Rasulullah SAW menganjurkan ziarah kubur. Beliau juga mengajarkan doa ziarah kubur orang tua sesuai sunnah.
Anjuran ziarah kubur tertuang dalam hadits yang berasal dari Buraidah RA. Ia berkata Rasulullah SAW bersabda,
ŲŲŲØĒŲ ŲŲŲŲŲŲØĒŲŲŲŲ Ų ØšŲŲŲ Ø˛ŲŲŲØ§ØąŲØŠŲ Ø§ŲŲŲŲØ¨ŲŲØąŲ ŲŲØ˛ŲŲØąŲŲŲŲØ§ Âģ ØąŲŲŲØ§ŲŲ Ų ŲØŗŲŲŲŲ Ų .
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Artinya: "Aku pernah melarang kalian ziarah kubur, tetapi sekarang berziarah kuburlah!" (HR Muslim)
Hadits tersebut dinukil Imam an-Nawawi dalam kitab Riyadhus Shalihin, kitab kumpulan hadits shahih Bukhari dan Muslim. Beberapa juga ditambah dari hadits dari kitab hadits lain, seperti Al-Muwaththa karya Imam Malik.
Alasan anjuran ziarah kubur dilakukan untuk mengingat akhirat. Sebagaimana disebutkan dalam hadits lainnya,
ŲŲŲ ŲŲŲ ØŖŲØąŲØ§Ø¯Ų ØŖŲŲŲ ŲŲØ˛ŲŲØąŲ اŲŲŲŲØ¨ŲŲØąŲ ŲŲŲŲŲŲØ˛ŲØąŲ ŲŲØĨŲŲŲŲŲŲØ§ ØĒŲØ°ŲŲŲŲØąŲŲŲØ§ Ø¨ŲØ§ŲØĸØŽŲØąŲØŠ
Artinya: "Barang siapa hendak berziarah kubur, maka silakan ia berziarah. Sebab, ziarah kubur itu dapat mengingatkannya pada akhirat." (HR Muslim)
Menurut penjelasan dalam Syarah Riyadhus Shalihin, para ulama sepakat hukum ziarah kubur sunnah bagi laki-laki, khususnya untuk menunaikan hak bagi orang tua atau teman. Sementara ziarah kubur bagi wanita ada yang menghukumi boleh, makruh, dan dilarang.
Rasulullah SAW pernah mengajarkan doa ketika ziarah kubur sebagaimana diriwayatkan Aisyah RA. Berikut bacaannya:
Doa Ziarah Kubur Orang Tua Singkat
Ø§ŲØŗŲŲŲŲØ§Ų Ų ØšŲŲŲŲŲŲŲŲ Ų ØŖŲŲŲŲŲ Ø§ŲØ¯ŲŲŲŲØ§ØąŲ Ų ŲŲŲ Ø§ŲŲŲ ŲØ¤ŲŲ ŲŲŲŲŲŲ ŲŲØ§ŲŲŲ ŲØŗŲŲŲŲ ŲŲŲŲ ŲŲØĨŲŲŲŲØ§ ØĨŲŲŲ Ø´ŲØ§ØĄŲ اŲŲŲŲŲŲ Ø¨ŲŲŲŲ Ų ŲŲØ§ØŲŲŲŲŲŲ ØŖŲØŗŲØŖŲŲŲ Ø§ŲŲŲŲŲŲ ŲŲŲŲØ§ ŲŲŲŲŲŲŲ Ų Ø§ŲŲØšŲاŲŲŲŲØŠ
Assalaamu 'alaikum ahlad diyaari minal mu`miniina wal muslimiina wa innaa insyaa Allaahu bikum Laahiquun. As`alullaaha lanaa wa lakumul 'aafiyah.
Artinya: "Keselamatan kepada penghuni kubur dari kaum mukminin dan muslimin, kami insyaallah akan menyusul kalian semua. Aku memohon keselamatan kepada Allah untuk kami dan dan kalian semua." (HR Muslim)
Doa tersebut dibaca saat memasuki area kuburan. Setelah itu, bisa memanjatkan doa untuk memohonkan ampunan bagi orang yang diziarahi, contohnya saat ziarah kubur ke makam orang tua. Berikut bacaannya:
اŲŲŲŲŲŲŲŲ ŲŲ Ø§ØēŲŲŲØąŲ ŲŲŲŲ ŲŲØ§ØąŲØŲŲ ŲŲŲ ŲŲØšŲاŲŲŲŲ ŲŲØ§ØšŲŲŲ ØšŲŲŲŲŲØ ŲŲØŖŲŲŲØąŲŲ Ų ŲŲØ˛ŲŲŲŲŲØ ŲŲŲŲØŗŲŲØšŲ Ų ŲØ¯ŲØŽŲŲŲŲŲØ ŲŲØ§ØēŲØŗŲŲŲŲŲ Ø¨ŲØ§ŲŲŲ ŲØ§ØĄŲ ŲŲØ§ŲØĢŲŲŲŲØŦŲ ŲŲØ§ŲŲØ¨ŲØąŲØ¯ŲØ ŲŲŲŲŲŲŲŲŲ Ų ŲŲŲ Ø§ŲØ°ŲŲŲŲŲØ¨Ų ŲØ§ŲŲØŽŲØˇŲØ§ŲŲØ§ ŲŲŲ ŲØ§ ŲŲŲŲŲŲŲŲ Ø§ŲØĢŲŲŲŲØ¨Ų اŲŲØŖŲبŲŲŲØļŲ Ų ŲŲŲ Ø§ŲØ¯ŲŲŲŲØŗŲØ
ŲŲØŖŲØ¨ŲØ¯ŲŲŲŲŲ Ø¯ŲØ§ØąŲا ØŽŲŲŲØąŲا Ų ŲŲŲ Ø¯ŲØ§ØąŲŲŲØ ŲŲØ˛ŲŲŲØŦŲØ§ ØŽŲŲŲØąŲا Ų ŲŲŲ Ø˛ŲŲŲØŦŲŲŲØ ŲŲØŖŲØ¯ŲØŽŲŲŲŲŲ Ø§ŲŲØŦŲŲŲŲØŠŲØ ŲŲØŖŲØšŲØ°ŲŲŲ Ų ŲŲŲ ØšŲØ°ŲØ§Ø¨Ų Ø§ŲŲŲŲØ¨ŲØąŲ ŲŲŲ ŲŲŲ ØšŲØ°ŲØ§Ø¨Ų Ø§ŲŲŲŲØ§Øą, ŲŲØ§ŲŲØŗŲØŲ ŲŲŲŲ ŲŲŲ ŲŲØ¨ŲØąŲŲŲØ ŲŲŲŲŲŲØąŲ ŲŲŲŲ ŲŲŲŲŲ
AllahummaghfÃŦrlahu war hamhu wa 'aafÃŦhÃŦÃŦ wa'fu anhu, wa akrÃŦm nuzuulahu wawassÃŦ' madholahu, waghsÃŦlhu bÃŦl maa'ÃŦ watssaljÃŦ walbaradÃŦ, wa naqqÃŦhÃŦ, mÃŦnaddzzunubÃŦ wal khathaya kamaa yunaqqatssaubul abyadhu mÃŦnad danasÃŦ.
WabdÃŦlhu daaran khaÃŦran mÃŦn daarÃŦhÃŦ wa zaujan khaÃŦran mÃŦn zaujÃŦhÃŦ. Wa adkhÃŦlhul jannata wa aÃŦdzhu mÃŦn adzabÃŦl qabrÃŦ wa mÃŦn adzabÃŦnnaarÃŦ wafsah lahu fÃŦ qabrÃŦhÃŦ wa nawwÃŦr lahu fÃŦhÃŦ.
Artinya: "Ya Allah, berilah ampunan dan rahmat kepadanya. Berikanlah keselamatan dan berikanlah maaf kepadanya. Berikanlah kehormatan untuknya, luaskanlah tempat masuknya. Mandikanlah dia dengan air, es, dan embun. Bersihkanlah dia dari kesalahan sebagaimana Engkau bersihkan baju yang putih dari kotoran.
Gantikanlah untuknya rumah yang lebih baik dari rumahnya, istri yang lebih baik dari istrinya. Masukkanlah dia ke dalam surga, berikanlah perlindungan kepadanya dari azab kubur dan azab neraka. Lapangkanlah baginya dalam kuburnya dan terangilah dia di dalamnya." (HR Muslim)
Doa ziarah kubur orang tua singkat sesuai sunnah di atas diambil dari doa saat salat jenazah. Lafaznya diriwayatkan oleh Imam Muslim.
Baca juga: Tata Cara Ziarah Kubur Lengkap Bacaan Doanya |
(kri/lus)












































Komentar Terbanyak
Profil Raja Charles III yang Disebut Seorang Muslim
Menag Yakin LPDU Himpun Rp 1.000 T per Tahun, dari Mana Sumbernya?
Kemenhaj Wacanakan War Tiket Jadi Mekanisme Naik Haji Tanpa Antre