Bulan Rajab segera tiba. Momentum ini sangat tepat untuk menyampaikan khutbah Jumat yang mengupas tuntas keutamaan dan hikmah yang terkandung dalam bulan yang mulia ini."
Mengacu pada kalender Hijriah Indonesia 2025 terbitan Bimas Islam Kementerian Agama RI, 1 Rajab 1446 Hijriah jatuh pada 1 Januari 2025. Terhitung tinggal 6 hari lagi menuju bulan Rajab dimulai dari hari ini.
Rajab akan berlangsung 30 hari. Sehingga, bulan Rajab jatuh pada 1-30 Januari 2025.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Banyak dalil Al-Qur'an maupun hadits yang membahas keutamaan di balik bulan Rajab. Imam Burhanudin AS, Penyuluh Agama Islam KUA Kecamatan Bobotsari, telah merangkumnya dalam sebuah naskah khutbah Jumat yang dipublikasikan Kemenag Purbalingga. Berikut teks selengkapnya.
Naskah Khutbah Jumat Menyambut Bulan Rajab 1446 H
اŲŲŲØŲŲ ŲØ¯Ų ŲŲŲŲØ اŲŲŲØŲŲ ŲØ¯Ų ŲŲŲŲ Ø§ŲŲŲØ°ŲŲŲ ŲŲØļŲŲŲŲŲŲØ§ Ø¨ŲØ´ŲŲŲØąŲ ØąŲØŦŲØ¨ŲØ ŲŲŲŲŲŲ Ø§ŲŲŲØ°ŲŲŲ Ø§ØĩŲØˇŲŲŲŲ ŲŲØ¨ŲŲŲŲŲŲØ§ Ų ŲØŲŲ ŲŲØ¯Ųا īˇē اŲŲŲ ŲØŦŲØĒŲØ¨ŲŲ Ø§ŲŲŲ ŲØ¤ŲŲŲŲØ¯. اŲŲŲŲŲŲŲŲ ŲŲ ŲŲØĩŲŲŲŲ ŲŲØŗŲŲŲŲŲ Ų ŲŲØ¨ŲØ§ØąŲŲŲ ŲŲØĒŲØąŲØŲŲŲ Ų ŲŲØĒŲØŲŲŲŲŲŲ ØšŲŲŲŲ Ų ŲŲŲ Ø¨ŲŲŲ ØĒŲØąŲØŦŲŲ Ø´ŲŲŲØ§ØšŲØĒŲŲŲ ŲŲŲŲŲ Ų Ø§ŲŲŲ ŲØĸبŲ. ØŖŲØ´ŲŲŲØ¯Ų ØŖŲŲŲ ŲØ§Ų اŲŲŲŲŲ ØĨŲŲØ§ŲŲ Ø§ŲŲŲŲ ØąŲØ¨ŲŲ Ø§ŲŲØšŲØ¨ŲØ§Ø¯ŲØ ŲŲØŖŲØ´ŲŲŲØ¯Ų ØŖŲŲŲŲ ØŗŲŲŲŲØ¯ŲŲŲØ§ Ų ŲØŲŲ ŲŲØ¯Ųا ØšŲØ¨ŲدŲŲŲ ŲŲØąŲØŗŲŲŲŲŲŲŲ Ø§ŲŲŲ ŲØ¨ŲØšŲŲŲØĢŲ ØĨŲŲŲŲ ØŗŲØ§ØĻŲØąŲ اŲŲØŖŲØšŲØ§ØŦŲŲ Ų ŲŲØ§ŲŲØšŲØąŲØ¨. ØŖŲ Ø§ بؚد
ŲŲŲŲØ§ ØšŲØ¨ŲØ§Ø¯Ų Ø§ŲŲŲŲØ ØŖŲŲŲØĩŲŲŲŲŲŲŲ ŲŲŲŲØŗŲŲŲ ŲŲØĨŲŲŲŲØ§ŲŲŲ Ų Ø¨ŲØĒŲŲŲŲŲŲ Ø§ŲŲŲŲØ ŲŲŲŲØ¯Ų ŲŲØ§Ø˛Ų اŲŲŲ ŲØĒŲŲŲŲŲŲŲŲ. ŲŲØ§ŲŲ Ø§ŲŲŲŲ ØĒŲØšŲاŲŲŲ ŲŲŲŲ ŲŲØĒŲØ§Ø¨ŲŲŲ Ø§ŲŲŲŲØąŲŲŲŲ ŲØ Ø¨ŲØŗŲŲ Ų Ø§ŲŲŲŲ Ø§ŲØąŲŲØŲŲ ŲŲŲ Ø§ŲØąŲŲØŲŲŲŲ ŲØ ØŗŲØ¨ŲØŲاŲŲ Ø§ŲŲŲØ°ŲŲ ØŖŲØŗŲØąŲŲ Ø¨ŲØšŲØ¨ŲØ¯ŲŲŲ ŲŲŲŲŲŲØ§ Ų ŲŲŲ Ø§ŲŲŲ ŲØŗŲØŦŲØ¯Ų اŲŲØŲØąŲØ§Ų Ų ØĨŲŲŲŲ Ø§ŲŲŲ ŲØŗŲØŦŲØ¯Ų اŲŲØŖŲŲŲØĩŲŲ Ø§ŲŲŲØ°ŲŲ Ø¨ŲØ§ØąŲŲŲŲŲØ§ ØŲŲŲŲŲŲŲ ŲŲŲŲØąŲŲŲŲŲ Ų ŲŲŲ ØĸŲŲØ§ØĒŲŲŲØ§ ØĨŲŲŲŲŲŲ ŲŲŲŲ Ø§ŲØŗŲŲŲ ŲŲØšŲ اŲŲØ¨ŲØĩŲŲØąŲ
Jemaah salat Jumat rahimakumullah,
Dari atas mimbar khatib berwasiat, mengajak diri khatib dan kepada jamaah Jumat, mari kita tingkatkan takwa kita kepada Allah SWT dengan berusaha sekuat tenaga melaksanakan semua perintah-Nya serta menjauhi larangan-larangan-Nya. Puji syukur kehadirat Allah SWT, pada bulan ini kita masih berada di bulan mulia, yaitu bulan Rajab 1446 H.
Jemaah salat Jumat rahimakumullah,
Perlu kita syukuri karena Rajab termasuk bulan yang mulia. Kata Rajab berasal dari kata "tarjib" yang bermakna agung dan mulia. Allah SWT memberikan keistimewaan terhadap Rajab di antara bulan-bulan lain yang juga menyandang predikat mulia, yaitu Muharram, Dzulhijjah, Dzulqa'dah, dan Rajab.
Bulan Rajab adalah bulan yang penuh rahmat, anugerah, dan kebaikan dari Allah SWT. Telah maklum bahwa kita semua telah memasuki bulan Rajab, bulan yang mulia. Nabi Muhammad dalam memperhatikan bulan Rajab sampai memanjatkan doa yang sebagaimana diriwayatkan oleh Anas Ibn Malik dalam Musnad Ahmad:
اŲŲŲŲŲŲŲ ŲŲ Ø¨ŲØ§ØąŲŲŲ ŲŲŲŲØ§ ŲŲŲŲ ØąŲØŦŲØ¨Ų ŲŲØ´ŲØšŲØ¨ŲاŲŲ ŲŲØ¨ŲŲŲŲØēŲŲŲØ§ ØąŲŲ ŲØļŲØ§ŲŲ
Artinya: "Ya Allah, semoga Engkau memberkahi kami pada bulan Rajab dan Sya'ban, semoga Engkau pertemukan kami dengan bulan Ramadan."
Bulan Rajab menjadi tonggak dari rangkaian ibadah-ibadah penting pada bulan yang jatuh setelahnya, yaitu bulan Sya'ban dan Ramadan. Sebagian ulama berkata:
ØąŲØŦŲØ¨Ų Ø´ŲŲŲØąŲ Ø§ŲØ˛ŲŲØąŲØšŲØ ŲŲØ´ŲØšŲØ¨ŲاŲŲ Ø´ŲŲŲØąŲ Ø§ŲØŗŲŲŲŲŲŲØ ŲŲØąŲŲ ŲØļŲØ§ŲŲ Ø´ŲŲŲØąŲ اŲŲØŲØĩŲØ§Ø¯Ų
Artinya: "Rajab adalah bulan menanam, Sya'ban adalah bulan untuk menyirami, dan Ramadan adalah bulan panen."
Menurut Syekh Abdul Qodir Al Jailani dalam kitab al-Ghuniyah, Rajab terdiri dari tiga huruf, yaitu Ra', Jim, dan Ba'. Ra' adalah RahmatullÃĸh (rahmat Allah), Jim adalah JÃģdullÃĸh (kemudahan Allah), dan Ba' adalah BirrullÃĸh (kebaikan Allah). Maksudnya, mulai awal hingga akhir bulan Rajab, Allah SWT melimpahkan tiga anugerah kepada hamba-hamba-Nya, yaitu limpahan rahmat, kemudahan, dan kebaikan dari Allah SWT.
Ini menunjukkan kemuliaan dan keagungan dari bulan Rajab. Maka dari itu, marilah kita gunakan bulan Rajab ini dengan sebaik-baiknya dengan memperbanyak amal saleh, istighfar, sedekah, puasa dan lain sebagainya.
Jemaah salat Jumat rahimakumullah,
Sebagaimana kisah yang telah masyhur, pada bulan Rajab juga terdapat peristiwa monumental isra dan mi'raj Nabi Muhammad SAW dari dari Masjidil Haram Makkah menuju Masjidil Aqsha Palestina. Kemudian dilanjutkan dari Masjidil Aqsa menuju Sidratil Muntaha untuk menghadap Allah SWT Sang Pencipta alam semesta. Sebagaimana firman Allah SWT dalam Surat Al Isra ayat 1: https://www.detik.com/hikmah/quran-online/al-isra
ØŗØ¨ŲØØ§ŲŲ Ø§ŲŲŲØ°ŲŲØŖŲØŗŲØąŲŲ Ø¨ŲØšŲØ¨ŲØ¯ŲŲŲ ŲŲŲŲŲØ§Ų Ų ŲŲŲŲ Ø§ŲŲŲ ŲØŗŲØŦŲØ¯Ų اŲŲØŲØąŲØ§Ų Ų Ø§ŲŲŲŲ Ø§ŲŲŲ ŲØŗŲØŦŲØ¯Ų اŲŲØŖŲŲŲØĩŲØ§ اŲŲŲØ°ŲŲ Ø¨Ø§ŲØąŲŲŲŲŲØ§ ØŲŲŲŲŲŲŲ ŲŲŲŲØąŲŲŲŲŲ Ų ŲŲŲ ØĸŲŲØĒŲŲŲØ§ ØĨŲŲŲŲŲŲ,ŲŲŲŲ Ø§ŲØŗŲŲŲ ŲŲŲØšŲ اŲŲØ¨ŲØĩŲŲŲØą
Artinya: "Maha-Suci Allah, yang telah memperjalankan hamba-Nya pada suatu malam dari Masjidil Haram ke Masjidil Aqsa yang telah Kami berkahi sekelilingnya agar Kami perlihatkan kepadanya sebagian dari tanda-tanda (kebesaran) Kami. Sesungguhnya Dia adalah Maha Mendengar lagi Maha Melihat." (QS Al Isra: 1)
Peristiwa tersebut juga mendapat penjelasan dalam Shahih Bukhari juz 5 halaman 52. Nabi Muhammad SAW bertemu dengan Allah SWT. Allah SWT memerintahkan Nabi SAW untuk melaksanakan salat fardhu sebanyak lima puluh rakaat setiap hari.
Nabi menerima dan kemudian kembali pulang, dalam perjalanan, Nabi Muhammad SAW bertemu dengan Nabi Musa AS. Nabi Musa mengingatkan bahwa umat Nabi Muhammad tidak akan mampu dengan perintah salat lima puluh kali sehari. Nabi Musa mengatakan, umatku telah membuktikannya. Lalu meminta kepada Nabi Muhammad untuk kembali pada Allah SWT, mohonlah keringanan untuk umatmu.
Kemudian Nabi menghadap kepada Allah dan diringankan menjadi salat sepuluh kali. Kemudian Nabi Muhammad kembali kepada Nabi Musa, dan Nabi Musa mengingatkan sebagaimana yang pertama.
Kembali Nabi menghadap Allah hingga dua kali, dan akhirnya Allah mewajibkan salat lima waktu. Nabi Muhammad kembali pada Nabi Musa, Nabi Musa tetap mengatakan bahwa umatmu tidak akan kuat wahai Nabi Muhammad, Nabi Muhammad menjawab, saya malu untuk kembali menghadap pada Allah SWT. Saya ridho dan pasrah kepada Allah SWT.
Jemaah salat Jumat rahimakumullah,
Berikut beberapa kisah yang dapat kita petik dari cerita Isra' dan Mi'raj tersebut:
Pertama, Isra dan Mi'raj adalah perkara yang haq karena sharih (sangat jelas dan eksplisit) disebutkan dalam Al-Qur'an, sebuah kejadian yang pasti terjadi, pasti benar, tak ada keraguan sama sekali, meskipun akal manusia tidak dapat menjangkau. Semua hal aneh ini terjadi dalam rangka menguji dan mengukur ketebalan iman seseorang, sebab seseorang dapat tersesat ketika hanya mengukur sebuah kebenaran hanya bersandar pada akal semata.
Kita harus menghindari arus pemikiran yang hanya membanggakan akalnya dan mengesampingkan kemahakuasaan Allah. Tidak mustahil jika pola pikir demikian dilestarikan maka setiap ajaran dalam agama yang tidak cocok dengan akal, akan ditolak dan diingkari, na'udzubillahi min dzalik. Pola pikir yang demikian adalah cara pandang iblis. Iblis itu disifati dengan
ØŖŲŲŲŲŲŲ Ų ŲŲŲ ŲŲØ§ØŗŲ Ø§ŲØ¯ŲŲŲŲŲŲ Ø¨ŲØąŲØŖŲŲŲŲŲ
Artinya: "(Makhluk yang pertama kali mengukur kebenaran agama dengan akalnya sendiri)."
Kedua, sebelum Nabi Muhammad SAW menghadap Allah SWT (mi'raj), beliau dibedah dadanya, dibersihkan hatinya meskipun hati Nabi sebenarnya sudah pasti bersih karena beliau ma'shum (suci dari dosa). Sebagaimana yang ditulis pengarang Simthut Durrar, Habib Ali Al Habsyi:
ŲŲŲ ŲØ§ ØŖŲØŽŲØąŲØŦŲ Ø§ŲØĸŲ ŲŲŲØ§ŲŲ Ų ŲŲŲ ŲŲŲŲØ¨ŲŲŲ ØŖŲØ°ŲŲ ŲŲŲŲŲŲŲŲŲŲŲŲ Ų Ø˛ŲØ§Ø¯ŲŲŲŲŲ ØˇŲŲŲØąŲا ØšŲŲŲŲ ØˇŲŲŲØąŲ
Artinya: "Malaikat tidak menghilangkan kotoran dari hati Nabi, tetapi agar hati yang suci menjadi semakin suci."
Pembersihan hati ini dilakukan sebelum Rasulullah menerima tugas salat lima waktu. Ini juga pelajaran bagi kita, bahwa saat akan menghadap Allah SWT hendaknya lebih dahulu kita bersihkan hati kita masing-masing. Karenanya, apabila kita salat harus dimulai dari pakaian, tempat dan hati yang suci, khusyuk hanya tertuju kepada Allah.
Peristiwa Isra dan Mi'raj yang terjadi di bulan Rajab semakin menambah terhadap kemuliaan bulan ini, lalu amalan apa yang perlu dilakukan dalam bulan Rajab yang mulia ini?
Jemaah salat Jumat rahimakumullah,
Selain amalan kesunahan berpuasa, pada Bulan Rajab ini juga merupakan momentum yang tepat untuk bertobat dari segala maksiat. Ibnu Rajab dalam kitabnya Lathaiful Ma'arif juz 1 halaman 122 menganjurkan umat manusia untuk bertobat di bulan Rajab yang mulia ini. Beliau mengatakan: "Putihkanlah lembaran hitammu di bulan Rajab, dengan amal baik yang menyelamatkanmu dari api yang melalap."
Syekh Abdul Qadir Al-Jilani dalam Kitab al-Ghuniyah menjelaskan ada tiga syarat agar tobat kita diterima oleh Allah SWT. Pertama, menyesali kesalahan dan kemaksiatan yang telah kita perbuat. Kedua, meninggalkan setiap kesalahan di mana pun dan kapan pun. Ketiga, berjanji untuk tidak mengulang dosa dan kesalahan. Ketiga syarat tersebut harus kita laksanakan agar tobat kita benar-benar diterima oleh Allah SWT.
Jemaah salat Jumat rahimakumullah,
Akhirnya, semoga kita menjadi hamba yang terhindar dari segala kejelekan dan kemaksiatan, selalu beruntung mendapatkan ridla, kemampuan dan kesempatan, untuk melakukan amal shalih (ibadah) dan mendapatkan pahala serta keberkahan dari Allah SWT. Aamiin ya rabbal 'alamiin.
Ø¨ŲØ§ØąŲŲŲ Ø§ŲŲŲŲ ŲŲŲ ŲŲŲŲŲŲŲ Ų ŲŲŲ Ø§ŲŲŲØąŲØĸŲŲ Ø§ŲŲØšŲظŲŲŲŲ ŲØ ŲŲŲŲŲŲØšŲŲŲŲ ŲŲØĨŲŲŲŲØ§ŲŲŲ Ų Ø¨ŲŲ ŲØ§ ŲŲŲŲŲŲ Ų ŲŲŲ Ø§ŲŲØĸŲŲØ§ØĒŲ ŲŲØ§ŲذŲŲŲŲØąŲاŲŲØŲŲŲŲŲŲ ŲØ ŲŲØĒŲŲŲØ¨ŲŲŲŲ Ų ŲŲŲŲŲŲ ŲŲŲ ŲŲŲŲŲŲ Ų ØĒŲŲŲØ§ŲŲØĒŲŲŲØ ØĨŲŲŲŲŲŲ ŲŲŲŲ Ø§ŲØŗŲŲŲ ŲŲŲØšŲ اŲŲØšŲŲŲŲŲŲ Ų
Khutbah II
اŲŲŲØŲŲ ŲØ¯Ų ŲŲŲŲ ŲŲŲŲŲŲŲØ ŲŲØŖŲØĩŲŲŲŲŲŲ ŲŲØŖŲØŗŲŲŲŲŲ Ų ØšŲŲŲŲ ØŗŲŲŲŲØ¯ŲŲŲØ§ Ų ŲØŲŲ ŲŲØ¯Ų اŲŲŲ ŲØĩŲØˇŲŲŲŲØ ŲŲØšŲŲŲŲ ØĸŲŲŲŲ ŲŲØŖŲØĩŲØŲØ§Ø¨ŲŲŲ ØŖŲŲŲŲŲ Ø§ŲŲŲŲŲŲØ§. ØŖŲØ´ŲŲŲØ¯Ų ØŖŲŲŲ ŲŲŲØ§ ØĨŲŲŲŲ ØĨŲŲŲŲØ§ اŲŲŲŲ ŲŲØŲØ¯ŲŲŲ ŲŲØ§ Ø´ŲØąŲŲŲŲŲ ŲŲŲŲØ ŲŲØŖŲØ´ŲŲŲØ¯Ų ØŖŲŲŲŲ ØŗŲŲŲŲØ¯ŲŲŲØ§ Ų ŲØŲŲ ŲŲØ¯Ųا ØšŲØ¨ŲدŲŲŲ ŲŲØąŲØŗŲŲŲŲŲŲŲ ØŖŲŲ ŲŲØ§ Ø¨ŲØšŲØ¯ŲØ ŲŲŲŲØ§ ØŖŲŲŲŲŲŲØ§ اŲŲŲ ŲØŗŲŲŲŲ ŲŲŲŲŲØ ØŖŲŲŲØĩŲŲŲŲŲŲ Ų ŲŲŲŲŲŲØŗŲŲŲ Ø¨ŲØĒŲŲŲŲŲŲ Ø§ŲŲŲŲ Ø§ŲŲØšŲŲŲŲŲŲ Ø§ŲŲØšŲظŲŲŲŲ Ų ŲŲØ§ØšŲŲŲŲ ŲŲŲØ§ ØŖŲŲŲŲ Ø§ŲŲŲŲ ØŖŲŲ ŲØąŲŲŲŲ Ų Ø¨ŲØŖŲŲ ŲØąŲ ØšŲØ¸ŲŲŲŲ ŲØ ØŖŲŲ ŲØąŲŲŲŲ Ų Ø¨ŲØ§ŲØĩŲŲŲŲØ§ØŠŲ ŲŲØ§ŲØŗŲŲŲŲØ§Ų Ų ØšŲŲŲŲ ŲŲØ¨ŲŲŲŲŲŲ Ø§ŲŲŲŲØąŲŲŲŲ Ų ŲŲŲŲØ§ŲŲ: ØĨŲŲŲŲ Ø§ŲŲŲŲŲŲ ŲŲŲ ŲŲŲØ§ØĻŲŲŲØĒŲŲŲ ŲŲØĩŲŲŲŲŲŲŲ ØšŲŲŲŲ Ø§ŲŲŲŲØ¨ŲŲŲŲØ ŲŲØ§ ØŖŲŲŲŲŲŲØ§ اŲŲŲØ°ŲŲŲŲ ØĸŲ ŲŲŲŲØ§ ØĩŲŲŲŲŲØ§ ØšŲŲŲŲŲŲŲ ŲŲØŗŲŲŲŲŲ ŲŲØ§ ØĒŲØŗŲŲŲŲŲ ŲØ§Ø اŲŲŲŲŲ°ŲŲŲ ŲŲ ØĩŲŲŲŲ ØšŲŲŲŲ ØŗŲŲŲŲØ¯ŲŲŲØ§ Ų ŲØŲŲ ŲŲØ¯Ų ŲŲØšŲŲŲŲ ØĸŲŲ ØŗŲŲŲŲØ¯ŲŲŲØ§ Ų ŲØŲŲ ŲŲØ¯Ų ŲŲŲ ŲØ§ ØĩŲŲŲŲŲŲØĒŲ ØšŲŲŲŲ ØŗŲŲŲŲØ¯ŲŲŲØ§ ØĨŲØ¨ŲØąŲØ§ŲŲŲŲŲ Ų ŲŲØšŲŲŲŲ ØĸŲŲ ØŗŲŲŲŲØ¯ŲŲŲØ§ ØĨŲØ¨ŲØąŲØ§ŲŲŲŲŲ Ų ŲŲØ¨ŲØ§ØąŲŲŲ ØšŲŲŲŲ ØŗŲŲŲŲØ¯ŲŲŲØ§ Ų ŲØŲŲ ŲŲØ¯Ų ŲŲØšŲŲŲŲ ØĸŲŲ ØŗŲŲŲŲØ¯ŲŲŲØ§ Ų ŲØŲŲ ŲŲØ¯Ų ŲŲŲ ŲØ§ Ø¨ŲØ§ØąŲŲŲØĒŲ ØšŲŲŲŲ ØŗŲŲŲŲØ¯ŲŲŲØ§ ØĨŲØ¨ŲØąŲØ§ŲŲŲŲŲ Ų ŲŲØšŲŲŲŲ ØĸŲŲ ØŗŲŲŲŲØ¯ŲŲŲØ§ ØĨŲØ¨ŲØąŲØ§ŲŲŲŲŲ ŲØ ŲŲŲŲ Ø§ŲŲØšŲاŲŲŲ ŲŲŲŲŲ ØĨŲŲŲŲŲŲ ØŲŲ ŲŲŲØ¯Ų Ų ŲØŦŲŲŲØ¯Ų. اŲŲŲŲŲ°ŲŲŲ ŲŲ Ø§ØēŲŲŲØąŲ ŲŲŲŲŲ ŲØŗŲŲŲŲ ŲŲŲŲŲ ŲŲØ§ŲŲŲ ŲØŗŲŲŲŲ ŲØ§ØĒŲ ŲØ§ŲŲŲ ŲØ¤ŲŲ ŲŲŲŲŲŲŲ ŲŲØ§ŲŲŲ ŲØ¤ŲŲ ŲŲŲØ§ØĒŲ Ø§ŲŲØŖŲØŲŲŲØ§ØĄŲ Ų ŲŲŲŲŲŲ Ų ŲŲØ§ŲŲØŖŲŲ ŲŲŲØ§ØĒŲØ اŲŲŲŲ Ø§Ø¯ŲŲŲØšŲ ØšŲŲŲŲØ§ اŲŲØ¨ŲŲŲØ§ØĄŲ ŲŲØ§ŲŲØēŲŲŲØ§ØĄŲ ŲŲØ§ŲŲŲŲØ¨ŲØ§ØĄŲ ŲŲØ§ŲŲŲŲØŲØ´ŲØ§ØĄŲ ŲŲØ§ŲŲŲ ŲŲŲŲŲØąŲ ŲŲØ§ŲŲØ¨ŲØēŲŲŲ ŲŲØ§ŲØŗŲŲŲŲŲŲŲŲ Ø§ŲŲŲ ŲØŽŲØĒŲŲŲŲŲØŠŲ ŲŲØ§ŲØ´ŲŲØ¯ŲاØĻŲØ¯Ų ŲŲØ§ŲŲŲ ŲØŲŲŲØ Ų ŲØ§ ظŲŲŲØąŲ Ų ŲŲŲŲŲØ§ ŲŲŲ ŲØ§ Ø¨ŲØˇŲŲŲØ Ų ŲŲŲ Ø¨ŲŲŲØ¯ŲŲŲØ§ ŲŲØ°Ųا ØŽŲØ§ØĩŲŲØŠŲ ŲŲŲ ŲŲŲ Ø¨ŲŲŲØ¯ŲاŲŲ Ø§ŲŲŲ ŲØŗŲŲŲŲ ŲŲŲŲŲ ØšŲØ§Ų ŲŲØŠŲØ ØĨŲŲŲŲŲŲ ØšŲŲŲŲ ŲŲŲŲŲ Ø´ŲŲŲØĄŲ ŲŲØ¯ŲŲŲØąŲ ØšŲØ¨ŲØ§Ø¯Ų Ø§ŲŲŲŲØ ØĨŲŲŲ Ø§ŲŲŲŲ ŲŲØŖŲŲ ŲØąŲ Ø¨ŲØ§ŲŲØšŲدŲŲŲ ŲŲØ§ŲŲØĨØŲØŗŲØ§ŲŲ ŲŲØĨŲŲŲØĒŲØ§ØĄŲ ذŲŲ Ø§ŲŲŲŲØąŲبŲŲ ŲŲŲŲŲŲŲŲ ØšŲŲŲ Ø§ŲŲŲØŲØ´ŲØ§ØĄŲ ŲŲØ§ŲŲŲ ŲŲŲŲŲØąŲ ŲŲØ§ŲØ¨ŲØēŲŲŲØ ŲŲØšŲظŲŲŲŲ Ų ŲŲØšŲŲŲŲŲŲŲ Ų ØĒŲØ°ŲŲŲŲØąŲŲŲŲŲ. ŲŲØ§Ø°ŲŲØąŲŲØ§ اŲŲŲŲ Ø§ŲŲØšŲظŲŲŲŲ Ų ŲŲØ°ŲŲŲØąŲŲŲŲ Ų ŲŲŲŲØ°ŲŲŲØąŲ اŲŲŲŲ ØŖŲŲŲØ¨ŲØąŲ
(hnh/kri)












































Komentar Terbanyak
Arab Saudi Resmi Tetapkan Idul Fitri 20 Maret 2026
Apakah Nanti Malam Takbiran? Ini Prediksinya
Hasil Sidang Isbat Lebaran Idul Fitri 2026 Diumumkan Jam Berapa?