5 Dzikir Petang Sesuai Sunnah, Bisa Diamalkan Tiap Hari

5 Dzikir Petang Sesuai Sunnah, Bisa Diamalkan Tiap Hari

Jihan Najla Qatrunnada - detikHikmah
Minggu, 26 Nov 2023 14:00 WIB
5 Dzikir Petang Sesuai Sunnah, Bisa Diamalkan Tiap Hari
Ilustrasi dzikir petang. (Foto: Getty Images/iStockphoto/Mongkolchon Akesin)
Jakarta -

Ada beragam versi dzikir petang sesuai sunnah yang dapat diamalkan muslim. Dzikir tersebut mengandung keutamaan bagi yang mengamalkannya.

Perintah berdzikir pada waktu petang sudah dijelaskan dalam surah Al Ahzab ayat 41-42 yang berbunyi,

(41) ŲŠŲŽØ§ ØŖŲŽŲŠŲ‘ŲŲ‡ŲŽØ§ Ø§Ų„Ų‘ŲŽØ°ŲŲŠŲ†ŲŽ ØĸŲ…ŲŽŲ†ŲŲˆØ§ Ø§Ø°Ų’ŲƒŲØąŲŲˆØ§ Ø§Ų„Ų„Ų‘ŲŽŲ‡ŲŽ Ø°ŲŲƒŲ’ØąŲ‹Ø§ ŲƒŲŽØĢŲŲŠØąŲ‹Ø§
(42) ŲˆŲŽØŗŲŽØ¨Ų‘ŲØ­ŲŲˆŲ‡Ų Ø¨ŲŲƒŲ’ØąŲŽØŠŲ‹ ŲˆŲŽØŖŲŽØĩŲŲŠŲ„Ų‹Ø§

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Artinya: "Hai orang-orang yang beriman, berdzikirlah (dengan menyebut nama) Allah, zikir yang sebanyak-banyaknya. Dan bertasbihlah kepada-Nya diwaktu pagi dan petang."

Selain itu, keutamaan dzikir pada waktu petang maupun pagi juga disinggung dalam surah Al Mu'min ayat 55,

ADVERTISEMENT

ŲŲŽØ§ØĩŲ’Ø¨ŲØąŲ’ ØĨŲŲ†Ų‘ŲŽ ŲˆŲŽØšŲ’Ø¯ŲŽ Ø§Ų„Ų„Ų‘ŲŽŲ‡Ų Ø­ŲŽŲ‚Ų‘ŲŒ ŲˆŲŽØ§ØŗŲ’ØĒŲŽØēŲ’ŲŲØąŲ’ Ų„ŲØ°ŲŽŲ†Ų’Ø¨ŲŲƒŲŽ ŲˆŲŽØŗŲŽØ¨Ų‘ŲØ­Ų’ Ø¨ŲØ­ŲŽŲ…Ų’Ø¯Ų ØąŲŽØ¨Ų‘ŲŲƒŲŽ Ø¨ŲØ§Ų„Ų’ØšŲŽØ´ŲŲŠŲ‘Ų ŲˆŲŽØ§Ų„Ų’ØĨŲØ¨Ų’ŲƒŲŽØ§ØąŲ

Artinya: "Maka bersabarlah kamu, karena sesungguhnya janji Allah itu benar, dan mohonlah ampunan untuk dosamu dan bertasbihlah seraya memuji Tuhanmu pada waktu petang dan pagi."

Berikut beberapa dzikir yang bisa diamalkan tiap petang sebagaimana dikutip dari buku Koleksi Lengkap Dzikir Petang yang ditulis oleh Ustad Abdul Wahhab.

5 Bacaan Dzikir Petang Sesuai Sunnah

1. Dzikir Petang Versi Pertama

Ø§ŲŽŲ„Ų„Ų‘Ų°Ų‡ŲŲ…Ų‘ŲŽ ØŖŲŽŲ†Ų’ØĒŲŽ ØąŲŽØ¨Ų‘ŲŲŠ Ų„ŲŽØ§ ØĨŲŲ„ŲŽŲ‡ŲŽ ØĨŲŲ„Ų‘ŲŽØ§ ØŖŲŽŲ†Ų’ØĒŲŽ ØŽŲŽŲ„ŲŽŲ‚Ų’ØĒŲŽŲ†ŲŲŠ ŲˆŲŽØŖŲŽŲ†ŲŽØ§ ØšŲŽØ¨Ų’Ø¯ŲŲƒŲŽ ŲˆŲŽØŖŲŽŲ†ŲŽØ§ ØšŲŽŲ„ŲŽŲ‰ ØšŲŽŲ‡Ų’Ø¯ŲŲƒŲŽ ŲˆŲŽŲˆŲŽØšŲ’Ø¯ŲŲƒŲŽ Ų…ŲŽØ§ Ø§ØŗŲ’ØĒŲŽØˇŲŽØšŲ’ØĒŲ ØŖŲŽØšŲŲˆŲ’Ø°Ų Ø¨ŲŲƒŲŽ ؅ؐ؆ؒ Ø´ŲŽØąŲ‘Ų Ų…ŲŽØ§ ØĩŲŽŲ†ŲŽØšŲ’ØĒŲ ØŖŲŽØ¨ŲŲˆØĄŲ Ų„ŲŽŲƒŲŽ Ø¨ŲŲ†ŲØšŲ’Ų…ŲŽØĒŲŲƒŲŽ ØšŲŽŲ„ŲŽŲŠŲ‘ŲŽ ŲˆŲŽØŖŲŽØ¨ŲŲˆØĄŲ Ų„ŲŽŲƒŲŽ Ø¨ŲØ°ŲŽŲ†Ų’Ø¨ŲŲŠ ŲŲŽØĨŲŲ†Ų‘ŲŽŲ‡Ų Ų„ŲŽØ§ ŲŠŲŽØēŲ’ŲŲØąŲ Ø§Ų„Ø°Ų‘ŲŲ†ŲŲˆØ¨ŲŽ ØĨŲŲ„Ų‘ŲŽØ§ ØŖŲŽŲ†Ų’ØĒŲŽ

Arab-latin: Allaahumma anta rabbii la ilaaha illa anta khalaqtani wa ana 'abduka wa ana 'ala 'ahdika wa wa'dika mastatha'tu, a'uudzubika min syarri ma shana'tu, abuu-u laka bini'matika 'alayya wa abuu-u laka bidzanbii faghfirlii fainnahu laa yaghfirudz dzunuuba illa anta

Artinya: "Ya Allah, Engkau adalah Tuhanku, tidak ada Tuhan kecuali Engkau. Engkaulah yang menciptakan aku. Aku adalah hamba-Mu. Aku akan setia pada perjanjianku dengan-Mu semampuku. Aku berlindung kepada-Mu dari kejelekan yang ku perbuat. Aku mengakui nikmat-Mu kepadaku dan aku mengakui dosaku. Karena itu, ampunilah aku. Sesungguhnya tiada yang mengampuni dosa kecuali Engkau." (HR Bukhari)

Dzikir petang di atas disebut juga dengan Sayyidul Istighfar. Rasulullah SAW mengatakan siapa saja yang membaca Sayyidul Istighfar ini di waktu petang, maka ia akan masuk surga. Begitu pula ketika ia membacanya di pagi hari.

2. Dzikir Petang Versi Kedua

Ø§Ų„Ų„Ų‡Ų… Ø¨Ųƒ ØŖŲŽØĩŲ’Ø¨ŲŽØ­Ų’Ų†ŲŽØ§ØŒ ŲˆŲŽØ¨ŲŲƒŲŽ ØŖŲŽŲ…Ų’ØŗŲŽŲŠŲ’Ų†ŲŽØ§ØŒ ŲˆŲŽØ¨ŲŲƒŲŽ Ų†ŲŽØ­Ų’Ų†ŲŽØ§ØŒ ŲˆŲŽØ¨ŲŲƒŲŽ Ų†ŲŽŲ…ŲŲˆŲ’ØĒŲ ŲˆŲŽØĨŲŲ„ŲŽŲŠŲ’ŲƒŲŽ Ø§Ų„Ų’Ų…ŲŽØĩŲŲŠØąŲ.

Arab-latin: Allaahumma bika ashbahnaa, wabika amsainaa, wabika nahnaa, wabika namuutu wa-ilaikal mashiir.

Artinya: "Ya Allah, dengan rahmat dan pertolongan-Mu kami memasuki waktu pagi, dan waktu sore. Dengan rahmat dan pertolongan-Mu kami hidup dan kami mati. Dan kepada-Mu tempat kembali."

3. Dzikir Petang Versi Ketiga

Ų„ŲŽØ§ ØĨŲŲ„ŲŽŲ‡ŲŽ ØĨŲŲ„Ų‘ŲŽØ§ Ø§Ų„Ų„Ų‡Ų ŲˆŲŽØ­Ų’Ø¯ŲŽŲ‡Ų Ų„ŲŽØ§ Ø´ŲŽØąŲŲŠŲƒŲŽ Ų„ŲŽŲ‡ŲØŒ Ų„ŲŽŲ‡Ų Ø§Ų„Ų’Ų…ŲŲ„Ų’ŲƒŲ ŲˆŲŽŲ„ŲŽŲ‡Ų Ø§Ų„Ø­ŲŽŲ…Ų’Ø¯Ų ŲˆŲŽŲ‡ŲŲˆŲŽ ØšŲŽŲ„ŲŽŲ‰ ŲƒŲŲ„Ų‘Ų Ø´ŲŽŲŠŲ’ØĄŲ Ų‚ŲŽØ¯ŲŲŠØąŲ.

Arab-latin: Laa ilaaha illallaahu wahdahuu laa syariika lah, lahul mulku walahul hamdu wahuwa 'alaa kulli syai-in qadiir.

Artinya: "Tidak ada Tuhan yang berhak disembah selain Allah Yang Maha Esa, tidak ada sekutu bagi-Nya. Bagi-Nya kerajaan dan segala pujian. Dia-lah yang berkuasa atas segala sesuatu."

4. Dzikir Petang Versi Keempat

Ø§Ų„Ų„Ų‘ŲŽŲ‡ŲŲ…Ų‘ŲŽ ØšŲŽØ§ŲŲŲ†ŲŲŠ ؁ؐ؊ Ø¨ŲŽØ¯ŲŽŲ†ŲŲŠØŒ Ø§ŲŽŲ„Ų„Ų‘ŲŽŲ‡ŲŲ…Ų‘ŲŽ ØšŲŽØ§ŲŲŲ†ŲŲŠ ؁ؐ؊ ØŗŲŽŲ…Ų’ØšŲŲŠØŒ Ø§ŲŽŲ„Ų„Ų‘ŲŽŲ‡ŲŲ…Ų‘ŲŽ ØšŲŽØ§ŲŲŲ†ŲŲŠ ؁ؐ؊ Ø¨ŲŽØĩŲŽØąŲŲŠØŒ Ų„ŲŽØ§ ØĨŲŲ„ŲŽŲ‡ŲŽ ØĨŲŲ„Ų‘ŲŽØ§ ØŖŲŽŲ†Ų’ØĒŲŽ Ø§Ų„Ų„Ų‘ŲŽŲ‡ŲŲ…Ų‘ŲŽ ØĨŲŲ†Ų‘ŲŲŠ ØŖŲŽØšŲŲˆØ°Ų Ø¨ŲŲƒŲŽ Ų…ŲŲ†ŲŽ Ø§Ų„Ų’ŲƒŲŲŲ’ØąŲ ŲˆŲŽØ§Ų„Ų’ŲŲŽŲ‚Ų’ØąŲØŒ ŲˆŲŽØŖŲŽØšŲŲˆŲ’Ø°Ų Ø¨ŲŲƒŲŽ ؅ؐ؆ؒ ØšŲŽØ°ŲŽØ§Ø¨Ų Ø§Ų„Ų’Ų‚ŲŽØ¨Ų’ØąŲØŒ Ų„ŲŽØ§ ØĨŲŲ„ŲŽŲ‡ŲŽ ØĨŲŲ„Ų‘ŲŽØ§ ØŖŲŽŲ†Ų’ØĒŲŽ

Arab-latin: Allaahumma 'aafinii fii badani, allaahumma 'aafinii fii sam'ii, allaahumma 'aafinii fii basharii, laa ilaaha illaa anta. Allaahumma innii a'uudzubika minal kufri wal faqri, wa a'uudzubika min 'adzaabil qabri, laa ilaaha illaa anta.

Artinya: "Ya Allah, selamatkan tubuhku. Ya Allah, selamatkan pendengaranku. Ya Allah, selamatkan penglihatanku. Tidak ada Tuhan (yang berhak disembah) kecuali Engkau. Ya Allah, sesungguhnya aku berlindung kepada-Mu dari kekufuran dan kefakiran. Aku berlindung kepada-Mu dari siksa kubur, tidak ada Tuhan (yang berhak disembah) kecuali Engkau." (HR Abu Dawud, Ahmad, dan Nasa'i)

5. Dzikir Petang Versi Kelima

ØŖŲŽØšŲŲˆØ°Ų Ø¨ŲŲƒŲŽŲ„ŲŲ…ŲŽØ§ØĒؐ Ø§Ų„Ų„Ų‘Ų°Ų‡Ų Ø§Ų„ØĒŲ‘ŲŽØ§Ų…Ų‘ŲŽØ§ØĒؐ ؅ؐ؆ؒ Ø´ŲŽØąŲ‘Ų Ų…ŲŽØ§ ØŽŲŽŲ„ŲŽŲ‚ŲŽ

Arab-latin: A'uudzu bikalimaatillaahit taammaati min syarri maa khalaq

Artinya: "Aku berlindung dengan kalimat-kalimat Allah yang sempurna dari segala kejahatan mahluk yang diciptakan-Nya."




(rah/rah)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads