Pendaftaran SPCP IPDN 2026 Dibuka, Kuota 1.410 Formasi dan Langsung Jadi CPNS!

ADVERTISEMENT

Pendaftaran SPCP IPDN 2026 Dibuka, Kuota 1.410 Formasi dan Langsung Jadi CPNS!

Cicin Yulianti - detikEdu
Selasa, 18 Agu 2026 07:00 WIB
Presiden Prabowo Subianto melantik perwakilan Pamong Praja Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) Angkatan XXXIII di Kampus IPDN, Jatinangor, Kabupaten Sumedang, Jawa Barat, Rabu (29/7/2026). Pelantikan tersebut merupakan bagian dari rangkaian kelulusan 1.404 mahasiswa IPDN yang terdiri dari 1.204 lulusan program sarjana terapan ilmu pemerintahan, 73 lulusan program magister terapan ilmu pemerintahan, 45 lulusan program doktor ilmu pemerintahan dan 82 lulusan program pendidikan profesi kepamongprajaan. ANTARA FOTO/Bayu Pratama S/app/hma
Praja IPDN. Foto: ANTARA FOTO/BAYU PRATAMA S
Jakarta -

Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) membuka pendaftaran seleksi penerimaan calon praja (SPCP) baru angkatan 2026. Pendaftaran SPCP IPDN 2026 dibuka mulai 18 Agustus hingga 30 Agustus lewat link https://sscasn.bkn.go.id yang dikelola Badan Kepegawaian Negara (BKN).

IPDN adalah perguruan tinggi/sekolah kedinasan di bawah Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri). Para praja yang berkuliah di sini tidak akan menanggung biaya kuliah, alias gratis.

Selain itu, mahasiswa IPDN setelah lulus akan menjadi calon pegawai negeri sipil (CPNS). Oleh karena itu, peminat IPDN setiap tahunnya selalu tinggi. Pendaftaran IPDN 2026 akan merekrut lebih dari 1.400 praja dari seluruh Indonesia.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Berminat jadi praja IPDN? Persyaratan dan tata cara pendaftaran telah tertuang dalam Surat Edaran Nomor 800.1.2.2/5875/SJ tentang Pelaksanaan Seleksi Penerimaan Calon Praja IPDN 2026. Berikut ketentuannya:

ADVERTISEMENT

Apa Saja Persyaratan Daftar IPDN 2026?

Persyaratan Umum

▪ Warga Negara Indonesia
▪ Usia peserta seleksi minimal 16 tahun dan maksimal 21 tahun pada tanggal 1 Januari 2026
▪ Tinggi badan pendaftar bagi pria minimal 160 cm dan wanita minimal 155 cm

Persyaratan Administrasi

▪ Berijazah SMA/MA bukan lulusan Sekolah Menengah Kejuruan serta bukan lulusan Paket C
▪ Nilai rata-rata ijazah minimal 73,00 kecuali untuk pendaftar Provinsi Papua, Provinsi Papua Barat, Provinsi Papua Tengah, Provinsi Papua Pegunungan, Provinsi Papua Selatan, dan Provinsi Papua Barat Daya dengan nilai rata-rata ijazah minimal 65,00
▪ Untuk yang berijazah dari sekolah di luar negeri harus mendapat pengesahan berupa surat pernyataan/persamaan dari kementerian yang menyelenggarakan suburusan pemerintahan pendidikan dasar dan pendidikan menengah
▪ Bagi siswa SMA/MA lulusan Tahun 2026 yang belum menerima ijazah pada saat mendaftar, menggunakan surat keterangan lulus yang memberikan hasil penilaian akhir kelas XII SMA/MA dan ditandatangani oleh kepala sekolah atau pejabat yang berwenang serta dicap/distempel basah
▪ Hasil penilaian mata pelajaran Bahasa Inggris pada ijazah/surat keterangan lulus minimal 75,00 kecuali untuk pendaftar dari Provinsi Papua, Provinsi Papua Barat, Provinsi Papua Tengah, Provinsi Papua Pegunungan, Provinsi Papua Selatan, dan Papua Barat Daya.
Sembunyikan kutipan teks
▪ Ketentuan domisili yaitu:

1) Peserta berdomisili minimal 1 tahun sampai dengan waktu pendaftaran di Kabupaten/Kota pada Provinsi tempat mendaftar dengan melampirkan Kartu Keluarga dan Kartu Tanda Penduduk Elektronik, atau Kartu Identitas Anak bagi yang belum berusia 17 tahun (terhitung mulai tercatat di domisili baru)
2) Bagi peserta yang berdomisili kurang dari 1 tahun di Kabupaten/Kota pada Provinsi tempat mendaftar, dapat mendaftar dengan persyaratan:

a. Bersekolah SMA/MA di kabupaten/kota pada provinsi tempat kelulusan dibuktikan dengan ijazah/surat keterangan kelulusan
b. Orang tua kandung berasal dari kabupaten/kota pada provinsi tempat pendaftaran dibuktikan dengan akta kelahiran orang tua
c. Orang tua kandung melaksanakan tugas negara di kabupaten/kota pada provinsi tempat pendaftaran dibuktikan dengan surat tugas atau penempatan tugas orang tua terakhir.

▪ Bagi peserta yang merupakan Orang Asli Papua (OAP) dengan melampirkan surat keterangan OAP yang ditandatangani oleh Ketua atau Anggota Majelis Rakyat Papua yang dicap/stempel basah sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan;
▪ Pakta Integritas Tahun 2026
▪ Alamat surat elektronik/e-mail yang aktif
▪ Pasfoto berwarna berukuran foto 4x6 cm dengan latar belakang merah, menghadap ke depan dan tidak memakai kacamata, serta mengenakan kemeja lengan panjang berwarna putih polos.

Persyaratan Lain

Bagi peserta yang telah memenuhi persyaratan administrasi, harus memenuhi persyaratan lain:

▪ Tidak sedang terlibat kasus pidana atau pernah dipidana karena melakukan suatu kejahatan
▪ Tidak bertato, bagi peserta pria tidak bertindik dan tidak mempunyai bekas ditindik pada telinga dan pada bagian tubuh lainnya kecuali karena ketentuan agama/adat
▪ Tidak menggunakan kacamata/lensa kontak
▪ Belum pernah menikah, bagi peserta wanita belum pernah hamil/melahirkan
▪ Belum pernah dihentikan sebagai Praja Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) atau belum pernah dihentikan sebagai mahasiswa dari perguruan tinggi lainnya dengan tidak hormat
▪ Bagi peserta yang dinyatakan lulus sebagai calon raja IPDN
▪ Tidak diperkenankan mengecewakan diri
▪ Sanggup tidak menikah/kawin selama mengikuti pendidikan
▪ Bersedia diangkat menjadi CPNS/PNS dan ditugaskan/ditempatkan di seluruh wilayah Negara Republik Indonesia
▪ Bersedia ditempatkan di seluruh kampus IPDN pada saat proses pembelajaran
▪ Bersedia menaati segala peraturan yang berlaku di IPDN
▪ Bersedia dihentikan sebagai Praja IPDN apabila terbukti melakukan pelanggaran disiplin praja sebagaimana diatur dalam pedoman tata kehidupan praja
▪ Bagi peserta yang dinyatakan lulus sebagai Calon Praja IPDN dan mengecewakan diri, wajib mengembalikan biaya seleksi yang disetorkan ke kas negara
▪ Apabila pendaftar terbukti melakukan pemalsuan identitas/ dokumen persyaratan di atas, maka pendaftar dinyatakan gugur.

Bagaimana Cara Pendaftaran IPDN 2026?

1. Lakukan pendaftaran secara online pada laman https://sscasn.bkn.go.id
2. Unggah dokumen persyaratan administrasi dengan ukuran dan format tertentu sesuai dengan aplikasi yang termuat dalam laman SSCASN.

Jadwal Pendaftaran IPDN 2026

▪ Pendaftaran online: 18-30 Agustus 2026
▪ Verifikasi dokumen: 18 Agustus-1 September 2026
▪ Pengumuman verifikasi dokumen: 2-3 September 2026
▪ Masa sanggah: 4-5 September 2026
▪ Jawab masa sanggah: 4-6 September 2026
▪ Pengumuman pasca masa sanggah: 7-8 September 2026
▪ Pembayaran biaya SKD: 11-15 September 2026
▪ Pengumuman jadwal SKD: 18-21 September 2026
▪ Pelaksanaan SKD: 22 September-7 Oktober 2026
▪ Pengumuman hasil SKD: Oktober 2026
▪ Verifikasi faktual tahap 1 dan gladi bersih tes bahasa Inggris: Oktober 2026
▪ Pelaksanaan tes bahasa Inggris: Oktober 2026
▪ Pengumuman verifikasi faktual dokumen persyaratan administrasi tahap 1 dan tes bahasa Inggris: Oktober 2026
▪ Tes kesehatan tahap 1: Oktober 2026
▪ Pengumuman hasil tes kesehatan: Oktober 2026
▪ Gladi tes psikologi, integritas dan kejujuran: Oktober 2026
▪ Pengumuman hasil tes psikologi, integritas, dan kejujuran: Oktober 2026
▪ Penerimaan peserta dan verifikasi faktual dokumen persyaratan administrasi tahap 2: Oktober-November 2026
▪ Tes kesehatan tahap 2: Oktober-November 2026
▪ Tes kesamaptaan dan antropometri: Oktober-November 2026
▪ Pengumuman hasil kelulusan akhir: November 2026
▪ Registrasi calon praja: November 2026

Itulah informasi pendaftaran IPDN 2026. Selamat mendaftar, ya, detikers!

Halaman 2 dari 2


Simak Video "Kemendagri Beri Apresiasi Pemerintah Daerah Wilayah Sumatera"
[Gambas:Video 20detik] (cyu/faz)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini

Ranking PTN

Berikut daftar 5 Perguruan Tinggi terbaik Indonesia
Hide Ads