Sebanyak 2.771 peserta Ujian Tulis Berbasis Komputer-Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (UTBK-SNBT) 2026 diterima di Universitas Airlangga (Unair) dari total 69.620 pendaftar kampus ini. Adapun 470 di antaranya merupakan pendaftar Kartu Indonesia Pintar (KIP) Kuliah.
Rektor Unair, Prof Dr Muhammad Madyan SE MSi MFin mengungkapkan, tingkat persaingan prodi-prodi vokasi Unair tahun ini lebih ketat dari prodi sarjana.
Prodi D3 Keperawatan menjadi prodi dengan persaingan masuk tertinggi di SNBT 2026 Unair, dengan keketatan 1,15 persen. Sementara di program sarjana, S1 Kedokteran mencapai keketatan 3,11 persen.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sementara itu, rerata nilai UTBK tertinggi diperoleh di prodi sarjana, yaitu S1 Kedokteran Unair dengan angka 730,45. Simak angkanya lebih lanjut di bawah ini.
Prodi Unair dengan Keketatan Tertinggi di SNBT 2026
Madyan merinci, prodi-prodi dengan keketatan persaingan masuk di SNBT 2026 Unair sebagai berikut:
Prodi Vokasi
- D3 Keperawatan: 1,15 persen
- D4 Akuntansi Bisnis Digital: 1,20 persen
Prodi Sarjana
- S1 Kedokteran: 3,11 persen
- S1 Kedokteran FIKKIA (Fakultas Ilmu Kesehatan, Kedokteran, dan Ilmu Alam, Kampus Banyuwangi): 3,67 persen
- S1 Psikologi: 3,98 persen.
Prodi dengan Rerata Nilai UTBK Tertinggi
Sementara itu, rerata nilai UTBK tertinggi tahun ini diraih para peserta SNBT 2026 di prodi-prodi berikut:
S1 Saintek
- S1 Kedokteran: 730,45 untuk Saintek
S1 Soshum
- Akuntansi: 684,33
Prodi Vokasi
- D4 Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3): 659,76
"S1 Kedokteran dari tahun ke tahun masih menjadi program studi dengan rerata nilai tertinggi di Universitas Airlangga," ujarnya pada konferensi pers pengumuman SNBT 2026 di Hall Lantai 1 Gedung Manajemen, Kampus MERR - C Unair, Senin (25/5/2026), dikutip dari laman kampus.
64,42% yang Lolos adalah Peserta Perempuan
Madyan menuturkan, sebanyak 64,42% calon mahasiswa baru Unair di SNBT 2026 merupakan anak perempuan yang berasal dari 31 provinsi.
"Meskipun berlokasi di Jawa Timur, Unair menerima dari seluruh Pulau Jawa sampai Papua Barat," tuturnya.
(twu/faz)











































