat, kerja keras, dan tetap bergantung hanya kepada-Nya dalam setiap langkah hidup.

Selain itu mengutip dari buku Shalat-shalat Sunah Penarik Rezeki susunan Ust. Mahmud Asy- Syafrowi, dalam sebuah hadits, Rasulullah SAW bersabda:

"Mencari rezeki yang halal itu wajib sesudah menunaikan yang fardhu (seperti salat, puasa dan sebagainya)." (HR Thabrani dan Baihaqi)

Hadits ini menekankan bahwa usaha mencari rezeki halal tidak bisa dianggap remeh. Ia menjadi bagian dari kewajiban seorang muslim, sama halnya dengan kewajiban-kewajiban utama lainnya.

Bacaan Doa sebelum Bekerja

Sebelum memulai pekerjaan, alangkah baiknya jika seseorang memanjatkan doa sebagai bentuk tawakal dan harapan kepada Allah. Mengutip dari Imam al-Thabrani dalam kitab ad-Du'a dan buku Doa-Doa Melejitkan Karis yang ditulis oleh Komarudin Ibnu Mikam, berikut adalah bacaan doa sebelum bekerja.

1. Doa sebelum Bekerja

ŲŽŲ‘ØŖŲŽŲ„Ų„ŲŽŲ‘Ų‡ŲŒŲ…ŲŽŲ‘ ØĨŲŲ†ŲŲ‘ŲŠ ØŖŲŽØŗŲ’ØŖŲŽŲ„ŲŲƒŲŽ ؅ؐ؆ؒ ŲŲŽØļŲ’Ų„ŲŲƒŲŽ ŲˆŲŽØšŲŽØˇŲŽØ§ØĻŲŲƒŲŽ ØąŲØ˛Ų’Ų‚Ų‹Ø§ ØˇŲŽŲŠŲŲ‘Ø¨Ų‹Ø§ Ų…ŲŒØ¨ŲŽØ§ØąŲŽŲƒŲ‹Ø§ØŒ Ø§ŲŽŲ„Ų„ŲŽŲ‘Ų‡ŲŲ…ŲŽŲ‘ ØĨŲŲ†ŲŽŲ‘ŲƒŲŽ ØŖŲŽŲ…ŲŽØąŲ’ØĒŲŽ Ø¨ŲØ§Ų„Ø¯ŲŲ‘ØšŲŽØ§ØĄŲ ŲˆŲŽŲ‚ŲŽØļŲŽŲŠŲ’ØĒŲŽ ØšŲŽŲ„ŲŽŲ‰ŲŽŲ‘ Ų†ŲŽŲŲ’ØŗŲŽŲƒŲŽ Ø¨ŲØ§Ų„Ų’Ø§ŲØŗŲ’ØĒؐØŦŲŽØ§Ø¨ŲŽØŠŲ ŲˆŲŽØŖŲŽŲ†Ų’ØĒŲŽ Ų„ŲŽØ§ ØĒŲŒØŽŲ’Ų„ŲŲŲŒ ŲˆŲŽØšŲ’Ø¯ŲŽŲƒŲŽ ŲˆŲŽŲ„ŲŽØ§ ØĒŲŒŲƒŲŽØ°ŲŲ‘Ø¨Ų ØšŲŽŲ‡Ų’Ø¯ŲŽŲƒŲŽ Ø§ŲŽŲ„Ų„ŲŽŲ‘Ų‡ŲŲ… Ų…ŲŽØ§ ØŖŲŽØ­Ų’Ø¨ŲŽØ¨Ų’ØĒŲŽ ؅ؐ؆ؒ ØŽŲŽŲŠŲ’ØąŲ ŲŲŽØ­ŲŽØ¨ŲŲ‘Ø¨Ų’Ų‡ŲŒ ØĨŲŲ„ŲŽŲŠŲ’Ų†ŲŽØ§ ŲˆŲŽŲŠŲŽØŗŲŲ‘ØąŲ’Ų‡Ų Ų„ŲŽŲ†ŲŽØ§ ŲˆŲŽŲ…ŲŽØ§ ŲƒŲŽØąŲŽŲ‡Ų’ØĒŲŽ ؅ؐ؆ؒ Ø´ŲŽØĻŲ’ ŲŲŲŽŲƒŲŽØąŲŲ‡Ų’Ų‡Ų ØĨŲŲ„ŲŽŲŠŲ’Ų†ŲŽØ§ ŲˆŲŽØŦŲŽŲ†ŲŲ‘Ø¨Ų’Ų†ŲŽØ§Ų‡Ų ŲˆŲŽŲ„ŲŽØ§ ØĒŲŲ†Ų’Ø˛ŲØšŲ’ ØšŲŽŲ†ŲŽŲ‘Ø§ Ø§Ų„Ų’ØĨŲØŗŲ’Ų„ŲŽØ§Ų…ŲŽ Ø¨ŲŽØšŲ’Ø¯ŲŽ ØĨŲØ°Ų’ ØŖŲŽØšŲ’ØˇŲŽŲŠŲ’ØĒŲŽŲ†ŲŽØ§

Arab-latin: Allahumma innii as'aluka min fadhlika wa athaa'ika rizkan thayyiban mubaarakan. Allahumma innaka amarta bid du'aa'i wa qadhaita alayya nafsaka bil istijaabah wa anta laa tukhlifu wa'daka wa laa tukadzzibu ahdaka. Allahumma ma ahbabta min khairin fa habbibhu ilaina wa yassirhu lanaa wa maa karahta min syaiin fa karihhu ilaina, wa jannibnaahu wa laa tunzi' annal islaam ba'da iz a'thaitanaa.

Artinya: "Ya Allah, sesungguhnya aku meminta dari keutamaanMu dan pemberianMu, rezeki yang baik lagi berkah. Ya Allah sesungguhnya engkau memerintahkan untuk berdoa dan memutuskan atasku pengabulan doa, dan engkau Zat Yang tidak melanggar janji dan tidak mendustainya. Ya Allah, tidak ada kebaikan yang engkau sukai, kecuali Engkau jadikan kami mencintai kebaikan tersebut dan mudahkanlah kami mendapatkannya. Dan tidak ada sesuatu yang Engkau benci kecuali Engkau jadikan kami benci terhadap sesuatu tersebut dan jauhkanlah kami darinya. Dan janganlah Engkau cabut dari kami keislaman kami setelah Engkau berikan."

Untuk melengkapi ikhtiar, bisa melanjutkan bacaan doa berikut.

Ø§ŲŽŲ„Ų„Ų‘Ų‡ŲŲ…ŲŽŲ‘ Ø§ØąŲ’Ø˛ŲŲ‚Ų’Ų†ŲŲŠŲ’ ØąŲØ˛Ų’Ų‚Ų‹Ø§ Ø­ŲŽŲ„Ø§ŲŽŲ„Ø§Ų‹ ØˇŲŽŲŠŲŲ‘Ø¨Ø§Ų‹, ŲˆŲŽØ§ØŗŲ’ØĒŲŽØšŲ’Ų…ŲŲ„Ų’Ų†ŲŲŠŲ’ ØˇŲŽŲŠŲŲ‘Ø¨Ø§Ų‹. Ø§ŲŽŲ„Ų„Ų‘Ų‡ŲŲ…ŲŽŲ‘ اØŦŲ’ØšŲŽŲ„Ų’ Ø§ŲŽŲˆŲ’ØŗŲŽØšŲŽ ØąŲØ˛Ų’Ų‚ŲŲƒŲŽ ØšŲŽŲ„ŲŽŲŠŲŽŲ‘ ØšŲŲ†Ų’Ø¯ŲŽ ŲƒŲØ¨ŲŽØąŲ ØŗŲŲ†ŲŲ‘ŲŠŲ’ ŲˆŲŽØ§Ų†Ų’Ų‚ŲØˇŲŽØ§ØšŲ ØšŲŲ…Ų’ØąŲŲŠŲ’. Ø§ŲŽŲ„Ų„Ų‘Ų‡ŲŲ…ŲŽŲ‘ Ø§ŲƒŲ’ŲŲŲ†ŲŲŠŲ’ Ø¨ŲØ­ŲŽŲ„Ø§ŲŽŲ„ŲŲƒŲŽ ØšŲŽŲ†Ų’ Ø­ŲŽØąŲŽØ§Ų…ŲŲƒŲŽ, ŲˆŲŽØ§ŲŽØēŲŲ’Ų†Ų†ŲŲŠŲ’ Ø¨ŲŲŲŽØļŲ’Ų„ŲŲƒŲŽ ØšŲŽŲ…ŲŽŲ‘Ų†Ų’ ØŗŲŲˆŲŽØ§ŲƒŲŽ. Ø§ŲŽŲ„Ų„Ų‘Ų‡ŲŲ…ŲŽŲ‘ Ø§ŲŲ†ŲŲ‘ŲŠŲ’ Ø§ŲŽØŗŲ’ØŖŲŽŲ„ŲŲƒŲŽ ØąŲØ˛Ų’Ų‚Ų‹Ø§ ŲˆŲŽØ§ØŗŲØšŲ‹Ø§ Ų†ŲŽØ§ŲŲØšŲ‹Ø§. Ø§ŲŽŲ„Ų„Ų‘Ų‡ŲŲ…ŲŽŲ‘ Ø§ŲŲ†ŲŲ‘ŲŠŲ’ Ø§ŲŽØŗŲ’ØŖŲŽŲ„ŲŲƒŲŽ Ų†ŲŽØšŲŲŠŲ’Ų…Ų‹Ø§ Ų…ŲŲ‚ŲŲŠŲ’Ų…Ų‹Ø§, Ø§ŲŽŲ„ŲŽŲ‘Ø°ŲŲŠŲ’ Ų„Ø§ŲŽ ŲŠŲŽØ­ŲŲˆŲ’Ų„Ų ŲˆŲŽŲ„Ø§ŲŽ ŲŠŲŽØ˛ŲŲˆŲ’Ų„Ų.

Arab-latin: Allaahummarzuqnii rizqan halaalan thayyibaa, wasta'milnii thayyibaa. Allaahummaj'al ausa'a rizqika'alayya'inda kibari sinnii wanqithaa'i'umrii. Allaahummakfinii bihalaalika'an haraamika. wa aghninii bifadhlika'amman siwaaka. Allaahumma in nii as-aluka rizqan waasi'an naafi'an. Allaahumma innii as-alukan na'iimaan muqiiman, alladzii laa yahuulu wa laa yazuulu."

Artinya: "Ya Allah, berilah padaku rezeki yang halal dan baik, serta pakaikanlah padaku segala perbuatan yang baik. Ya Tuhanku, jadikanlah oleh-Mu rezekiku itu paling luas ketika tuaku dan ketika lemahku. Ya Allah, cukupkanlah bagiku segala rezki-Mu yang halal daripada yang haram dan kayakanlah aku dengan karunia-Mu dari yang lainnya. Ya Allah, aku mohonkan pada-Mu rezeki yang luas dan berguna. Ya Allah, aku mohonkan pada-Mu ni'mat yang kekal yang tidak putus-putus dan tidak akan hilang."

2. Doa Dimudahkan Segala urusan Pekerjaan

ŲˆŲŽŲ‚ŲŲ„Ų’ ØąŲ‘ŲŽØ¨Ų‘Ų Ø§ŲŽØ¯Ų’ØŽŲŲ„Ų’Ų†ŲŲŠŲ’ Ų…ŲØ¯Ų’ØŽŲŽŲ„ŲŽ ØĩŲØ¯Ų’Ų‚Ų ŲˆŲ‘ŲŽØ§ŲŽØŽŲ’ØąŲØŦŲ’Ų†ŲŲŠŲ’ Ų…ŲØŽŲ’ØąŲŽØŦŲŽ ØĩŲØ¯Ų’Ų‚Ų ŲˆŲ‘ŲŽØ§ØŦŲ’ØšŲŽŲ„Ų’ Ų„Ų‘ŲŲŠŲ’ ؅ؐ؆ؒ Ų„Ų‘ŲŽØ¯ŲŲ†Ų’ŲƒŲŽ ØŗŲŲ„Ų’ØˇŲ°Ų†Ų‹Ø§ Ų†Ų‘ŲŽØĩŲŲŠŲ’ØąŲ‹Ø§

Arab-latin: Wa qur rabbi adkhilnÄĢ mudkhala ášŖidqiw wa akhrijnÄĢ mukhraja ášŖidqiw waj'al lÄĢ mil ladunka sulᚭānan naášŖÄĢrā.

Artinya: Katakanlah (Nabi Muhammad), "Ya Tuhanku, masukkan aku (ke tempat dan keadaan apa saja) dengan cara yang benar, keluarkan (pula) aku dengan cara yang benar, dan berikanlah kepadaku dari sisiMu kekuasaan yang dapat menolong(-ku)

Kemudian dapat melanjutkan bacaan berikut.

ØąŲŽØ¨Ų‘ŲŽŲ†ŲŽØ§ ØĸØĒŲŲ†ŲŽØ§ ؅ؐ؆ؒ Ų„ŲŽØ¯ŲŲ†Ų’ŲƒŲŽ ØąŲŽØ­Ų’Ų…ŲŽØŠŲ‹ ŲˆŲŽŲ‡ŲŽŲŠŲ‘ŲØĻŲ’ Ų„ŲŽŲ†ŲŽØ§ ؅ؐ؆ؒ ØŖŲŽŲ…Ų’ØąŲŲ†ŲŽØ§ ØąŲŽØ´ŲŽØ¯Ų‹Ø§. ØąŲŽØ¨Ų‘Ų Ø§Ø´Ų’ØąŲŽØ­Ų’ Ų„ŲŲŠ ØĩŲŽØ¯Ų’ØąŲŲŠØŒ ŲˆŲŽŲŠŲŽØŗŲ‘ŲØąŲ’ Ų„ŲŲŠ ØŖŲŽŲ…Ų’ØąŲŲŠ

Arab-latin: Rabbanā ātinā min ladunka rahmatan, wa hayyi' lanā min amrinā rasyadan, rabbisyrah lÄĢ shadrÄĢ, wa yassir lÄĢ amrÄĢ.

Artinya: "Wahai Tuhan kami, berikanlah rahmat kepada kami dari sisi-Mu dan sempurnakanlah bagi kami petunjuk yang lurus dalam urusan kami (ini). Ya Tuhanku, lapangkanlah untukku dadaku, dan mudahkanlah untukku urusanku."

3. Doa Memohon Kekuatan dan Kemudahan dalam Bekerja

Berikutnya doa sebelum bekerja yang diambil dari ayat terakhir surah Al Baqarah, berikut bacaannya.

Ų„ŲŽØ§ ŲŠŲŲƒŲŽŲ„Ų‘ŲŲŲ Ø§Ų„Ų„Ų‘Ų°Ų‡Ų Ų†ŲŽŲŲ’ØŗŲ‹Ø§ Ø§ŲŲ„Ų‘ŲŽØ§ ŲˆŲØŗŲ’ØšŲŽŲ‡ŲŽØ§ ۗ Ų„ŲŽŲ‡ŲŽØ§ Ų…ŲŽØ§ ŲƒŲŽØŗŲŽØ¨ŲŽØĒŲ’ ŲˆŲŽØšŲŽŲ„ŲŽŲŠŲ’Ų‡ŲŽØ§ Ų…ŲŽØ§ Ø§ŲƒŲ’ØĒŲŽØŗŲŽØ¨ŲŽØĒŲ’ ۗ ØąŲŽØ¨Ų‘ŲŽŲ†ŲŽØ§ Ų„ŲŽØ§ ØĒŲØ¤ŲŽØ§ØŽŲØ°Ų’Ų†ŲŽØ§Ų“ Ø§ŲŲ†Ų’ Ų†Ų‘ŲŽØŗŲŲŠŲ’Ų†ŲŽØ§Ų“ Ø§ŲŽŲˆŲ’ Ø§ŲŽØŽŲ’ØˇŲŽØŖŲ’Ų†ŲŽØ§ ۚ ØąŲŽØ¨Ų‘ŲŽŲ†ŲŽØ§ ŲˆŲŽŲ„ŲŽØ§ ØĒŲŽØ­Ų’Ų…ŲŲ„Ų’ ØšŲŽŲ„ŲŽŲŠŲ’Ų†ŲŽØ§Ų“ Ø§ŲØĩŲ’ØąŲ‹Ø§ ŲƒŲŽŲ…ŲŽØ§ Ø­ŲŽŲ…ŲŽŲ„Ų’ØĒŲŽŲ‡Ų— ØšŲŽŲ„ŲŽŲ‰ Ø§Ų„Ų‘ŲŽØ°ŲŲŠŲ’Ų†ŲŽ ؅ؐ؆ؒ Ų‚ŲŽØ¨Ų’Ų„ŲŲ†ŲŽØ§ ۚ ØąŲŽØ¨Ų‘ŲŽŲ†ŲŽØ§ ŲˆŲŽŲ„ŲŽØ§ ØĒŲØ­ŲŽŲ…Ų‘ŲŲ„Ų’Ų†ŲŽØ§ Ų…ŲŽØ§ Ų„ŲŽØ§ ØˇŲŽØ§Ų‚ŲŽØŠŲŽ Ų„ŲŽŲ†ŲŽØ§ Ø¨ŲŲ‡Ų–Ûš ŲˆŲŽØ§ØšŲ’ŲŲ ØšŲŽŲ†Ų‘ŲŽØ§Û— ŲˆŲŽØ§ØēŲ’ŲŲØąŲ’ Ų„ŲŽŲ†ŲŽØ§Û— ŲˆŲŽØ§ØąŲ’Ø­ŲŽŲ…Ų’Ų†ŲŽØ§ ۗ Ø§ŲŽŲ†Ų’ØĒŲŽ Ų…ŲŽŲˆŲ’Ų„Ų°Ų‰Ų†ŲŽØ§ ŲŲŽØ§Ų†Ų’ØĩŲØąŲ’Ų†ŲŽØ§ ØšŲŽŲ„ŲŽŲ‰ Ø§Ų„Ų’Ų‚ŲŽŲˆŲ’Ų…Ų Ø§Ų„Ų’ŲƒŲ°ŲŲØąŲŲŠŲ’Ų†ŲŽ āŖ–

Arab-latin: Lā yukallifullāhu nafsan illā wus'ahā, lahā mā kasabat wa 'alaihā maktasabat, rabbanā lā tu'ākhiÅŧnā in nasÄĢnā au akháš­a'nā, rabbanā wa lā taá¸Ĩmil 'alainā iášŖran kamā á¸ĨamaltahÅĢ 'alal-laÅŧÄĢna min qablinā, rabbanā wa lā tuá¸Ĩammilnā mā lā ᚭāqata lanā bih(ÄĢ), wa'fu 'annā, wagfir lanā, wará¸Ĩamnā, anta maulānā fanášŖurnā 'alal qaumil-kāfirÄĢn(a).

Artinya: "Allah tidak membebani seseorang, kecuali menurut kesanggupannya. Baginya ada sesuatu (pahala) dari (kebajikan) yang diusahakannya dan terhadapnya ada (pula) sesuatu (siksa) atas (kejahatan) yang diperbuatnya. (Mereka berdoa,) "Wahai Tuhan kami, janganlah Engkau hukum kami jika kami lupa atau kami salah. Wahai Tuhan kami, janganlah Engkau bebani kami dengan beban yang berat sebagaimana Engkau bebankan kepada orang-orang sebelum kami. Wahai Tuhan kami, janganlah Engkau pikulkan kepada kami apa yang tidak sanggup kami memikulnya. Maafkanlah kami, ampunilah kami, dan rahmatilah kami. Engkaulah pelindung kami. Maka, tolonglah kami dalam menghadapi kaum kafir."




(inf/kri)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads