Pendaftar STIN 2026 Boleh Berkacamata atau Tidak?

ADVERTISEMENT

Pendaftar STIN 2026 Boleh Berkacamata atau Tidak?

Trisna Wulandari - detikEdu
Rabu, 19 Agu 2026 15:00 WIB
Taruna STIN
Taruna STIN. Foto: STIN
Jakarta -

Badan Intelijen Negara (BIN) membuka penerimaan taruna-taruni Sekolah Tinggi Intelijen Negara (STIN) sampai 30 Agustus 2026 mendatang. Bolehkah pendaftar STIN berkacamata atau bermata minus?

Berdasarkan pengumuman resminya, BIN menerapkan persyaratan fisik bagi calon pendaftar, termasuk ketentuan kondisi mata. Simak selengkapnya di bawah ini.

Pendaftar STIN Boleh Berkacamata

Pendaftar STIN dibolehkan berkacamata. Syaratnya, pendaftar hanya boleh berkondisi mata maksimal +(plus) 1 atau - (minus) 1.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Lebih lanjut, pendaftar STIN juga tidak boleh memiliki kondisi buta warna.

Syarat Tinggi Badan Pendaftar STIN 2026

  • Laki-laki: Diutamakan minimal 165 cm, berat badan seimbang sesuai ketentuan
  • Perempuan: Diutamakan minimal 160 cm, berat badan seimbang sesuai ketentuan

Jika tinggi badan pendaftar STIN kurang dari ketentuan yang diutamakan, maka wajib memiliki prestasi atau kemampuan tertentu yang dapat dibuktikan pada saat seleksi.

ADVERTISEMENT

Batas Usia Masuk STIN 2026

Pendaftar STIN disyaratkan berusia minimal 16 tahun dan maksimal 21 tahun 0 bulan 0 hari. Persyatakan usia harus dapat dibuktikan dengan akta kelahiran atau surat keterangan lahir.

Syarat Nilai Daftar STIN 2026

Berikut syarat nilai bagi lulusan 2024, 2025, dan 2026:
- Nilai rata-rata ijazah minimal 85
- Nilai minimal matematika, bahasa Indonesia, bahasa Inggris, atau bahasa asing lainnya pada ijazah minimal 85

Khusus bagi lulusan 2026 yang ijazahnya belum diterbitkan, berlaku syarat nilai berikut:
- Nilai rata-rata rapor semester 1-5 minimal 85
- Nilai minimal matematika, bahasa Indonesia, bahasa Inggris, atau bahasa asing lainnya per semester minimal 85.

Syarat Pendidikan Masuk STIN Per Prodi


Berikut syarat pendidikan berdasarkan prodi yang ditawarkan di STIN:

1. Sarjana Agen Intelijen: Lulusan SLTA/sederajat

2. Sarjana Analis Intelijen: Lulusan SLTA/sederajat

3. Sarjana Terapan Keamanan dan Intelijen Siber:

SMK/MAK jurusan:
Desain grafis
Komputer
Multimedia
Pengembangan gim
Rekayasa perangkat lunak
Teknik jaringan akses
Teknik komputer dan informatika
Teknik komputer dan jaringan
Teknik transmisi telekomunikasi
Teknologi dan rekayasa
Teknologi informasi dan komunikasi
Teknologi komputer dan informatika
Desain komunikasi visual
Sistem informatika, jaringan dan aplikasi
Teknik jaringan akses telekomunikasi.

Kuota STIN 2026 Per Prodi

  • Sarjana Agen Intelijen: 60 orang
  • Sarjana Analis Intelijen: 20 orang
  • Sarjana Terapan Keamanan dan Intelijen Siber: 20 orang.

Kuota Sebagai catatan, total kuota STIN 2026 berjumlah 100 orang, dengan komposisi laki-laki 85 persen dan perempuan 15 persen.

Selengkapnya mengenai seleksi sekolah kedinasan 2026 di STIN dapat diakses di https://ptb.stin.ac.id/. Semoga berhasil, detikers.



(twu/nah)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini

Ranking PTN

Berikut daftar 5 Perguruan Tinggi terbaik Indonesia
Hide Ads