Wudhu adalah salah satu bentuk bersuci yang menjadi syarat sah dalam sholat. Setiap muslim diwajibkan berwudhu sebelum melaksanakan sholat agar ibadahnya diterima oleh Allah SWT.
Namun, sebelum berwudhu, muslim harus terlebih dahulu menghadirkan niat dalam hatinya. Simak bacaan niat wudhu beserta dengan keutamaan mengerjakannya.
Bacaan Niat Wudhu
Dari buku Fikih Ibadah Madzhab Syafi'i tulisan Syaikh DR. Alauddin Za'tari menjelaskan bahwa niat adalah tekad dalam hati untuk menjalankan ibadah. Hukumnya wajib dan harus bersamaan dengan pelaksanaannya. Jika ucapan berbeda dengan niat di hati, yang dihitung adalah niat dalam hati. Fungsi niat adalah membedakan ibadah dari aktivitas sehari-hari.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Adapun niat wudhu adalah sebagai berikut.
ŲŲŲŲŲŲØĒŲ Ø§ŲŲŲŲØļŲŲŲØĄŲ ŲŲØąŲŲŲØšŲ اŲŲØŲØ¯ŲØĢŲ Ø§ŲŲØ§ŲØĩŲØēŲØąŲ ŲŲØąŲØļŲØ§ ŲŲŲŲŲ ØĒŲØšŲاŲŲŲ
Arab latin: Nawaitul whuduua liraf'il hadatsil asghari fardal lillaahi ta'aalaa.
Artinya: "Saya niat berwudhu untuk menghilangkan hadats kecil fardhu karena Allah Ta'ala."
Bacaan Doa setelah Wudhu
Setelah selesai berwudhu, dianjurkan untuk membaca doa sebagai bentuk penyempurnaan ibadah. Berikut bacaan doa setelah wudhu:
Ø§ŲØ´ŲŲŲØ¯Ų اŲŲŲ ŲŲØ§Ø§ŲŲŲ°ŲŲ Ø§ŲŲŲŲØ§Ø§ŲŲŲŲ ŲŲØŲØ¯ŲŲŲ ŲØ§ŲØ´ŲØąŲŲŲŲŲ ŲŲŲŲ ŲŲØ§ŲØ´ŲŲŲØ¯Ų اŲŲŲŲ Ų ŲØŲŲ ŲŲØ¯ŲØ§ØšŲØ¨ŲدŲŲŲ ŲŲØąŲØŗŲŲŲŲŲŲŲ. اŲŲŲŲŲ°ŲŲŲ ŲŲ Ø§ØŦŲØšŲŲŲŲŲŲŲ Ų ŲŲŲ Ø§ŲØĒŲŲŲŲŲØ§Ø¨ŲŲŲŲŲ ŲŲØ§ØŦŲØšŲŲŲŲŲŲŲ Ų ŲŲŲ Ø§ŲŲŲ ŲØĒŲØˇŲŲŲŲØąŲŲŲŲŲØ ŲŲØŦŲØšŲŲŲŲŲŲŲ Ų ŲŲŲ ØšŲØ¨ŲادŲŲŲ Ø§ŲØĩŲŲØ§ŲŲØŲŲŲŲŲ
Arab latin: Asyhadu allaa ilaahah illallaah wahdahuu laa syariika lahuu wa asyhadu anna muhammadan 'abduhuu wa rosuuluh. Allaahummaj'alnii minat tawwaabiina waj'alnii minal mutathahhiriina, waj'alnii min 'ibadikash shaalihiin.
Artinya: "Aku bersaksi, tiada Tuhan selain Allah Yang Maha Tunggal, tiada sekutu bagi-Nya. Dan aku bersaksi bahwa Nabi Muhammad adalah hamba dan Utusan-Nya. Ya Allah, jadikanlah aku orang yang bertobat dan jadikanlah aku orang yang suci dan jadikanlah aku dari golongan hamba-hamba-Mu yang saleh."
Keutamaan Berniat sebelum Wudhu
Mengutip sumber sebelumnya, niat menjadi pembeda antara sekadar membasuh anggota tubuh dengan ibadah yang bernilai pahala. Rasulullah SAW bersabda,
ØĨŲŲŲŲŲ ŲØ§ Ø§ŲØŖŲØšŲŲ ŲØ§ŲŲ Ø¨ŲØ§ŲŲŲŲŲŲŲØ§ØĒŲØ ŲŲØĨŲŲŲŲ ŲØ§ ŲŲŲŲŲŲŲ Ø§Ų ŲØąŲŲØĄŲ Ų ŲØ§ ŲŲŲŲŲØ ŲŲŲ ŲŲŲ ŲŲØ§ŲŲØĒŲ ŲŲØŦŲØąŲØĒŲŲŲ ØĨŲŲŲ Ø§ŲŲŲŲ ŲŲØąŲØŗŲŲŲŲŲŲŲ ŲŲŲŲØŦŲØąØĒŲŲŲ ØĨŲŲŲŲ Ø§ŲŲŲŲ ŲŲØąŲØŗŲŲŲŲŲŲŲØ ŲŲŲ ŲŲŲ ŲŲØ§ŲŲØĒŲ ŲŲØŦŲØąŲØĒŲŲŲ ŲŲØ¯ŲŲŲŲŲØ§ ŲŲØĩŲŲŲØ¨ŲŲŲØ§ ØŖŲŲŲ Ø§Ų ŲØąØŖŲØŠŲ ŲŲŲŲŲŲØŲŲŲØ§ ŲŲŲŲØŦŲØąŲØĒŲŲŲ ØĨŲŲŲŲ Ų ŲØ§ ŲŲØ§ØŦŲØąŲ ØĨŲŲŲŲŲŲ.
Artinya: Sesungguhnya amal itu tergantung pada niatnya, sedangkan setiap orang akan mendapatkan sesuai dengan yang diniatkannya. Maka, barang siapa yang hijrahnya kepada Allah dan Rasul-Nya maka hijrahnya kepada Allah dan Rasul-Nya, dan barangsiapa yang hijrahnya kepada dunia yang ingin diraih atau wanita yang ingin dinikahi maka hijrahnya kepada apa yang dia berhijrah kepadanya. (HR Al-Bukhari dan Muslim)
Oleh karena itu, sebelum berwudhu, seseorang perlu menghadirkan niat dalam hati untuk bersuci demi menjalankan ibadah kepada Allah.
Perintah Bersuci sebelum Sholat
Selain berniat, wudhu juga menjadi syarat utama dalam sholat. Tanpa wudhu, seseorang tidak diperbolehkan melaksanakan sholat. Dari buku Seri Fiqih Kehidupan, hal ini ditegaskan dalam sabda Rasulullah SAW,
"Allah tidak menerima sholat seorang di antara kalian bila berhadats, sampai ia berwudhu." (HR Bukhari, Muslim, Abu Daud, dan Tirmidzi)
Ayat Al-Qur'an juga menjelaskan perintah berwudhu dalam surat Al-Maidah ayat 6,
ŲŲ°ŲØ§ŲŲŲŲŲŲØ§ اŲŲŲØ°ŲŲŲŲŲ Ø§Ų°Ų ŲŲŲŲŲŲØ§ Ø§ŲØ°Ųا ŲŲŲ ŲØĒŲŲ Ų Ø§ŲŲŲŲ Ø§ŲØĩŲŲŲŲ°ŲØŠŲ ŲŲØ§ØēŲØŗŲŲŲŲŲØ§ ŲŲØŦŲŲŲŲŲŲŲŲ Ų ŲŲØ§ŲŲŲØ¯ŲŲŲŲŲŲ Ų Ø§ŲŲŲŲ Ø§ŲŲŲ ŲØąŲاŲŲŲŲ ŲŲØ§Ų ŲØŗŲØŲŲŲØ§ Ø¨ŲØąŲØĄŲŲŲØŗŲŲŲŲ Ų ŲŲØ§ŲØąŲØŦŲŲŲŲŲŲ Ų Ø§ŲŲŲŲ Ø§ŲŲŲŲØšŲبŲŲŲŲŲÛ ŲŲØ§ŲŲŲ ŲŲŲŲØĒŲŲ Ų ØŦŲŲŲØ¨Ųا ŲŲØ§ØˇŲŲŲŲŲØąŲŲŲØ§Û ŲŲØ§ŲŲŲ ŲŲŲŲØĒŲŲ Ų Ų ŲŲØąŲØļŲ°ŲŲ Ø§ŲŲŲ ØšŲŲŲ°Ų ØŗŲŲŲØąŲ اŲŲŲ ØŦŲØ§Û¤ØĄŲ Ø§ŲØŲØ¯Ų Ų ŲŲŲŲŲŲŲ Ų Ų ŲŲŲŲ Ø§ŲŲØēŲØ§Û¤ŲŲŲØˇŲ اŲŲŲ ŲŲ°Ų ŲØŗŲØĒŲŲ Ų Ø§ŲŲŲŲØŗŲØ§Û¤ØĄŲ ŲŲŲŲŲ Ų ØĒŲØŦŲØ¯ŲŲŲØ§ Ų ŲØ§Û¤ØĄŲ ŲŲØĒŲŲŲŲ ŲŲŲ ŲŲŲØ§ ØĩŲØšŲŲŲØ¯Ųا ØˇŲŲŲŲØ¨Ųا ŲŲØ§Ų ŲØŗŲØŲŲŲØ§ بŲŲŲØŦŲŲŲŲŲŲŲŲ Ų ŲŲØ§ŲŲŲØ¯ŲŲŲŲŲŲ Ų Ų ŲŲŲŲŲŲ ÛŲ ŲØ§ ŲŲØąŲŲŲØ¯Ų اŲŲŲŲ°ŲŲ ŲŲŲŲØŦŲØšŲŲŲ ØšŲŲŲŲŲŲŲŲ Ų Ų ŲŲŲŲ ØŲØąŲØŦŲ ŲŲŲŲŲ°ŲŲŲŲ ŲŲŲØąŲŲŲØ¯Ų ŲŲŲŲØˇŲŲŲŲØąŲŲŲŲ Ų ŲŲŲŲŲŲØĒŲŲ ŲŲ ŲŲØšŲŲ ŲØĒŲŲŲ ØšŲŲŲŲŲŲŲŲ Ų ŲŲØšŲŲŲŲŲŲŲ Ų ØĒŲØ´ŲŲŲØąŲŲŲŲŲ
Arab latin: YÄ ayyuhal-laÅŧÄĢna ÄmanÅĢ iÅŧÄ qumtum ilaášŖ-ášŖalÄti fagsilÅĢ wujÅĢhakum wa aidiyakum ilal-marÄfiqi wamsaá¸ĨÅĢ biru'ÅĢsikum wa arjulakum ilal-ka'bain(i), wa in kuntum junuban faášášahharÅĢ, wa in kuntum mará¸Ä au 'alÄ safarin au jÄ'a aá¸Ĩadum minkum minal-gÄ'iáši au lÄmastumun-nisÄ'a falam tajidÅĢ mÄ'an fa tayammamÅĢ ášŖa'ÄĢdan ášayyiban famsaá¸ĨÅĢ biwujÅĢhikum wa aidÄĢkum minh(u), mÄ yurÄĢdullÄhu liyaj'ala 'alaikum min á¸Ĩarajiw wa lÄkiy yurÄĢdu liyuášahhirakum wa liyutimma na'matahÅĢ 'alaikum la'allakum tasykurÅĢn(a).
Artinya: "Wahai orang-orang yang beriman, apabila kamu berdiri hendak melaksanakan sholat, maka basuhlah wajahmu dan tanganmu sampai ke siku serta usaplah kepalamu dan (basuh) kedua kakimu sampai kedua mata kaki. Jika kamu dalam keadaan junub, mandilah. Jika kamu sakit,) dalam perjalanan, kembali dari tempat buang air (kakus), atau menyentuh) perempuan, lalu tidak memperoleh air, bertayamumlah dengan debu yang baik (suci); usaplah wajahmu dan tanganmu dengan (debu) itu. Allah tidak ingin menjadikan bagimu sedikit pun kesulitan, tetapi Dia hendak membersihkan kamu dan menyempurnakan nikmat-Nya bagimu agar kamu bersyukur."
(inf/kri)












































Komentar Terbanyak
Waketum MUI Soroti Kesepakatan Dagang RI-AS: Ini Perjanjian atau Penjajahan?
MUI Sebut Perjanjian Dagang RI-AS Bertentangan dengan UU, Ini Poin yang Dikritik
Bule Protes Suara Tadarusan, Kemenag Tegaskan Aturan Toa Masjid